Claim Missing Document
Check
Articles

Internet Addiction and Academic Procrastination: Exploring the Relationship Among Students of SMAN 1 Gabus Henoch Setya Nugraha; Maria Nugraheni Mardi Rahayu
PSIKOWIPA (Psikologi Wijaya Putra) Vol 6 No 2 (2025): PSIKOWIPA
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Wijaya Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38156/psikowipa.v6i2.203

Abstract

High school students have a close relationship with technology, making them vulnerable to internet addiction, which may lead to negative consequences such as academic procrastination. This study aimed to examine the relationship between internet addiction and academic procrastination among students. A quantitative method with a correlational design was employed. Data were collected through an online survey using the Internet Addiction Test (IAT) (α = 0.932) and the Procrastination Assessment Scale–Students (PASS) (α = 0.929). The sample consisted of 286 students from SMAN 1 Gabus, selected using incidental sampling. Data analysis was conducted using SPSS version 25, including normality testing, linearity testing, and Pearson correlation analysis. The results indicated a significant positive relationship between internet addiction and academic procrastination (r = 0.567; p < 0.001), indicating a moderately strong association. Higher levels of internet addiction were associated with higher levels of academic procrastination among students. These findings highlight the importance of managing internet use to reduce the risk of academic procrastination among high school students.
The Dynamics of Self-Disclosure among Gay and Transgender Individuals in the Indonesian Social Context Anna Maria; Maria Nugraheni Mardi Rahayu
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol. 14 No. 3 (2026): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v14i3.26644

Abstract

Self-disclosure is the process by which individuals reveal their personal identity to others. For gay and transgender individuals, self-disclosure presents challenges due to social stigma. This study aims to understand the self-disclosure experiences of gay and transgender individuals and the factors influencing this process. This research employs a qualitative method with a phenomenological design. The participants consisted of two individuals identifying as gay and transgender, selected using the snowball sampling technique. Data were collected through in-depth interviews and analysed using thematic analysis The results indicate that self-disclosure is a gradual process influenced by both internal and external factors. The primary obstacles to self-disclosure include fear of stigma, experiences of bullying, and anxiety about social reactions. However, social support from friends, colleagues, and inclusive environments can help individuals feel more confident in revealing their identities. The key factors affecting self-disclosure include the level of trust in the recipient, group size, dyadic effects, and supportive environments. This study provides insight into the dynamics of self-disclosure among gay and transgender individuals and highlights the crucial role of social support in creating a safe environment for them. The implications of this research can be utilized to raise awareness among families, professionals, and society in fostering open and non-judgmental communication. Self-disclosure merupakan proses individu dalam mengungkapkan identitas pribadinya kepada orang lain. Bagi individu gay dan transgender, self-disclosure menjadi tantangan karena adanya stigma sosial. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman self-disclosure pada individu gay dan transgender serta faktor-faktor yang memengaruhi proses tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain fenomenologis. Partisipan terdiri dari dua individu yang mengidentifikasi sebagai gay dan transgender, yang dipilih dengan teknik snowball sampling. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan metode analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-disclosure merupakan proses bertahap yang dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Hambatan utama dalam self-disclosure adalah ketakutan terhadap stigma, pengalaman perundungan, serta kecemasan terhadap reaksi lingkungan. Namun, dukungan sosial dari teman, kolega, dan lingkungan yang inklusif dapat membantu individu lebih percaya diri dalam mengungkapkan identitasnya. Faktor utama yang memengaruhi self-disclosure adalah tingkat kepercayaan terhadap penerima informasi, ukuran kelompok, efek diadik, dan lingkungan yang mendukung. Penelitian ini memberikan wawasan mengenai dinamika self-disclosure pada individu gay dan transgender serta menyoroti pentingnya peran dukungan sosial dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi mereka. Implikasi dari penelitian ini dapat digunakan untuk meningkatkan kesadaran keluarga, tenaga profesional, serta masyarakat dalam membangun komunikasi yang terbuka dan tidak menghakimi.
Co-Authors Afinnisa Rasyida Agung Setiyawan, Agung Ahat Nur Rohmah Anna Maria Aprodita, Nindya Putri Ardida, Neta Imanuela Aulia, Cika Nurul Bestin Julyan Sinaga Charan, Yobella Yiska Pravu Chaterine Beta Chandra Sheravina Dethan, Lidya Saraswati Karunia Dewi, Erviana Laksito Ellia, Seth Kenan Erika Devi Pakan Filia Dasiska Septi Arisandhi Tarigan Grenadi, Kezia Margaretha Hartono, Shelly Patricia Helen Yulia Wilfrida Henoch Setya Nugraha Hutabarat, Tabita Sammasda Ika Oktafia Ika Oktafia Intan Verutika Priscilla Baun Ivana Abigail Weldiv Setyawan Jati, Puri Puspita Javier, Reavisy Jusuf Tjahjo Purnomo Kakampu, Winston Lovevinzy Kartini Apriyuna Betty Kumalasari, Ajeng Yunita Laalah, Eunike Euangeline Trifena Laurenza, Hana LESTARI RELINDA ROMAULI RUMAPEA Litaay, Cindy Christine Maria Prima Novita Maria, Anna Mulyanto, Angeline Meisya Nesya Natasya Novita Rosa Margaretha, Made Novita, Putri Padji, Erly Marcella Pasaribu, Debbie Tiara Pinis, Eunike Margaritha Prasetyani, Renaningtyas Putri Rachel, Emanuella Rahma, Tarisa Habiba Rasyida, Afinnisa Renita Sitompul Rikumahu, Marchya Carina Exaudy Rudangta Arianti Salean, Adriani Maria Sangki, Maria Aprillia Angela Setyawan, Ivana Abigail Weldiv Sheravina, Chaterine Beta Chandra Sinaga, Bestin Julyan Situmeang, Louis Van Gall Sonny Christian Josua Sri Aryanti Kristianingsih Suprapti, Bhineska Juniar Dwi Tarigan, Filia Dasiska Septi Arisandhi Tasiabe, Hilman Richard Tasti, Dellana Panggar tifanny sischa saputri Tri, Abayomi Maleakhi Tumanan, Gabriela Vania Yus Veda Veronica Lowinsky Wijaya, Patricia Putri