Claim Missing Document
Check
Articles

Pandangan Tokoh Masyarakat terhadap Pernikahan Wanita Hamil di Luar Nikah Perspektif ‘Urf (Studi Kasus di Nagari Paninggahan Kecamatan Junjung Sirih Kabupaten Solok) Izatul Jannah; Rahmiati Rahmiati
AHKAM Vol 5 No 3 (2026): SEPTEMBER
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/ahkam.v5i3.10186

Abstract

The marriage of women pregnant out of wedlock has received attention in several studies, yet research specifically discussing community leaders’ views on this practice from the perspective of ‘urf in Minangkabau society remains limited. This study aims to analyze the practice of marriage among women pregnant out of wedlock in Nagari Paninggahan, Junjung Sirih Subdistrict, Solok Regency, examine community leaders’ views on this practice, and analyze it from the perspective of ‘urf as one of the considerations in Islamic law. This study used a qualitative approach with a case study design, involving customary leaders, Islamic religious scholars, niniak mamak, bundo kanduang, and community members selected through purposive sampling. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and were then analyzed using the interactive analysis technique of Miles, Huberman, and Saldaña, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The results show that the practice of marriage among women pregnant out of wedlock in Nagari Paninggahan is carried out as a form of social and customary resolution to preserve family honor, protect women and children, and prevent social conflict within the community. The majority of community leaders support this practice because it is viewed as bringing greater benefit than allowing the problem to develop without resolution. This finding contributes to the development of Islamic family law studies based on local wisdom and broadens understanding of the relationship between custom and Islamic law in Minangkabau society. The conclusion of this study emphasizes the importance of synergy between customary and religious approaches in resolving social problems in society. The practical implications of this study indicate the need to strengthen moral guidance and religious education for the younger generation as a preventive effort against similar social problems.
(Studi pada Loket Perbendaharaan Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Palangka Raya) Naomi Butar-Butar; Rahmiati Rahmiati; Rini Oktavia; Ahmad Fahrami
Jurnal Manajemen dan Penelitian Akuntansi (JUMPA) Vol 19 No 1 (2026): Januari-Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Cendekia Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58431/jumpa.v19i1.445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah penerapan prinsip good governance dalam pelayanan administrasi keuangan pada Loket Perbendaharaan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri atas Kepala Sub Bidang Perbendaharaan, petugas loket, dan perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) selaku pengguna layanan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip good governance dalam pelayanan administrasi keuangan secara umum telah berjalan dengan baik. Akuntabilitas tercermin dari kepatuhan terhadap SOP dan mekanisme verifikasi dokumen; transparansi ditunjukkan melalui keterbukaan informasi kepada pengguna layanan; efisiensi diwujudkan melalui penyederhanaan prosedur administrasi; efektivitas terlihat dari kemampuan aparatur dalam merespons kendala layanan secara cepat. Namun, penerapan prinsip-prinsip tersebut masih menghadapi tantangan pada periode akhir tahun anggaran akibat meningkatnya volume pengajuan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan perlunya penguatan sumber daya manusia dan pengembangan media informasi yang lebih terstandar guna meningkatkan kualitas pelayanan administrasi keuangan daerah.
Co-Authors Agung Ary Wibowo Agung Biworo Agus Satrya Wibowo Ahmad Fahrami Ahmad Rois Aisya Shabrina Aldri Frinaldi Alex Syamsuddin Alfi Yasmina Ali Djamhuri Alma Ridha Hayati Anam, M Khairul Anastasia Larasati Asep Sunarko ASNI Baehaqi Banawa Sri Galuh Galuh Deni Mustika Deni Mustika Mustika Dewi Indah Noviana Pratiwi Didik Dwi Sanyoto Donna Octaria DWI SURYANTO Dwiana Savitri Edi Rusdiyanto Elda Maisy Rahmi Emylda Marsendy Erilia Yusnitha Fasya Nur Adilah Fiderius Ismanto Fitria Husnatarina Gidion Caraka Golda Belladonna Umbing Hamdi Abdul Karim, Hamdi Abdul Harapan Parlindungan Ringoringo Hendra Wana Nur'amin Ila Maghfiroh Indri Febrianti Intan Nur ‘Ain Ira Nurrasyidah Izatul Jannah Jan Setiawan Kamila Rosyida KIKI NURTJAHJA Lisda Hayatie, Lisda Lusiana Efrizoni M. Ichsan Diarsyad M.ICHSAN DIARSYAD Miftakhurrohmah Miftakhurrohmah Misnawati Misnawati Muhammad Agung Perdana Muhammad Alwi Muhammad Arifin Ilham Muhammad Junaidi Mulyana Nur Amalia Mu’nisatun Sholikhah Sholikhah Nadiya Alifa Nur Istiqomah Naomi Butar-Butar Nely Yusro Ngatijo Ngatijo Nika Sterina Skripsiana Nina Mulyani Nisa Ananda Noor Muthmainah Novatalia Batosamma Nur Fadhilah Rahim Nur Qamariah Nur Qamariahi Nurrahmatun Nisa Panghiyangani, Roselina Rahmma Eka Adi Susanti Raymond Meivan Revido Ginting Rifkie Irianto Kusuma Rini Oktavia Risky Sari Purnama Suci Rizky Afrinanda SELVIANI NINGSIH Septa Soraida Suhaimi Suhaimi Sukses Hadi Sutri Indaryati Syafira Delviana Tashid Tashid Tashya Mutiara Annisa Putri Tatik Zulaika Torowati Torowati Torowati Torowati Tri Yulianto ummu Nur Ainun Sajida Umrah Umrah Wedra Aprison Wirta Agustin Yanlinastuti Yanlinastuti Yulianti Yulianti Yunandar Yunandar Yusmar Emmy Katin