Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Alkaline pretreatment and enzymatic saccharification of oil palm empty fruit bunch fiber for ethanol production 1) Pengolahan awal dengan basa NaOH dan sakarifikasi enzimatis serat tandan kosong kelapa sawit (TKKS) untuk produksi etanol Yanni SUDIYANI; Kiky C SEMBIRING; Hendris HENDARSYAH; Syarifah ALAWIYAH
Menara Perkebunan Vol. 78 No. 2: 78 (2), 2010
Publisher : INDONESIAN OIL PALM RESEARCH INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/iribb.jur.mp.v78i2.66

Abstract

Abstract Alkaline pretreatment of oil palm empty fruit bunch (EFB) fiber was conducted to improve enzymatic sacchari-fication of EFB fiber for ethanol production.  EFB as one of the major biomass wastes from palm oil industry is a complex lignocellulosic material consists of 41.3 – 46.5% of cellulose, 25.3 – 33.8% of hemicellulose and 27.6 – 32.5% of lignin.  Alkali pretreatment of EFB using NaOH 1 N with temperature at 30 and 600C and reaction times of 30, 60, 90, 120 and 150 minutes were investigated.  Furthermore, the enzymatic saccharification of pretreated EFB was examined. The pretreated substrate was subjected to an enzymatic saccharification using meicelase (10, 20 and 40 FPU/g substrate) at 400C, pH 4.5, 100 rpm for conversion of cellulose and hemicellulose in palm oil EFB to monomeric sugars. The alkali pretreatment of EFB using NaOH can significantly improve the enzymatic saccharification of EFB by removing more lignin and hemicellulose and increasing its accessibility to hydrolytic enzymes.  The results showed that the optimum pretreatment condition was NaOH 1 N at 300C and 90 minutes with the optimum component loss of lignin and hemicellulose was 45.8  % and 35.6  % respectively.  The saccharification of EFB pretreated by NaOH 1 N (at 300C and 90 minutes) for 45 hours and pH 4.5 resulted in optimum saccharification of 63.8 %.  Abstrak Pengolahan awal (pretreatment) serat tandan kosong kelapa sawit (TKKS) dengan basa NaOH telah dilakukan untuk meningkatkan sakarifikasi enzimatik TKKS menjadi etanol.  TKKS merupakan bahan lignoselulosa yang terdiri dari selulosa 41,3– 46,%,  hemicellulosa 25,3 – 33,8% dan lignin 27,6 – 32,5%. Pretreatment TKKS dilakukan dengan NaOH 1 N dengan variasi suhu 300 dan 600C dan variasi waktu 30, 60, 90, 120 dan 150 menit.  Konversi selulosa dan hemiselulosa hasil pretreatment TKKS menjadi gula dilaku-kan dengan sakarifikasi enzimatik menggunakan enzim meiselase (10, 20 dan 40 FPU/g substrat) pada suhu 400C, pH 4,5 dengan shaker 100 rpm.  Pretretament TKKS dengan basa   NaOH   dapat   meningkatkan   sakarifikasi enzimatik dengan berkurangnya lignin dan hemiselulosa secara signifikan dan memudahkan masuknya enzim hidrolitik.  Hasil pretreatment dengan NaOH 1N pada suhu 300C dan 90 menit menunjukkan kondisi optimum untuk penghilangan lignin dan hemiselulosa berturut-turut sebesar 45,8  % and 35,6  %.  Hasil sakarifikasi optimum yaitu 63,8 % dicapai setelah 45 jam sakarifisi pada pH 4,5. 
Pengaruh Sikap Siswa terhadap Prestasi Belajar Mata Pelajaran IPS Kelas IX di SMPN 29 Bekasi Alawiyah, Syarifah; Amaliah, Ayu Nurul; Kurniawan, Luluh Abdillah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sikap siswa terhadap prestasi belajar mata pelajaran ilmu pengetahuan sosial kelas IX di SMPN 29 bekasi. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 76 siswa yang di pilih melalui teknik random sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif asosiatif dengan pendekatan korelasional. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara sikap siswa dan prestasi belajar, dengan nilai koefisien korelasi pearson sebesar -0,067 dan signifikansi sebesar 0,564. Koefisien determinasi dalam penelitian ini sebesar 0,05 menunjukan bahwa sikap siswa memberikan kontribusi sebesar 0,5% terhadap prestasi belajar. Dari sini dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara sikap siswa dan prestasi belajar.
Pengembangan Media Edukasi Video Animasi tentang Bullying dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam di SDN Rawamangun 02 Pagi Syarifah Alawiyah; Filjah Hasyati; Dhuhaa Isti’anah; Tion Iswanto; Dhia Fauzan Arrafai Hibatullah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 6 (2024): Desember 2024 - Januari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media edukasi berupa video animasi tentang bullying dalam perspektif Pendidikan Agama Islam dengan menggunakan model pengembangan ADDIE di SDN Rawamangun 02 Pagi. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan Research and Development (R&D). Penelitian ini menganalisis bagaimana video animasi disesuaikan dengan kebutuhan sekolah dan karakteristik peserta didik dalam memahami bullying dalam perspektif Pendidikan Agama Islam. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis validitas dengan menggunakan kriteria penskoran dan indeks Aiken’s V. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa tingkat kelayakan materi mencapai nilai 0,92, sementara media edukasi memperoleh nilai 0,83. Kedua nilai tersebut termasuk dalam kategori interpretasi “Sangat Tinggi” atau layak untuk digunakan.
Penanaman Nilai-Nilai Sosial melalui Program Edukasi Stop Anti Bullying pada Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak Pujiastuti, Gunarti Retnoningrum; Alawiyah, Syarifah; Afifah, Aulya Nur; Andini, Mutiara; Nurfajriah, Yayah; Azahra, Azizah; Ala, Faridatul'
Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/mestaka.v5i2.900

Abstract

Bullying in early childhood is a social problem that requires serious attention because it can affect children's psychological and social development. Children at this age are in the character formation stage, so it is important to instill social values ​​from an early age. This community service activity aims to instill social values ​​through the Stop Anti-Bullying education program at Bani Adam Kindergarten, Jakasetia Village. The method used is a qualitative descriptive approach with participatory education through fun activities that are appropriate to the characteristics of early childhood, such as singing, storytelling, question and answer, social behavior simulations, and coloring activities on anti-bullying-themed LKPD (Learning Worksheet). Evaluation was carried out through observations of children's participation, responses, and changes in attitudes and initial behavior during the activity. The results of the activity showed an increase in children's understanding of bullying behavior and good social behavior. Children began to show empathy, dare to apologize, help friends, and use polite language in interactions. The Stop Anti-Bullying education program has a positive impact as an effort to prevent bullying from an early age and helps create a safe, comfortable, and child-friendly learning environment.