Claim Missing Document
Check
Articles

Kajian Penggunaan Batu Riam dari Desa Gunung Karasik Kabupaten Barito Timur pada Campuran Laston Lapis Aus Desriantomy Desriantomy; Hudan Rahmani
Jurnal Teknologi Berkelanjutan Vol 1 No 01 (2012): Vol 01 No. 01
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10840.491 KB)

Abstract

Seiring dengan perkembangan dan kemajuan teknologi transportasi, pembangunan dan peningkatan jalan diKalimantan Tengah khususnya di Kabupaten Barito Timur juga meningkat. Hal ini membawa pada kebutuhan akanbahan/material yang semakin besar. Selanjutnya, diharapkan pula adanya material alternatif yang memenuhi standarmutu yang ditetapkan Bina Marga serta memenuhi pertimbangan dari segi ekonomis, kontinuitas suplai dan kelancarandistribusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah batu riam dari Desa Gunung Karasik Kabupaten BaritoTimur dapat memenuhi persyaratan/spesifikasi yang telah ditetapkan dan dapat digunakan sebagai agregat padacampuran pembentuk Laston Lapis Aus (AC-WC). Berdasarkan hasil pemeriksaan sifat-sifat fisik agregat, batu riamdari Desa Gunung Karasik Kabupaten Barito Timur memenuhi spesifikasi yang ditetapkan. Perencanaan campuranmenggunakan metode Asphalt Institute sedangkan pembuatan benda uji serta pengujian mutu hasil percobaanmenggunakan cara Marshall. Untuk mengetahui pengaruh pemakaian batu pecah yang berasal dari batu riam tersebutterhadap campuran, dibuat 3 (tiga) komposisi campuran dengan masing-masing 5 (lima) variasi kadar aspal. Komposisicampuran yang direncanakan terdiri dari Komposisi A (Batu Pecah 49%, Pasir 15%, Abu Batu 36%), Komposisi B(Batu Pecah 48%, Pasir 15%, Abu Batu 37%) dan Komposisi C (Batu Pecah 47%; Pasir 15%, Abu Batu 38%), denganvariasi kadar aspal 5%; 5,5%; 6%; 6,5% dan 7%. Kesimpulan yang dihasilkan dari penelitian ini menunjukkan bahwabatu pecah yang berasal dari batu riam Desa Gunung Karasik Kabupaten Barito Timur dapat digunakan sebagai bahanperkerasan jalan ditinjau dari sifat-sifat fisiknya. Berdasarkan hasil tes Marshall diperoleh nilai stabilitas tertinggi padaKomposisi A dengan kadar aspal 5% (1253,070 kg) dan flow tertinggi terjadi pada Komposisi C dengan kadar aspal 7%(2,74 mm). Nilai Kadar Aspal Optimum (KAO) untuk Komposisi A sebesar 6,7%, Komposisi B sebesar 6,55%,Komposisi C sebesar 6,8% sedangkan nilai stabilitas tertinggi pada KAO adalah untuk Komposisi A, yaitu sebesar I 025kg dan flow sebesar 2,65 mm.
EVALUASI KINERJA SIMPANG DI KAWASAN JALAN BUKIT KAMINTING KOTA PALANGKA RAYA Sendes Rono Pane; Supiyan Supiyan; Desriantomy Desriantomy
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2021): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember 2021)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v4i2.6414

Abstract

Persimpangan Jalan Bukit kaminting, Jalan Bukit Indah dan Jalan Garuda merupakan salah satu persimpangan yang ada di kawasan Jalan Bukit Kaminting yang sering mengalami konflik lalu lintas seperti kemacetan pada jam-jam tertentu. Hal ini disebabkan oleh karena semakin besarnya arus lalu lintas yang melalui persimpangan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Kinerja Persimpangan Jalan Bukit kaminting, Jalan Bukit Indah dan Jalan Garuda setelah dilakukan pelebaran ruas jalan pada Jalan Bukit Kaminting. Dalam penelitian ini menggunakan dua data yaitu, data primer dan data sekunder, dan analisis data pada penelitian ini berdasarkan acuan PKJI 2014. Dari hasil analisis data pada simpang diperoleh nilai kapasitas (C) sebesar 2642,51 skr/jam, nilai derajat  kejenuhan (Dj) sebesar 0,82, peluang antrian (PA) sebesar 27%–54%, dan nilai tundaan simpang (T) sebesar 13,891 det/skr. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut Persimpangan Jalan Bukit Kaminting, Jalan Bukit Indah dan Jalan Garuda masuk dalam kategori tingkat pelayanan D dimana kondisi arus mendekati tidak stabil dengan volume lalu lintas tinggi dan kecepatan masih ditolerir namun sangat terpengaruh oleh perubahan kondisi arus.Kata kunci : Kinerja Simpang, PKJI 2014, Derajat Kejenuhan, Kapasitas, Tundaan Simpang.
PEMANFAATAN KAPUR GAMPING SEBAGAI BAHAN TAMBAH PENGISI (FILLER) PADA CAMPURAN LATASTON HRS-WC (HOT ROLLED SHEET- WEARING COURSE Andy Harisandy; Robby Robby; Desriantomy Desriantomy
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2021): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember 2021)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v4i2.6412

Abstract

Lataston HRS-WC adalah campuran aspal panas bergradasi senjang yang terdiri dari Agregat kasar, sedang, halus dan filler. Campuran ini banyak digunakan dilapangan sebagai lapis permukaan jalan. Pada pelaksanaannya dilapangan, pelaksana sering diperhadapkan dengan tidak tetapnya gradasi yang tersedia khususnya pada fraksi bahan pengisi (filler). Dalam komposisi campuran untuk material bahan pengisi (filler) dibutuhkan dalam jumlah yang cukup besar yaitu 6 % s/d 12 %. Material filler yang ada seperti abu batu dan semen memberikan harga yang cukup mahal. Abu kapur   gamping memiliki ukuran partikel yang sangat halus, abu kapur gamping mengandung unsur pozzolan dan bersifat mengeras dan menambah kekuatan jika bereaksi dengan air. Dalam penelitian ini mencoba menganalisis penggunaan abu kapur dari Desa Sibung Kecamatan Raren Batuah Kapupaten Barito Timur Provinsi Kalimantan Tengah sebagai bahan pengisi (filler) pada campuran HRS-WC.bahan tambah pada campuran Lataston.Kata kunci : Filler, Kapur Gamping, HRS-WC, Marshall
PEMANFAATAN LIMBAH BOTOL PLASTIK (PET) SEBAGAI BAHAN TAMBAH PADA CAMPURAN ASPHALT CONCRETE-WEARING COURSE, Julius Evandanata; Desriantomy Desriantomy; Supiyan Supiyan
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2021): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2021)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v4i1.5152

Abstract

Jalan mempunyai peran penting terhadap pembangunan wilayah. Salah satu cara pengembangan  jalan  adalah  dengan  meningkatkan  kualitas  kondisi  fisik  jalan yang  mendukung  lancarnya  pergerakan  transportasi.  Upaya  untuk  mencapai kriteria tersebut dilakukan dengan cara meningkatkan kinerja campuran aspal tersebut, misalnya dengan zat tambah. Penelitian ini mencoba bahan tambah lokal yaitu pemanfaatan limbah botol minuman plastik yang dihancurkan menggunakan alat pencacah berbentuk serpihan-serpihan. Pengujian marshall dilakukan dengan2 tahap, yaitu Pengujian Marshall I dilakukan untuk mendapatkan nilai KadarAspal Optimum (KAO) yang direncanakan dengan variasi kadar aspal 4,5%, 5%,5,5%, 6%, dan 6,5%, dan untuk Pengujian Marshall II dilakukan dengan menggunakan KAO yang diperoleh dari pengujian tahap I dengan penambahan bahan tambah plastik jenis PET dengan variasi kadar 2%, 4%, 6%, 8%, dan 10%. Berdasarkan hasil pengujian Marshall I didapat KAO sebesar 5,33%. Pengujian Marshall  II  dengan  penambahan  plastik  jenis  PET  pada  variasi  kadar  bahan tambah yang sudah direncanakan terhadap berat aspal KAO, Parameter Marshall memenuhi spesifikasi, terkecuali nilai Void In Mixture (VIM) pada penambahan kadar plastik sebesar 8% dan 10% yang nilainya berturut-turut yaitu 2,79% dan2,64%. Dari hasil evaluasi sifat karakteristik Marshall diperoleh rentang Kadar Plastik Maksimum 0% hingga 7,9. Penambahan plastik jenis Polyethylene Terepthalate (PET) ternyata memberikan pengaruh pada campuran aspal panas AC-WC dan meningkatkan kualitas karakteristik Marshall.Kata kunci: : ac-wc, polyethylene terepthalate, parameter marshall, kadar aspal optimum
HRS-WC Kajian Pemanfaatan Limbah Kerikil Tambang Emas Dalam Campuran Hot Rolled Sheet Wearing Course (HRS-WC): Study of Utilization of Gold Mining Gravel Waste in Mixed Hot Rolled Sheet Wearing Course (HRS-WC) PAUL CAVIN MARTHIN PAUL; Desriantomy; Robby
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA Vol. 4 No. 1 (2021): Jurnal Penelitian TRANSUKMA
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (903.34 KB)

Abstract

Daerah Katingan Kalimantan Tengah dilihat dari Atlas Peta Sebaran Tanah Lunak di Indonesia umumnya didominasi dengan tanah lempung lunak yang memiliki daya dukung umumnya rendah sehingga dapat berpotensi menimbulkan kendala dalam pekerjaan konstruksi berupa perosokan (settlement). Oleh sebab itu pada penelitian ini dilakukan studi mengenai korelasi antara nilai CBR (California Bearing Ratio) dan Kuat Tekan Bebas Tanah Lempung di Daerah Kampung Banjar Kecamatan Kasongan Kabupaten Katingan. Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik fisik dan dan mekanis tanah asli. Data yang didapatkan kemudian dilakukan analisis data dengan mencari hubungan satu sama lain (korelasi) menggunakan regresi linear atau dengan menggunakan regresi yang paling sesuai untuk mendapatkan hubungan antar parameter yang berguna untuk memperkirakan nilai CBR laboratorium dan Kuat Tekan Bebas. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan didapatkan nilai kuat tekan bebas pada 5 titik di daerah Kampung Banjar Kecamatan Kasongan Kabupaten Katingan yakni 0,580 kg/cm2; 0,485 kg/cm2; 0,518 kg/cm2; 0,550 kg/cm2; 0,548 kg/cm2. Sedangkan nilai %CBR pada masing-masing titik yakni 3,08%; 3,02%; 4,05%; 5,01%; dan 6,30%. Dari nilai tersebut didapatkan korelasi antara nilai kuat tekan bebas dan California Bearing Ratio (CBR) menggunakan persamaan regresi liner yakni %CBR = 1,872 qu + 2,0102.   The Katingan area, Central Kalimantan, as seen from the Atlas of Soft Soil Distribution Map in Indonesia is generally dominated by soft clay soils which have generally low bearing capacity so that they can potentially cause obstacles in construction work in the form of settlements. Therefore, in this study, a study was conducted on the correlation between the value of CBR (California Bearing Ratio) and the unconfined Compressive Strength of Clay in the Banjar Village, Kasongan District, Katingan Regency. This test was conducted to determine the physical and mechanical characteristics of the original soil. The data obtained are then analyzed by looking for relationships with each other (correlation) using linear regression or by using the most appropriate regression to obtain relationships between parameters that are useful for estimating laboratory CBR and unconfined compressive strength. Based on the tests that have been carried out, the value of the unconfined compressive strength at 5 points in the Banjar Village, Kasongan District, Katingan Regency is 0.580 kg/cm2, 0.485 kg/cm2, 0.518 kg/cm2, 0.550 kg/cm2, 0,548 kg/cm2. While the %CBR values ​​at each point are 3,08%, 3,02%, 4,05%, 5,01%, dan 6,30%. From this value, the correlation between the value of unconfined compressive strength and the California Bearing Ratio (CBR) was obtained using a linear regression equation is %CBR = 1,872 qu + 2,0102.
Analisis Pilihan Moda Transportasi Menuju Universitas Palangka Raya Ruspita Sihombing; Desriantomy Desriantomy; Sutan Parasian Silitonga
Jurnal Serambi Engineering Vol 7, No 4 (2022): Oktober 2022
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v7i4.4917

Abstract

Meningkatnya jumlah mahasiswa di Universitas Palangka Raya yang akan mempengaruhi pertumbuhan penggunaan transportasi yang jumlahnya tidak sedikit, dimana persebaran rumah-rumah dan lokasi tempat tinggal mahasiswa yang tidak sama menyebabkan kebutuhan akan transportasi meningkat untuk dapat berangkat dan pulang kampus. Selain itu perjalanan yang dilakukan oleh mahasiswa akan membentuk suatu pola yang menarik. Oleh karena itu perlu adanya model pemilihan moda transportasi mahasiswa untuk mengetahui kecenderungan mahasiswa dalam memilih moda transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik, faktor-faktor yang mempengaruhi, serta model pilihan moda transportasi mahasiswa menuju Universitas Palangka Raya. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner serta wawancara dimana pertanyaan yang diberikan yang berhubungan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi mahasiswa dalam pemilihan moda transportasi ke kampus. Data yang diperoleh diolah menggunakan software SPSS dengan model utama multinomial logit dalam pemilihan moda. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan model pilihan moda di Universitas Palangka Raya, antara jalan kaki, sepeda, sepeda motor, dan mobil. Berdasarkan model tersebut didapatkan reference category adalah sepeda motor.Kata Kunci: Moda transportasi, model, reference category.
KARAKTERISTIK MARSHALL PADA CAMPURAN HRS-WC DENGAN PENAMBAHAN ARANG KAYU TUMBUK SEBAGAI BAHAN PENGISI (FILLER) Heny Putri Laras; Murniati; Desriantomy
Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan, Oktober 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52868/jt.v6i1.7659

Abstract

Perkerasan jalan merupakan campuran antara agregat dan bahan ikat yang digunakan untuk melayani beban lalu lintas. Salah satu jenis campuran perkerasan lentur yaitu Lapis Tipis Aspal Beton (Lataston) atau lebih sering dikenal dengan sebutan Hot Rolled Sheet-Wearing Course (HRS-WC) yang terdiri dari agregat kasar, agregat halus dan filler. Pada pelaksanaannya di lapangan, pelaksana sering dihadapkan bahwa filler pada batu pecah dan abu batu masih menghasilkan jumlah yang kurang dari spesifikasi yang digunakan. Oleh karena itu, pemanfaatan material limbah arang kayu tumbuk sebagai bahan tambah filler pada campuran perkerasan jalan dapat menjadi solusi alternatif dalam mengurangi penggunaan semen atau abu batu yang tergolong cukup mahal. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh KAO sebesar 7,10% dengan filler 4,35% dari berat total campuran pada pengujian pertama.Selanjutnya pada pengujian kedua digunakan penambahan variasi kadar filler arang kayu tumbuk 6%, 8% dan 10% dari berat total agregat. Kadar penambahan arang kayu tumbuk maksimum yang memenuhi persyaratan spesifikasi yaitu pada kadar 8%. Dari hasil pembacaan pada alat Test Marshall diperoleh nilai stabilitas mengalami kenaikan >600 kg/mm, nilai flow naik menjadi 0,03 mm, rongga dalam campuran (VIM) turun sebesar 1,47%, rongga antar agregat (VMA) turun 0,92%, rongga terisi aspal (VFB) naik sebesar 6,1% dan hasil bagi Marshall naik sebesar 12,31 kg/mm.
ANALISIS KINERJA SIMPANG BERSINYAL DENGAN RHK DI KOTA PALANGKA RAYA Gina Sonia; Murniati; Desriantomy
Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan, Oktober 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52868/jt.v6i1.7660

Abstract

Permasalahan yang sering terjadi dipersimpangan adalah banyaknya antrian kendaraan dan tundaan, Karena itu dibutuhkan sarana dan prasarana yang bekerja dengan baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kinerja APILL pada tingkat pelayanan dari nilai tundaan pada simpang dan memberikan alternatif penanganan terbaik untuk mengoptimalkan kinerja simpang. Untuk menganalisis data arus lalu lintas diperlukan data geometrik jalan, data waktu sinyal, dan tundaan dengan mengunakan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) tahun 2014. Berdasarkan hasil analisis dipersimpangan Jl. S. Parman - D.I Panjaitan mengalami jenuh pada pendekat Utara, dan Selatan serta Barat derajat kejenuhan (Ds) sebesar 0,82 (Ds>0,85 jenuh), panjang antrian tertinggi pada pendekat Utara sebesar 32 m,besar nilai angka henti tertinggi pendekat Utara sebesar 1152 smp/jam, nilai tundaan terbesar yaitu pendekat Selatan Barat sebesar 47,56 det/skr, 32,61 det/skr dan masuk tingkat pelayanan ITP D. Untuk meningkatkan kinerja simpang Jl. S. Parman - D.I Panjaitan dilakukan alternatif perbaikan menerapkan belok kiri jalan terus, menambah waktu hijau, dan pelebaran geometrik ditiap lengan simpang. Dari ketiga alternatif dipilih alternatif pelebaran geometrik dimana nilai tundaan pada pendekat Utara 17,19 dtk/skr, pendekat Selatan 23,78 dtk/skr, pendekat Barat 20,21 dtk/skr pada Jl. S. Parman - D.I Panjaitan menghasilkan nilai tingkat pelayanan simpang berada pada tingkat C untuk masing-masing pendekat.
MODEL KEPUASAN KONSUMEN ANGKUTAN ONLINE GRAB DI KOTA PALANGKA RAYA Anisa Widyastuti; Ina Elvina; Desriantomy
Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan, Oktober 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52868/jt.v6i1.7680

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, menjadikan teknologi transportasi tidak hanya berkembembang atas dasar tradisi, tetapi juga terus berinovasi untuk memungkinkan transportasi berbasis online. Salah satu transportasi yang sedang berkembang di Kota Palangka Raya adalah perusahaan Grab melalui penggunaan berbasis aplikasi grab menjual jasanya diantaranya berupa GrabBike,GrabCar dan GrabFood. Untuk meningkatkan kualitas layanan grab memerlukan penilaian kepuasan konsumen. kemudian untuk mengetahui Kualitas layanan diperlukan survei kepuasan konsumen terhadap pengguna Grab di kota Palangka Raya dengan karkteristik khusus yaitu masyarakat yang melakukan perjalanan seperti bekerja, Pendidikan dan Sosial seperti Pasar maupun pusat perbelanjaan . Dalam tahapan penelitian ini diperlukan 2 sumber data yang pertama Sekunder yaitu data jumlah penduduk kemudian data primer yang didapat dari survei dilakukan secara online melalui google form dan dianalisis dengan program SPSS menggunakan metody logit binary. Setelah dianalisis kemudian didapatkan hasil model kepuasan konsumen Grab di Kota Palangka Raya di pengaruhi oleh Kenyamanan, Keamanan serta Waktu layanan yang diberikan oleh Grab kepada Penggunanya. Dengan hasil penelitian tersebut grab dapat memperbaiki layanan yang belum memuasakan dari pengguna atau konsumen dan meningkatkan layanan yang sudah cukup baik agar konsumen selalu merasa puas terhadap layanan transportasi online grab yang disediakan untuk para penggunanya dan menjadikan grab sebagai perusahaan transportasi online yang baik di Kota Palangka Raya.
Analisis Kinerja Jalan Seth Adjie Kota Palangka Raya Juliano Malendra; Desriantomy; Murniati
Jurnal Basement : Jurnal Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Basement : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/basement.v1i1.8220

Abstract

Side barriers are the impact on traffic performance from roadside activities, such as pedestrians, parkedvehicles/vehicles stopping, vehicles entering/exiting, and slow vehicles. This traffic problem occurs on SethAdjie Street, Palangka Raya City, this is caused by the high economic and social activity on that road. Thisstudy aims to determine the effect of side barriers on road capacity and traffic speed due to road performance,as well as evaluate the level of service using the Indonesian Road Capacity Guidelines (2014). This researchwas carried out for 7 days in July 2022. Research data was obtained through surveys and direct measurementsin the field. The results obtained in segment 1 Side Barriers were 510.5 events per hour/200 m, Capacity (C)was 1922.37 cur/hour, Traffic Speed (VT) was 14.84 km/hour. Segment 2 Side Barriers of 389 events perhour/200 m, Capacity (C) of 2537.24 cur/hour, Traffic Speed (VT) of 20.39 km/hour. Segment 3 Side Barriersof 507 events per hour/200 m, Capacity (C) of 2298.41 cur/hour, Traffic Speed (VT) of 16.35 km/hour. Insegments 1 and 3 Service Level C and segment 2 Service Level B. With recommendations for the addition oftraffic signs and parking prohibition signs.