Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Educatio FKIP UNMA

Model Pembelajaran Pair Check Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Pada Peserta Didik Sekolah Dasar Fadillah, Putri Khusnul; Karma, I Nyoman; Nurwahidah, Nurwahidah
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i2.8439

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Pair Check terhadap hasil belajar IPAS peserta didik kelas V di SDN 5 Malaka tahun ajaran 2023/2024 semester ganjil. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental desain dengan tipe time series desain. Sampel pada penelitian ini menggunakan seluruh anggota populasi yang berjumlah  14 peserta didik. Pengumpulan data menggunakan instrument tes berupa soal  essay yang berjumlah 14 soal untuk mengukur hasil belajar IPAS peserta didik. Teknis analisis data yang digunakan untuk uji hipotesis paired sample t-test dengan taraf signifikansi 0,05. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil uji paired sample t-test yakni 0,000 < 0,05 dengan    dimana 15.407 > 1.761 artinya  yang diajukan ditolak dan  diterima. Oleh karena itu dapat disimpulkan terdapat pengaruh model pembelajaran Pair Check terhadap hasil belajar IPAS peserta didik kelas V SDN 5 Malaka.
Model Problem Based Learning Berbantuan Media Digital Kahoot Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematis Peserta Didik Sekolah Dasar Sulsana, Raih Mitra; Karma, I Nyoman; Nurwahidah, Nurwahidah
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i2.8669

Abstract

Skor matematika siswa Indonesia dalam Programme for International Student Assessment (PISA) menunjukkan penurunan yang signifikan. Di SDN Fajar Karya, pemahaman konsep matematis siswa kelas V masih rendah, sebagaimana ditunjukkan oleh hasil Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media digital Kahoot terhadap pemahaman konsep matematis siswa kelas V di SDN Fajar Karya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one-group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V SDN Fajar Karya (23 siswa) yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui tes tertulis (pretest dan posttest) dan observasi. Analisis data dilakukan dengan uji-t berpasangan menggunakan SPSS 25.0.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep matematis siswa setelah diterapkannya model PBL berbantuan media Kahoot, dengan nilai rata-rata posttest sebesar 81,96. Uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 (< 0,05), dan uji effect size menghasilkan nilai 1,298, menunjukkan pengaruh yang sangat besar. Model Problem Based Learning berbantuan media digital Kahoot memiliki pengaruh signifikan dan positif terhadap pemahaman konsep matematis siswa kelas V SDN Fajar Karya. Hasil penelitian ini mendukung pengembangan metode pembelajaran yang lebih efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan matematika.
Studi Kasus Tentang Siswa Underachievement di SDN 1 Cakranegara Rahayu, Rima Aditi; Karma, I Nyoman; Nurmawanti, Iva
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i3.8985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui siswa yang tergolong underachievement, faktor yang mempengaruhi siswa underachievement serta cara penanganannya pada siswa kelas V SDN 1 Cakranegara. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus pada 3 siswa yang diperoleh dari hasil tes IQ pada 15 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu angket, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Milles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kategori siswa underachievement ternyata berbeda-beda, ada yang sensitif, mudah menangis, sering bolos dan tidak mau mendengarkan penjelasan pada saat guru mengajar. Faktor yang mempengaruhi dibedakan menjadi 2 yaitu faktor internal, dari diri siswa, motivasi, (kondisi fisik, kepribadiannya). Faktor eksternal berasal dari proses pembelajaran, keluarga (kurang mendukung, kurangnya menghargai, dan kurang peduli). Dalam penanganannya guru cenderung menggunakan tiga cara yaitu, pengembangan materi, bimbingan konseling, dan mengembangkan gaya belajar.
Analisis Kesalahan Pada Kemampuan Menulis Permulaan Peserta Didik Sekolah Dasar Oktaviana, Putri; Karma, I Nyoman; Nurwahidah, Nurwahidah
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i3.9203

Abstract

Kesalahan pada kemampuan menulis adalah kesalahan atau kekeliruan dalam berbahasa berakibat karena penutur tidak tepat dalam memilih kata atau ungkapan untuk situasi tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan menulis pada kemampuan peserta didik di kelas II SDN 40 Mataram. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. subyek penelitian ini adalah peserta didik di kelas II SDN 40 Mataram dengan jumlah peserta didik 25 peserta didik yg terdiri dari 13 orang laki-laki dan dan 12 orang perempuan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah tes tulis, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini berfokus pada penggunaan huruf capital, penggunaan tanda baca, dan penulisan kata ejaan. Teknik analisis data menggunakan teknik pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan dengan menggunakan tringulasi sumber dan tringulasi teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukan presentase kesalahan peserta didik dalam kemampuan menulis pada teks cerita dongeng yaitu kesalahan penulisan kata ejaan sebanyak 53 kesalahan dengan persentase 23,98%, kesalahan penulisan huruf kapital sebanyak 90 kesalahan dengan persentase 40,72%, dan kesalahan penggunaan tanda baca 78 kesalahan dengan persentase 35,29%. Hal ini menunjukan bahwa kesalahan pada kemampuan menulis permulaan peserta didik perlu ditingkatkan.