Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Jurnal Basicedu

Analisis Perilaku Budaya Literasi Siswa melalui Pembuatan Taman Baca sebagai Fasilitas Sekolah Dasar Hamna, Hamna; Ummah BK, Muh. Khaerul; Hasan, Haidar; Astuti, Yulia; Widyawati, Widyawati
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i1.6765

Abstract

Penerapan taman baca di sekolah dasar sebagai upaya meningkatkan budaya literasi dikalangan anak usia sekolah dasar. Taman baca bukan sekedar ruang fisik, tetapi sebuah wadah untuk menanamkan cinta akan membaca dan membangun keterampilan literasi yang kokoh. Pentingnya taman baca sebagai tempat untuk meningkatkan literasi dan mengembangkan kecintaan terhadap perilaku budaya literasi di kalangan masyarakat. Tujuan utama projek penelitian ini adalah menggali potensi pembelajaran siswa di MIN 2 Tambun guna meningkatkan perkembangan literasi siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan penelitian deskriktif-situasional. Teknik yang dilakukan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah wawancara terkait minat yang mengarah pada pengembangan perilaku budaya literasi baca siswa. Hasil penelitian ini adalah dengan menghadirkan dan mengimplementasikan taman baca di MIN 2 Tolittoli dapat membuat perilaku budaya literasi siswa meningkat, karena ketertarikan siswa terhadap taman baca yang menarik dan sudah didesain sedemikian rupa, sehingga memberikat efek jangka panjang kepada siswa serta adanya taman baca sebagai fasilitas sekolah dapat menjadi pusat pembelajaran yang mendukung pengembangan wawasan kognitif siswa secara holistik yang berimplikasi pada softskill dan hardskill yang dibutuhkan di masa kini dan akan datang. Dengan adanya pembuatan taman baca dapat mempererat hubungan antar siswa, baik dalam komunikasi maupun berinteraksi satu sama lain saat berada di taman baca tersebut
Case Study Project: Penyebab Kurangnya Manajemen Koordinatif dalam Pembinaan Kepramukaan di Sekolah Dasar BK, Muh. Khaerul Ummah; Hamna, Hamna; Rudini, Moh; Srinita, Alfira; Arpiani, Arpiani; Warni, Warni
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i1.7217

Abstract

Pendidikan kepramukaan  merupakan  kegiatan  ekstrakurikuler  yang  wajib  dilaksanakan  oleh  satuan  pendidikan  sebagaimana  yang  ditetapkan  melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 63 Tahun 2013 yang mewajibkan kegiatan ekstrakurikuler pramuka pada satuan pendidikan dengan  tujuan  membentuk  karakter peserta  didik. Penelitian ini berfokus pada penyebab kurangnya  koordinator  dalam  manajemen pembinaan kepramukaan  di  sekolah  dasar.  Subjek penelitian ini melibatkan  pembina  pramuka serta  seluruh anggota  pramuka  di SD  Negeri  5  Tambun.  penelitian  ini  menggunakan  penelitian  kualitatif  yang mendeskripsikan fenomena situasi kegiatan pembinaan kepramukaan di sekolah dasar.  Data yang diperoleh bersumber pada data primer (informasi hasil wawancara daan dokumentasi yang didapatkan melalui pembina pramuka), sedangkan data sekunder diperoleh melalui buku dan jurnal yang  berkaitan  dengan  penelitian ini. Hasil dari penelitian ini ditemukan berbagai permasalahan  yang  menghambat  terbatasnya  koordinator  dalam  manajemen  kegiatan  kepramukaan seperti pengalaman kepembinaan yang kurang, kurangnya wadah bagi pembina pramuka dalam mengikuti kegiatan pendidikan dan pelatihan kepramukaan, kualifikasi pembina pramuka belum memiliki lulusan sekurang-kurangnya lulusan Kursus Mahir Pembina Pramuka Tingkat Dasar (KMD). Implikasi temuan penelitian ini, merekomendasikan pihak sekolah untuk memberikan peluang kepada guru-guru yang terlibat dalam kegiatan pembinaan kepramukaan di SD Negeri 5 Tambun untuk mengikuti kegiatan KMD yang diadakan oleh Kwartir Cabang Pramuka setempat
Alternatif Peningkatan Kemampuan Public Speaking melalui Model Bimbingan Simulasi Kreatif di Sekolah Dasar Ummah BK, Muh. Khaerul; Hamna, Hamna; Motoh, Theopilus C; Dina Aulia; Putri Pratiwi; Latrey, Nabila R.
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i2.7441

Abstract

Salah satu orientasi pembelajaran di era abad 21 menghendaki berkembangnya kemampuan ber-public speaking siswa yang harus dilatihkan sedini mungkin di jenjang pendidikan sekolah dasar melalui berbagai alternatif cara pemberian latihan yang menyesuaikan dengan karakter penerimaan belajar siswa. Penelitian ini dilakukan untuk mengukur sejauh mana siswa dapat meningkatkan kemampuan public speaking mereka melalui desain belajar berbasis model bimbingan simulasi kreatif. Pendekatan kualitatif berbasis metode analisis studi empirik diandalkan dalam penelitian ini dengan teknik mengumpulkan data berupa wawancara dan observasi langsung pada responden penelitian yang melibatkan siswa SDN 06 Tambun. Hasil yang diperoleh ditemukan beragam faktor yang menghambat pengembangan kemampuan public speaking siswa tersebut: 1. Kurangnya pembiasaan belajar yang melatih kebiasaan berkomunikasi efektif; 2. Dampak-dampak pembelajaran kurang menyentuh pada pengembangan public speaking siswa; dan 3. Kurangnya percaya diri dalam mengungkapkan suatu pendapat. Temuan penelitian tersebut menjadikan model bimbingan simulasi kreatif sebagai alternatif belajar yang konstributif dalam mengembangkan kemampuan public speaking siswa SDN 06 Tambun.
Efektivitas Penggunaan Media Pembelajaran Gambar Seri terhadap Peningkatan Literasi Peserta Didik Musfirayanti, Musfirayanti; Mustakim, Mustakim; Hamna, Hamna
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i4.8302

Abstract

Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah rendahnya literasi membaca dan menulis di kalangan siswa SDN Ogosipat. Untuk mengatasi masalah ini, peneliti menggunakan media pembelajaran gambar seri berupa piring narasi (PISI) yang dapat diakses melalui link WordWall. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi penggunaan media pembelajaran gambar seri dalam meningkatkan literasi siswa, (2) mendeskripsikan penggunaan media tersebut, dan (3) mengevaluasi efektivitas media ini dalam meningkatkan literasi siswa. Penelitian ini merujuk pada empat penelitian sebelumnya yaitu oleh (1) Ira Rofida, (2) Ni Wayan Nik Sri Artin, (3) Sularti, dan (4) Bachtiar S. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimen, yang melibatkan satu kelompok dengan pre-test dan post-test. Teknik analisis data mencakup observasi, pelaksanaan pre-test, pemberian perlakuan, pelaksanaan post-test, dan dokumentasi. Penelitian ini melibatkan 11 siswa sebagai populasi, Menggunakan teknik purposive sampling, sampel penelitian ini diambil dari siswa kelas III SDN Ogosipat. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pre-test dan post-test dalam kemampuan membaca siswa, dengan nilai pre-test lebih rendah (0,081) dibandingkan dengan nilai post-test (0,250). Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran gambar seri efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa kelas III SDN Ogosipat. Media pembelajaran gambar seri dinyatakan efektif berdasarkan indikator yang telah ditetapkan, dan dapat disimpulkan bahwa efektivitas penggunaan media pembelajaran gambar seri telah memenuhi kriteria yang ditetapkan untuk meningkatkan literasi siswa kelas III SDN Ogosipat
Peningkatan Kemampuan Public Speaking Siswa Sekolah Dasar: Analisis Efektivitas Penggunaan Media Cerita Bergambar BK, Muh. Khaerul Ummah; Hamna, Hamna; M, Aisyah Galuh; Aulia, Nadia
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 5 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i5.8467

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan public speaking siswa dengan menggunakan media gabar berbasis Power Point, agar siswa berani mengemukakan pengamatan atau pendapatnya di depan kelas. media gambar berbasis Power Point membantu menarik perhatian siswa dan memungkinkan mereka menafsirkan gambar di layar dengan percaya diri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dan terdiri dari 2 siklus versi Kemmis dan Mc Taggart. Data primer yang digunakan dalam penelitian ini berupa dokumentasi dan wawancara. Data tambahan untuk penelitian ini tersedia dalam format artikel. Sampel penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV dan SD di SD Negeri 7 Tolitoli. Jumlah sampel untuk penelitian ini adalah 24 siswa. Metode pengumpulan data pada penelitian ini meliputi wawancara, observasi, dan latihan berbicara. Berikutnya. Penelitian telah menunjukkan bahwa menggunakan media gambar berbasis Power Point meningkatkan keterampilan berbicara di depan umum. Kemampuan berbicara siswa terlihat meningkat sesuai dengan tingkat pendidikannya, tepatnya dari 25% pada siklus pelatihan I menjadi 75% pada siklus pelatihan II. Penelitian ini berkontribusi pada bidang pendidikan dalam mengembangkan rasa percaya diri siswa dalam berbicara di depan umum. Selain itu, penelitian ini akan membantu guru menghadapi siswa yang masih takut berbicara di depan umum
Implementasi Audiovisual dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi Peserta Didik Sekolah Dasar Musfira, Musfira; Mustakim, Mustakim; Hamna, Hamna
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 5 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i5.8795

Abstract

Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya kemampuan literasi menulis siswa SDN 1 Lakatan. Untuk mengatasi permasalahan ini, peneliti menggunakan media audiovisual berupa video pembelajaran yang berbentuk animasi dan link Wordwall. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa dengan penggunaan media audiovisual. Penelitian ini menggunakan jenis penetian tindakan kelas. Teknik analisis data mencangkup observasi, tes dan dokumentasi. Penelitian ini melibatkan 9 siswa kelas III SDN 1 Lakatan. Hasil penelitian ini menunjukkan implementasi media audiovisual yang terdiri dari 2 siklus . Semua siklus mengalami peningkatan. Hasil kemampuan literasi siswa pada siklus satu dengan persentase 44%. Sedangkan hasil kemampuan literasi pada siklus dua dengan persentase 100%. Hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan hasil kemampuan literasi siswa dalam mata pelajaran bahasa Indonesia melalui penerapan media audiovisual telah memenuhi kriteria yang diterapkan untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa kelas III SDN 1 Lakatan
Metode SQ3R Berbasis Media Wordwall terhadap Keterampilan Membaca Lanjutan (Interpretatif) Peserta Didik di Sekolah Dasar Melyani, Melyani; Hamna, Hamna; Rudini, Moh
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 5 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i5.8828

Abstract

Alasan dilakukannya penelitian ini adalah rendahnya tingkat kemampuan membaca tingkat lanjut (interpretatif) di kalangan peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan metode SQ3R berbasis wordwall untuk meningkatkan keterampilan interpretatif (membaca tingkat lanjut)peserta didik. Penelitian ini berupa penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan keterampilan membaca lanjutan (interpretatif) setelah menerapkan metode SQ3R berbasis media wordwall pada peserta didik kelas V yang berjumlah 14 peserta didik. Peningkatan yang terjadi dalam setiap siklus, yang mana presentase pada siklus I yakni 71% dan menunjukkan peningkatan pada siklus II yakni 92%. Hal ini menjadi bukti bahwa keterampilan membaca lanjutan (interpretatif) peserta didik dapat meningkat melalui penerapan metode SQ3R berbasis media wordwall. Apabila metode yang digunakan dalam penelitian ini terus digunakan dalam pembelajaran disekolah memungkinkan terjadinya peningkatan keterampilan membaca terhadap peserta didik, serta dapat memudahkan peserta didik dalam memahami materi pembelajaran
Dampak Penggunaan Teknologi Pembelajaran Interaktif Berbasis Platfrom Multimedia Quizizz dalam Pembelajaran Berdiferensiasi di Sekolah Dasar Ummah BK, Muh Khaerul; Hamna, Hamna; Hidayat, Syaiful; Sari, Nur Inda
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 2 (2025): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i2.9614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak penggunaan teknologi pembelajaran interaktif berbasis platform multimedia Quizizz dalam pembelajaran berdiferensiasi di sekolah dasar. Masalah utama yang diidentifikasi adalah rendahnya penerapan pembelajaran berdiferensiasi dan kurangnya pemanfaatan teknologi di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan data yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Penelitian dilakukan di SDN Janja Kompi dengan melibatkan tujuh siswa sebagai responden utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Quizizz mampu meningkatkan antusiasme dan motivasi siswa dalam belajar. Selain itu, hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa, dengan rata-rata nilai meningkat dari 65,4 (metode ceramah) menjadi 85,4 (menggunakan Quizizz). Quizizz juga mendukung implementasi pembelajaran berdiferensiasi dengan menyediakan fitur yang memungkinkan penyesuaian materi sesuai kebutuhan siswa. Namun, tantangan berupa keterbatasan infrastruktur dan keterampilan teknologi guru masih menjadi hambatan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi teknologi seperti Quizizz efektif dalam menciptakan pembelajaran yang interaktif, inklusif, dan meningkatkan kualitas hasil belajar siswa. Implikasi temuannya menjadikan desain pembelajaran berbasis Quizizz sebagai pembelajaran kekinian yang mengakomodir kebutuhan belajar siswa sesuai prinsip tujuan belajar berdiferensiasi