Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

The Impact of Guided Inquiry Learning on Student Performance in Electrolyte and Nonelectrolyte Materials: A Case Study at SMA Negeri 1 Batang Onang Harahap, Shintia Putri; Nasution, Mariam; Siregar, Nur Fauziah
LAVOISIER: Chemistry Education Journal Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/lavoisier.v3i2.13367

Abstract

This study aims to see the effect of the Guided Inquiry Learning Model on Student Learning Outcomes on the Material of Electrolyte and Non-Electrolyte Solutions of Class X Students at SMA Negeri 1 Batang Onang. The learning outcomes of high school students in chemistry are still relatively low, one of which is caused by the dominance of teachers in a less innovative learning process that makes students passive. The research was conducted at SMA N 1 Batang Onang with a research sample of two classes: class X MIA-2 (control class) with 16 male students and 12 female students, and class X MIA-3 (experimental class) with 14 male students and 13 female students. This research method is an experiment with a non-randomized group pre-test post-test design. The instrument used was an essay test of 5 questions. The results showed a significant increase in student learning outcomes after the application of the guided inquiry learning model. In conclusion, the guided inquiry learning model is effective in improving student learning outcomes in chemistry learning. The results of hypothesis testing using T Test (Independent Sample t Test). This is evidenced based on the calculation of hypothesis testing with an average test taken from the pretest and posttest scores that the results of the posttest independent sample t test with a significant level value (α = 0.05) obtained a significant value (2-tailed) of 0.008. The significant value (2-tailed) obtained is smaller than 0.05, so H0 is rejected and Ha is accepted. This shows that there is an effect of guided inquiry learning model on student learning outcomes in the material of electrolyte and non-electrolyte solutions in class X SMA N 1 Batang Onang.
The Effect of Realistic Mathematics Education Approach on Students' Conceptual Understanding Rangkuti, Ahmad Nizar; Nasution, Mariam; Amir, Almira; Dalimunthe, Irwan Saleh; Samsuddin, Samsuddin; Amin, Muhammad; Siregar, Dame; Tarigan, Mhd. Rafi'i Ma'arif
Ta'dib Vol 27, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jt.v27i2.12933

Abstract

This research was conducted in Grade VI at SD 200223 Sibulan-bulan Padangsidimpuan during the academic year 2023/2024, focusing on the topic of fractions. The aim of this study was to determine the effect of the Realistic Mathematics Approach on students' understanding of concepts in Grade VI at SD 200223 Sibulan-bulan. The study utilized a Post-Test-Only Control Group design and was of quasi-experimental nature. It involved an experimental group receiving the Realistic Mathematics Education Approach treatment and a control group not receiving such treatment. Both groups were selected randomly. The research findings indicate that students' understanding of mathematical concepts was better when using the Realistic Mathematics Approach compared to conventional learning methods. Based on the hypothesis testing results, it was found that t-count > t-table (2.23 > 1.98) and the Sig. value = 0.018, indicating that there is a positive effect of the Realistic Mathematics Education Approach (RME) on students' conceptual understanding. Based on the above findings, it is recommended that the learning process in schools use the Realistic Mathematics Education Approach, as it can improve students' conceptual understanding and mathematical abilities.
Penggunaan Media Pembelajaran Monopoli Perkalian Berbasis ICT dalam Pembelajaran Matematika Lisa, Defiana; Nasution, Mariam; Amir, Almira
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.27288

Abstract

Perkembangan ilmu teknologi pada bidang pendidikan berjalan cepat dengan semakin berkembangnya teknologi bukan tidak mungkin jika guru mampu memanfaatkan teknologi tersebut dalam proses pembelajaran. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui validitas, praktikalitas dan efektifitas media pembelajaran monopoli pekalian berbasis ICT untuk meningkatkan pemahaman konsep dan motivasi belajar matematika siswa kelas II MIS Tahfidzul Qur’an Darun Najah Padangsidimpuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan. Desain yang digunakan dalam pengembangan media ini adalah menggunakan desain ADDIE dengan langkah-langakah yaitu analyze, Design, Developmen, Implementation dan Evaluation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Media ini cukup efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep, , diperoleh n-gain dengan rata-rata 0,69 (tinggi) dan berada pada kategori cukup efektif. Untuk motivasi belajar matematika siswa, terjadi peningkatan motivasi belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan nilai n-gain 0,75 (tinggi) dan berada pada kategori efektif. Dengan demikian media pembelajaran monopoli perkalian berbasis ICT cukup efektif dalam pembelajaran.
Enhancing Students’ Critical Thinking Through Problem-Based Learning With Socio-Scientific Issues: A Study On Stoichiometry In Grade X Science Hajijah, Aida; Nasution, Mariam; Hasibuan, Nur Azizah Putri; Hilda, Lelya; Baroud, Najah Yousef
Jurnal Tadris Kimiya Vol 10 No 1 (2025)
Publisher : Department of Chemistry Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jtk.v10i1.43992

Abstract

Understanding stoichiometry remains a significant challenge for many secondary school students, primarily due to traditional instructional approaches that emphasize memorization rather than analytical reasoning. To address this issue, this study examines the effectiveness of a socio-scientific issue (SSI)-based problem-based learning (PBL) model in fostering students’ critical thinking skills in stoichiometry instruction. The research employed a quasi-experimental design with a non-randomized pretest–posttest control group structure. Participants consisted of two grade X classes from SMAN 1 Sipirok, with one class assigned as the experimental group receiving SSI-based PBL instruction and the other as the control group receiving conventional teaching. Data were collected through essay tests designed around Ennis’s twelve critical thinking indicators. The results of an independent samples t-test indicated a statistically significant difference in posttest scores between the two groups (p = 0.027, p < 0.05), demonstrating that the experimental group outperformed the control group in critical thinking. These findings suggest that integrating socio-scientific issues into problem-based learning can effectively enhance students’ reasoning, engagement, and conceptual understanding in chemistry education. The study contributes to the ongoing discourse on innovative pedagogies by highlighting the pedagogical potential of SSI-based PBL for cultivating higher-order thinking skills in science classrooms.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI NUMERASI SISWA Daulay, Nur Jannah; Nasution, Mariam; Adinda, Anita
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 10, No 2 (2025): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v10i2.%p

Abstract

Salah satu hal terpenting yang harus dimiliki anak-anak adalah literasi numerasi, yang mencakup kapasitas untuk memahami dan menggunakan fakta, angka, dan ide matematika dalam situasi praktis. Dengan skor rata-rata 379, jauh di bawah skor rata-rata OECD sebesar 472, Indonesia termasuk di antara negara-negara dengan kinerja terendah dalam matematika, menurut Program Penilaian Siswa Internasional (PISA) 2022. Hal ini menunjukkan bahwa ada kebutuhan mendesak untuk meningkatkan strategi pengajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi seberapa baik model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) dan Pembelajaran Penemuan (DL) meningkatkan kemampuan membaca dan numerasi siswa. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental kuantitatif dan melibatkan dua kelas eksperimen yang terdiri dari 39 anak kelas lima dari SDN Ampolu yang dipilih menggunakan total sampling. Paradigma PBL digunakan untuk mengajar kelas eksperimen 1, dan pendekatan DL digunakan untuk mengajar kelas eksperimen 2. Skor post-test siswa meningkat secara signifikan, dari 21,83 menjadi 54,66 untuk kelas DL dan dari 20,47 menjadi 56,38 untuk kelas PBL, menurut hasil. Analisis statistik mengungkapkan bahwa nilai signifikansi adalah 0,000 0,05 dan thitung ttabel (3,343 2,024). Temuan ini menunjukkan bahwa literasi numerasi siswa secara signifikan dipengaruhi oleh kedua pendekatan pengajaran. Namun, PBL lebih baik karena lebih menekankan pada pengembangan keterampilan berpikir kritis siswa, partisipasi aktif, dan pemecahan masalah praktis, yang semuanya secara langsung meningkatkan kinerja numerasi. Untuk mempromosikan dan meningkatkan literasi numerasi, direkomendasikan agar paradigma PBL diterapkan di sekolah dasar.
The Impact of Guided Inquiry Learning on Student Performance in Electrolyte and Nonelectrolyte Materials: A Case Study at SMA Negeri 1 Batang Onang Harahap, Shintia Putri; Nasution, Mariam; Siregar, Nur Fauziah
LAVOISIER: Chemistry Education Journal Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/lavoisier.v3i2.13367

Abstract

This study aims to see the effect of the Guided Inquiry Learning Model on Student Learning Outcomes on the Material of Electrolyte and Non-Electrolyte Solutions of Class X Students at SMA Negeri 1 Batang Onang. The learning outcomes of high school students in chemistry are still relatively low, one of which is caused by the dominance of teachers in a less innovative learning process that makes students passive. The research was conducted at SMA N 1 Batang Onang with a research sample of two classes: class X MIA-2 (control class) with 16 male students and 12 female students, and class X MIA-3 (experimental class) with 14 male students and 13 female students. This research method is an experiment with a non-randomized group pre-test post-test design. The instrument used was an essay test of 5 questions. The results showed a significant increase in student learning outcomes after the application of the guided inquiry learning model. In conclusion, the guided inquiry learning model is effective in improving student learning outcomes in chemistry learning. The results of hypothesis testing using T Test (Independent Sample t Test). This is evidenced based on the calculation of hypothesis testing with an average test taken from the pretest and posttest scores that the results of the posttest independent sample t test with a significant level value (α = 0.05) obtained a significant value (2-tailed) of 0.008. The significant value (2-tailed) obtained is smaller than 0.05, so H0 is rejected and Ha is accepted. This shows that there is an effect of guided inquiry learning model on student learning outcomes in the material of electrolyte and non-electrolyte solutions in class X SMA N 1 Batang Onang.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournamaent (TGT) dan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match terhadap Hasil Belajar pada Materi Himpunan Pribadi, Ananda Bagus; Nasution, Mariam; Suparni, Suparni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14513

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) terhadap hasil belajar siswa. (2) Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match terhadap hasil belajar siswa. (3) Perbedaan pengaruh model pembelajaran tipe Teams Games Tournament (TGT) dan model pembelajaran tipe make a match terhadap hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Bentuk desain quasi eksperimen yang digunakan adalah nonequivalent control group design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 orang peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) memberikan pengaruh signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa. Ini dilihat dari peningkatan nilai pre test dan post test. (2) Model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match memberikan pengaruh signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa. Ini dilihat dari peningkatan nilai pre test dan post test. Sebelum diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match nilai rata-rata siswa sebesar 58,16 dan setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match nilai rata-rata menjadi 81,84. (3) Kelas yang paling baik adalah kelas yang menggunakan model Teams Games Tournament (TGT) atau teringgi rata-ratanya yaitu 82,16, disusul kelas yang menerapkan Make A Match (MAM) dengat rata-rata 81,99, dan terakhir keelas kontrol dengan rata-rata 70,33.
Pengembangan Assesment For Learning Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Ditinjau Dari Gaya Belajar Siswa SMK Negeri 2 Kotanopan Sutan, Tabrani; Nasution, Mariam; Amir, Alnira
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.14887

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk melihat bagaimana validitas, praktikalitas dan efektifitas Asessment For Learning Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Ditinjau dari Gaya Belajar Siswa Kelas X SMK Negeri 2 Kotanopan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian pengembangan atau Research And Diploment. Hasil uji coba skala kecil pada aspek ketertarikan yaitu 91,5% dengan kategori sangat layak, aspek materi yaitu 89,6%, dan aspek bahasa yaitu 94%. Hasil kelayakan assessment for learning dari ujicoba berupa tes butir soal dinyatakan valid mclalui validasi seacra empiris dengan menggunakan MS. Excel. Hasil analisis validitas dilihat berdasarkan nilai MNSQ dan ZSTD menunjukkan terdapat 9 soal yang dapat valid dan I soal tidak valid untuk sampel I, 8 soal dinyatakan valid dan 2 soal dinyatakan tidak valid untuk sampel Il dan sampel Ill dengan nomor item yang berbeda. Hasil analisis reliabilitas untuk ketiga sampel mendapatkan hasil person reliability, item reliability, dan cronbach alpha dengan kategori bagus, hal tersebut menyatakan bahwa produk assessment for learning yang dikembangkan sudah berkategori baik.
Eksperimentasi Pembelajaran Matematika Dengan Model Pembelajaran Team Games Turnamen (TGT) Dan Two Stay-Two Stray (TS-TS) Ditinjau Dari Adversity Quotients Siswa Terhadap Hasil Belajar Kelas XI IPA Darul Ikhlas H. ABD Manap Siregar Padangsidimpuan Harahap, Ardiansyah; Nizar Rangkuti, Ahmad; Nasution, Mariam
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Apakah ada perbedaan hasil belajar melalui pendekatan model pembelajaran TGT dengan model pembelajaran TS-TS (2) Apakah ada perbedaan hasil belajar siswa yang termasuk kelompok climbers, kelompok campers, dan kelompok quitters (3) Apakah ada interaksi hasil belajar antara kelompok model pembelajaran dengan Adversity Quotient. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 40 orang peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pembelajaran matematika hasil belajar yang diberi model pembelajaran TGT sama dengan hasil belajar yang diberi pembelajaran TS-TS dengan hasil statistik hasil anava dua arah sel tak sama diperoleh FmodelFtabel , yaitu 0,36 4,17 . Nilai Fhitung tidak terletak di daerah kritik, oleh karna itu H0 diterima artinya tidak ada perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran TGT dan TS-TS. Pada pembelajaran matematika pada materi limit fungsi aljabar, hasil belajar siswa kelompok climbers lebih baik dibandingkan siswa kelompok campers dan quitters, sedangkan hasil belajar siswa kelompok campers lebih baik dibandingkan dengan kelompok quitters dengan hasil statistik anava dua arah sel rak sama diperoleh FAQFtabel, yaitu 57,94 3,32 maka H0 ditolak artinya ada perbedaan hasil belajar matematika antara siswa Climbers, Campers, dan Quitter. Dan Tidak ada interaksi hasil belajar antar kelompok model pembelajaran dengan adversity quotient dengan hasil statistik anava dua arah sel tak sama diperoleh FabFtabel , yaitu 0,034 3,32. Nilai Fab tidak terletak di daerah kritik, oleh karna itu H0ab diterima yang artinya tidak terdapat interaksi model pembelajaran dan AQ terhadap hasil belajar matematika siswa.
Penggunaan Permainan Edukatif: Suit Perkalian dalam Pembelajaran Matematika Lisa, Defiana; Nasution, Mariam; Siregar, Torang; Harahap, Awal; Zainuddin, Zainuddin; Amir, Almira
CENDEKIA : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah Vol. 1 No. 1 (2024): CENDEKIA : Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Ilmiah, Januari 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/wh0cpn12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan permainan edukatif yaitu permainan Suit Perkalian dalam konsep perkalian bilangan bulat. Penelitian ini dilaksanakan di MIS Tahfidzul Qur’an Darun Najah Padangsidimpuan dengan jumlah siswa sebanyak 26 siswa kelas II. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE dengan teknik analisis data menggunakan teknik deskripsi kuantitatif. Penelitian ini menggunakan analisis hasil belajar (uji kefektifan). Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa permainan Suit Perkalian dibutuhkan dalam pembelajaran untuk memberikan pembelajaran yang efektif, efisien dan tentunya menarik. Keefektifan pengembangan permainan Suit Perkalian dapat dilihat dari hasil uji keefektifan menggunakan paired samples t test terhadap evaluasi siswa pada pretest dan posttest yang memperlihatkan adanya peningkatan nilai rata-rata siswa yang awalnya 77,31 menjadi 84,85 artinya bahwa ada peningkatan sebesar 7,54. Peningkatan yang signifikan ini terlihat juga pada perhitungan dengan SPSS dengan hasil nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti hasil pretest dan posttest berubah secara signifikan sebelum dan sesudah tes. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penggunaan permainan Suit Perkalian efektif karena dapat meningkatkan keterampilan berhitung perkalian siswa kelas II SD/MI dalam pemebelajaran matematika.