Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : JPS Unimus

PENGARUH PENGGUNAAN PENDEKATAN POE (PREDICT-OBSERVE-EXPLAIN) BERVISI SETS POKOK BAHASAN REAKSI REDOKS Andari Puji Astuti; - Subiyanto; Ahmad Binadja
JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG Vol 1, No 1 (2013): JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG
Publisher : Pendidikan Kimia Unimus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jps.1.1.2013.46-52

Abstract

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah adakah pengaruh penggunaan pendekatan POE  pada pokok bahasan reaksi redoks bervisi SETS, terhadap hasil belajar siswa SMA Negeri 1 Salatiga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh penggunaan pendekatan POE pada pokok bahasan reaksi redoks bervisi SETS, terhadap hasil belajar siswa SMA Negeri 1 Salatiga. Populasi pada penelitian ini adalah semua siswa kelas X SMA Negeri 1 Salatiga tahun pelajaran 2008/2009. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X-5 sebagai kelas eksperimen dan kelas X-1 sebagai kelas kontrol. Teknik pemilihannya dengan cluster random sampling. Metode yang digunakan dalam pengambilan data adalah dokumentasi dan tes. Hasil penelitian diperoleh ratarata hasil belajar kelas eksperimen 88, sedangkan kelas kontrol 81. Untuk aspek psikomotorik ratarata nilai siswa sebesar 96 dan afektif sebesar  85. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan pendekatan POE bervisi SETS berpengaruh terhadap hasil belajar kimia siswa.  Kata Kunci : Pendekatan POE, Visi SETS, Hasil Belajar
“I AM A SURVIVOR” BERVISI SETS UPAYA MENCIPTAKAN KOMUNITAS SADAR BENCANA DI SEKOLAH Andari Puji Astuti; Eko Yuliyanto
JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG Vol 3, No 2 (2015): JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG
Publisher : Pendidikan Kimia Unimus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jps.3.2.2015.35-41

Abstract

Sekolah merupakan satu komunitas dengan tingkat kerentanan yang tinggi. Pengurangan resikobencana pada komunitas sekolah menjadi suatu wacana yang penting merujuk data Bank Dunia tahun2010 yang menyebutkan jumlah sekolah di Indonesia termasuk empat yang terbanyak di dunia.Tujuan dari penelitian pengembangan model pembelajaran kebencanaan bervisi SETS  ini adalahsebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta didik dalam menghadapi bencanayang bisa terjadi di sekolah dan lingkungan sekitar. Pengetahuan dalam hal ini lebih spesifik padakemampuan membedakan jenis bencana, dapat membuat peta jalur evakuasi di masing- masingsekolah, dan membuat peta kerawanan bencana di lingkungan sekitar peserta didik. Tujuan khususyang ingin dicapai dari penelitian yang akan dikembangkan ini adalah meningkatkan pengetahuan,kemampuan dan kewaspadaan (awareness) peserta didik dan komunitas sekolah menengah,khususnya SMA terhadap bencana. Metode Penelitian ini menggunakan model 4D yang dimodifikasiterdiri atas tahapan define, design dan development.  Hasil penelitian menunjukkan terjadinyaperubahan paradigma peserta didik terhadap kemampuanmenghadapi kerentanan dan potensi bencana.  Kata kunci: Bencana, penanggulangan bencana berbasis komunitas,
DESKRIPSI PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE GURU KIMIA MENGGUNAKAN KOMPONEN MODEL PENTAGON Muhamad Imaduddin; Fitria Fatichatul Hidayah; Andari Puji Astuti
JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG Vol 2, No 1 (2014): JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG
Publisher : Pendidikan Kimia Unimus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jps.2.1.2014.26-35

Abstract

Salah satu tugas guru sains termasuk guru kimia adalah membantu siswa untuk memahami tentang konten pengetahuan sains. Pedagogical Content Knowledge (PCK) merupakan pengetahuan khusus yang dimiliki oleh guru mengenai bagaimana mengajarkan konten tertentu kepada peserta didik dengan strategi yang mempumengarahkan menuju pemahaman. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kemampuan pengetahuan konten pedagogik menggunakan komponen PCK pada model pentagon. Komponen PCK pada model pentagon terdiri dari K1 (orientasi dalam mengajar kimia), K2 (pengetahuan akan pemahaman siswa dalam kimia), K3 (pengetahuan akan kurikulum kimia), K4 (pengetahuan terhadap strategi dan representasi pembelajaran untuk mengajarkan kimia), dan K5 (pengetahuan akan assesmen). Penelitian ini merupakan penelitian multiple case study dengan informan tiga guru yang mengajar di sekolah yang sama. Dengan mengetahui komponen-komponen PCK, diharapkan terjadi perbaikan dalam proses pembelajaran kimia. Perbaikan tersebut dapat ditindaklanjuti melalui dokumen CoRe dan PaP-eR. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi pada beberapa komponen PCK yang dimiliki oleh informan guru. Dengan demikian, untuk memperbaiki kualitas pembelajaran kimia, diperlukan strategi yang berbeda pada masing-masing informan guru.Kata kunci: Pedagogical Content Knowledge, Model Pentagon, CoRe dan PaPeR.
INOVASI LAPORAN PRAKTIKUM DENGAN MEDIA POSTER UNTUK MENINGKATKAN MINAT SISISWA TERHADAP PEMBELAJARAN IPA - Sarjini; Andari Puji Astuti
JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG Vol 3, No 2 (2015): JURNAL PENDIDIKAN SAINS (JPS)
Publisher : Pendidikan Kimia Unimus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jps.3.2.2015.51-55

Abstract

Salah satu hal penting dalam kegiatan praktikum adalah kegiatan mengkomunikasikan hasilpengamatan menjadi sebuah konsep. Kegiatan mengkomunikasikan hasil pengamatan yang seringdilakukan di sekolah adalah dalam bentuk laporan praktikum. Kelemahan laporan praktikum yang adaselama ini adalah bentuk laporan yang monoton. Akibatnya, salah satu indikator keterampilan prosessains, yaitu mengkomunikasikan data, di SMP Negeri 3 Semarang masih relatih rendah. Selain itu,minat siswa terhadap indikator ini juga rendah. Untuk itu diperlukan adanya inovasi dalam kegiatanmengkomunikasikan hasil pengamatan siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuiadanya peningkatan minat siswa terhadap pembelajaran IPA melalui inovasi laporan praktikumdengan media poster. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis action research (PTK) dengantiga kali siklus. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi, lembar angket dan soal evaluasi.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar kognitif, kreativtas dan minat siswaterhadap pembelajaran IPA.Kata kunci : Pembelajaran IPA, Minat, Poster.
PENERAPAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME BERORIENTASI GREEN CHEMISTRY UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS dan HASIL BELAJAR KIMIA DI SMA MUHAMMADIYAH PLUS SALATIGA Andari Puji Astuti; Sulasfiana Alfi Raida
JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG Vol 2, No 2 (2014): JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG
Publisher : Pendidikan Kimia Unimus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jps.2.2.2014.54-62

Abstract

Pembelajaran kimia membutuhkan kerja laboratorium untuk menunjang proses belajar mengajar yang baik. Kendala di SMA Muhammadiyah plus Salatiga adalah terbatasnya jumlah laboratorium dan bahan kimia yang tersedia mengakibatkan proses pembelajaran kimia tidak berhasil baik. Keterampilan berpikir kritis peserta didik belum berkembang dan hasil belajar sebelum dilakukan kelas remedial masih rendah. Pendekatan konstruktivisme berorientasi green chemistry merupakan salah satu alternatif yang digunakan dalam menyelesaikan kendala proses pembelajaran kimia di SMA Muhammadiyah Plus Salatiga.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang terdiri dari tiga siklus. Data dianalisis menggunakan program Anates dan excell. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar kognitif danketerampilan berpikir kritis di setiap siklusnya. Ketuntasan rata-rata untuk hasil belajar kognitif di tiap siklus mencapai 70%, 82% dan 88%. Keterampilan berpikir kritis yang diamati melalui aktivitas peserta didik di kelas rata-rata untuk setiap siklus adalah 90. Lebih dari 75% peserta didik memberikan respon positif terhadap pembelajaran kimia denganpendekatan konstruktivisme berorientasi green chemistry. Peserta didik menjadi aktif terlibat dalam proses pembelajaran dan memiliki inisiatif yang tinggi dalam mengembangkan pokok bahasan di kelas.Kata kunci: Konstruktivisme, green chemistry, Hasil Belajar, Keterampilan Berpikir Kritis.