Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Nano Influencers And Social Factors As Drivers Of Hedonic Consumption Among Generation Z In Indonesia's Social Commerce Kembau, Agung Stefanus; Pangaribuan, Christian Haposan; Hong, Kristy
Journal of Entrepreneurship & Business Vol. 6 No. 3 (2025): Journal of Entrepreneurship and Business (October)
Publisher : Program MM Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/jeb.v6i3.7458

Abstract

Purpose: This study seeks to shed light on the often-overlooked role of nano influencers in shaping hedonic consumption among Generation Z (Gen-Z) in Indonesia’s rapidly evolving social commerce landscape. While much attention has been given to macro influencers, our research suggests that smaller, more trusted voices may hold the key to authentic consumer engagement. Method: A cross-sectional survey of 200 Gen-Z consumers was conducted, utilizing Structural Equation Modeling (SEM) via Smart PLS to analyze the influence of nano influencers, reference groups, and communities on hedonic consumption. The research framework focuses on the social dynamics of peer validation over family influence. Result: The findings indicate that nano influencers significantly enhance the influence of peer groups on Gen-Z’s hedonic consumption, while family influence appears less relevant. This result points to a shift in consumer behavior, where peer-driven validation is dominant. Marketers are encouraged to reconsider their strategies, placing greater emphasis on nano influencers for more genuine connections in the social commerce era.
PENGARUH PERSONAL BRANDING OWNER DAN STRATEGI PEMASARAN MELALUI INSTAGRAM MANGKOKKU TERHADAP MINAT BELI Tarigan, Arihta; Kembau, Agung Stefanus; Setiawan, Sean Nicholas; Wijaya, Hubert; Chandra, Steven
ULTIMA Management Vol 16 No 1 (2024): Ultima Management : Jurnal Ilmu Manajemen
Publisher : Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31937/manajemen.v16i1.3553

Abstract

Abstract - The purpose of this research is to see the influence of owner branding and marketing strategies via Instagram social media on buying interest in Mangkokku, where one of the founders of Mangkokku is Kaesang Pangarep who is the son of the president of the Republic of Indonesia. The number of respondents in this study was 100 and lived in Tangerang. The variables of this research include the personal branding of Mangkokku owner Kaesang Pangarep and also the marketing strategy via Mangkokku's Instagram account. This research uses a quantitative approach method by distributing questionnaires and processing the data using the SPSS application. This research concludes that the personal branding of the owner of Mangkokku does not influence people's buying interest in Tangerang City, but marketing strategies using social media Instagram influence people's buying interest in Tangerang City. Thus, to influence purchasing interest, Mangkokku must focus more on marketing strategies through social media, rather than just displaying the personal branding image of Kaesang Pangarep. Keyword : Instagram; Personal Branding; Retail Marketing; Social Media
THE EFFECT OF SCARCITY PROMOTIONS IN LIVE STREAMING E-COMMERCE ON PURCHASE INTENTION WITH THE MEDIATION ROLE OF EMOTIONAL EXPERIENCE ON GENERATION Z AND MILLENNIALS IN DKI JAKARTA Sin, Pek Caih; Kembau, Agung Stefanus
Journal of Management Small and Medium Enterprises (SMEs) Vol 18 No 3 (2025): JOURNAL OF MANAGEMENT Small and Medium Enterprises (SME's)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jom.v18i3.22103

Abstract

The expansion of Indonesia’s digital economy has encouraged the adoption of live streaming as a marketing strategy, particularly within the e-commerce sector. This approach is efficient in capturing the attention of Generation Z and Millennials, who comprise the primary consumer base. This study examines the impact of scarcity-based promotions on purchase intention, with emotional experience serving as a mediating factor, focusing on Generation Z and Millennial consumers in DKI Jakarta. A quantitative methodology was employed, using a survey distributed via questionnaires to live streaming e-commerce users from both generations. The collected data were analyzed using SmartPLS version 4.1.1.2. Findings reveal that Limited Quantity Promotions (LQP) positively and significantly affect purchase intention, both directly and indirectly through emotional experience. In contrast, Limited Time Promotions (LTP) do not show a significant impact. LQP appears particularly effective among Generation Z and female consumers. Based on these results, it is recommended that e-commerce businesses prioritize implementing LQP strategies while ensuring LTP campaigns are applied consistently and effectively. Keywords: S-O-R; e-commerce; Live streaming E-commerce; Scarcity Promotions; Limited Time Promotions; Limited Quantity Promotions; Emotional Experience; Purchase Intention; Generation Z; Millennial Generation
Pengaruh Kepercayaan Akan Simulasi Virtual Try On terhadap Niat Beli di E-commerce Laimeheriwa, Imagodeo Bideyesa; Kembau, Agung Stefanus
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i1.14848

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh kepercayaan akan fitur interaktif dan realisme visual pada simulasi virtual try-on terhadap niat beli di e-commerce. Penelitian ini menggunakan metode campuran yaitu menggambungkan metode kuantitatif dan metode kualitatif dengan tujuan untuk menjamin temuan yang beralasan dan memvalidasi data yang telah dianalisa. Teknik pengambilan data yang digunakan yaitu kuesioner (kuantitatif) dan wawancara (kualitatif), dengan sampel sebanyak 391 responden dan 4 narasumber. Populasi yang ditentukan yaitu masyarakat daerah Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, dan Bekasi (Jabodetabek), dengan sampel yang diambil yaitu pengguna yang pernah dan belum pernah menggunakan simulasi virtual try-on. Analisa data dilakukan menggunakan software Smart-PLS versi 4.0.9.6, dengan menguji outer model dan inner model. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa karakteristik simulasi AR berpengaruh terhadap kepercayaan. Kepercayaan akan simulasi virtual try-on berpengaruh positif terhadap niat beli. Pengalaman pengguna berpengaruh signifikan memoderasi hubungan antara fitur interaktif terhadap kepercayaan dan tidak berpengaruh memoderasi hubungan antara realisme visual terhadap kepercayaan. Penelitian ini menemukan bahwa keberadaan pengalaman pengguna mempelemah hubangan antara fitur interaktif dan kepercayaan. Impementasi simulasi virtual try-on pada e-commerce di Indonesia dapat dilakukan dengan memprioritaskan pengembangan fitur interaktif dan realisme visual untuk memperkuat kepercayaan konsumen bahwa hasil yang dilihat pada simulasi tersebut terlihat nyata. Saran dan harapan peneliti untuk penelitian selanjutnya yaitu adanya eksplorasi aspek-aspek lain yang dapat memengaruhi tingkat kepercayaan konsumen terhadap simulasi virtual try-on. Misalnya, resiko keamanan data dan privasi guna untuk menggali kompleksitas dalam pembentukan kepercayaan.
Pengaruh Mediasi Brand Image pada Brand Ambassador, Event Marketing dan Social Media Marketing Terhadap Minat Beli di Blibli Venness, Venness; Kembau, Agung Stefanus; Felix, Antonius
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i12.15367

Abstract

Penelitian ini membahas pengaruh Brand ambassador, Event marketing, dan Social media marketing terhadap minat beli di platform Blibli. Di tengah persaingan ketat e-commerce di Indonesia, Blibli menggunakan strategi-strategi tersebut untuk menarik pelanggan. Penelitian kuantitatif ini melibatkan 120 responden yang menjawab kuesioner online. Hasil analisis menunjukkan bahwa Brand ambassador, Social media marketing, dan Event marketing tidak selalu menjadi pengaruh langsung terhadap minat beli.Namun, ketiganya dapat memengaruhi citra merek Blibli. Hal ini dapat menjadi faktor tidak langsung yang meningkatkan minat beli.
Pengaruh Faktor E-Service Quality Dan Kepuasan Konsumen Terhadap Perilaku Konsumen Pada Produk Fashion Di E- Commerce Shopee Anthony, Anthony; Kembau, Agung Stefanus; Felix, Antonius
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i11.15376

Abstract

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) mengubah lanskap perdagangan di Indonesia melalui e-commerce, memudahkan pemasaran digital dan memberikan kenyamanan konsumen. Pada 2022, Indonesia memimpin transaksi e-commerce di Asia Tenggara dengan GMV Rp476,3 triliun. Shopee, platform terkemuka, mendominasi kunjungan dan unduhan pada 2023, dengan survei menunjukkan produk fashion sebagai kategori paling diminati. Kualitas layanan elektronik (e-service quality) di Shopee menjadi kunci untuk memahami perilaku pelanggan dalam belanja daring. Penelitian ini berfokus pada dampak kualitas layanan dan kepuasan pelanggan, khususnya produk fashion di Shopee, untuk membangun landasan pengetahuan yang kokoh. Dengan pendekatan kuantitatif menggunakan Google Forms, dari 158 responden, 139 diikutsertakan dalam analisis data menggunakan SmartPLS 3.2.9. Temuan menunjukkan Customer Satisfaction berpengaruh signifikan terhadap Site Revisit, dan hubungan antara Customer Satisfication dengan Repurchase Intention, Customer Service dengan Overall E-Service Quality, dan Fulfilment dengan Overall E-Service Quality tidak signifikan. Oleh karena itu, menjaga dan meningkatkan Overall E-Service Quality menjadi kunci utama untuk menciptakan pengalaman positif pelanggan dan mendukung pertumbuhan bisnis e-commerce.
PENGARUH STRATEGI PEMASARAN KONTEN DAN AFILIASI TERHADAP PEMBELIAN IMPULSIF: PERAN MEDIASI PEMASARAN VIRAL DAN KEPERCAYAAN Christanti, Christanti; Kembau, Agung Stefanus
Modus Vol. 36 No. 2 (2024): VOL 36 NO 2 (2024)
Publisher : Faculty of Business and Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/modus.v36i2.8787

Abstract

Recently, humans have lived in an era of digitalization where technology cannot be separated from human life. Digitalization has had a significant impact on various areas of life, such as education, health, communication, and business. Through the internet, individuals can interact with each other virtually through social media. This study aims to determine and analyze the mediating effects of viral marketing and trust on the influence of content marketing and affiliate marketing on impulse buying. In the process, this study uses an explanatory quantitative approach using a questionnaire as a data collection tool. While determining the number of samples, this study applied Yamane techniques to obtain 100 samples The analysis technique carried out in this research was PLS (partial least squares) using SmartPLS 3.29 software. From data from 107 Generation Z respondents in Central Java, it can be seen that each content marketing and affiliate marketing variable has a positive and significant effect on viral marketing and impulse buying. The viral marketing variable not mediate the effect of content marketing and affiliate marketing on impulse buying, but a serial mediation effect occurs when the viral marketing variable and the trust variable are tested together to see the effect of content marketing and affiliate marketing on impulse buying. Keywords: viral marketing; trust; content marketing; affiliate marketing; impulsive Saat ini manusia hidup dalam era digitalisasi dimana teknologi tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Digitalisasi telah memberikan dampak signifikan di berbagai bidang kehidupan seperti pendidikan, kesehatan, komunikasi, hingga bisnis. Melalui internet, individu dapat berinteraksi satu sama lain secara virtual melalui media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemasaran konten dan pemasaran afiliasi yang terdapat di media sosial terhadap pembelian impulsif dengan pemasaran viral dan kepercayaan sebagai variabel mediator. Dalam prosesnya, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan datanya. Penentuan jumlah sampel dilakukan dengan menerapkan rumus Yamane sehingga diperoleh 100 sampel. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah PLS (Partial Least Squares) dengan menggunakan software SmartPLS 3.29. Dari data 107 responden generasi Z di Jawa Tengah dapat diketahui bahwa masing-masing variabel pemasaran konten dan pemasaran afiliasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemasaran viral dan pembelian impulsif. Variabel pemasaran viral saja tidak memediasi pengaruh pemasaran konten dan pemasaran afiliasi terhadap pembelian impulsif, namun terjadi efek mediasi serial ketika variabel pemasaran viral dan variabel kepercayaan bersama-sama diuji untuk melihat pengaruh pemasaran konten dan pemasaran afiliasi terhadap pembelian impulsif. Kata kunci: pemasaran viral; kepercayaan; pemasaran konten; pemasaran afiliasi; pembelian impulsif.