Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Kemenangan Pasangan Sherly Tjoanda dan Sarbin Sahe Sebagai Representasi Kelompok Minoritas pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara 2024 Mulawarman; Saputra, Ilham; Banggu, Masni; Tusriadi; Amalia, Dea Rizky
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 11 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v11i1.4467

Abstract

North Maluku Province is a region with high ethnic, religious, and regional diversity, so that political representation from minority groups often faces structural and cultural challenges. Therefore, the success of the Sherly Tjoanda and Sarbin Sahe pair reflects the political dynamics that have undergone significant shifts. This study aims to determine what factors influence the victory of the Sherly Tjoanda and Sarbin Sahe pair as representatives of minority groups in the 2024 North Maluku Gubernatorial Election. Using a qualitative approach with a documentation study type of research, which collects data from publicly available documents. The results of the study show that there are two main factors that contributed to the victory of the pair. First, the personality factor of Benny Laos and Sherly Tjoanda who have a strong influence in society. Benny Laos is perceived as a generous and accomplished leader, while Sherly Tjoanda is known to be active in social activities, especially while accompanying her husband when he served as Regent of the Morotai Islands. Second, the political communication style applied by the Sherly Tjoanda and Sarbin Sahe pair, who utilized political rhetoric, political debates, and campaigns as the main means of reaching voters, also became a strategic factor in winning the political contest. This finding confirms the importance of political personality and communication as determinants of victory for minority candidates in regional head elections.
Effectiveness of Box Container Assistance for Indigenous Papuan MSMEs in Sorong City Banggu, Masni; Ula, Siti Nurul Nikmatul; Wanma, Januari Christy; Rais, Lukman
Journal of Government and Civil Society Vol 9, No 1 (2025): Journal of Government and Civil Society (April)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jgcs.v9i1.12227

Abstract

MSME assistance programs generally focus on capital and entrepreneurship training. However, it is still limited to the evaluation of assistance in the form of business facilities. This study aims to evaluate the effectiveness of the box container assistance program in encouraging the increase of small and medium enterprises of indigenous Papuans. Contributing to the development of knowledge in the field of MSME empowerment policies, especially in the context of support for business actors from indigenous Papuans. Using a mixed method approach, between quantitative and qualitative methods used together in a research activity by collecting data through interviews, observations, surveys of 45 indigenous Papuan MSME actors who received box container assistance in Sorong City. The results of the study showed that with the existence of this box container assistance program, it became business capital for indigenous Papuans in starting their businesses, creating jobs for women (housewives), as much as 53.33% increased income and could adjust to the location of sales for the community. However, there are still challenges due to the lack of supervision in the field in the use of this business capital assistance facility. However, this assistance program can be a model/sustainable assistance program for indigenous Papuans in developing their small and medium enterprises by considering several requirements and criteria. Program bantuan UMKM secara umum banyak menyoroti tentang permodalan dan  pelatihan kewirausahaan. Namun, masih terbatas pada evaluasi bantuan berupa sarana usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program bantuan box container dalam mendorong peningkatan usaha kecil menengah masyarakat asli Papua. Memberikan kontribusi terhadap pengembangan pengetahuan dalam bidang kebijakan pemberdayaan UMKM, khususnya dalam konteks dukungan terhadap pelaku usaha dari kalangan masyarakat asli Papua. Menggunakan pendekatan metode campuran, antara metode kuantitatif dan metode kualitatif yang digunakan secara bersama-sama dalam suatu kegiatan penelitian dengan mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, survei terhadap 45 orang pelaku UMKM masyarakat asli Papua penerima bantuan box container di Kota Sorong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya program bantuan box container ini, menjadi modal usaha bagi masyarakat asli Papua dalam memulai usahanya, menciptakan lapangan kerja bagi perempuan (ibu rumah tangga), sebanyak 53,33% adanya peningkatan pendapatan dan dapat menyesuaikan dengan lokasi berjualan bagi masyarakat. Namun, masih terdapat tantangan karena kurangya pengawasan dilapangan dalam penggunaan sarana bantuan modal usaha ini. Tetapi, program bantuan ini dapat menjadi model/program bantuan berkelanjutan bagi masyarakat asli Papua dalam mengembangkan usaha kecil menengahnya dengan mempertimbangkan beberapa syarat dan kriteria. 
Sosialisasi Peningkatan Kapabilitas Aparatur Pemerintah Melalui Pendidikan Rekognisi Pembelajaran Lampau di Kabupaten Sorong Rais, Lukman; Halik, Wahyudin; Purnomo, Arie; Ali, Muhammad; Mardliyah, Uswatul; Banggu, Masni; Salmawati; Ramli, Umar; Wahid, Bustamin
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 6 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v6i2.3504

Abstract

Sosialisasi Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) menjadi inisiatif Universitas Muhammadiyah Sorong dengan melakukan layanan pendidikan yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat sehingga diharapkan membuka peluang bagi pegawai untuk mendapatkan pendidikan tingkat strata-1 (sarjana). Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pegawai Pemerintah Kabupaten Sorong mengenai manfaat, prosedur, dan peluang yang ditawarkan oleh sistem RPL, dengan tujuan utama mengembangkan sumber daya manusia di bidang pemerintahan melalui program akademik sarjana yang fokus pada ilmu pemerintahan dan memberi peluang kepada lulusan program pendidikan dan pelatihan untuk memperoleh pengakuan kesetaraan dengan kualifikasi tertentu sesuai dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Sosialisasi ini dilakukan pada bulan Juni 2024 dengan sasaran utama kantor Distrik Kabupaten Sorong dengan 3 (tiga) bentuk kegiatan seperti pembuatan road map kegiatan, pembagian tim dan sosialisasi secara langsung. Sosialisasi ini menjelaskan 1) Asas utama pembukaan jalur RPL, yaitu memberikan kesempatan kepada pegawai yang telah berkarir profesional dan ingin memperoleh gelar sarjana, 2) Tujuan pembukaan jalur RPL, yaitu memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melanjutkan pendidikan sepanjang hayat melalui jalur pendidikan formal di Pendidikan Tinggi, dan mendorong individu yang mengalami putus sekolah atau tidak dapat melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi, namun memiliki kompetensi dan pengalaman kerja yang relevan, untuk kembali melanjutkan studi ke jenjang Pendidikan Tinggi, dan 3) diskusi terkait dokumen atau portofolio yang dapat diakui dalam proses RPL yang memungkinkan untuk mempercepat kemajuan studi dengan mengakui pendidikan nonformal, informal, dan pengalaman kerja. Sosialisasi ini diharapkan akan meningkatkan minat pegawai untuk melanjutkan studi dan meningkatkan kapabilitas mereka dalam bekerja.
Sosialisasi Sistem Pendidikan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) di Pemerintah Kota Sorong Ali, Muhammad; Halik, Wahyudin; Ramli, Umar; Banggu, Masni; Salmawati; Rais, Lukman; Basri, La; Wahid, Bustamin; Hidaya, Nur; Sangadji, Ismail Munadi; Purnomo, Arie
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 6 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v6i1.3128

Abstract

Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman di Pemerintah Kota Sorong mengenai manfaat, prosedur, serta peluang sistem Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). RPL adalah pengakuan terhadap Capaian Pembelajaran seseorang yang berasal dari pendidikan formal, nonformal, informal, dan/atau pengalaman kerja yang menjadi dasar melanjutkan pendidikan formal dan melakukan penyetaraan dengan kualifikasi tertentu. Program RPL merupakan inisiatif pemerintah dalam meningkatkan kompetensi dan kapasitas masyarakat dengan menggunakan pendekatan pendidikan yang memberikan penghargaan terhadap pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi yang diperoleh seseorang melalui pengalaman belajar di luar lingkungan formal. Sosialisasi ini dilakukan pada bulan Juli 2023 dengan sasaran utama kantor Distrik Kota Sorong. Penerapan RPL diharapkan dapat membuka pintu akses pendidikan yang lebih luas dan inklusif. Sosialisasi mengenai program RPL di Universitas Muhammadiyah Sorong mencakup penyampaian materi, diskusi, dan simulasi. Aspek yang dibahas melibatkan (a) Dasar Hukum dan konsep RPL yang berlaku di Universitas Muhammadiyah Sorong, (b) Rincian tahapan dari pendaftaran hingga pengakuan dokumen portofolio, serta proses perkuliahannya, dan (c) Keunggulan yang dimiliki oleh program RPL tersebut. Setelah sosialisasi, peserta diundang untuk mendaftar sebagai mahasiswa RPL di jurusan Ilmu Pemerintahan.
Local Community Involvement in Empowering Sustainable Development in South Remu Village, Sorong City, Southwest Papua Ayswhara, Halizah; Zadah, Muhammad Rafi; Basri, La; Banggu, Masni
Proceedings of Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Graduate Conference Vol. 5 No. 1 (2025): Fostering Gen Z for Sustainable Development and Renewable Energy
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/grace.v5i1.691

Abstract

Introduction: Community empowerment in sustainable development involves active participation in decision-making that affects their lives and environment. Purpose: To determine whether the community in South Remu Subdistrict is involved in the decision-making process related to sustainable development, as well as the obstacles they face in conveying their aspirations. Method: This study employed qualitative methods, utilizing structured interviews, observations, and literature reviews as data collection tools. Finding: This study shows that the South Remu District government has contributed to local community participation in development by conducting surveys, holding public consultations, facilitating working groups with stakeholders (BLK), and providing access to free nutritional services for infants and the elderly. Conclusion: Community participation in decision-making related to sustainable development in South Remu is essential to ensure that decisions are made in accordance with the needs and aspirations of the community and to reduce negative impacts on the environment.