Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PEMBERDAYAAN UMKM BERBASIS KEARIFAN LOKAL MELALUI PENGEMBANGAN PRODUK MEDIA DIGITAL Priyambudi, Surya; Endarto, Budi; Wijayanti, Galuh Cahya
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2360

Abstract

Salah satu sasaran Pengabdian kepada Masyarakt ini adalah meningkatkan efektivitas UMKM Desa Pengalangan yang terletak pada Kabupaten Gresik memiliki beragam UMKM yang berperan dalam mendukung perekonomian lokal dan kesejahteraan masyarakat. Pengembangan produksi, pengemasan, dan pemasaran merupakan suatu hal yang dapat ditawarkan untuk mengembangkan suatu usaha termasuk UMKM. Dari hasil observasi di lapangan, terdapat beberapa UMKM di Desa Pengalangan yang belum mendapatkan pengetahuan tentang pentinganya pengembangan dari proses produksi, pengemasan, dan pemasaran. Latar belakang masalah: 1)UMKM menghadapi kesulitan untuk mencari pasar yang stabil dan pelanggan yang memadai, pembinaan untuk membantu UMKM memasarkan produk dan layanan; 2)UMKM seringkali menghadapi kekurangan keterampilan manajemen dan teknis, program pelatihan, dan pendidikan dalam menjalankan bisnis; 3)UMKM yang tidak memiliki akses atau keterampilan dalam mengadopsi teknologi terkini dapat tertinggal dalam persaingan program digitalisasi; 4)UMKM perlu mendapatkan perlindungan hukum terhadap hak kekayaan intelektual, merek dagang, dan sertifikat halal. Tujuan program ini: 1)Supaya UMKM dapat meningkatkan daya saingnya, memperluas pasar, dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian; 2)Supaya UMKM dapat meningkatkan kualitas manajemennya, memperkuat keterampilan teknisnya, dan pada akhirnya meningkatkan daya saingnya; 3)Supaya UMKM dalam mengadopsi teknologi dan meningkatkan daya saing mereka; 4)Supaya UMKM dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan, meningkatkan daya saing, dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian nasional. Metode pelaksanaan 1)Pendekatan melalui Bapak Lurah dan pengurus desa setempat dalam pelaksanaan PkM; 2)Melakukan koordinasi pada pemilik UMKM; 3)Melakukan pelatihan pada pengembangan produksi, pengemasan, dan pemasaran pada pemilik UMKM; dan 4)Melakukan evaluasi secara berkala pada program pelatihan dan pendampingan terhadap UMKM. Hasil kegiatan 1)UMKM mengikuti kegiatan pelatihan dan pendampingan secara optimal, memproduksi produk yang higienis, pengemasan produk yang tampilannya menarik, bertahan lama, dan pengambilan foto produk yang menarik; 2)UMKM melakukan pencatatan keuangan secara berkala menggunakan aplikasi keuangan digital; 3)UMKKM melakukan penjualan melalui media digital eCommerce, facebook, Instagram, Grab, dan WhatssApp Business.
MENINGKATKAN POTENSI KEWIRAUSAHAAN DAN PEMELIHARAAN LINGKUNGAN DI KAMPUNG SEMANGGI Chaidar, Muhamad; Alam, Arief Syahrul; Priyambudi, Surya
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2361

Abstract

Kampung Semanggi terletak di Kelurahan Sememi Kecamatan Benowo Kota Surabaya. Warga mayoritas menjadi seorang petani semanggi, sehingga beberapa lahan banyak yang ditanami dengan tanaman semanggi. Banyaknya tanaman semanggi membuat warga menuangkan ide kreatifitasnya untuk membuat olahan dari bahan dasar daun semanggi. Kurangnya strategi promosi produk olahan semanggi menyebabkan penurunan pada pemasaran produk dan kurangnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan dan pemeliharaan lingkungan, sehingga pengenalan Kampung Semanggi belum maksimal. Peningkatan potensi kewirausahaan melibatkan berbagai strategi untuk membekali individu dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk sukses dalam dunia bisnis. Langkah pertama adalah pendidikan dan pelatihan yang memberikan dasar pengetahuan tentang kewirausahaan dan manajemen. Riset pasar dan perencanaan bisnis yang matang membantu dalam memahami kebutuhan pasar dan merancang strategi yang efektif. Inovasi dan kreativitas menjadi kunci dalam menciptakan produk dan solusi yang membedakan dari pesaing. Manajemen keuangan yang baik, termasuk pengelolaan anggaran dan arus kas, adalah fondasi untuk kelangsungan bisnis. Langkah-langkah pemeliharaan lingkungan dapat mencakup program daur ulang, konservasi air, perlindungan ekosistem, serta restorasi habitat yang terdegradasi. Hasil dari kegiatan ini 1)memperkenalkan berbagai olahan semanggi dan 2) meningkatkan perekonomian warga sekitar dengan menggalih kreativitas serta pemeliharaan lingkungan.
COMMUNITY SERVICE FOR ECONOMIC INDEPENDENCE OF JOINT BUSINESS GROUPS BASED ON SURABAYA CITY'S DIGITAL Indriastuty, Dwi Elok; Priyambudi, Surya; Indrawati, Trisa
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 8 No. 3 (2024): DECEMBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The partners are Micro, Small, and Medium-sized Enterprises (MSMEs) located in Babat Jerawat Village, Pakal District, Surabaya City. In light of the aforementioned background, the following issues have been identified: 1) Partners lack an understanding of food safety; 2) Product packaging is still not appropriate; 3) The use of production equipment is still lacking and traditional; 4) Processed cake products are only limited; 5) Partners do not maintain financial records in a proper and periodic manner; 6) In marketing, they do not utilize social media and eCommerce; and 7) There is a lack of attractive photo design for marketing. The program's objectives are as follows: 1) To increase the amount of product capacity, quality, and hygiene; 2) To increase product turnover; 3) To improve financial and business management; 4) To increase innovation to produce a new product; and 5) To expand product marketing areas. The implementation method commences with the following steps: 1) Team socialization with MSME partners; 2) Training in the fields of production, business management, and marketing is then implemented; 3) Appropriate technology is applied to MSME partners; 4) Assistance and evaluation are provided to MSME partners; and 5) Program sustainability is then addressed. The results of the activities are as follows: 1) Partners have demonstrated an increased understanding of food safety, sanitation, and personal hygiene; 2) Partners have obtained NIB and Halal certificates; 3) Partner production capacity has increased by 40%; 4) Partners have developed skills in the production of innovative processed cake products; 5)Partner turnover has increased by 25%; 6) Enhancement of partner competencies in the domain of routine financial documentation; 7) Availability of financial, social media, and eCommerce applications; 8) Elevation of partner abilities pertaining to the dissemination of information through social media, eCommerce, product photos, and product video content.
DEVELOPMENT OF SELF-REGULATED LEARNING IN THE PROJECT-BASED HYBRID LEARNING MODEL TO IMPROVE SELF-REGULATED LEARNING Priyambudi, Surya; Setyowati, Yulis; Grahani, Firsty Oktaria
JURNAL KONFIKS Vol 11, No 2 (2024): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v11i2.15764

Abstract

In the current independent learning curriculum of the independent campus, learning in Higher Education has shifted to being based on internet digitalization. SPADA, which will be developed, is an application owned by Wijaya Putra University, which is located at spada.uwp.ac.id. The combination of project-based learning that implements hybrid learning is learning simultaneously online and offline. The problem formulation is formulated: How is the feasibility of developing a project-based hybrid learning model based on the SPADA application for student learning? How can the project-based hybrid learning model based on the SPADA application improve students' self-regulated learning abilities? This study aims To produce the feasibility of developing a project-based hybrid learning model based on the SPADA application for student learning and To explain the project-based hybrid learning model based on SPADA in improving students' self-regulated learning abilities. The research method uses an experimental approach with pretest and posttest. Based on the research results, the project-based hybrid learning model based on the SPADA application to improve the self-regulated learning abilities of Wijaya Putra University students is very effective. This is because the self-regulated learning ability for the goal-setting indicator has increased by 0.98, the environment setting indicator has increased by 0.90, the task strategy indicator has increased by 1.06, the time management indicator has increased by 1.32, the help-seeking indicator has increased by 1.81, and for the self-evaluation indicator has increased by 1.14. The implications of the findings in this study reinforce that knowledge and skills in self-regulated learning abilities are very much needed to support educational models and processes that are increasingly disrupting traditional methods by knowing the selection of digital learning resources and can encourage efforts to improve abilities in self-regulated learning abilities.
PKM KEMANDIRIAN EKONOMI KELOMPOK USAHA BERSAMA BERBASIS DIGITAL ECONOMY KOTA SURABAYA Indriastuty, Dwi Elok; Priyambudi, Surya; Indrawati, Trisa
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2353

Abstract

Mitra pada program Pemberdayaan Berbasis Masyarakat ini adalah UMKM Kelurahan Babat Jerawat Kecamatan Pakal Kota Surabaya. Berdasarkan latar belakang masalah, yaitu:1) Mitra belum memahami keamanan pangan; 2) Dalam pengemasan produk masih belum tepat dan sesuai; 3) Penggunaan peralatan produksi masih terbilang kurang dan tradisional; 4) Produk olahan kue hanya terbatas karena kurangnya pengetahuan mitra; 5) Mitra tidak melakukan pencatatan keuangan dengan baik dan berkala; 6) Dalam melakukan pemasaran produk tidak menggunakan sosial media dan eCommerce; dan 7) Kurang menariknya desain foto produk untuk pemasaran. Tujuan program ini: 1)Meningkatkan jumlah kapasitas, kualitas, dan higienitas produk; 2)Meningkatkan omzet penjualan produk; 3)Meningkatkan manajemen dalam pengelolaan keuangan dan usaha; 4)Meningkatkan inovasi untuk menghasilkan suatu produk yang baru; dan 5)Memperluas area pemasaran produk. Metode pelaksanaan mulai dari 1) sosialisasi tim kepada mitra UMKM; 2) Pelaksanaan pelatihan pada bidang produksi, manajemen usaha, dan pemasaran; 3) Penerapan teknologi tepat guna kepada mitra UMKM; 4) Pendampingan dan evaluasi kepada mitra UMKM; dan 5) Keberlanjutan program. Hasil kegiatan yang diperoleh, yaitu: 1) Mitra mempunyai sertifikat penyuluhan pangan; 2) Mitra mempunyai peralatan yang higienis (celemek, penutup kepala, sarung tangan, dan penjepit makanan); dan 3) Mitra mempunyai sertifikat NIB, halal, merk dagang, kemasan yang kuat, mixer, mesin penggiling, dan oven.
Evaluasi Model CIPP Berbasis SPADA Pada Mata Kuliah Dasar Umum Di Universitas Wijaya Putra Priyambudi, Surya; Bachri, Bachtiar Sjaiful; Maureen, Irena Yolanita
Jurnal Kependidikan Media Vol 14, No 1 (2025): JURNAL KEPENDIDIKAN MEDIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jkm.v14i1.17445

Abstract

Proses pembelajaran daring pada pendidikan tinggi tentu saja memiliki tantangan tersendiri, salah satu kendala yang dialami mahasiswa saat menjalani perkuliahan secara daring adalah jaringan internet yang tidak stabil terutama bagi mereka yang tinggal di daerah pelosok. Dalam menggunakan model CIPP, yang mencakup context, input, process, and product, untuk menilai pembelajaran melalui sistem pembelajaran daring pada mata kuliah dasar umum. Karena model CIPP lebih bersifat umum, maka penelitian ini bertujuan untuk menggunakannya. Komponen-komponen yang ada di dalam model CIPP ini semuanya bertahap-tahap dan saling memiliki keterkaitan secara dinamis serta tidak berdiri sendiri. Keterbaruan penelitian evaluasi model CIPP (Context, Input, Process, and Product) dalam penelitian pendidikan terutama dalam pengembangan sumber daya manusia yaitu dosen dan mahasiswa dalam penggunaan sistem pembelajaran daring pada mata kuliah dasar umum di Universitas Wijaya Putra. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, penilaian paling deskriptif. Desain penelitian dan evaluasi kualitatif ini bersifat deskriptif dan langkah pengumpulan dan analisis datanya dilakukan secara sistematis dan terpadu. Deskripsi dan prosedur dilakukan untuk menentukan nilai dan manfaat pekerjaan. Penelitian melibatkan menjawab pertanyaan dan menguji serta menguji hipotesis. Data penelitian diperoleh dari responden yaitu 670 mahasiswa dan 20 dosen mata kuliah dasar umum Universitas Wijaya Putra. Data diperoleh dari literatur berupa rencana belajar mingguan (RPS), nilai dan menggunakan sistem pembelajaran daring (SPADA). Berdasarkan hasil analisis, penerapan model CIPP berbasis SPADA pada MKDU di Universitas Wijaya Putra dapat dikatakan kuat dan baik. Implementasi model CIPP ini sesuai dengan tujuan evaluasi pembelajaran, mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, penilaian produk. Hasil dari implementasi model CIPP berbasis SPADA pada MKDU di Universitas Wijaya Putra dapat dikatakan baik. Hal ini dapat dilihat dari hasil keseluruhan indikator evaluasi yang dilakukan, yaitu evaluasi context, evaluasi input, evaluasi process, dan evaluasi product. Dari keempat evaluasi, diperoleh nilai rerata 0,90 evaluasi context (tujuan), 0,83 evaluasi input (rencana), 0,84 evaluasi process (tindakan), dan 0,89 evaluasi product.
PENGEMBANGAN APLIKASI VIRTUAL CLASS UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI LITERASI DIGITAL MAHASISWA MENUJU ERA SOCIETY 5.0 Priyambudi, Surya; Probowati, Yeni; Harist, Muhammad
EDUTIC Vol 10, No 1: November 2023
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/edutic.v10i1.22190

Abstract

Literasi digital merupakan kemampuan yang harus dikuasai oleh mahasiswa dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi era society 5.0. Kompetensi literasi digital yang dikembangkan pada aplikasi virtual class sebagai media pembelajaran digital, yaitu: 1)Pencarian di internet; 2)Pandu arah; 3)Evaluasi konten informasi; 4)Penyusunan pengetahuan. Penelitian ini akan dipergunakan pada mata kuliah Belajar dan Pembelajaran, kompetensi literasi digital akan dikembangkan pada aplikasi virtual class serta diintegrasikan dengan SPADA KEMDIKBUD. Rumusan permasalahan yaitu pengembangan pembelajaran digital menggunakan aplikasi virtual class untuk meningkatkan kompetensi literasi digital mahasiswa menuju era society 5.0 serta kendala-kendala yang mungkin dapat ditemui dalam pelaksanaan kegiatan perkuliahan tersebut. Tujuan penelitian untuk: 1)Mengembangkan aplikasi virtual class sebagai pembelajaran digital pada mata kuliah Belajar dan Pembelajaran di STKIP Bina Insan Mandiri; 2)Meningkatkan kompetensi literasi digital mahasiswa melalui aplikasi virtual class pada mata kuliah Belajar dan Pembelajaran di STKIP Bina Insan Mandiri; 3)Melakukan identifikasi terhadap kendala-kendala pada pelaksanaan perkuliahan menggunakan aplikasi virtual class untuk meningkatkan kompetensi literasi digital mahasiswa pada mata kuliah Belajar dan Pembelajaran di STKIP Bina Insan Mandiri. Metode penelitian menggunakan Research Development bertujuan menghasilkan media pembelajaran digital untuk meningkatkan kompetensi literasi digital menuju era society 5.0. Penelitian dilakukan Semester Genap Tahun Ajaran 2022/2023, menggunakan aplikasi virtual classs untuk meningkatkan kompetensi literasi digital mahasiswa. Berlandaskan dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa penggunaan aplikasi virtual class sebagai media literasi digital mahasiswa masih berada pada tingkatan yang memadai. Seiring pemanfaatan penggunaan dalam memperoleh informasi menyebabkan mahasiswa mampu melakukan penelusuran di internet dalam menemukan informasi yang dibutuhkan, namun kompetensi tersebut harus diimbangi dengan kemampuan lainnya.
Evaluasi Model CIPP Berbasis SPADA Pada Mata Kuliah Dasar Umum Di Universitas Wijaya Putra Priyambudi, Surya; Bachri, Bachtiar Sjaiful; Maureen, Irena Yolanita
Jurnal Kependidikan Media Vol 14, No 1 (2025): JURNAL KEPENDIDIKAN MEDIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jkm.v14i1.17907

Abstract

Proses pembelajaran daring pada pendidikan tinggi tentu saja memiliki tantangan tersendiri, salah satu kendala yang dialami mahasiswa saat menjalani perkuliahan secara daring adalah jaringan internet yang tidak stabil terutama bagi mereka yang tinggal di daerah pelosok. Dalam menggunakan model CIPP, yang mencakup context, input, process, and product, untuk menilai pembelajaran melalui sistem pembelajaran daring pada mata kuliah dasar umum. Karena model CIPP lebih bersifat umum, maka penelitian ini bertujuan untuk menggunakannya. Komponen-komponen yang ada di dalam model CIPP ini semuanya bertahap-tahap dan saling memiliki keterkaitan secara dinamis serta tidak berdiri sendiri. Keterbaruan penelitian evaluasi model CIPP (Context, Input, Process, and Product) dalam penelitian pendidikan terutama dalam pengembangan sumber daya manusia yaitu dosen dan mahasiswa dalam penggunaan sistem pembelajaran daring pada mata kuliah dasar umum di Universitas Wijaya Putra. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, penilaian paling deskriptif. Desain penelitian dan evaluasi kualitatif ini bersifat deskriptif dan langkah pengumpulan dan analisis datanya dilakukan secara sistematis dan terpadu. Deskripsi dan prosedur dilakukan untuk menentukan nilai dan manfaat pekerjaan. Penelitian melibatkan menjawab pertanyaan dan menguji serta menguji hipotesis. Data penelitian diperoleh dari responden yaitu 670 mahasiswa dan 20 dosen mata kuliah dasar umum Universitas Wijaya Putra. Data diperoleh dari literatur berupa rencana belajar mingguan (RPS), nilai dan menggunakan sistem pembelajaran daring (SPADA). Berdasarkan hasil analisis, penerapan model CIPP berbasis SPADA pada MKDU di Universitas Wijaya Putra dapat dikatakan kuat dan baik. Implementasi model CIPP ini sesuai dengan tujuan evaluasi pembelajaran, mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, penilaian produk. Hasil dari implementasi model CIPP berbasis SPADA pada MKDU di Universitas Wijaya Putra dapat dikatakan baik. Hal ini dapat dilihat dari hasil keseluruhan indikator evaluasi yang dilakukan, yaitu evaluasi context, evaluasi input, evaluasi process, dan evaluasi product. Dari keempat evaluasi, diperoleh nilai rerata 0,90 evaluasi context (tujuan), 0,83 evaluasi input (rencana), 0,84 evaluasi process (tindakan), dan 0,89 evaluasi product.
DEVELOPMENT OF SELF-REGULATED LEARNING IN THE PROJECT-BASED HYBRID LEARNING MODEL TO IMPROVE SELF-REGULATED LEARNING Priyambudi, Surya; Setyowati, Yulis; Grahani, Firsty Oktaria
JURNAL KONFIKS Vol 11 No 2 (2024): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v11i2.15764

Abstract

In the current independent learning curriculum of the independent campus, learning in Higher Education has shifted to being based on internet digitalization. SPADA, which will be developed, is an application owned by Wijaya Putra University, which is located at spada.uwp.ac.id. The combination of project-based learning that implements hybrid learning is learning simultaneously online and offline. The problem formulation is formulated: How is the feasibility of developing a project-based hybrid learning model based on the SPADA application for student learning? How can the project-based hybrid learning model based on the SPADA application improve students' self-regulated learning abilities? This study aims To produce the feasibility of developing a project-based hybrid learning model based on the SPADA application for student learning and To explain the project-based hybrid learning model based on SPADA in improving students' self-regulated learning abilities. The research method uses an experimental approach with pretest and posttest. Based on the research results, the project-based hybrid learning model based on the SPADA application to improve the self-regulated learning abilities of Wijaya Putra University students is very effective. This is because the self-regulated learning ability for the goal-setting indicator has increased by 0.98, the environment setting indicator has increased by 0.90, the task strategy indicator has increased by 1.06, the time management indicator has increased by 1.32, the help-seeking indicator has increased by 1.81, and for the self-evaluation indicator has increased by 1.14. The implications of the findings in this study reinforce that knowledge and skills in self-regulated learning abilities are very much needed to support educational models and processes that are increasingly disrupting traditional methods by knowing the selection of digital learning resources and can encourage efforts to improve abilities in self-regulated learning abilities.
Model Project Based Hybrid Learning Untuk Meningkatkan Kompetensi Literasi Digital Dalam Filsafat Ilmu Pengetahuan Priyambudi, Surya; Nursalim, Mochamad; Masitoh, Siti
Jurnal Kependidikan Media Vol. 13 No. 1 (2024): JURNAL KEPENDIDIKAN MEDIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jkm.v13i1.14290

Abstract

Perpaduan antara project based learning yang menerapkan hybrid learning merupakan pembelajaran secara waktu bersama antara daring dan luring. Informasi dan data yang relevan diperlukan sebagai referensi selama pembelajaran berlangsung, oleh karena itu pebelajar harus memiliki kemampuan literasi digital. Dengan demikian literasi digital harus diintegrasikan dengan model project based hybrid learning, sehingga akan meningkatkan kesadaran pebelajar akan literasi digital yang baik. Metode penelitian yang dipergunakan pada penelitian ini adalah metode literatur review. Keberadaan ilmu pengetahuan tidak lepas dari sejarah yang merupakan rangkaian catatan lahir dan berkembangnya berbagai ilmu pengetahuan hingga saat ini. Artikel ini membahas tentang keterkaitan proses pembentukan pengetahuan awal yang secara teoritis masih berkaitan erat, khususnya pada peningkatan kemampuan literasi digital dengan menggunakan model pembelajaran project based hybrid learning yang memungkinkan pebelajar menggunakan pemikiran kritis dan keterampilan perolehan pengetahuan untuk menanggapi permasalahan dunia nyata. Model ini dapat memberikan kesempatan kepada pebelajar untuk pembelajaran dengan cara yang lebih aktif, bermakna, dan meningkatkan keterampilan literasi digital pebelajar. Pembelajar dapat mengembangkan proyek-proyek lain yang sesuai dengan kebutuhan dan minat pebelajar.