Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Penurunan Burnout Perawat Melalui Implementasi Relaksasi Autogenik Nur, Hirza Ainin; Pramudaningsih, Icca Narayani; Pujiati, Eny; Cahyanti, Luluk; Yuliana, Alvi Ratna; Ambarwati; Jamaludin; Fitriana, Vera
JURNAL KESEHATAN PRIMER Vol 9 No 2 (2024): JKP (Jurnal Kesehatan Primer)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/jkp.v9i2.1780

Abstract

Background: Burnout is prolonged stress that is often experienced by nurses due to work fatigue. Nurses who experience burnout can cause fatal problems such as the risk of suicide in nurses, as well as a decrease in the quality of service for patients. One action that can be used to reduce burnout symptoms is autogenic relaxation. Objective: This research aims to determine the effectiveness of autogenic relaxation measures on nurse burnout. Method: The research method used is pre-experimental design with one group pretest-posttest design. The total sample was 22 respondents. Autogenic relaxation was carried out once every day for 1 week in the morning with a duration of 20 minutes. Data collection used observation sheets, autogenic relaxation SOPs, the Maslach Burnout Inventory (MBI) instrument. Statistical analysis uses the Wilcoxon Rank Test. Results: This research shows that autogenic relaxation is effective in reducing nurse burnout with p-value of 0.000 for emotional exhaustion, 0.000 depersonalization, 0.000 personal accomplishment.
PENERAPAN BRISK WALKING EXERCISE UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI Cahyanti, Luluk; Khoirunnisa, Fara; Yuliana, Alvi Ratna; Nur, Hirza Ainin; Putri, Devi Setya; Fitriana, Vera
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama Vol 14, No 3 (2025): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama
Publisher : STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jcu.v14i3.2991

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi terjadi berkaitan dengan beragam faktor risiko, baik yang tidak dapat diubah maupun dapat diubah. Faktor risiko yang tidak dapat diubah meliputi genetik, keadaan gizi, dan usia. Faktor risiko yang dapat diubah adalah kegemukan, diet, dan aktivitas fisik atau olahraga. Dilain pihak kegemukan disebabkan oleh konsumsi makanan berlebih dan aktivitas fisik atau olahraga kurang. Brisk Walking Exercise merupakan salah satu latihan fisik yang dapat dilakukan dengan menggunakan teknik berjalan lebih cepat dari kecepatan normal selama 20-30 menit. Tujuan: Untuk menggambarkan dan membuktikan bahwa penerapan Brisk Walking Exercise dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif Pre-Experimental design dengan rancangan one group pretest-posttest design. Sample sebanyak 15 responden yang dipilih sesuai dengan kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan bulan Juni 2025 menggunakan lembar observasi. Analisa data dilakukan secara deskriptif untuk melihat perubahan tekanan darah sebelum dan setelah intervensi Brisk Walking Exercise. Hasil: Setelah diberikan terapi Brisk Walking Exercise selama 4 hari berturut-turut, sebelum diberikan tindakan terapi Brisk Walking Exercise tekanan darah responden Kategori Normal Tinggi berjumlah 1 responden ( 6,67%), Kategori Hipertensi Ringan berjumlah 9 responden (60,00%), Kategori Hipertensi Sedang berjumlah 5 responden ( 33,33%), kemudian sesudah dilakukan intervensi normal berjumlah 1 responden (6,67%), Kategori normal tinggi berjumlah 9 responden (60,00%), Kategori Hipertensi Ringan berjumlah 5 responden (33,33%). Terapi Brisk Walking Exercise ini memberikan pengaruh positif khususnya dimasyarakat Desa Wergu Wetan terhadap penurunan tekanan darah. Hal ini menunjukkan ada penurunan tekanan darah setelah diberikan terapi Brisk Walking Exercise. Kesimpulan: Terapi Brisk Walking Exercise efektif dalam menurunkan tekanan darah. Terapi ini dapat dijadikan pendekatan keperawatan nonfarmakologi untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.Kata kunci : Hipertensi, Penurunan Tekanan Darah, Terapi Brisk Walking Exercis
Edukasi Bahaya Pergaulan Bebas dan Bahaya Merokok bagi Kesehatan Remaja di SMPN 1 Mejobo Kudus Jamaludin, Jamaludin; Pramudaningsih, Icca Narayani; Cahyanti, Luluk; Fitriana, Vera; Najwa, Rayya Sofichul; Rahmasari, Nia; Verensia, Anggun Berliantin; Saputri, Steviana Intan
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Menara Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70109/jupenkes.v2i4.97

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang memiliki kerentanan tinggi terhadap perilaku berisiko, termasuk pergaulan bebas dan kebiasaan merokok, yang berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan fisik, psikologis, dan sosial. Rendahnya tingkat pengetahuan dan pemahaman remaja menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap munculnya perilaku tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa mengenai bahaya pergaulan bebas serta dampak merokok terhadap kesehatan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui edukasi kesehatan dengan pendekatan ceramah interaktif, diskusi, dan pemanfaatan media leaflet kepada siswa SMPN 1 Mejobo Kudus. Evaluasi kegiatan dilaksanakan secara deskriptif kualitatif melalui tanya jawab terstruktur dan observasi partisipasi siswa setelah penyampaian materi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa siswa mampu menjawab lima pertanyaan evaluasi dengan benar serta secara aktif mengajukan dua pertanyaan yang relevan dengan materi yang disampaikan. Temuan tersebut mengindikasikan adanya peningkatan pemahaman dan ketertarikan siswa terhadap materi edukasi kesehatan. Simpulan kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan berbasis sekolah dengan pendekatan interaktif efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja untuk menghindari pergaulan bebas dan kebiasaan merokok.