Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Edukasi Strategi Pemasaran UMKM Gula Jawa Borobudur Untuk Meningkatkan Daya Saing Produk Lokal di Yogyakarta Nurika Indah Sari Putri; Oktaviani Permatasari; Riko Muhammad Kamal; Salwa Aulia Nawa Billah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2026)
Publisher : PT. Edutech Inovatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/qfkcbg78

Abstract

Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya daya saing UMKM Gula Jawa di Desa Karangrejo, Borobudur, yang masih mengandalkan pemasaran konvensional meski berada di kawasan strategis pariwisata. Tujuan utama dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang terintegrasi dengan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Yogyakarta 2025 ini adalah untuk mentransformasi strategi pemasaran digital dan meningkatkan nilai jual produk melalui penguatan identitas merek. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan observasi lapangan di sentra produksi Jl. Paren Sikepan, wawancara mendalam, serta studi banding industri ke PT Mirota KSM dan pusat ekonomi kreatif di Yogyakarta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kelemahan utama mitra terletak pada aspek pengemasan dan ketiadaan narasi produk (storytelling). Melalui program ini, telah dirumuskan strategi pemasaran omnichannel dan diversifikasi kemasan yang lebih estetis. Simpulan dari kegiatan ini menegaskan bahwa integrasi antara kearifan lokal proses produksi tradisional dengan literasi pemasaran modern mampu meningkatkan daya saing UMKM secara signifikan. Gagasan selanjutnya diarahkan pada pengembangan sentra edu-wisata digital untuk mendukung keberlanjutan ekonomi kreatif di Desa Karangrejo.
Edukasi Proses Produksi dan Pengendalian Kualitas dalam Menjaga Konsistensi Produk Bakpia Wong Keraton Fuad Aditya Efendi; Oktaviani Permatasari; Andini Dwi Safira; Frizka Della Tasya; Dhea Amanda Fitriana; Mareta Dwi Purnomo; Rizka Dwi Maulida; Shofiatin Nur Hidayah; Suci Febiyastin Putri Alja; Nur Gholib Ahlus Syahroni
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2026)
Publisher : PT. Edutech Inovatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/k94bjv70

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pangan memiliki peran strategis dalam perekonomian, namun masih banyak menghadapi permasalahan pada aspek proses produksi dan pengendalian kualitas yang berdampak pada ketidakkonsistenan mutu produk. Permasalahan tersebut juga dialami oleh UMKM Bakpia Wong Keraton yang menjalankan proses produksi secara manual sehingga berpotensi menimbulkan variasi produk dari segi bentuk, rasa, dan tingkat kematangan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas sumber daya manusia UMKM dalam menerapkan proses produksi dan pengendalian kualitas guna menjaga konsistensi mutu produk bakpia. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-kualitatif dengan metode partisipatif dan edukatif melalui observasi langsung, wawancara, edukasi, serta pendampingan penerapan pengendalian kualitas sederhana berbasis prinsip Statistical Process Control (SPC) dan Cara Produksi Pangan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga (CPPB-IRT). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Bakpia Wong Keraton telah memiliki alur produksi yang cukup sistematis meskipun masih bersifat manual, serta menerapkan pengendalian kualitas berbasis pengawasan visual dan sensorik. Edukasi dan pendampingan yang dilakukan mampu meningkatkan pemahaman mitra mengenai pentingnya standarisasi proses, konsistensi takaran bahan, dan pengawasan mutu pada setiap tahapan produksi. Kegiatan ini juga mendorong komitmen UMKM untuk menjaga kualitas produk secara berkelanjutan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa penerapan manajemen produksi dan pengendalian kualitas yang sederhana, aplikatif, dan sesuai karakteristik UMKM mampu mendukung konsistensi mutu produk serta meningkatkan daya saing usaha. Disarankan agar UMKM terus menerapkan pencatatan dan pengendalian kualitas secara konsisten sebagai upaya keberlanjutan usaha.