Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENYULUHAN PENDIDIKAN MELALUI KEGIATAN BEDAH FILM DI DESA WANATAWANG KABUPATEN BREBES Atikah Mumpuni; Ubaedillah; Erika Noviana; Ujiati Cahyaningsih; Dede Salim Nahdi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 4 (2020)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.507 KB) | DOI: 10.31949/jb.v1i4.541

Abstract

Pendidikan merupakan bekal bagi remaja untuk dapat hidup bermasyarakat. Akan tetapi, kesadaran pendidikan yang masih rendah membuat pendidikan seringkali diabaikan. Kegiatan bedah film merupakan terobosan yang dilakukan untuk dapat memberikan penyuluhan pendidikan dengan lebih menyenangkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Wanatawang, Kecamatan Songgom. Sasaran kegiatan adalah remaja Desa Wanatawang yang berusia antara 11-15 tahun. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui bedah film, penyuluhan, dan pendampingan. Hasil dari kegiatan yang dilaksanakan, yaitu 1) Film ‘Jembatan Pinsil’ yang digunakan dalam kegiatan penyuluhan, sarat akan motivasi dan nilai-nilai pendidikan. Remaja sangat antusias dalam film tersebut dan motivasi dalam film tersebut menginspirasi remaja untuk menempuh pendidikan yang lebih tinggi. 2) Motivasi remaja di Desa Wanatawang terbangun setelah dilakukan penyuluhan dan pendampingan. Hal ini dapat dilihat dari hasil angket yang dibagikan setelah kegiatan selesai. Simpulan yang dapat dituliskan yaitu, kegiatan penyuluhan pendidikan dengan bantuan bedah film dan pendampingan pendidikan sangat efektif dalam meningkatkan kesadaran remaja Desa Wanatawang akan pentingnya pendidikan. Saran-saran yang dapat dituliskan yaitu, kegiatan bedah film sebaiknya dilaksanakan secara berkelanjutan, agar motivasi remaja Desa Wanatawang terpupuk untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Implementation of the school literacy movement during the covid-19 pandemic Atikah Mumpuni; Prasetyo Yuli Kurniawan; Rizki Umi Nurbaeti; Annisa Nurul Fadillah; Meri Yuliyanti; Nova Indriyani
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/pe.v11i1.7928

Abstract

The implementation of the school literacy movement, especially in elementary schools, has many obstacles. Moreover, during the Covid-19 pandemic, the problem of implementing the school literacy movement became increasingly complex. This research is a qualitative research, which is carried out in elementary schools in Banjarharjo District. The data collection instruments consisted of interviews, questionnaire sheets, and observation sheets. The results showed 1) the pattern of literacy movements during the Covid-19 pandemic was adjusted to the level of developmental age of students and the situation and conditions and stages of the literacy movement carried out online; 2) The driving factors for the implementation of the school literacy movement during the Covid-19 pandemic include the availability of good facilities and cooperation with parents. Meanwhile, The inhibiting factors for the school literacy movement are the lack of supporting facilities and the lack of teachers to directly control the development of students' literacy. The school literacy movement during the Covid-19 pandemic should be supported by digital-based reading materials and parental understanding regarding the implementation of the school literacy movement during the Covid-19 pandemic.
Dongeng Antikorupsi Sebagai Bahan Literasi Bagi Peserta Didik di Sekolah Dasar Atikah Mumpuni; Rizki Umi Nurbaeti
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 6 No 4 (2020): JURNAL ILMIAH WAHANA PENDIDIKAN
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.904 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4299134

Abstract

Corruption reflects a character that indicates a person's dishonesty. Eradicating corruption in this case must be balanced with the provision of anti-corruption education to prevent future corruption. One form of anti-corruption education in elementary schools that can be implemented is through fairy tales. The aim of this study was to develop anti-corruption tales that are appropriate and readable by students, so that they can be used as literacy material in elementary schools. The type of this study was research and development type. Data collection in this study was carried out through interviews, questionnaires, and tests. The conclusion obtained as a result of the research showed that anti-corruption tales developed as literacy materials for elementary school students were considered feasible in good categories after validation tests were carried out by material experts, media experts, and practitioners. The readability of the product is seen from the ability of students to understand the anti-corruption tale text which was developed after a product trial was carried out and assessed in the good category (for low-grade students) and in the very good category (for high-grade students).
Efektivitas Dongeng dalam Mengembangkan Karakter Antikorupsi Peserta Didik di Sekolah Dasar Atikah Mumpuni; Rizki Umi Nurbaeti
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 4, No 2 (2020): DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.706 KB) | DOI: 10.20961/jdc.v4i2.45131

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan makin maraknya kasus korupsi yang terjadi di Indonesia. Oleh sebab itu, melalui pendidikan antikorupsi yang dilakukan sejak dini diharapkan dapat mencegah terjadinya korupsi dikemudian hari. Dongeng merupakan salah satu media yang dapat digunakan untuk mengembangkan pendidikan antikorupsi disekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dongeng dalam mengembangkan karakter antikorupsi dalam diri peserta didik. Metode penelitian ini dilakukan melalui eksperimen dengan poststest-only control design. Analisis data menggunakan uji t yang dilakukan dengan berbantuan SPSS. Hasil uji hipotesis yang telah dilakukan menunjukkan taraf signifikansi yang diperoleh sebesar 0,001 lebih kecil dari 0,05. Oleh sebab itu dapat disimpulkkan bahwa dongeng terbukti efektif dalam mengembangkan karakter antikorupsi pada diri peserta didik. Saran-saran yang dapat diberikan yaitu, dongeng yang disajikan perlu dibaca berulangkali agar dapat dipahami peserta didik serta diperlukannya peran orangtua dan guru untuk memfasilitasi dan memotivasi peserta didik dalam kegiatan membaca dongeng.
Analisa Faktor yang Mempengaruhi Minat Baca Mahasiswa PGSD Atikah Mumpuni; Rizki Umi Nurbaeti
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 3, No 2 (2019): DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.638 KB) | DOI: 10.20961/jdc.v3i2.35229

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi minat baca mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), dari penilaian mahasiswa sendiri, serta dari persepsi dosen dan pustakawan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini pengumpulan data terdiri atas dokumentasi, observasi, dan angket. Model analisis data dalam penelitian ini mengikuti konsep yang diberikan Miles dan Huberman. Simpulan hasil penelitian ini yaitu: 1) Faktor-faktor interen yang mempengaruhi minat baca mahasiswa meliputi tiga hal, faktor perasaan, perhatian, dan motivasi; 2) faktor-faktor eksteren yang mempengaruhi minat baca mahasiswa meliputi tiga hal, faktor dosen, faktor lingkungan, dan faktor fasilitas; 3) faktor-faktor yang mempengaruhi minat baca mahasiswa dari persepsi dosen dan pustakawan meliputi faktor rasa ingin tahu, faktor topik yang diminati, faktor ketersediaan buku, dan faktor tugas. Implikasi dari penelitian ini adalah adanya landasan dan ketepatan perlakuan saat akan mengembangkan minat membaca mahasiswa.
Pengembangan Materi Ajar Bahasa Indonesia Berbasis Web Dengan Teknik Pidato Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Wanasari Brebes Nurchalistiani Budiana; Atikah Mumpuni
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.445 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v4i11.792

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan materi ajar berbicara berbasis web pada materi teks prosedur dan efektif dalam meningkatkan kemampuan keterampilan berbicara siswa kelas XI. Pelaksanaan penelitian ini pada bulan Mei sampai dengan Agustus 2019. Bentuk penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Reseacrh and Development). Desain yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan bahan ajar ini mengadopsi dari model desain Borg and Gall. Data dikumpulkan dari penilaian ahli materi dan tes kemampuan berbicara. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Wanasari Brebes. Peneliti mengambil kelas XI IPA 1, XI IPA 2, dan XI IPA 3 sebagai kelas control dan eksperimen. Teknik pengumpulan data dilakukan lewat angket untuk validasi produk dan tes untuk uji coba di lapangan, sedang teknik analisis data dilakukan lewat teknik statistik deskriptif dan t-tes untuk uji beda mean lewat bantuan SPSS 16. Produk yang dihasilkan dalam penelitian pengembangan ini adalah materi ajar bahasa Indonesia bagi siswa kelas XI yang meliputi konten isi materi, angket dan instrumen penilaian dengan spesifikasi: (1). Produk dikembangkan dengan berbasis web, (2). Membantu siswa meningkatkan kemampuan keterampilan berbicara, (3). Komponen materi ajar yang dikembangkan dikhususkan untuk siswa kelas XI SMA pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Dari hasil analisis data melalui rumus uji t-test didapat hasil (0.000) < 0.05, sehingga terdapat perbedaan kognitif antara sebelum dan sesudah siswa menggunakan materi ajar yang dikembangkan berbasis web dengan materi teks prosedur siswa kelas XI. Maka pengembangan yang telah dilakukan mampu meningkatkan kemampuan keterampilan berbicara. Kata kunci: Pengembangan Materi Ajar, Pembelajaran Berbasis Web, Berbicara
THE DEVELOPMENT OF A WEB-BASED LEARNING TO IMPROVE A CREATIVE WRITING ABILITY Atikah Mumpuni; Laelia Nurpratiwiningsih
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 1, No 1 (2018): 1st National Seminar on Elementary Education (SNPD 2018)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.16 KB) | DOI: 10.20961/shes.v1i1.23740

Abstract

writing was considered as difficult by most of students due tue lack of a practice in materializing ideas into a writing language. Therefore, it was needed a writing learning that provides a medium for students to train materializing that ideas. This research was aimed to develop a web-based learning in form of learning devices that comprise of 1) syllabus; 2) Class Event Unit (SAP); web-based learning media dan 4) instrument of a feasible and effective creative writing assessment  in improving a student writing ability. This was a Research and Development (R&D) study method developed by  Borg and Gall. There were two results include: 1) product feasibility viewed from material expert assessment and student response that jointly assess good. 2) product effectiveness based on average improvement and difference of writing ability, a treatment-given group obtain a better result. A web-based learning developed was declared feasible and effective in improving a student creative writing ability
Implementasi Penggunaan Google Classroom sebagai Alternatif Platform Pembelajaran Bahasa Indonesia selama Pandemi Covid-19 Prasetyo Yuli Kurniawan; Atikah Mumpuni
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol 5 No 2 (2022): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kibasp.v5i2.3731

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan ini untuk mendeskripsikan dan menguraikan implementasi penggunaan google classroom dalam pembelajaran bahasa Indonesia, khususnya dalam hal penyajian materi, penggunaan metode, dan permasalahan yang muncul dari penggunaan google classroom. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) penyajian materi dalam google classroom disajikan dengan bervariasi; 2) metode yang digunakan dalam pembelajaran bahasa Indonesia menggunakan google classroom adalah kombinasi beberapa metode; dan 3) permasalahan yang kerap muncul dalam pembelajaran bahasa Indonesia berbasis google classroom adalah terkait ketersediaan perangkat, tidak dibacanya informasi hingga selesai, serta sistem penilaian. Simpulan yang dapat dikemukakan yaitu penyajian materi dalam google classroom disajikan dengan bervariasi, penggunaan metode google classroom kombinasi dari beberapa metode, dan permasalahan yang muncul seperti ketersediaan perangkat, tidak dibaca informasi sampai tuntas serta sistem penilaian yang kurang maksimal. Kata Kunci: Bahasa Indonesia, Google classroom, pandemi covid-19
Telaah Buku Teks Pelajaran Membaca Kelas IV Sekolah Dasar Dedy Irawan; Dhi Bramasta; Fina Yulianingrum; Atikah Mumpuni
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 10 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.602 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.6785050

Abstract

Buku teks menjadi salah satu sumber pengetahuan peserta didik. Kualitas buku teks pelajaran yang dijadikan sumber pembelajaran turut menentukan hasil pencapaian tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan buku dan pendekatan pembelajaran membaca pada buku teks pelajaran kelas IV Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer yang berupa buku teks pelajaran kelas IV dan data sekunder yang berupa kajian pustaka untuk melengkapi data primer. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu analisis teks dan studi pustaka. Analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa “Buku Tematik Tema 8” dan “Buku Bupena Tema 8” memenuhi aspek kelayakan dari sisi kesesuaikan materi dengan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar. Selain itu, kedua buku juga dinyatakan layak sesuai dengan kriteria dari Badan Standar Nasional Pendidikan, yang meliputi kelayakan isi, bahasa, penyajian, dan kegrafikan. Pendekatan pembelajaran di buku teks pelajaran kelas IV Sekolah Dasar juga dianggap cocok jika digunakan dalam pembelajaran membaca. Hal tersebut karena buku “Tematik Tema 8” dan “Buku Bupena Tema 8” menggunakan pendekatan pembelajaran membaca yaitu Pendekatan Kontekstual dan Pendekatan Whole Language. Pendekatan Kontekstual dan Pendekatan Whole Laguange dianggap baik digunakan dalam pembelajaran karena kedua pendekatan tersebut menuntun peserta didik untuk dapat berperan aktif, khususnya dalam kegiatan membaca.
Pengelolaan Kegiatan GLS di Sekolah Dasar Selama Pandemi Covid-19 Atikah Mumpuni; Rizki Umi Nurbaeti; Agus Purnomo; Diah Sunarsih; Prasetyo Yuli Kurniawan; Konilah Konilah; Erni Ernilah; Nur Laelia Sukmawati
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 1 No. 02 (2021): Februari
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.814 KB) | DOI: 10.46772/jamu.v1i02.351

Abstract

Kegiatan Gerakan Literasi Sekolah (GLS), khususnya di sekolah dasar mengalami banyak hambataan. Terlebih, saat pandemi Covid-19 seperti saat ini, tentu permasalahan terkait kegiatan GLS semakin kompleks. Oleh sebab itu, perlu dilaksanakan kegiatan pengambdian kepada masyarakat dalam bentuk sosialisasi dan pendampingan pengelolaan kegiatan GLS di Sekolah Dasar selama Pandemi Covid-19. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pengelolaan kegiatan GLS selama pandemi Covid-19 dapat dilaksanakan, meskipun dijumpai beberapa permasalahan. Beberapa permasalahan tersebut diantaranya terjadinya penumpukan informasi dan kesulitan akses aplikasi. Saran-saran yang dapat dituliskan yaitu perlu adanya pendampingan orang tua selama kegiatan belajar dari rumah, termasuk pelaksanaan kegiatan GLS. Perlu adanya keberlanjutan kegiatan GLS selama pandemi Covid-19, sehingga dapat mengembangkan budi pekerti siswa.