Claim Missing Document
Check
Articles

PASAR IKAN LAUT DI KECAMATAN CAMPLONG KABUPATEN SAMPANG TEMA: ARSITEKTUR BERKELANJUTAN Shirta Istiqma Biyadhie; Suryo Tri Harjanto; Budi Fathony
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 02 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Camplong adalah bagian dari Kabupaten Sampang yang dikenal sebagai salah satu pusat produksi ikan laut di Madura dan memiliki pasar ikan yang terkenal yaitu Pasar Ikan Dharma Tanjung, tetapi pasar ini sudah tidak beroperasi lagi karena keadaan bangunan tidak sebanding dengan jumlah pedagang dan pembeli sehingga para pedagang rela berjualan di pinggir jalan Raya Tanjung yang menyebabkan kemacetan dan sebagainya. Oleh karena itu, dibutuhkan wadah pasar ikan yang lebih responsif terhadap sosial, ekonomi, dan lingkungan sekitarnya dengan menampilkan fungsi suatu bangunan dan tetap berusaha memberikan kenyamanan dan kedinamisan serta kesan bersih di dalamnya. Dengan menggunakan pendekatan tema arsitektur berkelanjutan, desain pasar ikan ini memfokuskan pada prinsip bangunan hemat energi dan penggunaan material teknologi yang terbarukan dengan memaksimalkan bukaan untuk pencahayaan dan penghawaan alami serta penggunaan material yang ramah lingkungan.
PUSAT KERAJINAN TENUN IKAT di KOTA WAINGAPU TEMA: ARSITEKTUR TROPIS Gizelle Rambu Dukka; Breeze Maringka; Budi Fathony
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 02 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Waingapu merupakan kota yang memiliki potensi investasi di bidang pariwisata dan sektor ekonomi kreatif. Potensi pariwisata sendiri terdiri dari wisata alam dan wisata kebudayaan. Salah satu potensi wisata kebudayaan berupa tenun ikat. Tenun ikat sendiri merupakan kerajinan tangan khas Sumba Timur yang terkenal dijadikan sebagai souvenir. Selain itu, kain tenun memiliki filosofis tersendiri bagi masyarakat Sumba Timur dan terdapat nilai serta makna dalam setiap simbolnya. Kain tenun sangat berpotensi sebagai sarana dalam mengembangkan ekonomi kreatif masyarakat dan sebagai wisata budaya dalam rangka melestarikan kain tenun ikat. Pusat Kerajinan Tenun Ikat diharapkan menjadi wadah terpusat dan mewadahi kegiatan sesuai dengan fungsi bangunan dengan fasilitas berupa galeri, balai tenun ikat, exhibition hall, workshop, perpustakaan dan fasilitas penunjang lainnya. Perancangan ini menggunakan pendekatan arsitektur tropis dengan tujuan mampu mengatasi permasalahan yang terdapat di dalam tapak. Pusat Kerajinan Tenun Ikat diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dalam mewadahi seniman tenun ikat dan memfasilitasi kegiatan produksi, ekonomi kreatif dan memberikan edukasi bagi masyarakat maupun wisatawan.
PUSAT KREATIF ANAK DI KOTA PROBOLINGGO TEMA: ARSITEKTUR PERILAKU Rafli Zulfian; Debby Budi Susanti; Budi Fathony
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 01 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era globalisasi, pendidikan untuk anak menjadi faktor penting bagi masa depan, salah satunya yaitu pendidikan non formal. Mengingat Kota Probolinggo berhasil meraih penghargaan sebagai Kota Layak Anak tahun 2022 dengan laju pertumbuhan anak yang terus meningkat, minimnya fasilitas dan faktor lainnya dalam mengembangkan potensi dan kemampuan untuk menciptakan ide atau gagasan baru, maka diperlukannya sebuah wadah untuk anak dalam berkreasi, bermain, dan belajar yang berupa Pusat Kreatif Anak di Kota Probolinggo. Dalam perancangan Pusat Kreatif Anak di Kota Probolinggo ini dengan langgam tema Arsitektur Perilaku, dengan tujuan mengetahui metode perancangan, aspek perilaku manusia dengan lingkungan, dan karakteristik anak khususnya usia 7-12 tahun. Hasil desain akan lebih memfokuskan kepada fungsi dan sirkulasi bangunan terhadap lingkungan sekitar. Pusat Kreatif Anak ini diharapkan dapat menjadi wadah dalam meningkatkan kreativitas bagi anak yang ada di Kota Probolinggo untuck mengembangkan minat dan bakat sesuai potensi dan kemampuan.
HOTEL AGROWISATA DENGAN AKOMODASI KEBUN KOPI DI KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA TEMA: ARSITEKTUR HIJAU Fransiskus X.L. Geli; Breeze Maringka; Budi Fathony
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 01 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Sumba Barat Daya adalah salah satu Kabupaten dari empat Kabupaten yang ada di Pulau Sumba. Kabupaten Sumba Barat Daya juga merupakan penghasil kopi terbesar tiga tahun terakhir. Sehingga Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, dalam musim hujan tahun ini fokus memperluas tanaman kopi jenis robusta. Kopi organik Sumba menjadi juara pertama lomba aroma kopi nasional sehingga Peminat kopi mulai melirik Sumba sebagai salah satu penghasil kopi berkualitas nasional. Berdasarkan informasi tersebut dapat mendukung pengembangan Hotel wisata pendesaan di Kabupaten Sumba Barat Daya, untuk meningkatkan destinasi wisata, dan menarik wisatawan untuk berkunjung. Pemilihan tema arsitektur hijau bertujuan untuk menghasilkan bangunan yang hemat energi serta ramah lingkungan yang dapat memberikan kenyamanan kepada para pengunjung dan perencanaan kegiatan pariwisata yang berwawasan lingkungan dengan melibatkan masyarakat lokal maupun pengunjung. Metode perancangan yang digunakan adalah mencari permasalahan/latar belakang, pemilihan lokasi, studi literatur fungsional dan tema, perancangan program, analisis dan rencana konsep. Dengan adanya perancangan ini dapat menjadi solusi salah satu bentuk inovasi dalam industri pariwisata yang menggabungkan pengalaman menginap yang nyaman dengan keindahan alam dan budaya lokal dan bertujuan untuk menjelaskan potensi dan manfaat dari pengembangan hotel agrowisata dengan akomodasi kebun kopi sebagai destinasi pariwisata yang berkelanjutan.
CITY HOTEL DI KOTA DILI, TIMOR-LESTE TEMA: ARSITEKTUR MODERN Gabriel Duarte Da Silva; Lalu Mulyadi; Budi Fathony
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 01 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah akomodasi (dapat berupa hotel atau fasilitas penunjang lain) di Timor-Leste mengalami peningkatan. Peningkatan akomodasi terutama paling besar berada di kota Dili. Kota utama Timor-Leste, Dili, sedang berkembang dan berkembang sebagai pusat pendidikan, bisnis, dan pariwisata. City hotel adalah hotel yang terletak di lokasi strategis di perkotaan dan sering digunakan untuk melakukan kegiatan bisnis seperti rapat atau pertemuan Perusahaan. Adapun kegiatan bisnis bagi pelaku bisnis dapat berupa fasilitas MICE (meeting, incentive, conference, exhibition). City hotel uumumnya juga dilengkapi dnegan fasilitas penunjang dan fasilitas pelengkap yang bersifat mempermudah pengunjung.
PERPUSTAKAAN DI KOTA BIMA TEMA: ARSITEKTUR KONTEMPORER Larasati Maria Kusuma; Breeze Maringka; Budi Fathony
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 01 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpustakaan di Kota Bima berfungsi sebagai wadah penyalur minat literasi masyarakat, khususnya pelajar serta dapat membantu dalam peningkatan mutu pendidikan di Kota Bima. Tema yang digunakan dalam perancangan Perpustakaan Kota Bima ini adalah arsitektur kontemporer. Dalam perancangan perpustakaan ini digunakan metode analisis data, studi literatur dan studi preseden objek. Komponen bangunan yang akan diexplorasi adalah olah bentuk yang sesuai dengan fungsi dan tema yaitu perpustakaan dengan tema arsitektur kontemporer. Diharapkan gedung ini dapat menjadi wadah masyarakat untuk literasi dan rekreasi serta membantu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Bima.
CREATIVE HUB DAN RESORT HOTEL DI LABUAN BAJO TEMA: ARSITEKTUR BIOFILIK Ferdinandus B.V Yusuf; Budi Fathony; Bayu teguh Ujianto
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 01 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isu bahwa Labuan Bajo merupakan salah satu kota yang terkenal se-Indonesia hingga Internasional karena memiliki berbagai macam pariwisata dan kaya akan kebudayaan. Untuk melestarian budaya di Kabupaten Manggarai Barat ini masyarakat menganggap perlu adanya fasilitas yang bisa mengembangkan dan memanfaatkan budaya serta kreatifitas masyarakat di Labuan Bajo. Dari tahun-ketahun wisatawan mancanegara maupun wisatawan lokal semakin meningkat, dikarenakan labuan bajo merupakan kota destinasi wisata super prioritas. Metode perancangan yang digunakan dengan cara observasi, wawancara, analisa data, dan dokumentasi. Untuk merancang Creative Hub dan Resort hotel dengan penerapan prinsip biofilik, yaitu membuat kedua objek memiliki koneksi visual pada alam sehingga didesain dengan membuat bukaan-bukaan dan penerapan secondary skin, dan orientasi pada bangunan agar terciptanya view yang pas, serta memiliki penghubung antara kedua objek pada dan membuat para pengunjung/pengguna bangunan merasa nyaman, tentram dan bermanfaat serta memberikan fasilitas kepada seluruh Masyarakat Labuan Bajo dan para tamu mancanegara maupun local yang berkunjung.
MUSEUM MUSIK TRADISIONAL MALUKU DI KOTA AMBON TEMA : ARSITEKTUR KONTEMPORER Feliks Relon Yokohail; Breeze Maringka; Budi Fathony
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 01 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Museum musik merupakan sebuah bangunan yang memamerkan dan juga melestarikan alat musik tradisional dan juga tempat pentas musik, tempat ilmu pengatahuan, tempat liburan tau rekkreasi dan juga menjadi sumber informasi. Membangun museum ini bertujuan untuk menjadi wah untuk komunitas – komunitas musik yang ada di Maluku, Museum musik bukan hanya melestarikan alat – alat musik saja tetapi juga sebagai temperkenarkan budaya musik dengan cara pameran maka perlu adanya sebuag gedung museum musik. di Indonesia sendiri bagaimana banyak museum tetapi jarang kita temui museum musikdengan ciri khas daerahnya maka dari itu memperkenalakan budaya lokal terkhusunya budaya pada wilayah maluku dengan menggunakan karakter arsitektur kontemporer sehingga melalui museum ini dapat mencirikhaskan kota ambon sebagai kota musik dunia. Hasil dari perancangan ini untuk merancang museum musik yang dapat mewadawi danmeningkatkan masyarakat dalam maupun luar daerah yang ingin belajar dan mengenal serta mencari informasi lebih dalam mengenai musik, Dalam perancangan Museum musik tradisional maluku ini menggunakan metode kuantitatif menghubunkan dengan metode deskritif membahas mengenai bagaimana teknik pengumpulan data menggunakan dua cara yaitu pengumpulan data primer dan data sekunder metode perancangan yang dilakukan dalam perancanagan museum musik ini bertujuan untuk mendapatkan data yang akurat ,Hasil dari perancangan ini menunjukan tampilan bangunan yang menyerupai alat musik yaitu alat musik hadrohyang berbentuk segi enam.
JUDUL PERANCANGAN CITY HOTEL DI KOTA DILI, TIMOR-LESTE TEMA: ARSITEKTUR MODERN Gabriel Duarte Da Silva; Lalu Mulyadi; Budi Fathony
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 01 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

City Hotel ini dirancan buat mengarah di konsep arsitektur modern. menggunakan konsep-konsep geometris menggunakan tampilan bangunan yg dihadirkan sangat polos serta tanpa memakai ornament, serta prinsip yang dianut merupakan kesederhanaan.sehingga diharapkan fasilitas hotel ini dapat sebagai rumah bagi wisatawan yang dating ke Timor-Leste. serta dibutuhkan juga sebagai suatu icon perhotelang yang moderen bagi perkembanggan hotels dan perkembangan pariwisata di masa yg akan tiba.
TERMINAL PENUMPANG PELABUHAN DAN HOSTEL SAMARINDA TEMA: ARSITEKTUR PERILAKU Nabilah Ailsandira; Debby Budi Susanti; Budi Fathony
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 8 No 01 (2024): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepadatan yang terjadi Pelabuhan saat ini yang berada di Tengah kota Samarinda sehingga sulit untuk dilakukan pengembangan dalam memenuhi sarana prasarana yang kurang antara lain: loket tiket, pemeriksaan keamanan, penunjang berupa retail, akses beratap dari terminal ke kapal berdasarkan hal tersebut melalui Pemerintah Kota Samarinda akan melakukan relokasi ke Kecamatan Palaran. Metode perancangan mencari data isu, data lapangan terkait fungsi, data literatur, kemudian dianalisa untuk memberikan alternatif-alternatif respon desain yang akan dipilih menjadi konsep perancangan baik bentuk, tapak, utilitas, ruang, dan struktur. Penerapan Arsitektur Perilaku pada perancangan antara lain: memisahkan fungsi untuk memfokuskan kegiatan penumpang dan mengurai kepadatan, pembagian zona di dalam bangunan yaitu zona umum dapat diakses semua orang, zona semi steril hanya untuk penumpang yang mempunyai tiket dan akan dilakukan pemeriksaan barang, zona steril area yang sudah melewati pemeriksaan tiket dan barang, dan melengkapi sarana prasarana untuk membentuk perilaku yaitu loket tiket, pemeriksaan barang dan orang, retail, dan akses beratap menuju kapal.