Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Bahasa : Media Pembelajaran BACALIS untuk Anak Usia Dini Inka Inka; Wahyuni Ulpi; Syamsul Alam Ramli
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1591

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan bahasa anak dengan kemampuan membaca dan menulis menggunakan media Bacalis di kelas B. Penelitian ini termasuk dalam jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus mencakup empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data meliputi observasi, dokumentasi, dan wawancara. Keberhasilan penelitian ditandai dengan tercapainya peningkatan kemampuan bahasa anak, khususnya dalam membaca dan menulis menggunakan media Bacalis, dengan target minimal 85%. Temuan penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan anak. Pada tahap pratindakan, sebanyak 14 anak (87,5%) masih berada pada kategori Belum Berkembang (BB), 2 anak (12,5%) termasuk dalam kategori Mulai Berkembang (MB), dan belum ada anak yang mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) maupun Berkembang Sangat Baik (BSB).  Pada pelaksanaan siklus I, terjadi kemajuan dengan 5 anak (19%) berada di kategori BB, 4 anak (25%) di kategori MB, 4 anak (25%) mencapai kategori BSH, dan 3 anak (31%) sudah berada di kategori BSB. Selanjutnya, pada siklus II, peningkatan signifikan terlihat dengan tidak adanya anak yang masih berada di kategori BB, hanya 1 anak (6%) di kategori MB, 1 anak (6%) di kategori BSH, dan sebagian besar, yaitu 14 anak (88%), telah mencapai kategori BSB.
Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kemandirian Anak Usia Dini 5-6 Tahun Di Dusun Rante Paccu Tirani Anton; Rahmatia Rahmatia; Wahyuni Ulpi
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 3 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i3.1119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola asuh orang tua terhadap kemandirian anak usia 5–6 tahun di Dusun Rante Paccu, Desa Baebunta, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian yaitu orang tua yang memiliki anak usia 5–6 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara, sedangkan analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pengasuhan orang tua yang diterapkan bervariasi, meliputi pola pengasuhan demokratis, otoriter, dan permisif. Pola asuh demokratis cenderung memberikan dampak positif terhadap perkembangan kemandirian anak, yang ditunjukkan melalui kemampuan anak dalam mengurus kebutuhan dirinya sendiri, bertanggung jawab terhadap tugas-tugas sederhana, serta mampu mengambil keputusan sesuai dengan tahap perkembangan usianya. Sebaliknya, pola asuh otoriter dan permisif kurang mendukung perkembangan kemandirian anak karena menyebabkan anak bergantung pada Arahan orang tua atau kurang memiliki kendali diri dan tanggung jawab. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pola asuh orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk dan mengembangkan kemandirian anak usia dini. Penerapan pola asuh yang tepat, konsisten, dan disertai dengan bimbingan serta kasih sayang yang seimbang menjadi faktor utama dalam menumbuhkan kemandirian anak usia 5–6 tahun.
Permainan Keterampilan Motorik Edukatif untuk Anak Prasekolah: Model Pembelajaran Renang Gaya Bebas A. Heri Riswanto; Wahyuni Ulpi; Ahmad Ahmad; Nurwahidin Hakim; Vera Feriska
Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science Vol 6 No 3 (2026): September: Article in Progress
Publisher : Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52188/ijpess.v6i3.2159

Abstract

Study purpose. Freestyle swimming instruction for early childhood students in Palopo City still employs conventional approaches that do not align with children’s developmental characteristics, leading to psychological barriers such as fear of water (aquaphobia) and low learning motivation. This study aims to: (1) develop a play-based motor skills educational game model for teaching freestyle swimming to young children in Palopo City; (2) test the model’s feasibility through expert validation; and (3) evaluate the model’s effectiveness in improving children’s aquatic motor skills. Materials and methods. This study employed the Research and Development (R&D) method using the ADDIE development model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The research subjects were 30 children aged 4–6 years from three Early Childhood Education (ECE) institutions in Palopo City. The instruments used were an expert validation form, an aquatic motor skills observation sheet, and an interview guide. Results. The expert validation results showed an average score of 4.31 (86.1%) in the “Highly Acceptable” category. Field test results indicated an increase in aquatic motor skills scores from 48.9% (pretest) to 71.6% (posttest), representing a 22.7 percentage point increase. Conclusions. The six educational games developed proved effective in improving children’s water adaptation, movement coordination, and self-confidence. This model makes a tangible contribution to the development of play-based physical education for early childhood.
Persepsi Orang Tua di Desa To’lemo Terhadap Pendidikan Taman Kanak-Kanak Nirwana Binti David R.; Wahyuni Ulpi; Hajeni Hajeni
PAUDIA: Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 15 No 3 Periode Juni-Agustus 2026
Publisher : Pendidikan Guru PAUD Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v15i3.3815

Abstract

Pendidikan Taman Kanak-Kanak (TK) merupakan salah satu bentuk layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang mendukung perkembangan anak. Meskipun penelitian menunjukkan bahwa orang tua umumnya memiliki persepsi positif terhadap PAUD, masih terbatas penelitian yang menjelaskan mengapa persepsi tersebut belum selalu diikuti keputusan menyekolahkan anak, khususnya di masyarakat pedesaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi orang tua terhadap pendidikan TK dan faktor yang memengaruhi keputusan tersebut di Desa To'lemo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan lima orang tua sebagai informan yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua memiliki persepsi positif, tetapi keputusan menyekolahkan anak dipengaruhi kondisi ekonomi, akses pendidikan, jarak sekolah, transportasi, dan keterbatasan waktu. Temuan menunjukkan bahwa keputusan orang tua tidak hanya dipengaruhi persepsi, tetapi juga faktor kontekstual, sehingga memperkaya kajian pendidikan anak usia dini di masyarakat pedesaan.