Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengaruh Faktor E-Service Quality Dan Kepuasan Konsumen Terhadap Perilaku Konsumen Pada Produk Fashion Di E- Commerce Shopee Anthony, Anthony; Kembau, Agung Stefanus; Felix, Antonius
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i11.15376

Abstract

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) mengubah lanskap perdagangan di Indonesia melalui e-commerce, memudahkan pemasaran digital dan memberikan kenyamanan konsumen. Pada 2022, Indonesia memimpin transaksi e-commerce di Asia Tenggara dengan GMV Rp476,3 triliun. Shopee, platform terkemuka, mendominasi kunjungan dan unduhan pada 2023, dengan survei menunjukkan produk fashion sebagai kategori paling diminati. Kualitas layanan elektronik (e-service quality) di Shopee menjadi kunci untuk memahami perilaku pelanggan dalam belanja daring. Penelitian ini berfokus pada dampak kualitas layanan dan kepuasan pelanggan, khususnya produk fashion di Shopee, untuk membangun landasan pengetahuan yang kokoh. Dengan pendekatan kuantitatif menggunakan Google Forms, dari 158 responden, 139 diikutsertakan dalam analisis data menggunakan SmartPLS 3.2.9. Temuan menunjukkan Customer Satisfaction berpengaruh signifikan terhadap Site Revisit, dan hubungan antara Customer Satisfication dengan Repurchase Intention, Customer Service dengan Overall E-Service Quality, dan Fulfilment dengan Overall E-Service Quality tidak signifikan. Oleh karena itu, menjaga dan meningkatkan Overall E-Service Quality menjadi kunci utama untuk menciptakan pengalaman positif pelanggan dan mendukung pertumbuhan bisnis e-commerce.
PENGARUH STRATEGI PEMASARAN KONTEN DAN AFILIASI TERHADAP PEMBELIAN IMPULSIF: PERAN MEDIASI PEMASARAN VIRAL DAN KEPERCAYAAN Christanti, Christanti; Kembau, Agung Stefanus
Modus Vol. 36 No. 2 (2024): VOL 36 NO 2 (2024)
Publisher : Faculty of Business and Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/modus.v36i2.8787

Abstract

Recently, humans have lived in an era of digitalization where technology cannot be separated from human life. Digitalization has had a significant impact on various areas of life, such as education, health, communication, and business. Through the internet, individuals can interact with each other virtually through social media. This study aims to determine and analyze the mediating effects of viral marketing and trust on the influence of content marketing and affiliate marketing on impulse buying. In the process, this study uses an explanatory quantitative approach using a questionnaire as a data collection tool. While determining the number of samples, this study applied Yamane techniques to obtain 100 samples The analysis technique carried out in this research was PLS (partial least squares) using SmartPLS 3.29 software. From data from 107 Generation Z respondents in Central Java, it can be seen that each content marketing and affiliate marketing variable has a positive and significant effect on viral marketing and impulse buying. The viral marketing variable not mediate the effect of content marketing and affiliate marketing on impulse buying, but a serial mediation effect occurs when the viral marketing variable and the trust variable are tested together to see the effect of content marketing and affiliate marketing on impulse buying. Keywords: viral marketing; trust; content marketing; affiliate marketing; impulsive Saat ini manusia hidup dalam era digitalisasi dimana teknologi tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Digitalisasi telah memberikan dampak signifikan di berbagai bidang kehidupan seperti pendidikan, kesehatan, komunikasi, hingga bisnis. Melalui internet, individu dapat berinteraksi satu sama lain secara virtual melalui media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemasaran konten dan pemasaran afiliasi yang terdapat di media sosial terhadap pembelian impulsif dengan pemasaran viral dan kepercayaan sebagai variabel mediator. Dalam prosesnya, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan datanya. Penentuan jumlah sampel dilakukan dengan menerapkan rumus Yamane sehingga diperoleh 100 sampel. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah PLS (Partial Least Squares) dengan menggunakan software SmartPLS 3.29. Dari data 107 responden generasi Z di Jawa Tengah dapat diketahui bahwa masing-masing variabel pemasaran konten dan pemasaran afiliasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemasaran viral dan pembelian impulsif. Variabel pemasaran viral saja tidak memediasi pengaruh pemasaran konten dan pemasaran afiliasi terhadap pembelian impulsif, namun terjadi efek mediasi serial ketika variabel pemasaran viral dan variabel kepercayaan bersama-sama diuji untuk melihat pengaruh pemasaran konten dan pemasaran afiliasi terhadap pembelian impulsif. Kata kunci: pemasaran viral; kepercayaan; pemasaran konten; pemasaran afiliasi; pembelian impulsif.