Articles
Football: Drill Increasing Method Passing Ability
Nurwahidin Hakim;
Wahyuni Ulpi
Halaman Olahraga Nusantara : Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol. 6 No. 1 (2023): Halaman Olahraga Nusantara (Jurnal Ilmu Keolahragaan)
Publisher : Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This study aims to improve passing skills by using the drill method in class X SMAN 2 Palopo. This research includes classroom action research. The research subjects were class X students of SMAN 2 Palopo, with a total of 30 students, consisting of 10 boys and 20 girls in the 2021/2022 academic year. The meetings in this study were designed in two cycles, namely cycle I and cycle II. Passing data collection was carried out using passing assessment process sheets in cycles I and II. The collected data were analyzed quantitatively. The results of the quantitative analysis of the passing data show that the number of students who passed in cycle I was 22 students with a percentage of 73% and the number of students who passed in cycle II was 29 people with a percentage of 97%. The results of the qualitative analysis show that there is a significant increase in passing. Based on the results of data analysis, it was concluded that there was an increase in passing ability using the drill method.
Pendampingan Pembelajaran Bahasa Inggris bagi Anak Usia Dini Melalui Game
Jusriati Jusriati;
Nasriandi Nasriandi;
Wahyuni Ulpi;
Andi Heri Riswanto;
Nurhidayah Nawawi
Madaniya Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.441
Salah satu cara yang bisa dilakukan agar tidak terasa asing dengan Bahasa Inggris tersebut yakni pengenalan Bahasa Inggris sejak dini. Hal tersebut bertujuan untuk mencangkan generasi emas, tidak hanya itu dengan mengenalkan Bahasa Inggris sejak dini dapat dijadikan sebagai investasi bagi sumber daya manusia untuk masa mendatang. Oleh karena itu Bahasa Inggris sangat perlu untuk diajarkan sedini mungkin dikalangan anak-anak Kegiatan ini dilakukan di Lapangan Pancasila Kota Palopo sebagai bentuk pengenalan game sebagai media pembelajaran Bahasa Inggris bagi Anak Usia Dini. Ada beberapa games yang digunakan sebagai media dalam kegiatan ini diantaranya ular tangga pintar, kincir angin pintar, dan lainnya. Pengenalan berbagai games tersebut diharapkan mampu membantu guru maupun orang tua dalam mendampingi anaknya dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Kegiatan dilaksanakan pada hari Minggu, 25 Juni 2022. Kegiatan ini berlangsung selama kurang lebih 5 jam yaitu dari 07.00-jam 11.00 waktu setempat. Terlaksananya kegiatan pengabdian ini memberikan pengetahuan dan membekali orang tua, guru untuk melaksanakan pembelajaran menggunakan media berupa games pembelajaran seperti yang telah diperlihatkan. Games sebagai media pembelajaran ini menjadi salah satu sarana yang sangat baik dalam mengajar karena media ini dapat mempermudah dalam proses pemahaman materi dan juga tentunya dapat menarik perhatian anak-anak.
Description of Leader Kids: Study of children aged 5-6 years in Kindergarten
Wanda Yulkaryani;
Wahyuni Ulpi;
Hikrawati Hikrawati
TEMATIK: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9, No 1 (2023): TEMATIK: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/tematik.v9i1.43051
This study analysed the description of Leader kids. The formulation of the problem in this study is how to develop the soul of a leader in early childhood. This study aims to describe the soul of leader kids from an early age so that children can become leaders for themselves and others in the future. The method used is a qualitative type with a phenomenological approach. With observation data collection techniques, interviews and documentation. While the validity of the data using triangulation. The research subjects were three children with 7-grade teacher informants with the following criteria: 1) Aged six years and over, 2) Male sex, 3) Have complete parents. In the research results of informants, 57 % say that the spirit of leadership appears before entering school so that it does not entirely affect school activities. In comparison, informants 43 % stated that the soul of the leader kids appeared when they entered school.
Basal Energy Expenditure (BEE) in Pencak Silat Athletes
Rahman, Holirul;
Jalil, Rasyidah;
Ulpi, Wahyuni
ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Vol 11 No 3 (2022)
Publisher : Department of Physical Education, Sport, Health and Recreation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/active.v11i3.61836
The martial art of pencak silat as a method of fighting philosophically teaches spiritual and physical education to help its devotees live the noble moral values in it. The material object of this research is pencak silat and the formal object is the art philosophy or aesthetics of the pencak silat. This study aims to describe the Basal Energy Expenditure (BEE) seen from the status of .The research method used is descriptive research method with a quantitative approach. As for the research subjects, namely the pencak silat athletes in the city of Palopo and Luwu Regency, the sample size is 27 people with saturated sampling technique, using data analysis techniquesThis means a technique for a study whose data can be measured by scoring or numerically. The data obtained were processed through statistical and computerized methods. From the results of the study above, BEE 1501 was thin, the frequency was 1 and the percentage was 3.7%. Normal BEE 1268-1773, frequency 21 and percentage 77.8%. Overweight BEE 1415-1842, frequency 3 and percentage 11.1%. Obesity BEE 1924-1948 frequency 2 and percentage 7.4% . The test results showed that the average body weight of the sample of pencak silat athletes that I studied had normal BEE.
PEMANFAATAN BUAH PISANG MENJADI OLAHAN KERIPIK SEBAGAI CAMILAN SEHAT ANAK USIA DINI
Nurindah S;
Rapika Syam;
Annisa Dian Zahra;
Desfitri Desfitri;
Hikrawati Hikrawati;
Wahyuni Ulpi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v4i2.14913
Anak biasanya kurang menyukai buah pisang dibandingkan dengan buah yang lain, sehingga dibutuhkan cara atau metode agar anak dapat menikmati buah pisang yang tentunya memiliki kandungan nutrisi yang baik. Tujuan dari program ini adalah untuk membuat sebuah produk keripik pisang yang sehat untuk dikonsumsi anak usia dini dengan rasa yang berbeda dari yang lain. Metode pelaksanaan program ini adalah input, proses (produksi), output, dan evaluasi. Hasil program ini adalah input, melakukan survey pasar terlebih dahulu, kemudian minat konsumen, dan melihat kondisi ekonomi untuk disesuaikan dengan harga yang kami tetapkan. Selanjutnya melakukan survey pasar, tahap terakhir adalah pemilihan bahan yang berkualitas tinggi yang akan diproduksi. Proses (produksi), proses pembuatan keripik pisang menjadi camilan sehat anak usia dini dimulai dari persiapan alat, bahan, dan cara pembuatannya yang siap dipasarkan. Output yaitu hasil dari keripik pisang camilan sehat anak usia dini yang siap dipasarkan kepada konsumen. Yang terakhir adalah evaluasi tahap ini berisikan laporan kegiatan mulai tahap pra produksi sampai tahap produksi dengan waktu tertentu. Kesimpulan program PKM pemanfaatan buah pisang menjadi olahan keripik sebagai camilan sehat anak usia dini yaitu memberikan pola makan yang sehat pada anak usia dini sangat penting untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan fisik dan mental
Pengaruh Metode Drill Terhadap Ketepatan Smash Pemain Bulutangkis
muh ilham setiawan;
Ahmad Ahmad;
Wahyuni Ulpi
Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Vol 7, No 2 (2023): Journal of S.P.O.R.T
Publisher : Pendidikan Jasmani Universitas Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37058/sport.v7i2.7518
 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Metode Drill Terhadap Ketepatan Smash Pemain Bulutangkis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen one group protest postest design dengan pendekatan kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan diketahui bahwa jumlah subjek penelitian berjumlah 12 subjek. Dengan nilai rata-rata (mean) pretest sebesar 360.67. Serta nilai postest sebesar 712.75. Nilai Std deviation pre test 27.874, seta nilai post test sebesar 63.713. Nilai minimum pre test sebesar 321, serta nilai post test sebesar 591. Maximum pre test sebesar 414, serta nilai post test sebesar 844. Dan uji normalitas bahwa data pre-test dan post-test memiliki nilai Ï (Sig.) 0.05, maka variabel berdistribusi normal. Karena data berdistribusi normal maka dapat dilanjutkan. Kemudian dilakukan uji t test dengan hasil yang didapatkan yaitu sig yaitu 0,000 0,05. Hal ini dapat dilihat dari nilai sig yaitu 0,000 0.05 yang berarti bahwa Ho ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan pada Latihan menggunakan Metode Drill Terhadap Ketepatan Smash Pemain Bulutangkis, Latihan metode drill ini bertujuan untuk meningkatkan kecepatan smash pada permainan bulutangkis
Implementasi Model Siuul dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak dengan Media Boneka Tangan
Eka, Eka;
Ulpi, Wahyuni;
Yusuf, Muhamamad
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v5i4.1655
Permasalahan yang ada di TK Babul Falah adalah kemampuan berbicara anak yang masih kurang. Model SIUUL merupakan model pembelajaran berbicara atau membaca dengan mengandalkan cara berpikir naluri manusia yang mempunyai tahapan-tahapan peningkatan pembelajaran dengan memperhatikan kualitas keislaman. Penelitian bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak dengan menggunakan metode model SIUUL. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model penelitian Kemmis dan Mc. Taggart. Penelitian dilakukan dengan dua siklus dan setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 14 orang. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kosakata anak telah berkembang dan kemampuan berbicaranya rata-rata memenuhi kriteria keberhasilan yang ditentukan. Penggunaan model SIUUL dapat meningkatkan keterampilan berbicara anak menjadi meningkat.
Usia 6-9 : Status Gizi Terhadap Kebugaran Jasmani Anak
Sapika, Sapika;
Djalil, Rasyidah;
ulpi, wahyuni;
Hakim, Nurwahidin
Jurnal MensSana Vol 8 No 2 (2023): Jurnal MensSana
Publisher : Pusat Kajian Pendidikan Olahraga, Kesehatan, dan Rekreasi Jurusan Pendidikan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/MensSana.08022023.23
The nutritional status of children on physical fitness is necessary to support the children’s activities, including exercising. This study was conducted to discover whether there is a relationship between children's nutritional status and physical fitness. This is a quantitative research, where the research was conducted in the sub-district of Bua, Luwu Regency, this research used purposive and snowball sampling with several criteria for children aged 6-9 years. The number of samples involved in this research are 10 people, 5 boys and 5 girls. The instruments used to measure the nutritional status of children with physical fitness are body max index (BMI) and the Indonesian physical fitness test (TKJI). The results of the data were analyzed using the SPSS application. The average value of physical fitness is 80% in the (moderate) category while the average value of the nutritional status of children is 90% in the normal category. the results of descriptive analysis of the nutritional variable, the lowest value is 13.3 and the highest value is 19.2 with an average value of 18.8 and the standard deviation of the data distribution level of 1.90 while the TKJI variable has the lowest value of 13 and the highest value of 19 with an average value of 1.9. From the research data and analysis carried out, it was concluded that the significant value was 0.002 <0.05, Thus it means that there is a relationship between nutritional status and physical fitness with the meaning of H¹ being accepted.
Media Bahan Alam: Meningkatkan Kemampuan Mengenal Warna pada Anak Usia 4-5 Tahun
Yusuf, Muhammad;
Ulpi, Wahyuni
Jambura Early Childhood Education Journal Vol 5 No 1 (2023): Jambura Early Childhood Education Journal
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37411/jecej.v5i1.2198
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal warna melalui media bahan alam anak usia 4-5 tahun di TK Hikma Lamasi, Kabupaten Luwu. Design penelitian yang digunakan yai tu Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan II siklus dengan jumlah subyek sebanyak 15 anak. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan instrumen observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif. Analisis data kualitatif dengan menganalisis data dari wawancara selama penelitian untuk langkah-langkah reduksi data, display data dan verifikasi data. analisis data kuantitatif dengan statistik deskriptif yang membandingkan hasil yang diperoleh dari pre- intervensi, siklus I dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mengenal warna melalui media bahan alam, dibuktikan dengan rata-rata indikator yangdidapat pada Pra Siklus yaitu 31.66% dari 15 anak dan nilai rata-rata indikatorpada siklus pertama tingkat keberhasilannya mencapai 55.41% kemudian pada siklus kedua setiap indikator kreativitas anak mengalami peningkatan menjadi 98.75 %. abstract This study aims to describe the learning process in improving the ability to recognize colors through natural media and find the best way from natural media to improve the ability to recognize colors through natural materials for children aged 4-5 years at Hikma Lamasi Kindergarten, Luwu Regency. The research design used was Classroom Action Research using 2 cycles with 15 subjects. The research data were obtained using observation and documentation instruments. The data analysis technique used in this research is qualitative and quantitative data analysis. Qualitative data analysis by analyzing data from interviews during the study for data reduction steps, data display and data verification. quantitative data analysis with descriptive statistics comparing the results obtained from pre-intervention, cycle I and cycle II. The results showed an increase in the ability to recognize color through natural media, as evidenced by the average indicator obtained in the pre-cycle, namely 31.66% of 15 children and the average value of indicators in the first cycle, the success rate reached 55.41% then in the second cycle each indicator children's creativity has increased to 98.75%.
Fenomena Aplikasi Tiktok Terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak
Fachrul Ramadhan, Muhammad;
Ulpi, Wahyuni;
Yusuf, Muhammad
Jambura Early Childhood Education Journal Vol 5 No 2 (2023): Jambura Early Childhood Education Journal
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37411/jecej.v5i2.2219
This study aims to determine the impact of using the Tiktok application on children's social-emotional development. This study used qualitative techniques with data collection conducted by interviewing the parents of the four subjects. From the results of research on the four subjects, namely the first, second and fourth subjects, the use of the Tiktok application had a negative impact on their social-emotional development, while the third subject, the Tiktok application had a good impact on their social-emotional development. The conclusions obtained from the four subjects of the Tiktok application have a negative impact on children's socio-emotional development. In this case the role of parents is very important in maintaining children's development including social emotional development, Parents must supervise the use of Tiktok in children so that children don't get addicted to using the Tiktok application. In this case, parents must be good at dividing time and limiting/forbidding children from frequently opening the tiktok application and being diverted from other fun activities at home such as watching TV and even better if their activities are outside the home, such as instructing children to play outside the home together. her friends.