Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Penggunaan Material Batu dan Pasir dari Desa Tumbang Liting pada Campuran Hot Rolled Sheet-Base (HRS-Base) Yubilate Lahasa; Desriantomy; Salonten
Jurnal Basement : Jurnal Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Basement : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/basement.v1i2.10577

Abstract

The need for pavement materials in Central Kalimantan is increasing along with the many developments in road infrastructure. Therefore, it is necessary to find natural resources around. Tumbang Liting Village, Katingan Hilir Sub-district, Katingan Regency, Central Kalimantan Province has abundant natural resources in the form of stone and sand resulting from local mining waste and has not been utilised properly. Stone from Tumbang Liting Village has a grain size of 5-25 mm with a surface that tends not to be angular. The research was conducted to analyse the use of stone and sand from Tumbang Liting Village as aggregates in Hot Rolled Sheet Base (HRS-Base) mixes. It is expected that the stone and sand from Tumbang Liting Village can be a solution to the need for HRS-Base pavement materials in Central Kalimantan, especially in the surrounding areas. The research was conducted in the laboratory, examining the physical properties of the aggregate to Marshall testing. The calculation results of the Marshall test obtained Optimum Asphalt Content (KAO) of 7.27%, Stability of 850.90 kg, Voids Between Aggregates (VMA) of 20.08%, Voids in the Mixture (VIM) of 4.28%, Voids Filled with Asphalt (VFA) of 78.90% and Marshall Quotient (MQ) of 265.00 kg/mm.
Efektivitas Belok Kiri Langsung Pada Simpang Yang Dilengkapi Traffic Signal Di Kota Palangka Raya (Studi Kasus Persimpangan Jalan G. Obos, Jalan Willem A. Samad, dan Jalan M.H. Thamrin) Turnip, Gaven Yodi Einstein; Robby; Desriantomy
Jurnal Basement : Jurnal Teknik Sipil Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Basement : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/basement.v2i1.10757

Abstract

LTOR (Left Turn on Red) is the right to make a direct left turn when the traffic light shows a stop signal at an intersection equipped with APILL. In the city of Palangka Raya there are several intersections equipped with traffic signals that apply LTOR (Left Turn on Red) at the intersection. In this case study using MKJI 1997 and the VISSIM software application to analyze the Degree of Saturation (DS) and Average Delay (T), the intersection reviewed in this case study is the Jl. G. Obos - Jl. M.H. Thamrin and Jl. W.A. Samad. From the results of the analysis and observations, it shows a tendency to increase Delay (T) and Degree of Saturation (DS) when implementing LTOR (Left Turn on Red), whether the analysis uses MKJI 1997 or using the VISSIM software application, so that by implementing the alternative 2 phase signal lights shows the performance of the intersection which is better without implementing LTOR (Left Turn On Red). when the conditions for implementing 4 phase traffic signals and applying LTOR and showing the degree of saturation (D) reach the number 2 and the average delay reaches 600 pcu/hour, however when implementing 2 phase traffic signals and applying NLTOR shows the degree of saturation (D) touched 0.63 and the average delay (T) touched 11.76 pcu/hour.
Pengaruh Jalan Alternatif Terhadap Volume Lalu Lintas dan Tingkat Pelayanan Jalan Bukit Kaminting Kota Palangka Raya Bella, Sinta; Desriantomy, Desriantomy; Elvina, Ina
Jurnal Basement : Jurnal Teknik Sipil Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Basement : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/basement.v3i1.19916

Abstract

Bukit Kaminting is a road known for its heavy traffic because it is located in a residential area, shops, and the education area of Palangka Raya University. Not only motorcycles and cars, but trucks with loads also often pass on the road. This road condition also often occurs congestion and even traffic accidents. The purpose of this study is to determine the amount of traffic, analyze the quality and capacity of road services in Bukit Kaminting from the intersection segment of Jl. Tingang to the intersection of Jl. Bukit Pararawen. Quantitative approach and PKJI 2023 data analysis are the research methods used. The results of this study show that the volume of peak traffic on Jl. Bukit Kaminting (intersection of Jl. Tingang to intersection of Jl. Bukit Pararawen) with alternative roads, occurred on Saturday, February 15, 2025, from 16.30 to 17.30 WIB, with an amount of 1638 smp / hour. The capacity of the road section on Jl. Bukit Kaminting from the intersection segment of Jl. Tingang to the intersection of Jl. Bukit Pararawen is 2214.324 smp / hour. The degree of saturation (DJ) value on Jl. Bukit Kaminting (intersection Jl. Tingang to intersection Jl. Bukit Pararawen) with alternative roads, which is 0.74 with LoS category D. The existence of alternative roads can reduce the degree of saturation by 20% from 0.92 to 0.74.
ANALISIS TINGKAT KONDISI JALAN MENGGUNAKAN METODE SURFACE DISTRESS INDEX DI KOTA PALANGKA RAYA (Studi Kasus: Jalan Rajawali): Analysis of Road Condition Level Using Surface Distress Index Method nn Palangka Raya City (Case Study: Rajawali Street) Prayudha, Muhammad Indra; Riani, Desi; Desriantomy, Desriantomy
Spektrum Sipil Vol 9 No 2 (2022): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v9i2.218

Abstract

Jalan Rajawali merupakan jalan yang terletak di Kota Palangka Raya. Berdasarkan pengamatan secara visual, Jalan Rajawali pada bagian persimpangan Jalan Rajawali-Jalan Beliang sampai persimpangan Jalan Rajawali-Jalan Tingang  ditemukan beberapa kerusakan pada permukaan jalan yang mempengaruhi kenyamanan berkendara. Maka dalam penelitian ini dilakukan analisis untuk mengetahui tingkat kondisi jalan menggunakan metode Surface Distress Index (SDI). SDI merupakan metode perhitungan untuk mengetahui tingkat kondisi jalan yang diperoleh dari data survei kondisi jalan dengan pengamatan secara visual. Pada metode SDI dipengaruhi oleh lebar retak, persentase luas retak, bekas roda, dan jumlah lubang. Pada penelitian ini, Jalan Rajawali dibagi menjadi 15 segmen dengan jarak masing-masing 100 meter. Hasil perhitungan nilai SDI pada segmen I memiliki nilai SDI sebesar 0 (baik), segmen II 18 (baik), segmen III 23 (baik), segmen IV 98 (sedang), segmen V 20 (baik). Segmen VI 20 (baik), segmen VII 40 (baik) segmen VIII 115 (rusak ringan), segmen IX 75 (sedang), segmen X 80 (sedang), segmen XI 155 (rusak berat), segmen XII 80 (sedang), segmen XIII 80 (sedang), segmen XIV 95 (sedang), segmen XV 80 (sedang).
PEMANFAATAN PASIR BEKAS TAMBANG EMAS UNTUK CAMPURAN LAPIS TIPIS ASPAL PASIR (LATASIR): Utilization of Ex-Gold Mining Sand for Mixed Layers Thin Asphalt Sand Yani, Achmad; Desriantomy, Desriantomy; Supiyan, Supiyan
Spektrum Sipil Vol 9 No 1 (2022): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v9i1.219

Abstract

Lapis tipis aspal pasir (Latasir) merupakan campuran aspal panas sebagai lapis permukaan jalan yang banyak menggunakan pasir, kebutuhan akan material pasir juga meningkat dengan adanya pembangunan prasarana jalan yang semakin pesat. Material yang baik akan mempengaruhi kualitas jalan, penggunaan pasir bekas tambang emas yang ada di desa Hampalit dapat meningkatkan nilai karakteristik Marshall dan dapat memperoleh fleksibilitas pada campuran Latasir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode uji Marshall dengan membuat variasi kadar aspal, Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pasir bekas tambang emas didua titik pegambilan disatu desa yaitu Lokasi 1 (STA 7+300) dan Lokasi 2 (STA 8+700). Berdasarkan hasil pemeriksaan Sifat-sifat fisik agregat dilaboratorium untuk Lokasi 1 (STA 7+300) pada saringan No.200 lolos sebanyak 4,24% sedangkan umtuk Lokasi 2 (STA 8+700) pada saringan No.200 lolos sebanyak 8,04%. Kemudian didapat nilai variasi kadar aspal masing-masing komposisi. Untuk komposisi I (STA 7+300) dengan variasi kadar aspal yaitu 6%, 6,5%, 7%, 7,5%, 8% dan untuk komposisi II (STA 8+700) dengan variasi kadar aspal yaitu 6,5%, 7%, 7,5%, 8%, 8,5%. Sehingga masing-masing komposisi campuran menggunakan pasir bekas tambang emas semua Parameter Marshall memenuhi spesifikasi yang disyaratkan oleh Bina Marga tahun 2018 (revisi 2) dimana kedua komposisi tersebut memiliki karakteristik yang berbeda, yaitu didapat nilai Kadar Aspal Optimum (KAO) Kompsoisi I (STA 7+300) sebesar 7,93% dan Kadar Aspal Optimum (KAO) komposisi II (STA 8+700) sebesar 8,20%.
Studi Kapasitas Jalan Yos Sudarso Dikawasan Taman Kuliner Tuggal Sangomang Akibat Penggunaan Badan Jalan Untuk Parkir Maryanti, Dwi; Desriantomy; Sutan Parasian Silitonga
Journal of Golden Generation Multidisciplinary Vol. 2 No. 2 (2026): April 2026: Journal of Golden Generation Multidisciplinary
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggm.v2i2.556

Abstract

Perkembangan Kota Palangka Raya pada sektor pendidikan, perdagangan, dan pariwisata meningkatkan mobilitas lalu lintas perkotaan. Jalan Yos Sudarso merupakan salah satu ruas jalan utama yang menjadi akses menuju kawasan Taman Kuliner Tunggal Sangomang sehingga memiliki volume lalu lintas yang relatif tinggi, khususnya pada malam hari. Tingginya aktivitas kawasan menyebabkan meningkatnya permintaan parkir yang sebagian besar dilayani melalui parkir pada badan jalan (On-Street parking), meskipun tersedia fasilitas parkir di luar badan jalan. Kondisi tersebut menimbulkan hambatan samping yang dapat mengurangi lebar efektif jalan dan berpotensi menurunkan kinerja lalu lintas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh parkir di bahu jalan terhadap kinerja ruas Jalan Yos Sudarso segmen Taman Kuliner Tunggal Sangomang. Data penelitian diperoleh melalui survei lapangan meliputi kondisi geometrik jalan, volume lalu lintas, komposisi kendaraan, dan hambatan samping selama satu minggu pada pukul 15.00–17.00 dan 19.00–21.00 WIB. Analisis dilakukan berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 dengan menghitung kapasitas jalan, kecepatan arus bebas, derajat kejenuhan, kecepatan tempuh, dan waktu tempuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parkir di bahu jalan menurunkan kapasitas jalan sebesar 50,6% dari 3205,66 smp/jam menjadi 1582,30 smp/jam serta meningkatkan derajat kejenuhan dari 0,21 menjadi 0,72 sehingga tingkat pelayanan jalan menurun dari B menjadi C.
Analisis Penanganan Daerah Rawan Kecelakaan Lalu Lintas pada Jalan Trans Kalimantan Kabupaten Pulang Pisau Rindiani; Desriantomy; Robby
Journal of Golden Generation Multidisciplinary Vol. 2 No. 2 (2026): April 2026: Journal of Golden Generation Multidisciplinary
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggm.v2i2.557

Abstract

Jalan Trans Kalimantan merupakan jalan nasional yang berfungsi sebagai arteri primer dan berperan penting sebagai penghubung antarwilayah di Kalimantan. Salah satu segmen yang memiliki aktivitas lalu lintas tinggi berada pada KM 17+000 sampai KM 25+000 di Desa Mintin, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau. Ruas jalan ini menjadi akses utama menuju Pelabuhan Feri Mintin serta kawasan permukiman di sekitarnya sehingga menimbulkan potensi konflik lalu lintas yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi eksisting jalan, menganalisis tingkat kecelakaan lalu lintas, menentukan lokasi rawan kecelakaan (black site), serta memberikan rekomendasi penanganan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan eksploratif melalui pengumpulan data primer berupa survei kondisi geometrik jalan, marka, rambu, penerangan, serta volume lalu lintas, dan data sekunder berupa data kecelakaan lalu lintas periode 2021–2025 yang diperoleh dari Polres Pulang Pisau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama periode tersebut tercatat 30 kejadian kecelakaan yang didominasi oleh sepeda motor dan kendaraan ringan. Berdasarkan analisis Angka Ekivalen Kecelakaan (AEK) dan Upper Control Limit (UCL), segmen KM 23+500 sampai KM 24+000 teridentifikasi sebagai lokasi dengan tingkat kecelakaan tertinggi dan menjadi prioritas penanganan. Faktor dominan penyebab kecelakaan meliputi tingginya volume lalu lintas, aktivitas keluar-masuk kendaraan, kondisi geometrik jalan yang bervariasi, serta fasilitas keselamatan jalan yang belum optimal.
PEMANFAATAN LAPISAN PERKERASAN LAMA SEBAGAI CAMPURAN CTRB PADA RUAS JALAN TELUK BUA KABUPATEN KATINGAN Rico Febrian; Desriantomy Desriantomy; Ina Elvina
Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan, April 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jt.v8i2.9998

Abstract

Road pavement is one part of road construction. Teluk Bua Road is a very important transportation route for the growth path of various aspects in Katingan Regency. Based on observations made, the Teluk Bua road section is often damaged. Types of road damage that occur include rutting, settlement, and upheaval or swell are characterized by bumpy road surfaces with damage levels from mild to severe. This study aims as a literature study to analyze the performance of the composition of the resulting mixture and analyze the value of free compressive strength of the resulting mixture, as well as to determine the stages of implementation in the field. One of the innovations in cost savings, the Cement Treated Recycling Base (CTRB) method is used in road foundation layer work. In the plan, there are variations in cement content of 7% to be reviewed, namely: The results of the study on the free compressive strength of CTRB cylinders with cement variation materials can be known from the mixture of Existing Material Ex. Teluk Bua (RAP) 65% + Additional Material Foundation Layer Class A Ex.Hampangen 35% + 7% cement added material which is 31.21 kg/ cm2. From this graph, the value of Dry Content Weight (MDD) used is 2.159 gr/m3, Optimum Water Content (OMC) is 6.44%. From the calculation results, the CBR Value of Plan = 86.33%.
Pengaturan Simpang Tak Bersinyal di Jalan Rajawali – Jalan Lele Kota Palangka Raya Julian Nalelo; Desi Riani; Desriantomy
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persimpangan Jalan. Rajawali– Jalan. Lele ialah simpang tak bersinyal dengan 4 lengan dengan tata guna lahan komersial sehingga dibeberapa pendekat ada hambatan samping berbentuk kendaraan parkir serta pula orang dagang dipinggir jalur yang mengusik pengguna jalur buat melintasi persimpangan sehingga kerapkali terjalin antrian. Riset ini bertujuan buat mengevaluasi kinerja simpang tanpa sinyal serta menganjurkan pelaksanaan pemecahan ataupun alternatif revisi supaya simpang bisa bekerja secara maksimal Pengumpulan informasi dicoba sepanjang 3 hari. Informasi– informasi dikumpulkan yaitu informasi geometri( lebar masing– masing pendekat, lebar median), Volume kemudian lintas yang diperoleh lewat survei lapangan setelah itu dikonversi ke dalam satuan mobil penumpang( smp/ jam) sebagai bawah analisis cocok Pedoman Kapasitas Jalur Indonesia( PKJI 2023), sehingga diperoleh besaran arus kemudian lintas. Berikutnya, kinerja simpang dianalisis dengan mengacu pada PKJI 2023. Hasil riset menampilkan kalau pada pagi(pukul 06. 30–07. 30 WIB)kinerja Simpang Jalan. Rajawali– Jalan Lele hari Senin, 19 Agustus 2025, dalam keadaan eksisting tercantum jenis tingkat pelayanan( ITP) F. Tercatat sebesar 2775 smp/ jam nilai kapasitas simpang, sebesar 0, 861 derajat kejenuhan serta sebesar 14, 748 detik/ smp tundaan simpang. Nilai derajat kejenuhan tersebut sudah melampaui batasan yang direkomendasikan oleh PKJI, ialah kurang dari<0, 85. Bersumber pada penemuan tersebut, pemecahan yang diusulkan merupakan melaksanakan pelebaran pada jalur minor agar nilai derajat kejenuhan bisa diturunkan sampai terletak di dasar batasan yang dianjurkan PKJI.
ANALISIS KINERJA SIMPANG TIGA JALAN GARUDA – JALAN TJILIK RIWUT DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE VISSIM Gerry Mariadi; Sutan Parasian Silitonga; Desriantomy Desriantomy
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 4 No 2 (2023): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/crane.v4i2.11217

Abstract

Pada simpang tiga Jalan Garuda - Jalan Tjilik Riwut, sering terjadi kemacetan karena adanya hambatan samping, volume lalu lintas yang tinggi, dan waktu hijau yang tidak efisien. Hal ini mengakibatkan penurunan kinerja persimpangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja simpang tiga Jalan Garuda - Jalan Tjilik Riwut dalam kondisi eksisting, serta mencari solusi alternatif dengan menggunakan Pedoman Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997 dan Software vissim. Hasil analisis kinerja persimpangan saat ini menunjukkan bahwa rata-rata tundaan persimpangan (D) adalah 41,69 detik per kendaraan dengan Indeks Tingkat Pelayanan (ITP) E, yang menunjukkan kinerja persimpangan yang tidak stabil. Oleh karena itu, dilakukan penyesuaian waktu lalu lintas sebagai solusi alternatif untuk meningkatkan kinerja persimpangan, dan hasilnya rata-rata tundaan persimpangan (D) menjadi 28,79 detik per kendaraan dengan ITP D, sehingga kinerja persimpangan menjadi lebih baik daripada sebelumnya. Hasil simulasi menggunakan software vissim juga menunjukkan bahwa solusi alternatif ini beroperasi tanpa memberikan dampak negatif pada arus lalu lintas persimpangan.