Claim Missing Document
Check
Articles

Dental Check Up Anak TK Taman Ceria dalam Rangka Hari Kesehatan Gigi Nasional Sri Hidayati; Sunomo Hadi; Silvia Prasetyowati; Isnanto Isnanto; Tiara Muda Galuh Ayu Dewanti
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i2.2118

Abstract

Peranan kesehatan gigi dan mulut sangat penting untuk memperkuat kesehatan anak secara umum, namun anak usia prasekolah masih mengalami masalah karies gigi dengan frekuensi cukup tinggi. Peristiwa tersebut dipengaruhi oleh pengetahuan anak maupun orang tua yang masih tergolong rendah,, kebiasaan menyikat gigi yang belum tepat, serta kurangnya upaya edukasi promotif dan preventif. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah menumbuhkan pengetahuan dan sikap yang lebih baik pada anak prasekolah dalam menjaga kebersihan gigi dengan pemberian edukasi kesehatan gigi yang disertai pemeriksaan gigi. Kegiatan dilaksanakan pada 30 siswa TK Taman Ceria Surabaya usia 4-6 tahun dengan melibatkan guru dan orang tua. Metode yang digunakan berupa penyuluhan menggunakan media boneka model, boneka karakter, dan video edukasi serta pemeriksaan rongga mulut. Pengukuran tingkat pengetahuan anak dilakukan melalui perbandingan hasil pre-test dan post-test. Hasil kegiatan mengindikasikan terjadinya perubahan meningkatnya pengetahuan dimana sebelum edukasi sebagian besar anak berada pada kategori kurang, kemudian meningkat menjadi kategori cukup setelah intervensi. Anak juga menunjukkan antusiasme yang lebih tinggi ketika dilakukan intervensi. Kegiatan ini turut meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pentingnya peran mereka dalam membimbing dan mengawasi kebiasaan anak dalam pemeliharaan kebersihan gigi di rumah.
Karamunting Fruit Gel as a Natural Dental Plaque Disclosing Solution Silvia Prasetyowati; M. Ibraar Ayatullah; Sunomo Hadi
Journal of Public Health and Pharmacy Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Teknologi Informasi dan Jurnal Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jphp.v5i2.6689

Abstract

Introduction: Dental and oral health issues remain a global challenge, with rising dental caries cases, particularly in regions like Sub-Saharan Africa and Indonesia, where 57.6% of the population is affected. Among Indonesian children aged 3-9, caries and toothache are prevalent, highlighting the need for early plaque detection and targeted interventions. This study aims to evaluate the effectiveness of disclosing solution gel formulated from Karamunting fruit (Melastoma malabathricum L.) as a dental plaque identifier in children attending the Special Education School under the Surabaya Foundation for Children with Disabilities. Methods: This study utilized a quasi-experimental design using a post-test with a control group framework. A total of 24 respondents were selected through random sampling and divided into four groups. The first three groups were given Karamunting fruit gel at concentrations of 7.5%, 10%, and 12.5% respectively, while the fourth group received a chemically-based disclosing solution as the control. This design allowed for a comparative analysis of the effectiveness of the natural and chemical formulations in detecting dental plaque. Results: The result of the analysis, conducted by using Kruskal-Wallis revealed a p-value of 0.004 (<0.05) indicating a statistically significant effectiveness among Karamunting gel concentrations of 7.5%, 10%, and 12.5% when compared to chemically-based disclosing solution. These findings demonstrate that Karamunting gel is effective in identifying dental plaque, with its efficacy varying significantly according to the concentration used. Conclusion: The disclosing solution gel derived from Karamunting fruit (Melastoma malabathricum L.) showed a potential as an effective alternative for dental plaque notification.
HUBUNGAN PENGETAHUAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT DENGAN JUMLAH GIGI BERFUNGSI PADA LANSIA (STUDI DI SEKOLAH LANSIA TANGGUH, KELURAHAN MOJO, SURABAYA) Komang Ayu Purnama Dewi; Bambang Hadi Sugito; Siti Fitria Ulfah; Sunomo Hadi
Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan (SIKONTAN) Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/sikontan.v5i1.4837

Abstract

This study aims to investigate the relationship between oral health knowledge and the number of functional teeth among older adults at the Tangguh Senior Citizens’ School in Mojo Village, Surabaya. The study employed a quantitative analytical design using a cross-sectional survey approach, with a population of 70 older adults aged 60 years and older and a sample of 60 respondents selected using the Slovin formula and simple random sampling. Data were collected through a dental and oral health knowledge questionnaire—which had been validated for validity and reliability—and intraoral examinations to count the number of functional teeth. The data were then analyzed using SPSS, including descriptive statistics and Spearman’s rank correlation test. The results showed that the majority of respondents had “poor” knowledge (58.3%) and fewer than 20 functional teeth (78.3%), with a significant positive correlation (r = 0.707, p < 0.05) between better knowledge and a higher number of functional teeth. In conclusion, good oral health knowledge is closely associated with a higher number of functional teeth among older adults in the study location.
Kemampuan Menyikat Gigi dengan Karies Gigi pada Anak Kelas 5 Sekolah Dasar Annisa Nurul Izza; Sri Hidayati; Sunomo Hadi
Journal of Oral Health Care Vol. 12 No. 2 (2024): 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/ohc.v12i2.1861

Abstract

Pendahuluan: Kurangnya pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut berkontribusi terhadap terjadinya karies gigi pada anak usia 10–12 tahun, yang merupakan kelompok rentan, salah satunya dipengaruhi oleh ketidaktepatan waktu menyikat gigi. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kemampuan menyikat gigi dengan karies gigi pada anak kelas 5 di SDN Sidomulyo 03 Jember. Metode: jenis penelitian yang digunakan Observasional analitik dengan rancangan Cross Sectional. Menggunakan lembar observasi, lembar wawancara, dan lembar pemeriksaan. Subjek penelitian berjumlah 42 siswa kelas 5 dengan rentan usia 10-11 tahun. Siswa melakukan sikat gigi kemudian rongga mulutnya diperiksa untuk mengetahui ada tidaknya karies gigi. Hasil: Terdapat 27 anak memiliki kemampuan menyikat gigi yang kurang dengan persentase 64,3%. 3 dari 42 Responden tidak memiliki karies gigi dengan persentase 7,1%. Sedangkan, 39 dari 42 Responden memiliki karies gigi dengan persentase 92,9%. Hasil tabulasi silang menunjukkan bahwa kemampuan menyikat gigi yang baik dengan tidak ada karies sebanyak 3 Responden dan sebanyak 27 Responden memiliki kemampuan menyikat gigi kurang dengan ada karies. Hasil uji statistik didapatkan nilai sig.(2-tailled) =0,000. Kesimpulan: Ada hubungan antara kemampuan menyikat gigi dengan karies gigi pada anak kelas 5 di SDN Sidomulyo 03 Jember.
Cara Menyikat Gigi dan Perdarahan Gusi Pada Lansia Dinda Alifiani Kunawi; Siti Fitria Ulfah; Sunomo Hadi
Journal of Oral Health Care Vol. 12 No. 2 (2024): 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/ohc.v12i2.2464

Abstract

Pendahuluan: Lansia rentan mengalami perdarahan gusi, salah satunya akibat cara menyikat gigi yang kurang tepat. Teknik menyikat gigi yang salah, seperti arah dan tekanan yang tidak sesuai, dapat memicu iritasi gusi serta menyebabkan sisa makanan tidak terangkat secara optimal. Permasalahan yang ditemukan adalah tingginya kejadian perdarahan gusi saat menyikat gigi pada lansia di Posyandu Lansia Kampung Mustika Baru Ngagel Surabaya Tahun 2024, yang didukung oleh masih buruknya rata-rata cara menyikat gigi pada kelompok lansia. Tujuan: menganalisis hubungan cara menyikat gigi dengan perdarahan gusi pada lansia di Posyandu Lansia Kampung Mustika Baru Ngagel Surabaya Tahun 2024. Metode penelitian: Jenis penelitian ini adalah analitik cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan sampel 36 lansia. Instrumen pengumpulan data  yang digunakan adalah lembar observasi untuk mengukur cara menyikat gigi dan lembar pemeriksaan untuk mengidentifikasi perdarahan gusi. Teknik analisis menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian : Rata-rata cara menyikat gigi lansia setelah dilakukan observasi termasuk dalam kategori buruk. Terdapat hubungan yang signifikan antara cara menyikat gigi dengan perdarahan gusi pada lansia di Posyandu lansia Kampung Mustika Baru Ngagel Surabaya, dengan nilai asymp.sig (a) menunjuukan nilai 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Semakin baik cara menyikat gigi pada lansia, maka risiko perdarahan gusi semakin menurun. Penelitian ini menyajikan kebaruan data berbasis komunitas Posyandu Lansia yang menegaskan hubungan signifikan antara praktik menyikat gigi yang dinilai secara langsung dengan kejadian perdarahan gusi pada lansia.  
Co-Authors Al-Mala’ Birruzauq Alifia, Nadia Agda Alma Dian Widyadhana Alya Rahma Ana Monica Ananta, Indriyani Annisa Nurul Izza Anshad Ansari Antika, Saroya Rindi Arrozadianti Abadi Asri, Abil Ayomi, Diasta Ayu Nur Fatimatuz Zahra Ayu pratiwi trisnawati Bambang Hadi Sugito Bella Elfidia Arista Desta Islami, Puti Ayu Dewi Farida Wahyuni Difa Santi Prasetyo Dinda Alifiani Kunawi Dinda Alifiani Kunawi Dinda Holidina Yusro Dini Sabiila Dyah Harum Kartika Endang Purwaningsih Endang Purwaningsih Fahima Arnas Syahilla Farah Ziyadah Ilma Fidinova Ika Putri Sang'adji Firmansyah, Dewi Masyitoh Habib Imaduddin Fadhlurrahman Hendro Suharnowo Heva Pratiwi Husni Abdillah, Ishraf Muhammad I Gusti Ayu Kusuma Astuti Ngurah Putri I Gusti Putu Agung Heri Raditya Putra I.G.A Kusuma Astuti N.P I.G.A Kusuma Astuti NP Ida Chairanna M Ida Chairanna Mahirawatie Ida Chairanna Mahirawatie Ida Chairanna Mahirawatie Ida Chairanna Mahirawatie IGA Kusuma Astuti NP Ilmi Choirotun Nissa Imam Sarwo Edi Imam Sawro Edi Isnanto Isnanto Isnanto Isnanto Isnanto Jumriani Jumriani Kamiliyatun Nisaa' Komang Ayu Purnama Dewi Kurniawati, Ririn Lambang Bagus Riadi Larasati, Ratih M. Ibraar Ayatullah Maishiela Ratnadevi Faradillah Marirarista Dwi Olivia Marjianto, Agus Marselin Nainil Afifa Mega Djuliawanti Moh. Sholehoddin Nika Laillan Thowilla Nur Rahma Pangestu Oktaviany, Cindy Ossy Amalia Julfani Prasetyo, Difa Santi Prasetyowati, Silvia Priandini, Aulia Puspa Dwiajiningtyas Nugroho Rahmalia Fanty Ekasari Regina Amelia Muslim Rohisotul Laily Seftia Leka Nova Septiarsih, Nuris Tri Silviya Anis Sulha Soesilaningtyas Soesilaningtyas Sri Hidayati Sri Hidayati Sri Hidayati Sri Hidayati Sri Hidayati Stefani Dwi Adelia Putri Susanto Sunnah Hayati Syahilla, Fahima Arnas Tazkya Nafs El Hawwa Tiara Muda Galuh Ayu Dewanti Ulfah, Siti Fatria Ulfah, Siti Fitria Umamei, Haritsa utomo, Endang Purwaningsih Wahyuni, Dewi Farida