Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENINGKATAN NILAI TAMBAH KERAMIK LOKAL MELALUI INOVASI PEMBUATAN MEMBRAN FILTER AIR DALAM MENDUKUNG EKONOMI HIJAU DESA ANJUN PURWAKARTA Nisah, Firda Ainun; Fitriani, Risma; Winarsih, Neneng; Febrian, Faris Diaztu; Pratama, Muhammad Aziz; Awaliah, Nisa
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 10 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i10.3130

Abstract

Ketersediaan air bersih menjadi permasalahan utama yang dihadapi oleh masyarakat di wilayah pedesaan, salah satunya Desa Anjun, Kabupaten Purwakarta, khususnya para perajin keramik yang menjadi mata pencarian utama dari warga Desa Anjun. Permasalahan tersebut berdampak pada aspek kesehatan masyarakat dan kebutuhan sanitasi desa, maka perlu dilakukan upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut. Kegiatan ini menawarkan cara untuk menggunakan limbah pertanian sebagai bahan dasar pembuatan karbon aktif dalam pembuatan membran filter air berbasis keramik, serta peningkatan kapasitas perajin melalui pelatihan workshop pemasaran digital. Pelaksanaan kegiatan terdiri dari empat tahapan utama, yaitu persiapan untuk mencari dan mengobservasi kebutuhan dan permasalahan mitra, kemudian sosialisasi yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat, pelatihan untuk memberikan keterampilan kepada warga desa, dan yang terakhir yaitu mengadakan workshop guna memperkuat keberlanjutan program inovasi keramik filter air. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat pada kegiatan sosialisasi membran keramik dari 65,55% menjadi 94,56%, serta peningkatan pengetahuan pada workshop pemasaran digital dari 52% menjadi 93%, dan dengan tingkat keberhasilan pelatihan pembuatan membran filter air sebesar 91,6%. Percobaan terhadap prototipe filter keramik yang telah dibuat terbukti efektif menjernihkan air. Sehingga secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan kemampuan masyarakat Desa Anjun dalam pemanfaatan limbah pertanian secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat potensi pengembangan ekonomi kreatif berbasis keramik lokal.
PEMANFAATAN DAUN MANGROVE MENJADI MINUMAN NUTRASEUTIKAL: SOLUSI ANTIOKSIDAN ALAMI UNTUK PENCEGAHAN PENYAKIT DEGENERATIF PADA MASYARAKAT PESISIR DESA SEKOTONG TENGAH Permatasari, Lina; Isnaini, Nisa; Aditya Astarika, Yolanda; Fatihatussir, Layla; Sulthanah Ahmad, Dzakiyyah; Fitriani, Risma; Junaida, Alfini; Cintya Ganes Budastra, Wayan; Anandia Intan Maulidya, Selvira; Ocktaviana Saputri, Legis; Haryanto, Wahyu
Jurnal Pepadu Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i4.9109

Abstract

  Penyakit degenaratif merupakan penyakit kronis yang dapat berdampak pada kualitas hidup masyarakat. Desa Sekotong Tengah merupakan wilayah pesisir dengan masyarakat yang rentan terhadap penyakit degeneratif akibat pola hidup tidak sehat, seperti tingginya konsumsi garam. Selain itu, desa Sekotong Tengah memiliki potensi sumber daya alam berupa mangrove (Rhizophora mucronata) yang kaya senyawa bioaktif, seperti flavonoid dan tanin. Senyawa tersebut berfungsi sebagai antioksidan alami yang dapat membantu mencegah penyakit degeneratif dan kardiovaskular. Pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi penyakit degeneratif, pemeriksaan kesehatan dasar, dan pelatihan pembuatan teh daun mangrove sebagai minuman nutrasetikal kaya antioksidan bagi masyarakat pesisir. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan terkait penyakit degeneratif serta pelatihan pembuatan minuman teh daun mangrove. Masyarakat juga dilakukan pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, dan kadar asam urat menggunakan GCU meter (Glucose, Cholesterol, Uric acid) yang kemudian dianalisis untuk mengetahui profil kesehatan masyarakat Desa Sekotong Tengah secara umum. Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta, dengan 64% di antaranya merupakan lansia perempuan. Mayoritas peserta bekerja sebagai petani, pedagang, dan ibu rumah tangga. Teh daun mangrove sangat disukai oleh warga. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa 32% peserta mengalami hipertensi, sementara 8% memiliki tekanan darah tinggi normal. Selain itu, 12% teridentifikasi mengidap diabetes berdasarkan kadar gula darah, dan sekitar 12% lainnya memiliki kadar asam urat yang tinggi. Secara keseluruhan, pengabdian ini meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penyakit degeneratif melalui edukasi dan pemeriksaan kesehatan, serta memberdayakan masyarakat dalam pemanfaatan daun mangrove R. mucronata sebagai teh antioksidan sebagai upaya pencegahan dan penanganan dini penyakit degeneratif.
Evaluasi Tingkat Kepuasan Pelanggan Terhadap Pelayanan Cafe A Day Hoper Menggunakan Metode Kano Claodio, Antoni; Fitriani, Risma; Momon, Ade
Industrika : Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 10 No. 1 (2026): Industrika: Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/t0tcfv36

Abstract

The increasingly competitive culinary industry requires businesses to continuously improve service quality to ensure customer satisfaction and loyalty. Cafe A Day Hoper, located in Karawang, West Java, needs to identify which service attributes are most important to customers. This study aims to quantitatively evaluate customer satisfaction using the Kano model. A descriptive quantitative method was applied through a structured questionnaire distributed to 51 respondents. The data were analyzed using Kano’s evaluation matrix to classify service attributes into five categories: Must-be (M), One-dimensional (O), Attractive (A), Indifferent (I), and Reverse (R). The results showed that 14 out of 20 attributes (70%) were categorized as Must-be, indicating basic service expectations that must be fulfilled. Meanwhile, 3 attributes (15%) were categorized as One-dimensional, 1 attribute (5%) as Attractive, and 2 attributes (10%) as Indifferent. No attributes fell into the Reverse category. These findings indicate that most customer satisfaction at Cafe A Day Hoper depends on the fulfillment of essential service elements, while certain attributes have the potential to significantly enhance satisfaction if improved. Therefore, the cafe is advised to prioritize improving Must-be and One-dimensional attributes while developing Attractive features as competitive differentiators. Keywords: Attribute Classification, Customer Satisfaction, Kano Method, Service
Impact of 5R Culture on Employee Performance in HSE Department Using Multiple Linear Regression Badriah, Siti; Fitriani, Risma; Sumitra, Naufal Rabbani
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Department of Health, Safety, and Environment (HSE) has a strategic role in ensuring occupational safety, health, and environmental protection, especially in B3 waste management. However, in practice, problems such as low work efficiency, a less organized work environment, and non-compliance with safety procedures are still found. One approach that can be applied to overcome this problem is the 5S work culture (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, and Shitsuke). This study aims to analyze the influence of 5S culture on the activities of HSE Department employees at PT Trigunapratama Abadi. The research uses a quantitative approach with a descriptive and verifiable design. Primary data were obtained through a Likert scale questionnaire distributed to HSE employees and analyzed using multiple linear regression with the help of SPSS software. The results showed that simultaneously the 5S culture did not have a significant effect on employee activities, with a significance value of the F test of 0.701. Partially, each of the 5S variables also did not show a significant influence on employee activities. A determination coefficient value (R Square) of 0.397 indicates that the 5S culture is able to explain 39.7% of the variation in employee activities, while the rest is influenced by other factors outside the study model. Nevertheless, the implementation of the 5S culture remains important as the basis for the formation of orderly, disciplined, and safety-oriented work behavior. 
LITERATURE REVIEW : PEMANFAATAN MINYAK ZAITUN (OLEA EUROPAEA) SEBAGAI EMOLIEN Fitriani, Risma; Febrianingsih, Karlina Dwi; Wandila, Welsi; Putrii, Dewi Angelita; Febriyanti, Syahrani; Almira, Nisrina Dea; Subaidah, Windah Anugrah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.55522

Abstract

Kulit kering (xerosis) merupakan kondisi kulit ketika mengalami penurunan kelembaban stratum korneum. Salah satu upaya untuk mengatasi kondisi tersebut adalah penggunaan emolien. Minyak zaitun (Olea europaea) merupakan salah satu tanaman yang berpotensi sebagai emolien. Minyak zaitun mengandung asam lemak, seperti asam oleat, linoleat, dan palmitat, serta vitamin A, D, dan E, yang berperan penting dalam menjaga kelembaban kulit, melindungi dari radikal bebas, dan mengurangi inflamasi. Oleh karena itu, artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas minyak zaitun sebagai emolien melalui studi literatur yang diperoleh dari berbagai sumber, seperti PubMed dan Google Scholar. Hasil kajian menunjukkan bahwa minyak zaitun berfungsi sebagai emolien dalam berbagai bentuk sediaan, baik sebagai minyak topikal maupun kosmetik dengan sifat non-iritan, mampu meningkatkan hidrasi kulit, dan memperbaiki integritas kulit.