Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Tingkat Kepuasan Konsumen Terhadap Coffee Shop Di Bandar Lampung Parida, Parida; Desfaryani, Rini; Apriyani, Marlinda; Sutarni, Sutarni
MANAJEMEN IKM: Jurnal Manajemen Pengembangan Industri Kecil Menengah Vol. 19 No. 2 (2024): Manajemen IKM
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/mikm.19.2.136-146

Abstract

Indonesia merupakan salah satu produsen kopi terbesar didunia. Salah satunya Provinsi Lampung yang terkenal dengan produksi kopinya, Provinsi Lampung mampu menghasilkan 294.440 ribu ton kopi. Produksi kopi yang melimpah ini diikuti dengan semakin meningkatnya minat masyarakat untuk menikmati kopi. Perubahan gaya hidup masyarakat perkotaan yang cenderung mengikuti zaman atau tren. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) menganalisis karakteristik konsumen coffee shop di Bandar Lampung, (2) menganalisis Tingkat Kepuasan Konsumen Terhadap Atribut produk coffee shop di Bandar Lampung (3) Menganalisis Tingkat Kepentingan Coffee Shop di Bandar Lampung. Tekhnik pengambilan sampel dengan metode penarikan sample yang dipilih yaitu Purpossive Sampling, yaitu sampel yang dipilih untuk penelitian ini, ada tiga usaha Coffee Shop di Kota Bandar Lampung. Hasil dari penelitian ini Hasil analisis karakteristik responden Coffee Shop Bandar Lampung didapatkan bahwa konsumen yang paling banyak berkunjung yaitu responden yang berdomisili di Bandar Lampung, berjenis kelamin laki-laki, dengan rata-rata umur 17-25 tahun. Kebanyakan responden memiliki status pendidikan dan pekerjaan sebagai mahasiswa dengan pendapatan rata-rata per bulan yaitu Rp1.000.000-Rp3.000.000. Berdasarkan hasil analisis CSI menunjukkan nilai tingkat kepuasan konsumen di Coffee Shop adalah sebesar 89,32% masuk kedalam kategori sangat puas. Berdasarkan hasil analisis Importance Perfomnace Analysis (IPA) atribut yang harus di perbaiki yaitu atribut pada kuadran I (harga, aroma, desain) dikarenakan konsumen merasa penting akan tetapi tidak mendapatkan sesuai yang diinginkan. Atribut yang harus dipertahankan, yaitu atribut pada kuadran II (harga, rasa, kemasan dan suasana) agar konsumen tidak berpindah Coffe atau perusahaan
Pemanfaatan sampah Melalui Daur Ulang Kreatif Untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa SDN 143 Inpres Leko Parida, Parida; Amalia, Rizka; Rimawati, Rimawati; Indriani, Shinta; Neliana, Neliana; Erniati, Erniati
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku3668

Abstract

Program pemanfaatan sampah ini dilakukan di SDN 143 INPRES LEKO desa bonto marannu kecamatan moncongloe kabupaten maros sulawesi selatan. Pengelolaan sampah di sekolah merupakan tantangan serius yang membutuhkan perhatian khusus. pemanfaatan limbah pelastik melalui daur ulang yang kreatif dalam meningkatkan kreativitas mahasiswa di SDN 143 Inpres Leko. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, refleksi, dan praktik langsung dalam menciptakan barang dari sampah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan dan kreativitas siswa, tetapi juga menumbuhkan kesadaran lingkungan. Dengan mengubah sampah menjadi karya seni, siswa mempelajari nilai estetika dan fungsional dari barang-barang bekas, yang berkontribusi pada pengurangan sampah dan peningkatan kualitas hidup masyarakat sekitar.
Cooperative Learning Model of Time Based Learning Type Assisted by Media Box: Elementary School Students' IPAS Learning Outcomes Parida, Parida; Irviana, Ira; Afni, Nur
ETDC: Indonesian Journal of Research and Educational Review Vol. 4 No. 4 (2025): September
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/ijrer.v4i4.3875

Abstract

The background of the research is the low academic achievement of students; only 37.03% of 27 students achieved the minimum completion criteria in the preliminary study. Therefore, this study examines the application of a time-based learning-type cooperative learning model assisted by media boxes to improve the learning outcomes of social studies/IPAS of elementary school. This study uses classroom action research with the Kemmis and McTaggart model research design. This research was conducted with grade V students at 108 Moncongloe Home Base. This research used observation, tests, and documentation instruments. The results of the analysis showed a significant increase in student learning outcomes after applying the model using media boxes. This can be seen in the increase in the average score of student learning outcomes from cycle I, which is 56.14%, to cycle II, which is 77.62%. Thus, a time-based learning-type cooperative learning model assisted by media boxes can improve student learning outcomes.
Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Bank Konvesional dan Bank Syariah di Indonesia Periode 2019-2023 Desvianti, Delia; Gusriyani, Mercy; Parida, Parida; Ratiwi, Ratiwi; Hijriyati, Suci
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1661

Abstract

Penelitian ini bertujuan dalam rangka untuk membandingkan kinerja keuangan antara bank syariah dan bank konvensional di Indonesia selama periode 2019-2023 dengan menggunakan dua indikator utama, yaitu Return on Assets (ROA) dan Net Interest Margin (NIM). Data yang digunakan dalam penelitian ini mencakup laporan keuangan dari bank-bank besar yang terdaftar pada periode tersebut. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa bank konvensional memiliki kinerja yang lebih konsisten dan efisien dalam menghasilkan keuntungan jika dibandingkan dengan bank syariah. Rata-rata Return on Assets (ROA) pada bank konvensional. selama periode 2019-2023 adalah 2,19%, sedangkan rata-rata ROA bank syariah hanya 0,43%, yang tergolong tidak sehat berdasarkan kriteria penilaian. Selain itu, NIM bank konvensional juga lebih tinggi, mencerminkan efisiensi yang lebih baik dalam pengelolaan dana dan pendapatan bunga. Faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan ini antara lain adalah model bisnis, regulasi, dan struktur operasional masing-masing bank. Bank syariah menghadapi kendala dalam fleksibilitas produk dan pengelolaan risiko, sementara bank konvensional dapat lebih cepat beradaptasi dengan perubahan pasar. Penelitian ini menyarankan agar bank syariah meningkatkan diversifikasi produk, manajemen risiko, dan inovasi untuk meningkatkan kinerja mereka di masa depan.
Dinamika Motivasi Belajar Siswa di Sekolah Kawasan Pariwisata Parida, Parida; Alhasya Bachtiar, Azzahra; Ramadhan, Muhamad Akbar; Syafira, Sekar Amalia; Komariah, Siti; Rizaldi Mujayapura, Muhammad Retsa
Jurnal Sosiologi Pendidikan Kolaboratif Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Sosiologi Pendidikan Kolaboratif
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jspk.v1i2.1166

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika motivasi belajar siswa di kawasan pariwisata, dengan studi kasus di salah satu sekolah negeri di bandung raya yang berada di kawasan pariwisata. Menggunakan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus, penelitian mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar siswa dalam lingkungan pariwisata. Pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa dipengaruhi oleh kompleksitas interaksi faktor internal dan eksternal. Secara internal, tekanan ekonomi keluarga, minimnya minat akademik, dan pola pikir pragmatis mempengaruhi motivasi. Faktor eksternal meliputi lingkungan sosial-ekonomi pariwisata, suasana sekolah, dan dukungan keluarga. Siswa cenderung memandang pendidikan sebagai instrumen peningkatan modal sosial-ekonomi, namun rentan terhadap distraksi lingkungan dan tekanan untuk bekerja di sektor pariwisata. Penelitian merekomendasikan pengembangan strategi pembelajaran berbasis pariwisata, pembimbingan guru, dan keterlibatan keluarga untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.
PENGARUH MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE INQUIRY TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA RAHMAT, PUPU SAEFUL; Setiawan, Iyan; Novitasari, Adissa Dwi; Parida, Parida
Equilibrium: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Ekonomi Vol. 20 No. 01 (2023): Equilibrium: Jurnal penelitian Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/equi.v20i01.6792

Abstract

AbstractThe problem of this research was the low learning outcomes of students in class X  SMAN I Kuningan. The purpose of this study was focused on 3 (three) things, including: (1) to find out the differences in motivation and learning outcomes of students in the pre-test between a classe used cooperative learning model of inquiry type compared to a classes used conventional learning methods; (2) to find out the differences in students' motivation and learning outcomes on the post test  between a class using  inquiry type cooperative learning model compared to a class using conventional learning methods; (3) to find out the difference in the increase in motivation and learning outcomes (pre-test and post-test measurements) between a class using the inquiry-type cooperative learning model compared to a class using conventional learning methods. The research used experimental method. Data was collected through a written test (pre-test and post-test). The subjects of this study were class X1 (28 people) and X2 (28 people). To analyze the research data, the t-test was used. Based on the results of data analysis, it was concluded: (1) there was no difference in motivation and learning outcomes of students in the pre-test between the experimental class and the control class, meaning that before treatment using the inquiry-type cooperative learning model, they had the same initial ability  (no difference); (2) there is no difference in the motivation and learning outcomes of students on the final test (post test) between the experimental class compared to the control class, meaning that after giving treatment using the inquiry type cooperative learning model, the effectiveness of learning has not been able to improve student learning outcomes at the end learning; (3) there was difference in motivation and learning outcomes (pre-test and post-test measurements) between the experimental class compared to the control class.  Keywords: Inquiry type cooperative learning model; learning motivation; learning outcome. AbstrakPenelitian ini didasarkan pada rendahnya hasil belajar siswa kelas X.SMAN I Kuningan. Tujuan penelitian ini difokuskan pada 3 (tiga) hal, antara lain:  (1) untuk mengetahui perbedaan motivasi dan hasil belajar siswa  (pre test) antara kelas yang menggunakan model cooperative learning tipe inquiry dibanding dengan kelas yang menggunakan metode pembelajaran konvensional; (2) untuk mengetahui perbedaan motivasi dan hasil belajar siswa (post test) antara kelas yang menggunakan model cooperative learning tipe inquiry dibanding dengan kelas yang menggunakan metode pembelajaran konvensional; (3) untuk mengetahui perbedaan peningkatan motivasi dan hasil belajar (pre test dan post test) antara kelas yang menggunakan model cooperative learning tipe inquiry dibanding dengan kelas yang menggunakan metode pembelajaran konvensional.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Pengumpulan data dilakukan melalui tes tertulis (pre test dan post test). Subjek penelitian ini adalah kelas X1 (28 orang) dan X2 (28 orang). Untuk menganalisis data hasil penelitian digunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan: (1) tidak terdapat perbedaan motivasi dan hasil belajarsiswa (pre test) antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol, artinya sebelum perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe inkuiri, siswa memiliki kemampuan awal yang sama (tidak ada perbedaan); (2) tidak terdapat perbedaan motivasi dan hasil belajar siswa (post test) antara kelas eksperimen dibanding dengan kelas kontrol, artinya sesudah pemberian perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe inkuiri, efektivitas pembelajaran belum mampu meningkatkan hasil belajar siswa pada akhir pembelajaran; (3) terdapat perbedaan motivasi dan hasil belajar (pre test dan post test) antara kelas eksperimen dibanding dengan kelas kontrol.  Kata Kunci: Model cooperative learning tipe inquiry; motivasi belajar;  hasil belajar.
Pengaruh Pemberian Kapur dan Pupuk Kalium terhadap Pertumbuhan dan Hasil Cabai Rawit di Lahan Gambut Parida, Parida; Sasli, Iwan; Syahputra, Edy
Sustainability Nexus: Journal of Agriculture Vol 1, No 3 (2025): October
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/snja.v1i3.98595

Abstract

Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan komoditas sayuran penting di Indonesia yang memiliki nilai ekonomi tinggi dengan tingkat konsumsi yang besar, baik dalam bentuk segar maupun olahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis interaksi antara pemberian kapur dan pupuk kalium terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit di lahan gambut, menentukan dosis kapur terbaik, serta dosis pupuk kalium yang optimal. Penelitian dilaksanakan di Desa Rasau Jaya Satu, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Januari"“Mei 2025 menggunakan rancangan petak terbagi (split plot). Faktor utama adalah dosis kapur dolomit, terdiri atas: k1 = 2,16 kg/bedengan (10,8 ton/ha; pH 5,64), k2 = 3,47 kg/bedengan (17,3 ton/ha; pH 6,36), dan k3 = 4,79 kg/bedengan (23,9 ton/ha; pH 6,34). Anak petak berupa dosis pupuk KCl, yaitu: p1 = 120 kg/ha (2,7 g/tanaman), p2 = 240 kg/ha (5,4 g/tanaman), dan p3 = 360 kg/ha (8,2 g/tanaman). Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat interaksi antara kapur dan pupuk kalium terhadap variabel pertumbuhan dan hasil cabai rawit, serta dosis kapur tidak berpengaruh nyata terhadap variabel yang diamati. Meskipun demikian, dosis kapur terendah efektif meningkatkan pH tanah gambut. Pupuk kalium dengan dosis 360 kg/ha memberikan hasil terbaik pada variabel volume akar dan berat kering tanaman.
Kebijakan Dividen Sebagai Pemoderasi Dan Pengaruhnya Terhadap Likuiditas, Leverage Dan Profitabilitas Pada Nilai Perusahaan (Kasus Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2017-2019) Parida, Parida; Surasni, Ni Ketut; Suryawati, Baiq Nurul; Hidayati, Siti Aisyah
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 6, No 1 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v6i1.2784

Abstract

This study aims to determine the effect of liquidity, leverage and profitability to the firm value with dividend policy as moderating variables in Manufacturing company listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in 2017-2019.This type of research is associative quantitative research. The data collection method used is Sample Survey method. The population in this study are all manufacturing companies listed on Indonesia Stock Exchange (IDX) of 182 companies. Sampling method with purposive sampling. And based on the criteria of the number of samples as many as 66 out of 182 companies. data analysis using multiple regression analysis with Moderated Regression Analysis (MRA).The results showed that: Liquidity significant positive effect on firm value. Leverage significant positive effect on firm value. Profitability significant positive effect on firm value. Dividend policy is able to strengthen the effect of liquidity on the firm value. Dividend policy weakens the effect of leverage on the firm value. Dividend policy is not able to strengthen the effect of profitability on the firm value
Implementation and Challenges of Online Learning in Early Childhood Education Post Covid-19 Pandemic A. Nongko, Pahenra; Said, Hasmira; La Ndibo, Yaman; J. Deluma, Ridwan; Parida, Parida
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.983

Abstract

This study highlights the importance of implementing an appropriate learning system to achieve learning objectives, especially in the context of early childhood education post-covid-19. This study aims to determine the implementation and challenges faced by teachers and parents in online learning post-covid-19. Using a descriptive qualitative research method, data collection was carried out through observation, interviews, and Google Forms, and analyzed using the triangulation method. The results showed various challenges such as limited facilities and infrastructure, lack of understanding of teachers and parents, and less than optimal collaboration. In addition, the condition of the child and the limitations of the media used are also obstacles. This study suggests that teachers need to facilitate internet networks and understand the characteristics of effective online learning. The main indicators of successful online learning for early childhood include the presentation of appropriate materials, the use of appropriate methods and media, and clear assessment strategies. This implementation is important to ensure that children still get an optimal learning experience even though it is done online.
IMPLEMENTASI PENERAPAN FUNGSI NONLINER DALAM MATEMATIKA EKONOMI PADA KEHIDUPAN SEHARI-HARI: Implementation Of The Application Of Nonlinear Functions In Mathematics Economics In Daily Life Parida, Parida; Melisa, Melisa; Safitri, Mardiana; Zakiah, Nina
Al-Aqlu: Jurnal Matematika, Teknik dan Sains Vol. 2 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Yayasan Al-Amin Qalbu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59896/aqlu.v2i1.39

Abstract

This research aims to dig deeper into the implementation of nonlinear functions in economic mathematics in everyday life. Nonlinear functions in economics have become an increasingly popular research topic in recent decades, with wide applications in various fields, including macro and microeconomics, finance, and business. This research uses qualitative methods with literature review techniques. In this method, data is collected from various related literature sources such as books, journals and online articles. The research results show that nonlinear functions play an important role in various aspects of daily life. From personal financial planning to macroeconomic policy, a good understanding of nonlinear functions and their application to mathematical economics can provide significant benefits to individuals and society as a whole. In addition, this research also highlights the importance of economic mathematics education in helping people understand and apply these concepts in everyday life