Claim Missing Document
Check
Articles

PERANCANGAN RUSUN DENGAN FASILITAS KESEHATAN UNTUK KARANTINA DI KOTA SURABAYA TEMA: GREEN ARSITEKTUR Herculanus Livenno Diwataru; Bayu Teguh Ujianto; Budi Fathony
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 02 (2022): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut Data JHU CSSE COVID-19 Kota Surabaya memiliki tingkat penyebaran Virus Covid-19 yang cukup tinggi hingga tempat untuk fasilitas karantina tidak dapat menampung banyaknya pasien yang terinfeksi virus Covid-19. Sebagai alternatif untuk memenuhi tempat karantina banyak tempat-tempat seperti hotel, apartemen, dan juga rumah susun di jadikan tempat untuk karantina sementara selama Covid-19. Kota Surabaya sendiri merupakan kota besar dengan penduduk yang padat. Karena hal ini dibutuhkannya tempat dimana bisa menampung orang-orang yang membutuhkan tempat karantina sekaligus memberikan tempat hunian untuk warga Surabaya yang padat penduduk. Dengan adanya Rumah Susun yang di fasilitasi dengan tempat karantina akan membantu untuk masalah hunian sekaligus masalah pandemi yang melanda. Metode yang digunakan untuk perancangan rumas susun ialah dengan pengumpulan data yang berbasis dari Peraturan Pemerintah dan literatur yang mendukung perancangan. Dengan perancangan rumah susun ini diharapkan dapat bermanfaat untuk masyarakat dan pembaca dalam pembangunan rumah susun dengan fasilitas kesehatan karantina di Kota Surabaya.
Rest Area dan Pusat Oleh Oleh Desa Ampeldento TEMA : Arsitektur Post Modern Josiah Theofilus Nelwan; Adhi Widyarthara; Budi Fathony
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 02 (2022): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah Desa Ampeldento Kecamatan Pakis Kabupaten Malang mempunyai rencana untuk menampung para pedagang UMKM di desanya untuk mempunyai tempat guna menjual dagangannya, untuk meningkatkan ekonomi warga setempat. Dengan memberikan progam berupa di sediakannya Rest Area dimana daerah Ampeldento merupakan lokasi yang sering di kunjungi oleh warga yang berasal dari luar Ampeldento, dan juga lokasi terletak di dekat exit tol sehingga bagi para pedagang UMKM dapat menjual hasil dagangannya di Rest Area, yang harapannya bagi para pengguna jalan yang menuju Pasuruan atau pengguna jalan yang melintas daerah tersebut, dapat beristirahat di Rest Area Ampeldento, dan juga membeli dagangan yang disediakan di tempat tersebut, dalam merancang ini menggunakan pendekatan bangunan Arsitektur Post Modern. Pada rest Area yang akan dirancang ini menggunakan Rest Area tipe B, terdapat fasilitas standar yang dibutuhkan seperti tempat ibadah, mini market , ATM, Kios/warung dan Ruang terbuka hijau.
PERANCANGAN REST AREA DAN PUSAT OLEH – OLEH DESA AMPELDENTO TEMA: ARSITEKTUR HIJAU M. Sofian Hafiz; Budi Fathony; Hamka
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 01 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dibangunnya jalan tol Pandaan – Malang dan juga pembangunan dua pintu gerbang tol, memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Banyak masyarakat sekitar mendirikan lapak di pinggir jalan. Hal ini dikarenakan oleh tidak adanya tempat untuk menampung usaha ekonomi masyarakat. Dampak yang disebabkan oleh fenomena ini yaitu menimbulkan kemacetan di sepanjang Kawasan jalan ampeldento. Perancangan Rest Area ini menggunakan metode perancangan yang bersifat Analisa yang bertujuan untuk mendukung proses perancangan kedepannya. Perancangan rest area dan pusat oleh – oleh ini menggunakan tema Arsitektur Hijau. Perancangan Rest area merupakan prasarana tempat beristirahatnya para pengendara yang jauh maupun dekat agar tetap terjaga kondisi yang prima serta juga menjadi wadah untuk memfasilitasi usaha masyarakat dalam wisata oleh-oleh.
PERANCANGAN MALANG SCIENCE AND TECNOLOGY CENTER DI KOTA MALANG TEMA: HIGH TECH Cahono Husen Alkhafi; Budi Fathony; Putri Herlia Pramitasari
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 01 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adanya lomba tahunan inotek yang diadakan oleh pemerintah kota Malang yang menghasilkan temuan - temuan inovasi dibang agribisnis, bidang energi, lingkungan dan kesehatan, serta bidang teknologi informasi dan komunikasi. Sementara lomba tersebut tidak didukung dengan fasilitas tempat untuk menunjukan dan mengembangan hasil temuan tesebut membuat banyak nya ide dan inofasi yang telah di hasilkan, Sedangkan scence center untuk kota malang dirancang untuk menanggapi kekurangan fasilitas tersebut. Perancangan bangunan ini mengunakan tema Arsitektur High Tech. Pendekatan perancangan banguan ini mengunakan metode pendekatan perancangan Deduktif Suria Sumatri Dengan perancangan fasilitas ini diharapkan kegiatan tahunan tersebut dapat terselengara secara rutin dan meningkatkan ekonomi masyarakat serta perkembangan inofasi teknologi kota Malang. Bangunan ini adalah bangunan yang memiliki 2 fasilitas utama yaitu fasilitas auditorium dan area pameran serta fasilitas penunjang yang berupa lab dan ruang berkumpul dan belajar dengan fasat panel LED yang menampilkan keadaan sekitar pada bangunan serta ruang pameran yang terbuka. Dengan fasilitas fasilitas tersebut maka kegiatan inotek dapat di laksanakan dengan lancar setiap tahun nya.
PASAR TRADISIONAL DI KAWASAN SIDOARJO TEMA: ARSITEKTUR HIJAU Putu Angga Pramana Yasa Putra; Budi Fathony; Bayu Teguh Ujianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 01 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isu yang terkait yaitu tidak layaknya bangunan pasar pada Kabupaten Sidoarjo menjadi salah satu landasan dari perancangan Pasar Tradisional di Kawasan Sidoarjo. Pasar tradisional merupakan wadah untuk melakukan suatu transaksi jual beli yang dimana memiliki harga relatif murah dengan pasar tradisional, oleh karena itu pasar tradisional sangat banyak diminati oleh masyarakat karena memiliki kelebihan yang lengkap dan harga dan lebih murah. Metode perancangan pada Pasar Tradisional di Kawasan Sidoarjo menggunakan ide dari perancangan hingga pengembangan desain. Tema yang yang digunakan pada Pasar Tradisional ini yaitu tema Arsitektur Hijau yang dimana tema tersebut ramah lingkungan dan hemat energi yang memanfaatkan sumber daya alami. Bangunan Pasar Tradisional di Kawasan Sidoarjo memiliki bentuk yang menyesuaikan dengan bentuk tapak yaitu bentuk persegi dan dinamis yang nantinya akan menjadi sebagai bangunan pasar yang mempunyai wajah bari di Kabupaten Sidoarjo.
PUSAT PERBELANJAAN KREATIF DAUR ULANG SAMPAH DI KOTA MALANG TEMA: EKOLOGI ARSITEKTUR Ragil Panji Irawan; Debby Budi Susanti; Budi Fathony
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 01 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan jumlah penduduk Kota Malang yang melonjak masih menjadi permasalahan krusial yang harus dibenahi para pemangku kepentingan di Kota Malang. Dengan kata lain, pertumbuhan penduduk yang signifikan tersebut mengakibatkan permasalahan sampah yang semakin parah. Berdasarkan permasalahan tersebut, penulis menawarkan sebuah solusi agar sampah semakin terurai secara maksimal. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah menyulap sampah-sampah tersebut menjadi barang yang bernilai ekonomi dengan membuat suatu tempat Pusat Perbelanjaan Kreatif Daur Ulang Sampah di Kota Malang. Teknik analisa data yang digunakan diantaranya dengan melakukan studi banding dan studi komparasi. Selanjutnya, landasan teori yang digunakan adalah, PERMEN (Peraturan Kementerian) PUPR No. 03/PRT/M/2013 dan Teori dari Heinz & Bambang tahun 1998, mengenai Dasar-dasar Eko Arsitektur. Berdasarkan hasil rancangan penulis sekaligus pengembang dapat disimpulkan bahwa dalam merancang suatu bangunan, terutama Pusat Perbelanjaan Kreatif Daur Ulang Sampah yaitu perlu nya merancang tapak berdasarkan undang-undang terkini. Selain hal tersebut, pemilihan material bangunan juga perlu diperhatikan agar membentuk suatu fasad bangunan yang bisa digunakan untuk jangka panjang.
APARTEMEN KOTA MALANG. TEMA: ARSITEKTUR MODERN Fulgensius Opa Gabung; Suryo Tri Harjanto; Budi Fathony
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 01 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang tidak berbarengan dengan penambahan fasilitas, dan banyaknya pembangunan yang terjadi di kota Malang mengakibatkan kurangnya lahan kosong, dan mengakibatkan harga tanah menjadi mahal sehingga munculah ide atau pikiran yang berusaha memanfaatkan lahan terbatas dan mengacu pada pembangunan vertikal Bangunan tempat tinggal atau yang sering disebut apartemen . Dalam merancang apartemen di kota Malang, dengan menggunakan tema arsitektur modern, dengan pemahaman tata letak dan karakter tata ruang yang mendalam, sistem sirkulasi yang baik digunakan sebagai dasar proses perancangan untuk menjawab berbagai permasalahan dalam perancangan yang memudahkan pada proses pengolahan bentuk bangunan. Sirkulasi antar ruang untuk menciptakan ruang yang efisien dan dinamis. Penataan dan tata ruang disesuaikan dengan karakteristik apartemen, serta kekhasan tema arsitektur modern, sehingga dapat menghadirkan dan menyampaikan karakter hunian di kota Malang, tidak hanya pada penataan lalu lintas dan ruang internal, tetapi juga dalam penataan ruang eksternal, yang dibuat dengan memanfaatkan suasana di sekitar Jalan Soekarno-Hatta di kota Malang ditata.
PEMBUATAN WEBSITE KAMPOENG HERITAGE KAYUTANGAN SEBAGAI MEDIA PROMOSI UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI RAKYAT DALAM SEKTOR EKONOMI KREATIF Wahyuni, Febriana Santi; Faradisa, Irmalia Suryani; Fathony, Budi
Jurnal Mnemonic Vol 4 No 1 (2021): Mnemonic Vol. 4 No. 1
Publisher : Teknik Informatika, Institut Teknologi Nasional malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/mnemonic.v4i1.3390

Abstract

Malang Raya adalah suatu wilayah terdiri dari tiga wilayah meliputi Kota Malang, Kabupaten dan Kota Batu. Kayutangan merupakan suatu kawasan yang terletak di kelurahan Kauman Kota Malang Jawa Timur. Selain memiliki nilai sejarah, daerah ini juga merupakan pusat pertokoan dan perdagangan di Kota Malang. Oleh karena itu daerah tersebut dapat dikembangkan menjadi tempat wisata yang potensial. Kampong Heritage merupakan satu daerah di wilayah Kayutangan tepatnya di Jl. Arif Rahman Hakim gg II, Kauman, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65119. Terdapat banyak peninggalan sejarah di daerah tersebut berupa rumah tua yang bernuansa kolonial, taman dolanan dan barang-barang antik yang masih disimpan dan dirawat dengan baik oleh warga kampung tersebut. Hal ini memunculkan ide kreatif warga sekitar untuk melestarikan warisan sejarah tersebut dengan cara membuka daerah tersebut sebagai tempat wisata yang kemudian banyak dikenal sebagai Kampoeng Heritage. Dengan pengembangan destinasi wisata Kampung Heritage Kayutangan, diharapkan dapat meningkatkan sektor ekonomi kreatif. Hal ini sesuai dengan harapan pemerintah supaya masyarakat dapat menggali ide-ide kreatifnya untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat disekitar tempat wisata. Bertujuan untuk memperluas penyebaran informasi mengenai tempat wisata ini dikembangkan satu website yaitu kampoeng-heritage.web.id. Website ini dikembangkan dengan menggunakan program PHP dan database My SQL, adapun fitur-fitur yang dikembangkan disesuaikan dengan kebutuhan tentang informasi yang ingin disampaikan kepada masyarakat luas. Berdasarkan pengujian yang dilakukan pada website diperoleh kesimpulan fungsi-fungsi yang ada pada website baik backend side maupun frontend side dapat berjalan sesuai dengan rancangan yang dibuat. Website dapat berjalan sesuai dengan rancangan yang dibuat pada browser Mozilla dan Google Chrome.
TERMINAL TERPADU DI PELABUHAN MARINA LABUAN BAJO TEMA: NEO-VERNAKULAR Firmus S. Mbeok; Breeze Maringka; Budi Fathony
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 02 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terminal Terpadu di Pelabuhan Marina Labuan Bajo merupakan terminal yang menyediakan sarana transportasi yang melayani kedatangan/keberangkatan penumpang maupun pengunjung local maupun yang datang dari luar pulau, Terminal Terpadu yang dimaksud adalah menggabungkan beberapa jenis moda transportasi kedalam satu terminal seperti angkutan dalam kota Labuan Bajo, transportasi yang melayani kedatangan ataupun keberangkatan para wisatawan/penumpang dari bandara maupun yang baru keluar dari pelabuhan menuju tempat tujuan mereka. Tujuan dari desain ini adalah mengakomodasi kegiatan/aktivitas penumpang dan wisatawan yang ada di kota labuan bajo dengan memperhatikan fungsi dari terminal dan juga tema yang diambil yaitu tema Neo Vernakular.
EDUWISATA BAMBU DI DESA BATANGAN, KABUPATEN BANGKALAN, MADURA TEMA: ARSITEKTUR BIOKLIMATIK Hamidan Ainuddin Wibawa Supriyadi; Debby Budi Susanti; Budi Fathony
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 02 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Batangan Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Bangkalan memiliki potensi yang belum banyak diketahui terutama dalam bidang kerajinan olahan bambu yang cukup melimpah dan tersebar luas di sekitar wilayah desa. Bambu sendiri memiliki keunggulan yaitu mudah dibelah, dipotong dan dibentuk, namun dengan potensi tersebut banyak masyarakat yang masih minim pengetahuan mengenai bambu. Sehingga pada desa tersebut dapat dirancang Eduwisata Bambu dengan tema pada rancangan adalah arsitektur bioklimatik yang diambil berdasarkan kenyamanan thermal pada area tapak, arsitektur bioklimatik sendiri dituntut peka terhadap kebutuhan iklim (panas, kelembapan, curah hujan dan suhu). Metode perancangan yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder pengumpulan data seperti survey lapangan, kajian literatur, dokumentasi dan analisa. Eduwisata bambu bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai cara penanaman bambu hingga proses pembuatan kerajinan dari olahan bambu. Pemilihan konsep ini didasarkan pada potensi dan isu yang ada di Desa Batangan serta iklim daerah yang cenderung tropis kering. Dengan demikian diharapkan upaya perencanaan ini dapat lebih mengembangkan potensi pariwisata dan potensi bambu di Desa Batangan serta dapat memberikan edukasi kepada masyarakat awam tentang bagaimana pengolahan bambu yang baik.