Claim Missing Document
Check
Articles

Counseling on Maintenance of Irrigation Canals in Trucuk Village Klaten Regency Central Java Suryo Handoyo; Herman Susila; Sumina Sumina; Erni Mulyandari
International Journal of Social Service and Research (IJSSR) Vol. 3 No. 2 (2023): International Journal of Social Service and Research (IJSSR)
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/ijssr.v3i2.264

Abstract

The study aims to find out maintenance of irrigation Trucuk Village. Trucuk, is an area in Klaten Regency, which mostly consists of rice fields. The rice fields have been around for a long time and still exist today. The cause of existence of these rice fields can still survive because the Trucuk area and its surroundings still get rice field irrigation from banners or rivers. Water to irrigate the rice fields is channeled through permanent and semi-permanent ditches. Care and maintenance are needed to maintain the function of the ditch as a means to drain water. Some of the factors that can reduce the performance of the ditch include damage to the body of the ditch, illegal water taking, waste disposal, and lack of infrastructure to control the flow of water. After carrying out counseling to parties related to the existence of waterways in the village of Trucuk Klaten, it is hoped that the continuity of the water flow and the sustainability of agriculture in the rice fields can run normally. So that socio-economic life in the Trucuk Klaten area and its surroundings can run normally.
Evaluasi Kinerja Daerah Irigasi Jejeruk Kabupaten Magetan Berdasarkan Peraturan Menteri PUPR NO 12/PRT/M/2015 Erni Mulyandari; Suryo Handoyo; Hanggar Ganara Mawandha; Lalu Marhayani Kesuma
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.282 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i11.9861

Abstract

Bendung Jejeruk berada pada koordinat 7°39'41" LS dan 111°28'37,56" BT, tepatnya terletak di desa Candirejo, Magetan, Magetan, Jawa Timur. Bendung tersebut memiliki fungsi untuk melayani daerah irigasi lintas kabupaten (Kabupaten Magetan dan Kabupaten Madiun) seluas 5.064 ha. Pada saat ini, Bendung Jejeruk masih kurang optimal dalam mengalirkan air untuk irigasi. Hal tersebut dapat dilihat dari beberapa masalah yang ada di saluran irigasi seperti hilang atau rusaknya beberapa bangunan pengatur atau bangunan pelengkap, rusaknya lining saluran sehingga air tidak bisa secara optimal sampai ke saluran tersier atau kuarter, dan banyaknya sampah yang menumpuk di beberapa titik saluran. Berdasarkan permasalahan tersebut, perlu dilakukan penelusuran jaringan irigasi dan untuk selanjutnya dilakukan evaluasi kinerja di DI Jejeruk berdasarkan Permen PUPR No. 12/PRT/M/2015. Hasil penelusuran jaringan irigasi diperoleh bahwa saluran pembawa utama DI Jejeruk rata-rata berbentuk trapesium dengan material konstruksi pasangan batu. Adapun jumlah saluran yang dimiliki DI Jejeruk yaitu dua saluran primer dan 10 saluran sekunder sedangkan untuk jumlah aset bangunan secara keseluruhan yaitu 55 bangunan pengatur dan 307 bangunan pelengkap. Pada analisis penilaian kinerja DI Jejeruk diperoleh nilai total sebesar 61.33% yang berarti kinerja DI Jejeruk masuk ke dalam kategori kurang dan perlu perhatian.
Innovative Strategies and Technologies in Waste Management in the Modern Era Integration of Sustainable Principles, Resource Efficiency, and Environmental Impact Mashudi; Rahayu Sulistiowati; Suryo Handoyo; Erni Mulyandari; Nur Hamzah
International Journal of Science and Society Vol 5 No 4 (2023): International Journal of Science and Society (IJSOC)
Publisher : GoAcademica Research & Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/ijsoc.v5i4.767

Abstract

In the context of waste management in the modern era, environmental challenges are increasingly complex. Innovative strategies and sustainable technology are important to answer this problem. This study aims to analyze the environmental impact of implementing innovative strategies and technologies in waste management and to provide recommendations for mitigating negative impacts. The literature study method is used to collect and analyze relevant data. The results of this research illustrate the positive potential of innovative strategies in waste management but also emphasize the need for careful mitigation measures to reduce negative impacts on the environment. In facing the challenges of waste management, innovative strategies, and technologies provide real opportunities to achieve environmental sustainability in the future.
Analisis Perhitungan Angka Kebutuhan Nyata Operasi dan Pemeliharaan Pada Daerah Irigasi Jejeruk Suryo Handoyo; Erni Mulyandari; Ratih Nilam Sari
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v8i8.13251

Abstract

An analysis of the calculation of the Actual Needs for Operation and Maintenance (AKNOP) of an irrigation area is urgently needed to determine the amount of the budget that must be spent by the relevant agencies in terms of operating and maintaining the irrigation area. In general, three parameters are observed, namely the cost of managing the implementation of operations and maintenance, the cost of operating surface irrigation, and the cost of maintaining surface irrigation networks. The purpose of this study was to analyze the magnitude of the Real Operation and Maintenance Performance Figures (AKNOP) in the Jejeruk Irrigation Area. The research method used is to analyze the cost of the three parameters mentioned above. The results showed that the cost of AKNOP in the Jejeruk Irrigation Area was IDR 854,227,960.00 (Eight Hundred Fifty-Four Million Two Hundred Twenty-Seven Thousand Nine Hundred Sixty Rupiah).
Comparative Analysis of Building Cost Budget Plans Using SNI and BOW Methods Taufik Safii Abdullah; Suryo Handoyo; Erni Mulyandari
Syntax Idea 1573-1580
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/syntax-idea.v6i4.3148

Abstract

Building budget design (RAB) is a way to calculate the costs that will be required from a building and with this cost the building can be realized as planned. In Indonesia, there are methods for planning the unit cost price of project budgets, namely BOW (Burgelijke Openbare Werken) and SNI (Regulation of The Ministry of Public Works and Housing Republic Indonesia Number 1 of 2022 concerning Guidelines for Preparing Estimated Costs of Construction Work in the Field of Public Works and Public Housing) where the SNI method is an adjustment and renewal of the BOW analysis which is an analysis of the legacy of the Dutch Government which contains a labor-intensive and conventional work system. However, the reality in the field is that the BOW method is still widely used for building construction work because the coefficient used is greater than using the SNI method so that it is possible to get a greater profit. This study aims to find out the RAB of the SNI and BOW methods and then find out the difference to be an alternative reference in planning construction costs with the SNI and BOW methods and add insight. In the calculation of the budget plan for concrete work costs for the construction of the UPN Veteran Yogyakarta Integrated Research Laboratory Building using 2 methods, the SNI method was obtained at Rp 9,659,059,280.45 while using the BOW method at Rp 14,474,237,708.85. The difference between the SNI and BOW method budget plans is Rp 4,815,178,428.39.
STUDI KESEDIAAN PENGGUNAAN APD PADA PEKERJAAN BETON DI PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG UTSMAN BIN AFFAN MOJOGEDANG Dimas Choirul Huda; Suryo Handoyo; Dian Arumningsih D.P.
Journal of Civil Engineering and Infrastructure Technology Vol. 2 No. 1 (2023): JCEIT
Publisher : Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jceit.v2i1.2663

Abstract

Alat Pelindung Diri (APD) merupakan seperangkat alat yang digunakan oleh tenaga kerja untuk melindungi seluruh atau sebagian tubuhnya terhadap kemungkinannya adanya potensi bahaya di tempat kerja atau kecelakaan kerja. Tugas Akhir ini berjudul “Studi Kesediaan Penggunaan APD Pada Pekerjaan Beton Di Proyek Pembangunan Gedung Utsman Bin Affan Mojogedang” memililki rumusan masalah bagaimana tingkat kesediaan penggunaan APD pada pekerjaan beton di proyek pembangunan Gedung asrama utsman bin affan pondok MTA Mojogedang, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesediaan penggunaan APD pada pekerjaan beton di proyek tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif yang merupakan suatu metode dalam meneliti suatu kelompok manusia, objek, kondisi. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 20 orang pekerja beton dan dengan cara menyebarkan kuesioner untuk diisi oleh pekerja besi serta mengolah mengolah data dengan bantuan program Ms.Excel, Statistical Product dan Service Solutions (SPSS).Total skor yang didapatkan dari perhitungan tiap APD adalah 75 untuk alat pelindung kepala dan termasuk dalam kategori yang baik, 82 untuk alat pelindung kaki dan termasuk dalam kategori yang sangat baik, 70 untuk alat pelindung tangan dan termasuk dalam kategori yang baik, 57 untuk alat pelindung mata dan termasuk dalam kategori yang cukup, 65 untuk rompi keselamatan dan termasuk dalam kategori yang baik, 56 untuk tali pengaman dan termasuk dalam kategori yang cukup, 57 untuk perlindungan pernafasan dan termasuk dalam kategori yang cukup. Total rata rata penggunaan APD sebesar 61%. Hal ini menunjukan bahwa tingkat kesediaan penggunaan APD pada proyek pembangunan Gedung asrama utsman bin affan pondok MTA Mojogedang tergolong baik.
ANALISIS BETON KEROPOS PADA KOLOM STRUKTUR DENGAN METODE QUALITY CONTROL CIRCLE (QCC) rohmad nuryanto; Suryo Handoyo; Kusdiman Joko Priyanto
Journal of Civil Engineering and Infrastructure Technology Vol. 2 No. 2 (2023): JCEIT
Publisher : Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jceit.v2i2.3087

Abstract

Quality is a key factor that brings success in construction, growth, and improvement. Quality is a basic factor in consumer decisions that shapes determining the desired products and services. One of the factors that influences product quality is the quality control method, which will be able to improve the quality of the company's output by reducing the level of defects. The Quality Control Circle (QCC) method is a method that can be used to reduce defects in a relatively short time, can be carried out, and is easily implemented in small teams so that it does not involve all personnel in an organization. Apart from this, QCC can also save costs by improving quality because of its small organizational structure. To be able to survive in the midst of intense competition and the growth of the construction industry, companies must have advantages that other companies do not have. The determining factor of competitiveness is to improve quality. This effort was made by the company by making continuous improvements with the aim of reducing the number of product defects. The author used the quality control cylinder method to reduce defects in structural column work at Gadjah Mada University's Smart Green and Learning Center (SGLC) building project. The focus was on analyzing concrete structural columns to reduce defects and achieve a cost efficiency of 82.87%. Improvements were made to elements of the structural column work method, reducing 80% of defects. The QCC method was used to prevent defects from recurring in the product.
EVALUASI BANGUNAN GEDUNG PERKULIAHAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA Kukuh Kurniawan Dwi Sungkono; Reki Arbianto; Teguh Yuono; Suryo Handoyo; Erni Mulyandari; Paska Wijayanti; RA Dinasty Purnomoasri; Tri Hartanto
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v4i1.3066

Abstract

Evaluasi struktur bangunan dibutuhkan dengan tujuan untuk mengetahui kemampuan struktur bangunan dan atau kualitas material. Kekuatan dan kemampuan struktur dalam menahan beban rencana menjadi unsur utama sebuah bangunan. Pada bangunan yang sudah ada, untuk mengetahui mutu kuat tekan beton dilakukan dengan metode uji tidak merusak (non-destructive test, NDT) dan uji merusak (destructive test, DT). Daya dukung tanah dapat diperoleh dari pengujian lapangan yaitu Cone Penetration Test (CPT) atau sondir. Metode evaulasi bangunan dilakukan pada material beton dan daya dukung tanah. Evaulasi material beton dilakukan dengan hammer test dan core drill pada elemen balok kolom bangunan. Sedangkan pengujian tanah menggunakan metode CPT atau sondir sebanyak 2 titik. Hasil pengujian core drill menunjukkan kuat tekan balok sebesar 6,33 MPa dan kolom sebesar 2,48 MPa. Berdasarkan penyelidikan tanah, tanah keras berada pada kedalaman 5-meter. Berdasarkan data pengujian core drill dan sondir, perlu dilakukan analisis kinerja bangunan terhadap resiko gempa. Untuk memastikan bangunan aman terhadap resiko terjadinya kegagalan pada saat terjadi gempa.
PERENCANAAN BANGUNAN MASJID SMK NEGERI 1 WONOGIRI Kukuh Kurniawan Dwi Sungkono; Reki Arbianto; Teguh Yuono; Suryo Handoyo; Erni Mulyandari; Paska Wijayanti; RA Dinasty Purnomoasri; Tri Hartanto
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v4i2.3671

Abstract

SMKN 1 Wonogiri yang terletak di Kabupaten Wonogiri, memiliki rencana untuk pembangunan rumah ibadah 2 lantai dengan memodifikasi bangunan existing. Perencanaan bangunan bertingkat harus dilakukan dengan baik untuk memastikan kekuatan dan kenyamanan pengguna. Analisis struktur sangat penting untuk memastikan bagaimana alur, distribusi dan dampak beban terhadap struktur yang ditinjau. Analisis struktur adalah proses menghitung dan menentukan efek akibat beban yang bekerja pada struktur (bangunan, jembatan, dermaga atau objek lainnya) yang menimbulkan reaksi berupa gaya dalam pada struktur. Perencanaan struktur dilakukan sesuai dengan peraturan Standar Nasional Indonesia (SNI) sebagaimana yang telah diatur. Keterbatasan lahan dan kebutuhan ruang SMKN 1 Wonogiri dalam pembangunan memerlukan keterlibatan tenaga ahli dalam perencanaan dan pembangunan. Perencanaan bangunan dengan melakukan analisis bangunan bertingkat menjadi sangat penting untuk memastikan keamanan dan kenyamanan bangunan. Berdasarkan permasalahan diatas, maka diusulkan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan tema “Perencanaan Bangunan Masjid SMKN 1 Wonogiri”. Rencana kegiatan ini akan bekerja sama dengan sekolah SMKN 1 Wonogiri dan Alumni SMKN 1 Wonogiri sebagai lokasi yang akan dilakukan pekerjaan perencanaan. Berdasarkan hasil pengujian daya dukung tanah yang dilakukan, tanah keras diperoleh pada kedalaman 5 meter. Sehingga pondasi yang digunakan adalah pondasi strauss pile dia. 300mm dengan kedalaman 6 meter. Masjid SMKN 1 Wonogiri dengan kondisi exsisting yang masih difungsikan dalam proses pembangunan nantinya, maka struktur baja menjadi pilihan sebagai material struktural.
EVALUASI KUALITAS UDARA PADA PEKERJAAN TEROWONGAN PENGAMBILAN (STUDI KASUS K3 PROYEK BENDUNGAN JLANTAH KARANGANYAR) Wijayanto, Ruli; Herman Susila; Handoyo, Suryo
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 29 No. 1 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v29i1.2879

Abstract

Angka kecelakaan kerja di Indonesia cukup tinggi, pada tahun 2018 data BPJS menunjukan angka 157.313 kasus, salah satunya kasus kecelakaan kerja pada pekerjaan area ruang terbatas. Pelaksanaan pekerjaan ruang terbatas harus dilaksanakan sesuai dengan standar operasional prosedur keselamatan kerja yaitu pengendalian kualitas udara seperti kandungan O2, CO, H2S, dan gas pemicu ledakan (LEL), dipastikan tidak melebihi nilai ambang batas sesuai peraturan agar terhindar dari accident. Penelitian ini dilakukan di PT Waskita Karya-Adhi Karya, KSO, pada pekerjaan terowongan pengambilan Proyek Bendungan Jlantah yang terletak di kecamatan Jatiyoso kabupaten Karanganyar. Objek yang diteliti sendiri merupakan salah satu pekerjaan konstruksi yang merupakan pekerjaan beresiko tinggi yaitu pekerjaan pembangunan terowong pengambilan yang dikategorikan sebagai ruang terbatas atau confined space. Data-data diperoleh dari data riwayat pengukuran kualitas udara menggunakan alat Gas Detector pada saat pekerjaan galian terowong intake pada rentang waktu November 2020. Hasil pengukuran kadar O2 didalam area kerja menunjukan fluktuasi antara 20,8% – 21% namun tidak signifikan dan masih dalam ambang batas normal 19,5% - 23%. Hasil pengukuran kadar CO selama masa penelitian terdapat beberapa kali peningkatan diatas ambang batas sampai dengan 38 ppm dan 40 ppm dari nilai ambang batas yang diijinkan sebesar 35 ppm. Hasil pengukuran gas H2S dan LEL tidak terdeteksi adanya gas tersebut. Kata kunci: Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Kecelakaan Kerja, Terowongan Pengambilan, Bendungan Jlantah