Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

A Multidimensional Concept of Mental Workload: A Systematic Review Hidayat, Veny; Sumin, Sumin; Kartowagiran, Badrun; Ayriza, Yulia
Journal of Educational, Health and Community Psychology Vol 11 No 4 December 2022
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jehcp.v11i4.24203

Abstract

The concept of mental workload is fully used and leads to various theoretical and methodological models. For this purpose, we are conducted in the same way as a systematic review for understanding the concept and a factor that identifies work and work situations that affect personal tasks, or mental workload field. A systematic review was obtained from scientific papers issued from 2010-to 2021. Mental workload is multidimensional, so that a conceptual definition of mental workload should therefore integrally encompass the most elementary dimensions of mental workload. In general, most factors affected mental workloads, including working environments, individual differences, temporal pressure, and task difficulty/compliance complexity. Techniques for assessing subjective workloads are popular in several studies because of their ease of use and sensitivity to workload fluctuations. The NASATLX scale is the most common subjective technique and is used in a wide range of fields. Subjective and objective measurements cannot even measure all kinds of factors that affect mental distress. The main difficulty facing researchers is establishing standardized measurements of mental workload and its normal range so that effective comparisons can be made between groups of subjects. These results can provide measurement development recommendations using three approaches: subjective, objective, and behavioral.Keywords: mental workload; measurement; workload factors
PERKEMBANGAN TEKNOLOGI BAHAN AJAR ABAD 21 (STUDI KASUS SMA NEGERI 1 SUNGAI AMBAWANG) Hamidah, Sri Rizki; Sukino, Sukino; Sumin, Sumin
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v5i4.8574

Abstract

This article aims to explain 21st century learning technology and its relationship to PAI teaching material technology. As today's technology develops, rigid ways of learning can no longer keep up with the challenges of today's changing times with the rapid development of technological activities, so technology has an important role in PAI learning. This research uses qualitative research with the type of library research and observation to analyze how the technology of PAI teaching materials has developed in the 21st century. The results of this research show that the technological evolution of PAI teaching materials from time to time can be seen from the shape of the teaching materials and the nature of the teaching materials. , PAI learning was previously a source of knowledge references only focused on printed books. However, nowadays, students can easily access references to increase their knowledge and insight via the internet. Technology has an important role in PAI learning, which can be used as a medium for conveying learning messages to students, teaching materials are used more widely, not just limited to printed books. However, by utilizing existing technology. The technological platforms and tools used in PAI education include Zoom, Google Meet, Google Classroom, and E-Learning. ABSTRAKArtikel ini bertujuan untuk menjelaskan teknologi pembelajaran abad 21 dan kaitannya dengan teknologi bahan ajar PAI. Seiring berkembangnya teknologi masa kini, cara belajar yang kaku tidak dapat lagi mengimbangi tantangan perubahan zaman saat ini dengan pesatnya perkembangan aktivitas teknologi yang begitu cepat, sehingga teknologi memiliki peran penting dalam pembelajaran PAI. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi pustaka (library research) dan observasi untuk menganalisis bagaimana perkembangan teknologi bahan ajar PAI abad 21. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa evolusi teknologi bahan ajar PAI dari masa ke masa dapat dilihat dari bentuk bahan ajar dan sifat bahan ajar, pembelajaran PAI yang dahulunya sumber referensi ilmu hanya terpaku pada buku cetak saja. Namun pada masa sekarang, peserta didik dapat dengan mudah mengakses referensi untuk menambah pengetahuan dan wawasan melalui internet. Teknologi memiliki peran penting dalam pembelajaran PAI, yang dapat digunakan sebagai media penyampaian pesan pembelajaran kepada peserta didik, bahan ajar yang digunakan lebih luas, tidak terpaku pada buku cetak saja. Akan tetapi dengan memanfaatkan teknologi yang ada. Adapun platform dan alat teknologi yang digunakan dalam pendidikan PAI antara lain Zoom, Google Meet, Google Classroom, dan E-Learning.  
Meritokrasi Birokrasi, Kesejahteraan Pegawai, dan Prinsip Syariah: Studi Kasus IAIN Pontianak Rahimi, Muhamad; Ruslan, Ismail; Sumin, Sumin
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 23 No. 2 (2025): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/realita.v23i2.549

Abstract

This study evaluates the impact of Ministerial Regulation No. 17 of 2021 on the transition from structural to functional positions and its implications for the welfare of civil servants at IAIN Pontianak. As part of Indonesia's national bureaucratic reform aimed at fostering meritocracy and performance-based governance, the policy's effects were examined using a mixed-methods approach and exploratory sequential design. Data were collected through in-depth interviews and online surveys involving 14 affected civil servants. Findings reveal that the policy positively influenced employees' financial well-being through increased allowances, clarified job roles, and improved work motivation. Despite transitional challenges such as workload adjustments, most respondents felt more valued and productive. The study concludes that the policy enhances both financial and psychosocial dimensions of employee welfare. The implication highlights the importance of justice and Islamic ethical principles in public policy, especially within religious institutions.
Meritokrasi Birokrasi, Kesejahteraan Pegawai, dan Prinsip Syariah: Studi Kasus IAIN Pontianak Rahimi, Muhamad; Ruslan, Ismail; Sumin, Sumin
Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam Vol. 23 No. 2 (2025): Jurnal Realita: Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/realita.v23i2.549

Abstract

This study evaluates the impact of Ministerial Regulation No. 17 of 2021 on the transition from structural to functional positions and its implications for the welfare of civil servants at IAIN Pontianak. As part of Indonesia's national bureaucratic reform aimed at fostering meritocracy and performance-based governance, the policy's effects were examined using a mixed-methods approach and exploratory sequential design. Data were collected through in-depth interviews and online surveys involving 14 affected civil servants. Findings reveal that the policy positively influenced employees' financial well-being through increased allowances, clarified job roles, and improved work motivation. Despite transitional challenges such as workload adjustments, most respondents felt more valued and productive. The study concludes that the policy enhances both financial and psychosocial dimensions of employee welfare. The implication highlights the importance of justice and Islamic ethical principles in public policy, especially within religious institutions.
Dharar dalam Ekonomi: Kerusakan Jalan Desa Mekar Sari Kec. Sungai Raya dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan Ekspeditor Sawit Yaskur, Yaskur; Zulkarnain, M.; Sumin, Sumin; Hakim, Luqman; Atiqah, Nur
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 4: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i4.15014

Abstract

Aktivitas industri kelapa sawit kerap menimbulkan ketegangan antara keuntungan ekonomi dan keberlanjutan sosial-lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis manifestasi dharar (kemudaratan) serta dinamika tanggung jawab sosial perusahaan dalam konteks kerusakan infrastruktur jalan desa di Desa Mekar Sari, Kubu Raya. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus intrinsik. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan kunci yang mewakili masyarakat terdampak, pemerintah desa, dan pelaku usaha, serta didukung oleh observasi lapangan dan analisis dokumen. Data dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola kemudaratan dan respons institusional yang muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas pengangkutan kelapa sawit menghasilkan dharar multidimensi yang bertentangan dengan prinsip Maqasid al-Shariah. Dampak tersebut mencakup dimensi ekonomi berupa peningkatan beban biaya masyarakat, dimensi sosial berupa terganggunya aksesibilitas dan keselamatan, serta dimensi lingkungan berupa polusi debu yang cenderung dinormalisasi. Sementara itu, tanggung jawab sosial perusahaan masih bersifat sukarela dan reaktif, terbatas pada bantuan sporadis, sehingga belum memenuhi prinsip izalah al-dharar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kerangka tanggung jawab sosial yang ada belum memadai dalam mengatasi eksternalitas negatif industri. Oleh karena itu, diperlukan rekonstruksi model tanggung jawab sosial berbasis akad operasional yang mengikat serta kemitraan tripartit berkelanjutan antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat. Pendekatan ini penting untuk mewujudkan keadilan ekologis, menginternalisasi dampak negatif, dan memastikan harmoni antara aktivitas ekonomi dan kemaslahatan publik.
Pengaruh Ekspor dan Impor Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Barat 2015-2024 Satira, Rifka; Hadyan Fakhirin; Sumin, Sumin; Luqman Luqman; Nur Atiqah
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 4: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i4.15027

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ekspor dan impor terhadap pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Barat periode 2015-2024. Metode yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan data sekunder time series dari Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat. Transformasi Logaritma Natural diterapkan pada variabel ekspor dan impor untuk mengukur elastisitas terhadap pertumbuhan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel Ekspor memiliki p-value 0,968 dan Impor 0,841, keduanya tidak signifikan pada tingkat 0,05. Secara simultan, kedua variabel juga tidak berpengaruh signifikan dengan p-value 0,983. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,006 mengindikasikan bahwa hanya 0,6% variasi pertumbuhan ekonomi dijelaskan oleh ekspor dan impor, sedangkan 99,4% dipengaruhi faktor lain seperti konsumsi domestik, belanja pemerintah, dan investasi. Temuan ini bertentangan dengan hipotesis Export-Led Growth dan memperkuat argumen bahwa ekonomi berbasis sumber daya alam lebih sensitif terhadap fluktuasi harga komoditas global daripada volume perdagangan. Penelitian menyarankan perlunya kebijakan hilirisasi industri dan penguatan sektor riil domestik untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif di Kalimantan Barat.