Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Case Study Project: Penyebab Kurangnya Manajemen Koordinatif dalam Pembinaan Kepramukaan di Sekolah Dasar BK, Muh. Khaerul Ummah; Hamna, Hamna; Rudini, Moh; Srinita, Alfira; Arpiani, Arpiani; Warni, Warni
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i1.7217

Abstract

Pendidikan kepramukaan  merupakan  kegiatan  ekstrakurikuler  yang  wajib  dilaksanakan  oleh  satuan  pendidikan  sebagaimana  yang  ditetapkan  melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 63 Tahun 2013 yang mewajibkan kegiatan ekstrakurikuler pramuka pada satuan pendidikan dengan  tujuan  membentuk  karakter peserta  didik. Penelitian ini berfokus pada penyebab kurangnya  koordinator  dalam  manajemen pembinaan kepramukaan  di  sekolah  dasar.  Subjek penelitian ini melibatkan  pembina  pramuka serta  seluruh anggota  pramuka  di SD  Negeri  5  Tambun.  penelitian  ini  menggunakan  penelitian  kualitatif  yang mendeskripsikan fenomena situasi kegiatan pembinaan kepramukaan di sekolah dasar.  Data yang diperoleh bersumber pada data primer (informasi hasil wawancara daan dokumentasi yang didapatkan melalui pembina pramuka), sedangkan data sekunder diperoleh melalui buku dan jurnal yang  berkaitan  dengan  penelitian ini. Hasil dari penelitian ini ditemukan berbagai permasalahan  yang  menghambat  terbatasnya  koordinator  dalam  manajemen  kegiatan  kepramukaan seperti pengalaman kepembinaan yang kurang, kurangnya wadah bagi pembina pramuka dalam mengikuti kegiatan pendidikan dan pelatihan kepramukaan, kualifikasi pembina pramuka belum memiliki lulusan sekurang-kurangnya lulusan Kursus Mahir Pembina Pramuka Tingkat Dasar (KMD). Implikasi temuan penelitian ini, merekomendasikan pihak sekolah untuk memberikan peluang kepada guru-guru yang terlibat dalam kegiatan pembinaan kepramukaan di SD Negeri 5 Tambun untuk mengikuti kegiatan KMD yang diadakan oleh Kwartir Cabang Pramuka setempat
Peningkatan Kemampuan Public Speaking Siswa Sekolah Dasar: Analisis Efektivitas Penggunaan Media Cerita Bergambar BK, Muh. Khaerul Ummah; Hamna, Hamna; M, Aisyah Galuh; Aulia, Nadia
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 5 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i5.8467

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan public speaking siswa dengan menggunakan media gabar berbasis Power Point, agar siswa berani mengemukakan pengamatan atau pendapatnya di depan kelas. media gambar berbasis Power Point membantu menarik perhatian siswa dan memungkinkan mereka menafsirkan gambar di layar dengan percaya diri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dan terdiri dari 2 siklus versi Kemmis dan Mc Taggart. Data primer yang digunakan dalam penelitian ini berupa dokumentasi dan wawancara. Data tambahan untuk penelitian ini tersedia dalam format artikel. Sampel penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV dan SD di SD Negeri 7 Tolitoli. Jumlah sampel untuk penelitian ini adalah 24 siswa. Metode pengumpulan data pada penelitian ini meliputi wawancara, observasi, dan latihan berbicara. Berikutnya. Penelitian telah menunjukkan bahwa menggunakan media gambar berbasis Power Point meningkatkan keterampilan berbicara di depan umum. Kemampuan berbicara siswa terlihat meningkat sesuai dengan tingkat pendidikannya, tepatnya dari 25% pada siklus pelatihan I menjadi 75% pada siklus pelatihan II. Penelitian ini berkontribusi pada bidang pendidikan dalam mengembangkan rasa percaya diri siswa dalam berbicara di depan umum. Selain itu, penelitian ini akan membantu guru menghadapi siswa yang masih takut berbicara di depan umum
Studi Komparatif Model Problem Based Learning (PBL) dan Model Talking Stick Terhadap Peningkatan Keterampilan Berbicara Siswa SDN Pembina Tolitoli Rahim, Fitriani Abd; BK, Muh. Khaerul Ummah; Marto, Hasia
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2024): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, November 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v5i4.3240

Abstract

This study was conducted to identify the differences between classes that implement the Problem Based Learning (PBL) model and classes that implement the Talking Stick model. The purpose of this study was to determine the description of the application of the Problem Based model and the application of the Talking Stick model of students at SDN Pembina Tolitoli, to determine the description of the speaking skills of students at SDN Pembina Tolitoli, to determine whether the Problem Based Learning (PBL) model and the Talking Stick model have a significant effect on improving the speaking skills of students at SDN Pembina Tolitoli, and to determine the differences in comparative results between the Problem Based Learning (PBL) model and the Talking Stick model on improving the speaking skills of students at SDN Pembina Tolitoli. The type of research used in this study is quantitative research using the pre-experimental design method with a one-shot case study design, which was carried out on students at SDN Pembina Tolitoli with a total population of 633 students. The research sample consisted of three classes, namely class VA with 30 students, class VB with 29 students, and class VC with 29 students, which were selected using purposive sampling. Data collection was done through observation and testing, and data analysis using SPSS 25 software. The results of the study showed that the significance value of the Problem Based Learning (PBL) model was 0.212> 0.05 and the Talking Stick model was 0.000 <0.05. Thus, there is a significant influence where, Fcount> Ftable (41.765> 4.88) it can be concluded that Ha is accepted and H0 is rejected which means that the independent variable affects the dependent variable.
Komparasi Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Proyek dengan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Pemahaman IPA (Natural Sains) Siswa di SDN Pembina Tolitoli Idris, Nuramaliah; BK, Muh. Khaerul Ummah; Marto, Hasia
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2024): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, November 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v5i4.3241

Abstract

This study aims to compare the implementation of project-based learning models with guided inquiry learning models in improving students' understanding of science materials at SDN Pembina Tolitoli. The type of research used in this study is quantitative using the true experiment method of pretest-posttest type with a comparative study conducted on students of SDN Pembina Tolitoli with a total population of 633 students. The research sample consisted of three classes, namely class VI A with 28 students, class VI B with 30 students, and class VI C with 26 students selected using probability sampling. Data collection was carried out through observation and testing, and data analysis using SPSS 25 software. The results showed that the significance value of the project-based learning model (PJBL) was 0.737 <0.05 and the guided inquiry model was 0.906 <0.05. Thus, it can be concluded that the implementation of the project-based learning model (PJBL) and the implementation of the guided inquiry model have been effectively given to classes VB and VC, the results of Indonesian language lessons of students of SDN Pembina Tolitoli and there are differences between classes that implement the project-based learning model (PJBL) and the implementation of the guided inquiry model where the results in the class implementing the project-based learning model (PJBL) are 88.86 while the implementation of the Guided Inquiry model is 88.92.
Analisis Dampak Daya Apung Terhadap Benda di Lingkungan Sekitar pada Praktikum Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam Hamna, Hamna; BK, Muh. Khaerul Ummah; Novianti, Desi; Aulia, Dina; Muliyani, Muliyani
Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (JP-IPA) Vol 6, No 01 (2025): Mei 2025
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/jp-ipa.v6i01.437

Abstract

This research aims to analyze the impact of buoyancy on objects in the surrounding environment in the context of Natural Sciences (IPA) educational practicum. The research uses a qualitative approach with simple experimental methods to measure the effect of buoyancy on various types of objects based on density and volume. Data was obtained through direct observation during practicum involving the research team. Data analysis using descriptive analysis by summarizing and interpreting observational data related to object behavior. The research results show that buoyancy plays an important role in determining whether an object will sink, float or float in water. The main factors that influence buoyancy include the physical properties of the object, such as the density relative to the fluid, and the volume of the object submerged. These findings contribute to the research team's understanding of Archimedes' principle and its application in everyday life.
DILEMATISM: PRINCIPAL’S MANAGERIAL STRATEGIES IN REALIZING THE COVID-19 VACCINATION PROGRAM IN ELEMENTARY SCHOOL Hamna, Hamna; BK, Muh. Khaerul Ummah
Jurnal Madako Education Vol 7 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jme.v7i1.214

Abstract

The factor of guaranteeing safety from the dangers of Covid-19 will affect the accessibility of children's education services in elementary schools. This study aims to reveal the facts behind the role of school principals in an effort to realize government policies related to the Covid-19 vaccination program in elementary schools which are still reaping controversy among parents/guardians of students. The research approach used is a qualitative descriptive expost facto analysis with research respondents including principals at the elementary school level/equivalent throughout the district. Tolitoli and parents/guardians of students. The focus of the research specifically covers all private schools at the elementary/equivalent level in Kab. Tolitoli, totaling 26 schools. The results showed: (a) There were 12 schools that had socialized the vaccination policy in their education units (46.15%); (b) There are 8 schools that are still in doubt (30.77%); and (c) There are 6 schools that have not socialized (23.08%). The strategies implemented by the school principal include: (1) a strategy for socializing the safe Covid-19 vaccination program by presenting the principal and his staff, medical personnel, and parents/guardians of students; (2) Situation analysis and evaluation of safe vaccination programs for children; (3) The principal as a motivator. The dilemma of the level of distrust of parents/guardians of the safety guarantee for the effectiveness of their child's vaccination is 88.73% taking into account the character of the child being underage and 11.27% responding favorably to the implementation of the policy
ANALISIS EFEKTIVITAS PENGADAPTASIAN KETERAMPILAN PEMBELAJARAN ABAB 21 BERBASIS 4 C SKILL DALAM PENGIMPLEMENTASIAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DI KELAS 5 SDN 7 TOLITOLI Muharam, Aisyah Galuh; Mustakim , Mustakim; BK, Muh. Khaerul Ummah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 3 (2025): Vol. 5 No. 3 Edisi Agustus 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i3.3013

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengadaptasian keterampilan pembelajaran abad 21 berbasis 4C Skills (Critical Thinking, Communication, Collaboration, dan Creativity) dalam implementasi Kurikulum Merdeka oleh guru kelas V SDN 7 Tolitoli. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru kelas V telah menerapkan keterampilan 4C dengan cukup baik dalam proses pembelajaran. Faktor pendukung meliputi pemahaman guru terhadap konsep 4C, motivasi belajar siswa yang tinggi, serta lingkungan belajar yang kondusif dengan dukungan kurikulum dan fasilitas yang sesuai. Namun, masih terdapat hambatan seperti kurangnya pemahaman sebagian guru tentang strategi penerapan 4C, keterbatasan fasilitas pembelajaran, serta perbedaan kemampuan akademik siswa yang menghambat pembelajaran kolaboratif dan pengembangan keterampilan lainnya. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan pengadaptasian keterampilan 4C sangat dipengaruhi oleh kesiapan guru, dukungan lingkungan belajar, serta partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran.
Optimalisasi Literasi Dasar Melalui Pembiasaan Repeated Reading di Sekolah Dasar Negeri 2 Tampiala BK, Muh. Khaerul Ummah; Ali, Muhammad Haikal; Sari, Nur Inda; Baharu, Sopyan S.; Nabila, Nabila
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2025): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v4i3.380

Abstract

Keterampilan literasi dasar, khususnya membaca, merupakan fondasi penting bagi keberhasilan belajar siswa di tingkat Sekolah Dasar. Namun, masih banyak siswa yang menghadapi kesulitan dalam kelancaran membaca dan pemahaman teks. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan literasi dasar siswa melalui pembiasaan Repeated Reading di SD Negeri 2 Tampiala. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan guru dan siswa dalam kegiatan membaca berulang terhadap teks yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan siswa. Program dilaksanakan selama satu bulan, tiga kali per minggu, dengan durasi 30–40 menit per sesi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek kecepatan membaca (dari rata-rata 55 kata/menit menjadi 82 kata/menit), pemahaman bacaan (dari skor rata-rata 62 menjadi 84), dan kepercayaan diri siswa dalam membaca (peningkatan 25%). Temuan ini mengindikasikan bahwa pembiasaan Repeated Reading efektif untuk meningkatkan kelancaran membaca, pemahaman teks, dan motivasi belajar siswa di sekolah dasar.
Implementasi Penggunaan Peramban Khusus Anak di Sekolah Minim Infrastruktur Sebagai Inovasi Literasi Digital di SD Negeri 3 Kombo BK, Muh. Khaerul Ummah; Lestari, Ayu; Al Ikhwan, Khaerul; Kurnia, Nurul; Tarisa, Tarisa; Nuraini, Desi
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2025): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v4i3.383

Abstract

Implementasi peramban khusus anak sebagai inovasi literasi digital merupakan salah satu pendekatan strategis dalam membangun kemampuan literasi digital sejak dini di lingkungan sekolah dasar. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan teknik edukasi khusus anak di SD Negeri 3 Kombo sebagai bentuk intervensi edukatif yang ramah anak. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan fokus pada strategi pemanfaatan perangkat digital berbasis peramban yang menarik, asik, dan sesuai dengan kebutuhan usia anak. Pendekatan ini tidak hanya menekankan pada penguasaan teknologi, tetapi juga pada pembentukan karakter digital melalui penggunaan media digital yang selektif dan bertanggung jawab. Peramban khusus anak dirancang dengan fitur kontrol konten, antarmuka sederhana, serta pengawasan yang memungkinkan guru dan orang tua memantau aktivitas daring siswa. Hasil dari pendekatan ini menunjukkan bahwa siswa menjadi lebih terbimbing dalam mengeksporasi sumber informasi digital, sementara guru terbantu dalam mengelola aktivitas pembelajaran berbasis teknologi. Selain itu, tercipta lingkungan digital yang lebih aman dan kondusif bagi siswa sekolah dasar. Dengan demikian, implementasi peramban khusus anak terbukti efektif sebagai inovasi dalam meningkatkan literasi digital dan sebagai solusi praktis menghadapi tantangan pembelajaran di era digital.
The Effectiveness of Jigsaw Learning Model by Using Numbered Cards: Strategy for Increasing Mathematics Learning Motivation Students in Elementary School BK, Muh. Khaerul Ummah; Hamna, Hamna
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School VOL 4 NO 1 APRIL 2021
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v4i1.1765

Abstract

This study aims to increase the motivation of learning mathematics in elementary school through the implementation of the Jigsaw learning model based on the use of numbered cards as an effective strategy to increasing students’ motivation to learn mathematics by involving research samples of 52 students.  this study analyzed using a descriptive quantitative approach with Quasi Experiment Nonequivalent Control Group Design. Collecting research data using instruments such as teacher and student observation sheets and questionnaire instruments that have been validated by expert validators. The results of this study indicate that the students’ motivation in the experimental class is better than the control class, with evidence that there has been an increase in the learning process which has an impact on increasing students’ motivation to learn mathematics consistently from the first meeting to the third meeting with the good assessment categories.   the results of this study are that the use of numbered cards makes it easier to organize students’ group learning activities through the implementation of the Jigsaw learning model, stimulates the development of students learning concentration, and is even more enthusiastic for students to be actively involved in completing their learning tasks.