Claim Missing Document
Check
Articles

KRITERIA PEMILIHAN MATERIAL SOFTSCAPE DAN HARDSCAPE LANSKAP BERKELANJUTAN UNTUK RANCANGAN TAMAN MERAH KAMPUNG PELANGI KOTA MALANG Hamka; Suryo Tri Harjanto; Adhi Widyarthara
Pawon: Jurnal Arsitektur Vol 5 No 1 (2021): Pawon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/pawon.v5i1.3211

Abstract

Taman Merah Kampung Pelangi rancangannya direncakan dengan menggunakan konsep lanskap berkelanjutan, yaitu memepertimbangkan aspek lingkungan, sosial budaya, ekonomi, estetika dan institusional. Namun untuk memenuhi aspek lingkungan dan estetika maka perlu dilakukan kajian kriteria material softscape dan hardscape lanskap yang memiliki dampak positif terhadap lingkungan dan juga estetik secara visual. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi ketepatan pemilihan material softscape dan hardscape yang sesuai dengan konsep rancangan. Metode yang digunakan adalah metode analisis deskriptif berdasarkan studi literatur terkait manfaat dari jenis material softscape dan hardscape lanskap. Hasil kajian menunjukkan bahwa material softscape yang digunakan adalah dibagi menjadi tiga yaitu tanaman untuk fungsi ekologi, fungsi estetika dan fungsi ekonomi atau ketahanan pangan berupa tanaman produktif. Material hardscape diselesaikan dengan cara mengurangi penggunaan perkerasan secara keseluruhan, misalkan kombinasi antara beton dan rumput, krikil atau batu koral, penggunaan pasir putih untuk lapangan futsal dan volley. Hal tersebut bertujuan agar area resapan air pada taman tetap terjaga.
Karakteristik Permukiman Kampung Tematik di Kota Malang: Karakteristik Permukiman Kampung Tematik di Kota Malang Adhi Widyarthara; Amar Rizqi Afdholy
Pawon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 1 (2022): Pawon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/pawon.v6i1.4439

Abstract

Kota Malang merupakan salah satu kota di Jawa Timur yang memiliki kepadatan penduduk yang cukup tinggi dengan pertumbuhan dan perkembangan kotanya yang cukup pesat. Keterbatasan lahan tempat tinggal memberikan dampak pada terbentuknya permukiman yang tidak terkontrol, hal ini menimbulkan permasalahan pada munculnya permukiman-permukiman kumuh yang ada di Kota Malang. Salah satu program Pemerintah Kota Malang dalam menekan angka kekumuhan ini dengan pembuatan Kampung Tematik. Selain untuk memecahkan masalah terkait permukiman, kampung tematik ini juga diupayakan dapat menjadi objek wisata Kota Malang dan membantu dalam sektor perekonomian masyarakatnya. Fenomena perkembangan keberagaman kampung tematik tersebut sangat menarik untuk dikaji dari sisi bagaimana karakteristik permukimannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik dari permukiman kampung tematik di Kota Malang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan melihat kondisi permukiman langsung ke lapangan. Hasil yang didapatkan dari karakteristik permukiman pada kampung tematik tersebut memiliki keragaman dalam hal aspek alam dan lindungan, sedangkan keseragaman dapat terlihat dari aspek social masyarakat dan jaringan.
Identification of Re-Interpreting Traditional Javanese Architecture for Design Concepts of Balai RW 7 Dusun Genting, Kelurahan Merjosari, Malang City Hamka; Suryo Tri Harjanto; Adhi Widyarthara
Architectural Research Journal Vol. 1 No. 2 (2021): ARJ: Architectural Research Journal
Publisher : Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik dan Perencanaan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1017.715 KB) | DOI: 10.22225/arj.1.2.2021.58-65

Abstract

The identification of traditional architectural elements in the design plan of Balai RW 7 tries to apply a study of reinterpretation of traditional architecture in order, to know the architectural elements that can be applied to the design concept. The purpose of this study is to find architectural elements of Javanese houses that can be used as the basis for transformation in the contemporary design of Balai RW 7. This study was written using a qualitative descriptive analysis method to analyze data compiled from literature sources in national journals that discuss elements of traditional Javanese architecture. The elements of traditional Javanese architecture are then reinterpreted descriptively based on the functions and facilities contained in the Balai RW plan. The results found elements of Javanese architecture that could be applied to the design concept, namely the display focused on the transformation of the 5 typologies of the roof of the Javanese house, the spatial pattern adapted to the functions and facilities of the Balai RW, the transformation of ornamentation of flora, fauna, nature, and belief, the orientation is directed to face north or south but still adapts to the existing conditions of the site and the environment, some materials use more modern substitute materials, as well as the transformation of the roof construction of empyak raguman and the construction of umpak, soko guru and tumpang sari in the receiving area with materials using several substitute materials.
TAMAN HIBURAN REGIONAL DI SAWOJAJAR KOTA MALANG TEMA: ARSITEKTUR HIJAU Bayu Agung Saputra; Adhi Widyarthara; Budi Fathony
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 02 (2022): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taman Hiburan merupakan fasilitas komersial yang meliputi aktivitas hiburan dan wisata. Pembangunan taman hiburan di Sawojajar Kota Malang bertujuan untuk menghibur, mengedukasi, dan menghilangkan stress pengunjung. Selain itu, taman hiburan memiliki fungsi lain, yaitu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Taman hiburan ini terdapat fasilitas edukasi yang dapat menambah pengetahuan sejarah kepada pengunjung. Taman hiburan ini menyediakan berbagai sarana hiburan sehingga dapat meningkatkan daya tarik kepada masyarakat. Pendekatan arsitektur yang digunakan adalah arsitetur hijau yang desainnya memperhatikan prinsip kenyamanan, keselamatan dan kesehatan. dengan penggunaan prinsip bangunan hijau, taman hiburan harus memberikan kesan kelestarian terhadap lingkungan, hemat energi dan kenyamanan bagi pengunjung. Agar pengunjung merasa nyaman, maka sistem sirkulasi antar ruang harus dibuat secara efisien dan dinamis. Dengan demikian diharapkan Taman Hiburan Sawojajar di Kota Malang menjadi tempat hiburan yang memberikan edukasi dan rekreatif bagi pengunjung.
PERANCANGAN SMP NEGRI JUNREJO KOTA BATU TEMA: ARSITEKTUR NEO-VENAKULAR Indra Eko Susilo; Adhi Widyarthara; Amar Rizqi Afdholy
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 02 (2022): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah SMP Negri Junrejo kota Batu ini adalah suatu jenjang pendidikan dasar pada pendidikan formal di Indonesia yang dilalui setelah lulus sekolah SD atau sederajat, dengan penerapan prinsip-prinsip arsitektur neovenakular yang mengangkat kaidah-kaidah kebudayaan lokak namun ada unsur modern pada bentuk dan matrial. Tujuan dari sekolah ini yaitu mewujudkan kedisiplinan warga sekolah dalam penerapan tata tertib peserta didik, serta menyediakan berbagai fasilitas yang nantinya agar bisa membuat minat para pelajar dari kec Junrejo untuk datang penerimaan peserta didik baru. Dimana pada saat ini penerimaan para murid baru menggunakan system zonasi. Dalam proses perancangan ini sendiri menggunakan metode perancangan induktif. Dengan demikian diharapkan perancangan Sekolah SMP Negri Junrejo ini bisa membantu warga yang zonasinya tidak terjangkau bisa masuk dan diharapkan dengan penerapan fasilitas-fasilitas akademik yang dapat membantu para pengguna agar dapat bisa bersaing dengan sekolah sekolah negri lainya.
PERANCANGAN SRADHA HOTEL RESORT JEMBRANA TEMA: NEOVENAKULAR Ari Fikri Efendi; Adhi Widyarthara; Hamka
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 02 (2022): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sradha Hotel Resort Jembrana merupakan perwujudan dari permasalahan masyarakat daerah Jembrana bali.Dimana kawasan ini banyak villa dan hotel yang tidak memiliki izin dan melanggar peraturan daerah bahkan lebih parah lagi, banyak villa dan hotel yang memakan sawah warga yang masih produktif, di kawasan ini sering juga digunakan sebagai akses masuk dan keluar pengunjung,baik domestik maupun asing.Dengan desain Sradha Hotel Resort, diharapkan fasilitas ini mampu menjadi prasarana bagi pantai Yehsumbul, Jembrana, diharapkan Kabupaten Jembrana dapat memiliki hotel resort selain baik dan asri serta mampu menangkap dan mengoptimalkan situs yang ada di lingkungan hotel serta memiliki fasilitas yang memadai. Metode desain yang digunakan adalah dengan mencari masalah/latar belakang, pemilihan lokasi, review perpustakaan fungsi dan tema, program desain, analisis, konsep dan gambar hasil desain. Tata masa mengambil dari pengolahan ruang yaitu sanga mandala, kemudian struktur utamanya menggunakan rangka kaku beton bertulang, struktur atas rangka ruang, dan struktur bawah pondasi Bored Pile, konsep tata masa bangunan dibagi menjadi 3 area yaitu Utamaning,Madyaning,dan Nistaning.Pemilihan tema arsitektur neo vernakular yang merupakan pembaruan arsitektur lokal dengan kemasan modern dalam desainnya, dengan tema Neovenakular yang diterapkan akan menjadi ciri khas dan akan berkembang menjadi bentuk Sradha Hotel Resort Jembrana.
PERANCANGAN TERMINAL TIPE B DI KABUPATEN PASURUAN TEMA: ARSITEKTUR HIJAU Aisyiyah Rifqi Krisdiyanti; Adhi Widyarthara; Hamka
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 02 (2022): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terminal Bus merupakan prasarana angkutan jalan raya untuk mengatur kedatangan, keberangkatan serta pangkalan kendaraan umum lainnya. Difungsikan untuk menata lalu lintas dan angkutan untuk menghindari kemacetan, sebagai pengendali jaringan jalan dan kendaraan umum. Perancangan ini dirancang berdasarkan ketentuan, fasilitas yang menyesuaikan kenyamanan bagi pengguna. Pemahaman dan Ide perancangan ini muncul melalui Sistem Sirkulasi dan panataan Sirkulasi antar Kendaraan Angkutan dan Manusia. Selain itu bentuk kenyamanan pada bangunan yang sehat dan ramah lingkungan untuk pengguna termasuk tingkat kenyaman yang baik, sehingga memunculkan karakteristik tertentu baik pada ruang maupun bangunan, maka dari itu penerapan tema arsitektur hijau menggunakan prinsip GBCI Greenship dengan dasar konservasi limbah, hemat energi dan ramah lingkungan, dan akan di terapkan sebagai penentu kenyamanan dan ramah lingkungan terhadap bangunan terminal. Metode perancangan menggunakan data primer dan sekunder dengan data primer mengumpulkan data pada saat survey lapangan dan sekunder mengumpulkan data dari berbagai literatur mencakup data untuk klasifikasi terminal. Dengan demikian Perancangan di harapkan, mampu menjadi wadah transportasi yang layak, bersih dan aman terhadap area bangunan, lingkungan terminal maupun manusia dan memiliki fasilitas yang memadai.
AQUATIC ARENA DI KABUPATEN SIDOARJO TEMA: ARSITEKTUR MODERN Sofia Hadi Nurjanah; Adhi Widyarthara; Hamka
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 02 (2022): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aquatic Arena merupakan fasilitas olahraga air yang berfungsi sebagai wadah untuk kegiatan olahraga air seperti berenang, polo air, dan loncat indah. Fasilitas ini dapat digunakan sebagai sarana latihan, kompetisi maupun rekreasi. Olahraga air khususnya renang merupakan olahraga dengan angka peminat yang tinggi sehingga dengan adanya perancangan Aquatic Arena diharapkan mampu menjembatani peminat olahraga air baik masyarakat maupun atlet dalam mengisi waktu maupun mengembangkan kemampuan yang dimiliki serta dapat mempengaruhi percepatan pembangunan daerah yang mewujudkan fasilitas olahraga air dengan memberikan nilai lebih bagi Kabupaten Sidoarjo. Dengan adanya system pencahayaan alami yang tepat dapat tercipta ruangan yang sesuai dan seimbang mengingat Kabupaten Sidoarjo merupakan kota dengan suhu yang relatif panas. Untuk mewujudkan hal tersebut maka solusi yang dapat diberikan adalah dengan memperhatikan orientasi bangunan supaya menghadap ke selatan atau utara sehingga bangunan tidak akan terpapar matahari secara berlebihan. Selain itu dapat diberikan material yang dapat membantu mengoptimalkan cahaya matahari yang masuk yaitu dengan memanfaatkan material kaca yang juga identik dengan ciri-ciri dari arsitektur modern.
Rest Area dan Pusat Oleh Oleh Desa Ampeldento TEMA : Arsitektur Post Modern Josiah Theofilus Nelwan; Adhi Widyarthara; Budi Fathony
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 6 No 02 (2022): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah Desa Ampeldento Kecamatan Pakis Kabupaten Malang mempunyai rencana untuk menampung para pedagang UMKM di desanya untuk mempunyai tempat guna menjual dagangannya, untuk meningkatkan ekonomi warga setempat. Dengan memberikan progam berupa di sediakannya Rest Area dimana daerah Ampeldento merupakan lokasi yang sering di kunjungi oleh warga yang berasal dari luar Ampeldento, dan juga lokasi terletak di dekat exit tol sehingga bagi para pedagang UMKM dapat menjual hasil dagangannya di Rest Area, yang harapannya bagi para pengguna jalan yang menuju Pasuruan atau pengguna jalan yang melintas daerah tersebut, dapat beristirahat di Rest Area Ampeldento, dan juga membeli dagangan yang disediakan di tempat tersebut, dalam merancang ini menggunakan pendekatan bangunan Arsitektur Post Modern. Pada rest Area yang akan dirancang ini menggunakan Rest Area tipe B, terdapat fasilitas standar yang dibutuhkan seperti tempat ibadah, mini market , ATM, Kios/warung dan Ruang terbuka hijau.
PERANCANGAN RUMAH SUSUN PADA AREA KUMUH DI KOTA KEDIRI TEMA: ARSITEKTUR HIJAU Nabih Ahmad Faiz; Gaguk Sukowiyono; Adhi Widyarthara
Pengilon: Jurnal Arsitektur Vol 7 No 01 (2023): Pengilon: Jurnal Arsitektur
Publisher : Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan perkembangan kepadatan penduduk yang terus meningkat setiap tahunnya di Kota Kediri, menyebabkan bertambahnya kebutuhan hunian serta berkurangnya lahan hijau yang tersedia. Dari kepadatan penduduk yang semakin bertambah akan menimbulkan permasalahan area kumuh dan tidak layak huni, skripsi ini membahas tentang Perancangan Rumah Susun yang menjadi alternatif solusi yang dapat direalisasikan kedepannya sehingga mengurangi kepadatan penduduk. Dalam perancangan ini nantinya akan menerapkan tema arsitektur hijau baik pada bangunan dan lingkungan tapak. Arsitektur hijau adalah gaya arsitektur yang memperhatikan pemakaian sumber daya alam, seperti bahan bangunan dan bahan bakar serta fungsi dari bangunan itu sendiri (Brenda dan Robert Vale,1991). sehingga dapat memberikan solusi pada ruang hijau yang dibutuhkan Kota Kediri. Dengan memberikan hunian yang layak kepada masyarakatnya. Metode yang diterapkan pada perancangan ini yaitu observasi melalui literatur ataupun buku yang membahas tentang perancangan rumah susun serta malakukan survei pada area yang akan dijadikan tapak perancangan. Sehingga diharapkan dapat mengatasi permasalahan area kumuh di kediri dengan menerapkan perancangan yang tepat dan meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan.
Co-Authors Adkha Yulianandha Mabrur Ahmad Rizal Tanthowi Aisyiyah Rifqi Krisdiyanti Aji Abdul Halim Aldien Naufal Setya Putra Almas Ilham Lubis Amalita Saputri Amar Rizqi Afdholy Ananta Nouval Rafsaghani Angelina Larosa Az-Zahra Prayitno Annisa Yuniar Antoneta W.D. Lende Ari Fikri Efendi Ariadi Sofyan Arie Restu Aulia Asarias Ari Ayowembun Bambang Joko Wiji Utomo Bambang Joko Wiji.U Barbara D. M. Landuamah Bayu Agung Saputra Bayu Teguh Ujianto Breeze Maringka Budi Fathony Campizio Zabrino A.C.N.M Debby Budi Susanti Destyan Eka Saputra Didiek Soeharjanto Didiek Suharjanto Dwi Kevin Ramadhana Fani Dwi Ananda Fathan Kamil Fathullaeni Ferolica Krizia Feti Dwi Ratnasari Fida Dina Amaliah Fransisca Dwi Agustina Gaguk Sukowiyono Gatot Adi Susilo Ghoustanjiwani Adi Putra Hamka Hamka Hamka Hamka Hamka Hanna Cynthia Febriandi I Gusti Ade Pradnyana I Gusti Bagus Partha Saputra I Putu Herry Bayu Pratama Imelda Albertin Amin Indra Eko Susilo Josiah Theofilus Nelwan Joy Debby Purwaningtyas Lalu M Dava Savero Lalu Mulyadi Mas’Aril Chajar Haram Mayang Rizky Rian Winney Miftah Haula Nu’marul Haq Mochammad Iqbal Harsono Moh. Syahru Romadhon Sholeh Muhamad Rifki Febriansyah Muhammad Hendrik Muhammad Nizzar Umami Muliyadi, Lalu Nabih Ahmad Faiz Nizar Gulam Sofi Putri Herlia Pramitasari Raditya Pratama Wijayanto Ramadhani Nadhia Saraswati Razan Ibnu Syam Namadullah Redi Sigit Febrianto Reza Fahlevi Reza Farezi Hermawan Rezandika Aghni Febriyan Putra Rilisty Maulidya Roesmin Rizki Amalia Maulana Rizky Nurdiantimala Roby Alya Nabila Sandi Anggara Putra Sofia Hadi Nurjanah Sri Winarni Sri Winarni Sultan Achmad Jamaludin Akbar Suryo Tri Harjanto Taufik Waja Ajo Teresa Yesi Rosa Krisnanda Tri Hadi Prasetyo Valentino Umbu Taralandu Virginia Hayatinnufus Yahya Putra Sakfal Parenta Yoel Saba Yohanes Alvian Watu Yuniar, Annisa