Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS TINGKAT KEBISINGAN AKIBAT AKTIVITAS TRANSPORTASI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA KOTA PALANGKA RAYA Dedi; Desriantomy; Murniati
Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan, Oktober 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52868/jt.v7i1.9114

Abstract

Bertambahnya kendaraan transportasi baik kendaraan pribadi maupun kendaraan umum yang menyebabkan kepadatan lalulintas dan tingginya instesitas bunyi atau tingginya tingkat kebisingan yang dihasilkan. Pengaruh lalulintas terhadap kebisingan ini yang akan diteliti untuk mengetahui sebesar apa kebisingan yang ditimbulkan. Secara khusus pada penelitiian ini perhatikan kebisingan Jalan Ahmad Yani terhadap rumah sakit Bhayangkara Kota Palangka Raya. Adapapun metode yang digunakan dengan mengabil data tingkat kebisingan secara lansung kemudian diolah berdasarkan KEPMENLH No.48 Tahun 1996. Terlebih dahulu dilakukan survey lalulintas untuk mengetahui jam sibuk lalulintas, yang kemudian data lalulintas digunakan untuk menetuka interval waktu pengambilan data kebisingan. Hasil pengukuraan kebisingan Pada Hari Tingkat Kebisingan hari Senin untuk titik satu (di samping pintu masuk resepsionis) 73,45 dB dan titik dua (di depan IGD) untuk hari Senin adalah 77,30 dB. Tingkat kebisingan pada hari Minggu pada titik satu ( di samping pintu masuk serepsionis) 72,01 dB dan titik dua (di depan IGD) untuk hari Minggu adalah 76,53 dB. Dari hasil pengukuran dan analisi diperoleh bahwa kebisingan lalulintas tersebut telah melebihi baku mutu yang ditetapkan untuk daerah rumah sakit yaitu 55 dB. Tindakan pengangan yang dapat dilakukan yaitu dengan membuat kombinasi barier alami dan bariier buatan yang untuk mereduksi bunyi aklibat aktifitas lalulintas. Selain itu dapat juga dilakukan dengan membuat ruangan rumah sakit kedap suara agar suara kebisngan tidak masuk dan mengganggu aktifitas kariawan maupun pasien rumah sakit.
Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas di Jalan Raya untuk Warga SMA Negeri 2 Kahayan Tengah Desi Riani; Salonten; Sutan Parasian Silitonga; Desriantomy; Robby; Supiyan; Murniati; Ina Elvina; Devia; Raden Haryo Saputra
Diteksi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Diteksi, Vol. 1, No. 2, November 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/diteksi.v1i2.11398

Abstract

SMAN 2 Kahayan Tengah is one of the schools located in Bukit Rawi, Pulang Pisau Regency, Central Kalimantan Province. In the school there are 150 students, most of whom have used motorised vehicles to get to school and pass through the highway. The purpose of this service is to provide knowledge and is expected to increase the awareness of citizens of SMAN 2 Kahayan Tengah towards traffic rules, signs and markings that apply on the highway. The method of activity implementation is in the form of socialization / lecture. The results of this community service can be seen from the results of questions and answers, interviews and fun quiz, there is a fairly good increase in terms of knowledge and understanding of students regarding traffic rules, signs and markings.
EVALUASI TINGKAT KERUSAKAN JALAN SEBAGAI DASAR PENENTUAN PERBAIKAN JALAN DI KOTA KASONGAN (STUDI KASUS : JALAN KATUNEN – TUMBANG LITING) DASLI, DASLI; Silitonga, Sutan Parasian; Desriantomy, Desriantomy
INFO-TEKNIK Vol 25, No 1 (2024): INFOTEKNIK VOL. 25 NO. 1 JULI 2024
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/infotek.v25i1.16208

Abstract

The research results show thatthe type of damage that occurred, from the largest to the smallest, namely: Alligator Cracking with an area of 1642.10 m2 (91.76%), Potholes with an area of 109.15 m2 (6.10%), Depression with an area of 30.10 m2 (1.68%), Rovelling with an area of 4.40 m2 (0.25%), Bleeding with an area of 3.87 m2 (0.22%) ). The level of damage to the Muara Katunen – Tumbang Liting road section is based on the Bina Marga and PCI (Pvaement Condition Index) methods, namely: The Bina Marga method has a road condition value of 1.50 and a priority value of 11.50 (priority value 7 and so on or class C) and MethodsPavement Condition Index (PCI) has a PCI value of 75.06 with a very good rating (very good). The type of maintenance that can be applied to the Muara Katunen – Tumbang Liting road is routine maintenance in the form of demolition and patching using class B lats. The cost required to repair the damage that occurred on the Muara Katunen road – collapsed liting is Rp. 262.239.962
ANALISIS CAMPURAN LAPIS TIPIS ASPAL PASIR (LATASIR) MENGGUNAKAN PASIR SISA TAMBANG EMAS BERTEKSTUR KASAR DAN SEDANG Deni Alexander Pandiangan; Salonten; Desriantomy
Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan, April 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52868/jt.v6i2.8206

Abstract

Jalan merupakan sarana yang sangat penting dan strategis dalam mempercepat perkembangan suatu daerah yang sekaligus dapat mempengaruhi semua aspek kehidupan yang berperan sebagai penunjang. Penggunaan Pasir Limbah Tambang Emas Desa Bereng Jun Kabupaten Gunung Mas dalam campuran Hot Rolled Sand Sheet (HRSS) atau disebut juga LATASIR (Lapis Tipis Aspal Pasir) merupakan salah satu upaya pemanfaatan sumber daya alam yang ada di Kalimantan Tengah khususnya Kabupaten Gunung Mas. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil material dan memisahkannya menjadi 2 dengan tekstur yang berbeda yaitu Pasir Kasar dan Pasir Sedang. Melalui Uji Laboratorium satu komposisi tersebut dianalisis nilai Karakteristik Marshall yang dihasilkan. dengan demikian dapat diketahui apakah Pasir Sisa Tambang Emas Desa Bereng Jun Memenuhi Spesifikasi Bina Marga. Hasil yang di peroleh dari masing-masing komposisi dari Pasir Bekas Tambang Emas Desa Bereng Jun, Komposisi I, Kadar Aspal Optimum (KAO) sebesar 8,025%, Stabilitas 315 kg, flow sebesar 2,75 mm , Rongga dalam Campuran (VIM) sebesar 4%, Rongga dalam Agregat (VMA) sebesar 20,40%, Rongga Terisi Aspal (VFB) sebesar 80%, dan Hasil bagi Marshall sebesar 116 kg/mm.
PENGARUH NILAI STABILITAS SISA TERHADAP KEKUATAN CAMPURAN (HRS-WC) DENGAN METODE KEPADATAN MUTLAK EFFECT OF RESIDUAL STABILITY VALUES ON MIXTURE STRENGTH (HRS-WC) WITH ABSOLUTE DENSITY METHOD Boby; Desriantomy; Ina Elvina
Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan, April 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52868/jt.v7i2.14110

Abstract

Perkerasan Lentur merupakan lapisan penutup yang terdiri dari campuran antara agregat, mineral pengisi (filler), dan aspal padat dengan perbandingan tertentu yang dicampurkan dan dipadatkan dalam keadaan panas. Dengan ini saya ingin menggunakan HRS-WC sebagai campuran aspal. HRS-WC merupakan campuran beraspal panas dengan penggunaan agregat bergradasi senjang. Karakteristik yang terpenting dari campuran ini adalah durabilitas dan fleksibilitas, dan juga dituntut memiliki stabilitas yang cukup dalam menerima beban lalu lintas yang secara langsung bekerja pada lapisan ini Stabilitas Sisa merupakan perbandingan stabilitas campuran yang direndam selama 24 jam semakin lama durasi perendama maka nilai stabilitas sisa akan semakin menurun, turunya nlai stabilitas ini disebabkan terjadinya kerusakan akibat pengaruh air. Kerusakan ini disebabkan, dimana suhu air terlalu tinggi yang mempengaruhi perkerasan yang akan membuat briket/benda uji melembek seiring dengan lamanya perendaman. Menentukan nilai karakteristik Marshall stabilitas sisa dari nilai KAO kepadatan mutlak yaitu 6,48 Berdasarkan penelitian terhadap parameter karakteristik Marshall Stabilitas Sisa dengan Kepadatan Mutlak pada tumbukan 2x400, Komposisi menghasilkan Kadar Aspal Optimum dengan Stabilitas sebesar 1156 kg, Rongga dalam Campuran (VIM) sebesar 3,7 %, rongga terisi aspal (VFB) sebesar 80%, rongga antar agregat (VMA) sebesar 18,2%, Hasil bagi Marshall (Marshall Quotient) sebesar 344 kg/mm.
IDENTIFIKASI KERUSAKAN DAN PENANGANAN JALAN (STUDI KASUS JALAN KUALA KURUN -TEWAH, KABUPATEN GUNUNG MAS) Doa Riska; Supiyan; Desriantomy
Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan, April 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52868/jt.v7i2.14111

Abstract

Pertumbuhan kendaraan yang begitu cepat berdampak pada kepadatan lalu lintas, baik di jalan dalam kota maupun luar kota, sehingga perlu adanya peningkatan kualitas dan kuantitas infrastruktur jalan. Salah satu permasalahan pada jalan yang sering menjadi kerusakan minor pada perkerasan selain itu, temperatur, kelembaban, dan gerakan tanah dasar dapat pula menyebabkan kerusakan pada perkerasan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis jenis kerusakan yang terjadi, menganalisis nilai kondisi jalan, dan menganalisis jenis kerusakan jalan berdasarkan urutan prioritas (UP), dari (STA 0+050 – STA 15+000) Sepanjang 15 Kilometer Ruas Jalan Kurun – Tewah, Kabupaten Gunung Mas Provinsi Kalimantan Tengah. Metode yang digunakan untuk menganalisis kerusakan jalan pada penelitian ini adalah Metode Bina Marga 1990. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dilapangan didapatkan hasil perhitungan LHR sebesar 458,18 smp/hari dengan kelas lalu lintas 3, jenis kerusakan yang terjadi, retak acak sebesar 50,7 m², retak buaya 354,81 m², retak memanjang 78,77 m², alur 33,32 m², kekasaran permukaan 217,80 m², tambalan dan lubang 166,16 m², amblas 81,60 m², total seluruh kerusakan yang terjadi adalah sebesar 983,3 m², dengan presentase 6,5 % dari luas jalan, nilai kondisi jalan sebesar 2,1 dan didapat hasil perhitungan urutan prioritas untuk menentukan pemeliharaan yaitu 11,9 dengan pemeliharaan rutin.
Analisis Perencanaan Campuran HRS-WC Menggunakan Pendekatan Kepadatan Mutlak Desriantomy, Desriantomy; Boby, Boby; Elvina, Ina
Berkala Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi Vol. 2 No. 2 (2024): Berkala Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi
Publisher : Prodi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Jember dan Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/berkalafstpt.v2i2.1007

Abstract

Absolute density is one way of planning mixes by prioritizing the highest (maximum) density; traffic compaction after several years of the design life of the layer will not change its plastic shape. This study aims to determine how much influence absolute density has on the strength of the asphalt mixture in the surface layer (HRS-WC). Based on research on Marshall characteristic parameters with Absolute Density Approach on 2x400 collisions, Composition I produces Optimum Asphalt Content (KAO) of 6.54% with a Stability of 1250 kg, Flow of 3.54 mm, Cavity in the Mixture (VIM) of 3, 4%, voids filled with asphalt (VFB) of 80.2%, voids between aggregates (VMA) of 18.1%, Marshall Quotient (Marshall Quotient) of 260 kg/mm, ABSTRAK Kepadatan mutlak adalah salah satu cara perencanaan campuran dengan mengutamakan kepadatan tertinggi (maksimum), pemadatan lalu lintas setelah beberapa tahun umur rencana lapisan tidak akan mengalami perubahan bentuk plastis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kepadatan mutlak terhadap kekuatan campuran aspal pada lapisan permukaan (HRS-WC). Berdasarkan penelitian terhadap parameter karakteristik Marshall dengan Pendekatan Kepadatan Mutlak pada tumbukan 2x400, Komposisi I menghasilkan Kadar Aspal Optimum (KAO) sebesar 6,54% dengan Stabilitas sebesar 1250 kg, Flow sebesar 3,54 mm, Rongga dalam Campuran (VIM) sebesar 3,4 %, rongga terisi aspal (VFB) sebesar 80,2%, rongga antar agregat (VMA) sebesar 18,1%, Hasil bagi Marshall (Marshall Quotient) sebesar 260 kg/mm.
Pemanfaatan Material Limbah Tambang Emas dari Desa Tumbang Liting Sebagai Agregat pada Campuran Hot Rolled Sheet-Base (HRSBASE) Desriantomy; Lahasa, Yubilate; Salonten
Berkala Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi Vol. 2 No. 3 (2024): Berkala Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi
Publisher : Prodi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Jember dan Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/berkalafstpt.v2i3.1276

Abstract

Central Kalimantan Province generally brings in materials from outside the region, such as Crushed Stone (Ex. Merak) for the need for pavement materials. This research determined the quality of gold mining waste materials in stone and sand from Tumbang Liting Village combined with Crushed Stone (Ex. Merak) as a mixture on Hot Rolled Sheet-Base (HRS-Base) pavement. From the results of Marshall testing and calculations, the Optimum Asphalt Content (KAO) value of 6.84%, Stability of 920.00 kg, Voids Between Aggregates (VMA) of 18.94%, Voids In The Mixture (VIM) of 4.00%, Voids Filled With Asphalt (VFA) of 78.90% and Marshall Quotient (MQ) of 260.00 kg/mm were obtained. The value of Marshall's characteristics shows that the use of gold mining waste material in stone and sand from Tumbang Liting Village has met the requirements for HRS-Base pavement so that the material can be used. ABSTRAK Provinsi Kalimantan Tengah umumnya mendatangkan material dari luar daerah seperti halnya Batu Pecah Eks.Merak untuk kebutuhan akan material perkerasan jalan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kualitas penggunaan material limbah tambang emas berupa batu dan pasir dari Desa Tumbang Liting yang dikombinasikan dengan Batu Pecah Eks.Merak sebagai campuran pada perkerasan Hot Rolled Sheet-Base (HRS-Base). Dari hasil pengujian Marshall dan perhitungan didapat nilai Kadar Aspal Optimum (KAO) sebesar 6,84%, Stabilitas sebesar 920,00 kg, Rongga Antar Agregat (VMA) sebesar 18,94%, Rongga Dalam Campuran (VIM) sebesar 4,00%, Rongga Terisi Aspal (VFA) sebesar 78,90% dan Hasil Bagi Marshall (MQ) sebesar 260,00 kg/mm. Nilai karakteristik Marshall tersebut menunjukkan bahwa penggunaan material limbah tambang emas berupa batu dan pasir dari Desa Tumbang Liting telah memenuhi spesifikasi pada perkerasan HRS-Base, sehingga material dapat digunakan.
ANALISIS KINERJA SIMPANG TIGA JALAN GARUDA – JALAN TJILIK RIWUT DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE VISSIM Mariadi, Gerry; Silitonga, Sutan Parasian; Desriantomy, Desriantomy
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 4 No 2 (2023): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/crane.v4i2.11217

Abstract

Pada simpang tiga Jalan Garuda - Jalan Tjilik Riwut, sering terjadi kemacetan karena adanya hambatan samping, volume lalu lintas yang tinggi, dan waktu hijau yang tidak efisien. Hal ini mengakibatkan penurunan kinerja persimpangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja simpang tiga Jalan Garuda - Jalan Tjilik Riwut dalam kondisi eksisting, serta mencari solusi alternatif dengan menggunakan Pedoman Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997 dan Software vissim. Hasil analisis kinerja persimpangan saat ini menunjukkan bahwa rata-rata tundaan persimpangan (D) adalah 41,69 detik per kendaraan dengan Indeks Tingkat Pelayanan (ITP) E, yang menunjukkan kinerja persimpangan yang tidak stabil. Oleh karena itu, dilakukan penyesuaian waktu lalu lintas sebagai solusi alternatif untuk meningkatkan kinerja persimpangan, dan hasilnya rata-rata tundaan persimpangan (D) menjadi 28,79 detik per kendaraan dengan ITP D, sehingga kinerja persimpangan menjadi lebih baik daripada sebelumnya. Hasil simulasi menggunakan software vissim juga menunjukkan bahwa solusi alternatif ini beroperasi tanpa memberikan dampak negatif pada arus lalu lintas persimpangan.
PENGGUNAAN SERAT SABUT KELAPA SEBAGAI BAHAN TAMBAH PADA CAMPURAN STONE MATRIX ASPHALT (SMA) – KASAR Anwar, Iqbal Firdany; Desriantomy; Salonten; Purwantoro, Almuntofa
Jurnal Civil Engineering Study Vol. 4 No. 01 (2024): Jurnal Civil Engineering Study
Publisher : Civil Engineering of Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/ces.v4i01.813

Abstract

Advances in technology and science are anticipated to deal with the constraints associated with increasing the amount and quality of road construction, as well as road maintenance. Therefore, a construction technology for highway pavement layers that has been successfully developed in Germany since the 1960s, known as SMA S (Split Mastic Asphalt / Stone Matrix Asphalt with added Cellulose). This study was conducted with the aim of knowing the effect on the use of coconut fiber as a cellulose fiber additive in SMA (Split Mastic Asphalt / Stone Matrix Asphalt) type SMA mixtures. Determine the value of the Optimum Coconut Fiber Addition Rate and the value of the Marshall characteristics of the Stone Matrix Asphalt (SMA) mixture - Coarse using ex aggregate. Merak with varying levels of 0.1%, 0.2%, 0.3%, 0.4%, and 0.5% The results of the research on the durability parameters of the Stone Matrix Asphalt (SMA) - Coarse mixture using the immersion test characteristic method for the Optimum Coconut Fiber Addition Level, the stability value decreases when it has been through immersion for 24 hours.