Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Implementation of the school literacy movement during the covid-19 pandemic Atikah Mumpuni; Prasetyo Yuli Kurniawan; Rizki Umi Nurbaeti; Annisa Nurul Fadillah; Meri Yuliyanti; Nova Indriyani
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/pe.v11i1.7928

Abstract

The implementation of the school literacy movement, especially in elementary schools, has many obstacles. Moreover, during the Covid-19 pandemic, the problem of implementing the school literacy movement became increasingly complex. This research is a qualitative research, which is carried out in elementary schools in Banjarharjo District. The data collection instruments consisted of interviews, questionnaire sheets, and observation sheets. The results showed 1) the pattern of literacy movements during the Covid-19 pandemic was adjusted to the level of developmental age of students and the situation and conditions and stages of the literacy movement carried out online; 2) The driving factors for the implementation of the school literacy movement during the Covid-19 pandemic include the availability of good facilities and cooperation with parents. Meanwhile, The inhibiting factors for the school literacy movement are the lack of supporting facilities and the lack of teachers to directly control the development of students' literacy. The school literacy movement during the Covid-19 pandemic should be supported by digital-based reading materials and parental understanding regarding the implementation of the school literacy movement during the Covid-19 pandemic.
Dongeng Antikorupsi Sebagai Bahan Literasi Bagi Peserta Didik di Sekolah Dasar Atikah Mumpuni; Rizki Umi Nurbaeti
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 6 No 4 (2020): JURNAL ILMIAH WAHANA PENDIDIKAN
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.904 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4299134

Abstract

Corruption reflects a character that indicates a person's dishonesty. Eradicating corruption in this case must be balanced with the provision of anti-corruption education to prevent future corruption. One form of anti-corruption education in elementary schools that can be implemented is through fairy tales. The aim of this study was to develop anti-corruption tales that are appropriate and readable by students, so that they can be used as literacy material in elementary schools. The type of this study was research and development type. Data collection in this study was carried out through interviews, questionnaires, and tests. The conclusion obtained as a result of the research showed that anti-corruption tales developed as literacy materials for elementary school students were considered feasible in good categories after validation tests were carried out by material experts, media experts, and practitioners. The readability of the product is seen from the ability of students to understand the anti-corruption tale text which was developed after a product trial was carried out and assessed in the good category (for low-grade students) and in the very good category (for high-grade students).
Pengembangan Materi Ajar Bahasa Indonesia Berbasis Web Dengan Teknik Pidato Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Wanasari Brebes Nurchalistiani Budiana; Atikah Mumpuni
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.445 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v4i11.792

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan materi ajar berbicara berbasis web pada materi teks prosedur dan efektif dalam meningkatkan kemampuan keterampilan berbicara siswa kelas XI. Pelaksanaan penelitian ini pada bulan Mei sampai dengan Agustus 2019. Bentuk penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Reseacrh and Development). Desain yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan bahan ajar ini mengadopsi dari model desain Borg and Gall. Data dikumpulkan dari penilaian ahli materi dan tes kemampuan berbicara. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Wanasari Brebes. Peneliti mengambil kelas XI IPA 1, XI IPA 2, dan XI IPA 3 sebagai kelas control dan eksperimen. Teknik pengumpulan data dilakukan lewat angket untuk validasi produk dan tes untuk uji coba di lapangan, sedang teknik analisis data dilakukan lewat teknik statistik deskriptif dan t-tes untuk uji beda mean lewat bantuan SPSS 16. Produk yang dihasilkan dalam penelitian pengembangan ini adalah materi ajar bahasa Indonesia bagi siswa kelas XI yang meliputi konten isi materi, angket dan instrumen penilaian dengan spesifikasi: (1). Produk dikembangkan dengan berbasis web, (2). Membantu siswa meningkatkan kemampuan keterampilan berbicara, (3). Komponen materi ajar yang dikembangkan dikhususkan untuk siswa kelas XI SMA pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Dari hasil analisis data melalui rumus uji t-test didapat hasil (0.000) < 0.05, sehingga terdapat perbedaan kognitif antara sebelum dan sesudah siswa menggunakan materi ajar yang dikembangkan berbasis web dengan materi teks prosedur siswa kelas XI. Maka pengembangan yang telah dilakukan mampu meningkatkan kemampuan keterampilan berbicara. Kata kunci: Pengembangan Materi Ajar, Pembelajaran Berbasis Web, Berbicara
Implementasi Penggunaan Google Classroom sebagai Alternatif Platform Pembelajaran Bahasa Indonesia selama Pandemi Covid-19 Prasetyo Yuli Kurniawan; Atikah Mumpuni
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol 5 No 2 (2022): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kibasp.v5i2.3731

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan ini untuk mendeskripsikan dan menguraikan implementasi penggunaan google classroom dalam pembelajaran bahasa Indonesia, khususnya dalam hal penyajian materi, penggunaan metode, dan permasalahan yang muncul dari penggunaan google classroom. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) penyajian materi dalam google classroom disajikan dengan bervariasi; 2) metode yang digunakan dalam pembelajaran bahasa Indonesia menggunakan google classroom adalah kombinasi beberapa metode; dan 3) permasalahan yang kerap muncul dalam pembelajaran bahasa Indonesia berbasis google classroom adalah terkait ketersediaan perangkat, tidak dibacanya informasi hingga selesai, serta sistem penilaian. Simpulan yang dapat dikemukakan yaitu penyajian materi dalam google classroom disajikan dengan bervariasi, penggunaan metode google classroom kombinasi dari beberapa metode, dan permasalahan yang muncul seperti ketersediaan perangkat, tidak dibaca informasi sampai tuntas serta sistem penilaian yang kurang maksimal. Kata Kunci: Bahasa Indonesia, Google classroom, pandemi covid-19
Telaah Buku Teks Pelajaran Membaca Kelas IV Sekolah Dasar Dedy Irawan; Dhi Bramasta; Fina Yulianingrum; Atikah Mumpuni
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 10 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.602 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.6785050

Abstract

Buku teks menjadi salah satu sumber pengetahuan peserta didik. Kualitas buku teks pelajaran yang dijadikan sumber pembelajaran turut menentukan hasil pencapaian tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan buku dan pendekatan pembelajaran membaca pada buku teks pelajaran kelas IV Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer yang berupa buku teks pelajaran kelas IV dan data sekunder yang berupa kajian pustaka untuk melengkapi data primer. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu analisis teks dan studi pustaka. Analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa “Buku Tematik Tema 8” dan “Buku Bupena Tema 8” memenuhi aspek kelayakan dari sisi kesesuaikan materi dengan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar. Selain itu, kedua buku juga dinyatakan layak sesuai dengan kriteria dari Badan Standar Nasional Pendidikan, yang meliputi kelayakan isi, bahasa, penyajian, dan kegrafikan. Pendekatan pembelajaran di buku teks pelajaran kelas IV Sekolah Dasar juga dianggap cocok jika digunakan dalam pembelajaran membaca. Hal tersebut karena buku “Tematik Tema 8” dan “Buku Bupena Tema 8” menggunakan pendekatan pembelajaran membaca yaitu Pendekatan Kontekstual dan Pendekatan Whole Language. Pendekatan Kontekstual dan Pendekatan Whole Laguange dianggap baik digunakan dalam pembelajaran karena kedua pendekatan tersebut menuntun peserta didik untuk dapat berperan aktif, khususnya dalam kegiatan membaca.
Pengelolaan Kegiatan GLS di Sekolah Dasar Selama Pandemi Covid-19 Atikah Mumpuni; Rizki Umi Nurbaeti; Agus Purnomo; Diah Sunarsih; Prasetyo Yuli Kurniawan; Konilah Konilah; Erni Ernilah; Nur Laelia Sukmawati
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 1 No. 02 (2021): Februari
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.814 KB) | DOI: 10.46772/jamu.v1i02.351

Abstract

Kegiatan Gerakan Literasi Sekolah (GLS), khususnya di sekolah dasar mengalami banyak hambataan. Terlebih, saat pandemi Covid-19 seperti saat ini, tentu permasalahan terkait kegiatan GLS semakin kompleks. Oleh sebab itu, perlu dilaksanakan kegiatan pengambdian kepada masyarakat dalam bentuk sosialisasi dan pendampingan pengelolaan kegiatan GLS di Sekolah Dasar selama Pandemi Covid-19. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pengelolaan kegiatan GLS selama pandemi Covid-19 dapat dilaksanakan, meskipun dijumpai beberapa permasalahan. Beberapa permasalahan tersebut diantaranya terjadinya penumpukan informasi dan kesulitan akses aplikasi. Saran-saran yang dapat dituliskan yaitu perlu adanya pendampingan orang tua selama kegiatan belajar dari rumah, termasuk pelaksanaan kegiatan GLS. Perlu adanya keberlanjutan kegiatan GLS selama pandemi Covid-19, sehingga dapat mengembangkan budi pekerti siswa.
Pemanfaatan Barang Bekas Sebagai Media Pembelajaran untuk Meningkatkan Literasi Numerasi Peserta Didik di Sekolah Dasar Atikah Mumpuni; Sri Azizah; Selvia Ari Rahma; Dwi Utami; Nova Indah Safitri; Fantika Aswat Tiana; Dea Ayu Kartika Putri; Averoes Aditya Pratama
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 3 No. 01 (2022): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.861 KB)

Abstract

Kemampuan literasi yang baik sangat diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat. Literasi sendiri mencakup banyak hal, salah satunya adalah literasi numerasi. Pengembangan literasi numerasi pada peserta didik di sekolah dasar, masih belum maksimal. Hal ini berakibat pada kurang maksimalnya kemampuan literasi numerasi peserta didik. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan mengimplementasikan media pembelajaran berbasis barang bekas yang dapat meningkatkan literasi numerasi peserta didik. Metode pengabdian masyarakat dilakukan dengan sosialisasi dan implementasi media pembelajaran berbasis barang bekas yang telah dikembangkan. Evaluasi keberhasilan program kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan observasi dan test. Hasil pengabdian kepada masyarat yaitu media pembelajaran berbasis barang bekas dapat membantu peserta didik memahami konsep pembagian dan perkalian yang merupakan salah satu dasar dalam literasi numerasi. Oleh sebab itu, dapat disimpulkan penggunaan media pembelajaran berbasis barang bekas dapat meningkatkan literasi numerasi peserta didik di sekolah dasar. Saran-saran yang dapat diberikan yaitu pemilihan bahan baku untuk pembuatan media pembelajaran sebaiknya dari bahan-bahan yang kokoh. Hal ini dimaksudkan agar media pembelajaran berbasis barang bekas tidak mudah rusak dan dapat digunakan berulang.
Peran Pembelajaran Berbasis Internet dalam Meningkatkan Keterampilan Membaca Pemahaman Siswa Sekolah Dasar Atikah Mumpuni
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 4 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.747 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.7677785

Abstract

Internet access is currently very easy to obtain, but the use of the internet has not been maximized, especially in learning activities. Internet-based learning that has been carried out in elementary schools has not been comprehensive. This makes students not maximally seek, view, and utilize sources, thus making students' reading comprehension skills not so honed. This research is a type of literature review research which has four stages, namely exploration, visualization, identification, and verification. The results showed that internet-based learning actually played a role in improving students' reading comprehension skills. This is because there are online texts that students often read, thereby supporting their reading comprehension skills.
Pelatihan Menulis Kreatif Melalui Permainan Tebak Cerita Atikah Mumpuni
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 3 No. 02 (2023): Februari
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jamu.v3i02.1008

Abstract

Keterampilan menulis adalah salah satu keterampilan dasar berbahasa yang harus dikuasai siswa. Siswa masih merasa kesulitan jika diminta menuangkan gagasannya dalam bahasa tulis, khususnya dalam menuangkan sebuah cerita. Oleh sebab itu, perlu diadakan pelatihan menulis kreatif di sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pelatihan yang mencakup tiga kegiatan yaitu pemaparan materi, praktik menulis kreatif, dan evaluasi. Sasaran kegiatan ini adalah siswa kelas IV siswa sekolah dasar yang telah dipilih secara acak. Analisis data dilakukan secara deskripsi untuk dapat mendeskripsikan kemampuan menulis kreatif siswa sebelum dan sesudah pelatihan dilakukan. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa pelatihan menulis kreatif yang dilakukan membuat siswa tidak lagi kesulitan dalam menuangkan cerita yang dimiliki dalam bahasa tulis. Selain itu, siswa terlihat antusias dan aktif mengikuti kegiatan pelatihan. Saran dari kegiatan pelatian menulis kreatif ini adalah diperlukan juga dukungan dari sekolah agar kegiatan menulis kreatif dapat membudaya dalam diri siswa.
ANALISIS PEMBELAJARAN MEMBACA DAN MENULIS PERMULAAN SISWA SEKOLAH DASAR Atikah Mumpuni; Nur Afifah
Buletin Ilmiah Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/bip.v1i2.269

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa dan faktor kesulitan apa saja yang dialami siswa dalam membaca dan menulis asal di kelas II Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data pada penelitian ini adalah guru kelas II serta siswa kelas II Sekolah Dasar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Milles and Huberman dengan tahapan, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih banyak siswa yang mengalami kesulitan membaca di kelas II SD. Kesulitan membaca yang dialami siswa yaitu (1), mengenal huruf, (2) membaca kata bermakna, (3) membaca kata yang tidak memiliki arti, (4) membaca nyaring dan pemahaman membaca,(5) menyimak (pemahaman mendengar). Kemudian, peran guru dalam mengatasi kesulitan membaca siswa kelas II SD adalah (1) guru menggunakan media pembelajaran yang efektif dan menarik, (2) menggunakan metode SAS, (3) memberikan program khusus atau mempersembahkan remedial kepada siswa yang mengalami kesulitan membaca