Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Implementasi Teknologi Informasi dalam Menunjang Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Tenaga Administrasi Sekolah di SMPN Satu Atap Desa Mekarsari Madyan, Madyan; Safitri, Evi; Saputra, Heri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang Teknologi Informasi Dalam Menunjang Pelaksanaan Tugas Dan Fungsi Tenaga Administrasi Sekolah di SMPN Satu Atap Desa Mekarsari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pelaksanaan tugas dan fungsi tenaga administrasi sekolah berbasis teknologi informasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan teknlogi informasi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi tenaga administrasi sekolah di SMPN Satu Atap Desa Mekarsari sangat menunjang dan memudahkan pelaksanaan tupoksi pegawai pada setiap unit dimana para staf telah difasilitasi dengan hardware dan software pendukung berupa komputer printer, dan wifi sekolah  serta beberapa aplikasi seperti sistem dapodik. Kegiatan dalam melakasankan tugas mereka, terutama dalam pelaksanaan beberapa tugas seperti menginput data UAS/UAN dan melaksanakan tugas-tugas administrasi bidang Hubungan Industri yaitu PSG yang berbasis online sedangkan pemanfaatan teknologi informasi yang tidak berbasis online dalam pelaksanaan tugasnya yaitu membuat absen siswa sekolah SMPN Satu Atap Desa Mekarsari, membuat surat keterangan yang diinginkan oleh siswa, menginput data UAS/UAN, menyusun program kegiatan bidang hubungan industri (HUBIN), menginventarisasi dunia usaha dan industri (DUDI) yang menjadi mitra dalam pelaksanaan PSG siswa SMPN Satu Atap Desa Mekarsari, membuat laporan mingguan, bulanan, semester  kegiatan Bidang Hubungan Industri, buku induk, administrasi Daftar Urut Kepangkatan (DUK), menyiapkan format-format kepegawaian, memproses kepangkatan, mutasi, dan promosi pegawai, menyusun laporan kepegawaian yaitu para staff administrasi kepegawaian, dan membuat surat pindah masuk dan surat pindah keluar.
Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Madyan, Madyan; Hartati, Sri; Elawati, Elawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini dilakukan karena pentingnya penerapan kurikulum otonom dalam praktik, terutama karena diantisipasi bahwa semua bisnis harus melakukannya pada tahun 2024. Studi ini bertujuan untuk memberikan gambaran umum tentang pendekatan penerapan kurikulum independen dalam Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Beberapa artikel yang relevan dengan topik penelitian tentang penerapan kurikulum otonom dapat dianalisis berkat teknik pengumpulan data dan metodologi penelitian studi pustaka. Menurut penelitian, pengembangan kurikulum memerlukan pemahaman yang mendalam terhadap struktur dan konsepnya. Menciptakan profil siswa yang berwawasan Pancasila dan rahmatan lil alamin merupakan salah satu gagasan terpenting dalam kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Ciri-ciri siswa Pancasila meliputi keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, akhlak mulia, kemandirian, kerjasama, keragaman global, berpikir kritis, dan kreativitas. Siswa Rahmatan lil Alamin disegani karena sifatnya yang beradab (taaddub), teladan (qudwah), kewarganegaraan dan kebangsaan (muwatanah), jalan tengah (tawassut), rukun (tawazun), lurus dan tegas (I'tidal), persamaan (musawah), berkehendak (syura), toleransi (tasamuh), dinamis dan inovatif (tatawwur wa ibtikar).
Analisis Pengembangan Kurikulum PAUD Berbasis Pendidikan Islami Madyan, Madyan; Budiyani, Budiyani; Safitri, Siti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan fase penting dalam perkembangan anak yang mempengaruhi pertumbuhan fisik, mental, dan sosial mereka. Dalam konteks Indonesia, pengembangan kurikulum PAUD berbasis pendidikan Islam menjadi sangat relevan, mengingat negara ini memiliki populasi Muslim yang besar dan nilai-nilai Islam yang mendalam dalam kehidupan sehari-hari. Kurikulum yang baik harus mampu mengintegrasikan aspek akademis dengan pengembangan karakter dan spiritual anak, sehingga mereka tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak yang baik. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian Pengembangan kurikulum PAUD berbasis pendidikan Islam memerlukan pendekatan yang sistematis dan terencana. Analisis Kebutuhan, Penetapan Tujuan Kurikulum, Pengembangan Konten Kurikulum, Pemilihan Metode Pembelajaran, Pengembangan Materi Ajar, Pelatihan Guru, Implementasi Kurikulum, Evaluasi dan Penyesuaian, beberapa tantangan utama yang dihadapi dalam proses ini Pengembangan Kurikulum PAUD Berbasis Pendidikan Islam: Integrasi Nilai-nilai Islam, Kesiapan Guru, Sumber Daya dan Materi Ajar, Perubahan Kebijakan Pendidikan, Keterlibatan Orang Tua dan Masyarakat, Adaptasi terhadap Perkembangan Teknologi, menerapkan nilai-nilai Islam dalam kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memerlukan pendekatan yang holistik dan kreatif: Pembelajaran Berbasis Lapangan, Cerita dan Kisah Inspiratif, Kegiatan Harian yang Mengandung Nilai-nilai Islam, Penggunaan Media Pembelajaran yang Relevan, Modeling oleh Guru, Keterlibatan Orang Tua, Evaluasi dan Refleksi,Meaplikasikan ajaran Islam dalam kegiatan sehari-hari di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sangat penting untuk menumbuhkan kesadaran spiritual anak. Berikut adalah beberapa cara untuk melakukannya: Kegiatan Rutin Berbasis Ibadah, Cerita dan Kisah Inspiratif, Aktivitas Kreatif, Pembelajaran Melalui Permainan, Kegiatan Sosial dan Amal, Refleksi dan Diskusi, Keterlibatan Orang Tua.
Konseling Pra-Nikah bagi Calon Pengantin Wali ‘Adhal (Studi Kasus Kantor Urusan Agama Kecamatan Bajubang Kabupaten Batanghari) Hariadi, Muhamad; Yunus, Abdullah; Madyan, Madyan
JIGC (Journal of Islamic Guidance and Counseling) Vol. 6 No. 2 (2022): JIGC (Journal of Islamic Guidance and Counseling)
Publisher : UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/jigc.v6i2.77

Abstract

BP4 (Marriage Advisory, Development and Preservation Agency) carries no small task and has big challenges regarding growing family problems, requiring human resources related to mediation, advocacy and marriage consultants. This aims to improve organizational services that are responsive to all marriage and family issues that arise in society, including prospective bridal couples who are not approved by one of their parents. To review this phenomenon, the researcher used a qualitative approach using data collection techniques in the form of observation, interviews and documentation. The research results showed that: (1) The role of BP4 (Marriage Advisory, Development and Preservation Agency) officers in providing pre-marital counseling guidance to the prospective bride and groom 'adhal in the KUA Bajubang District, Batanghati Regency is to carry out a pre-marital guidance training program for caten which includes eight materials, namely: marriage, munakahat, the science of the soul of marriage, human life, marriage and household problems, monotheism, ubudiyah, and how to reach my home, my heaven. (2) Factors inhibiting potential guardian 'adhal brides in counseling guidance by BP4 (Marriage Advisory, Development and Preservation Agency) officers at the KUA, Bajubang District, Batanghari Regency, include: the lack of accurate data regarding marriage, divorce and the factors causing it so that BP4 difficulties in finding effective ways to provide guidance and counseling, as well as resistance from adhal guardians. (3) The effectiveness of implementing pre-marital counseling guidance for prospective brides and grooms 'adhal guardians by BP4 (Marriage Advisory, Development and Preservation Agency) officers at the KUA Bajubang District, Batanghari Regency is quite optimal. This is indicated by data on the minimal number of divorce/talak cases in the Bahubang area, Batanghari Regency when compared to other districts.