Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : ARSHI Veterinary Letters

Suspek dermatofitosis pada ayam Sentul Debu di peternakan ayam di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat Zega, Defornatasya Indah Sinta Nadania; Hermawan, Firda Aisyah; Triyatjaya, Yoga; Khairani, Shafia; Pratiwi, Unita
ARSHI Veterinary Letters Vol. 8 No. 1 (2024): ARSHI Veterinary Letters - February 2024
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.8.1.1-2

Abstract

Dermatophytosis in chickens or avian ringworms is a zoonotic disease caused by fungi in the Dermatophyta group. This article reports a case of suspected dermatophytosis in Sentul Debu chickens on a chicken farm in Majalengka Regency, West Java. Three 11 month old male Sentul Debu chickens in one of the postal system rearing cages showed clinical symptoms in the form of white scales on their head, comb, and wattles. Diagnosis and treatment are based on clinical symptoms and visible lesions. Treatment uses an ointment with the active ingredient sulfur which is given 1-2 times/day for 7 days. The results of the treatment showed healing, with the head, comb, and wattle appearing to be clean from white scales.
Diagnosis infectious bronchitis pada seekor ayam lokal Triyatjaya, Yoga; Hermawan, Firda Aisyah; Zega, Defornatasya Indah Sinta Nadania; Pratiwi, Unita; Khairani, Shafia
ARSHI Veterinary Letters Vol. 8 No. 1 (2024): ARSHI Veterinary Letters - February 2024
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.8.1.15-16

Abstract

Bronkitis menular merupakan penyakit pada ayam yang disebabkan oleh virus avian dengan genom virus RNA positif beruntai tunggal dan termasuk dalam genus Gammacoronavirus. AI adalah penyakit pernafasan akut yang mempengaruhi sistem reproduksi ayam, ginjal, saluran pencernaan, dan sistem pertahanan. Artikel ini melaporkan seekor ayam petelur Debu Sentul berusia 13 bulan ditemukan mengalami gangguan postur berdiri. Pemeriksaan fisik menunjukkan ayam memiliki postur berdiri seperti Penguin, mulut selalu terbuka, dan sesak napas. Hewan-hewan tersebut di-eutanasia untuk nekropsi dan pemeriksaan post-mortem. Nekropsi menunjukkan temuan patologi berupa airsacculitis, splenomegali, regresi ovarium, enteritis, perdarahan rongga tonsil, dan kista berisi cairan pada saluran telur. Ayam didiagnosis menderita Bronkitis Menular berdasarkan gejala klinis dan temuan patologi anatomi pada organ.
Gambaran patologi anatomi pada DOC yang mengalami omphalitis Hermawan, Firda Aisyah; Zega, Defornatasya Indah Sinta Nadania; Triatjaya, Yoga; Khairani, Shafia; Pratiwi, Unita
ARSHI Veterinary Letters Vol. 8 No. 3 (2024): ARSHI Veterinary Letters - August 2024
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.8.3.53-54

Abstract

Omphalitis, infeksi yang disebabkan oleh berbagai bakteri yang masuk melalui umbilikus yang terbuka atau aliran darah, secara signifikan berkontribusi pada kematian anak ayam dalam minggu pertama setelah menetas, sering kali akibat praktik kebersihan yang kurang optimal selama proses penetasan. Studi kasus ini bertujuan untuk mengkarakterisasi dampak omphalitis pada anak ayam umur sehari (DOC) dengan memeriksa perubahan anatomi dan patologi. Nekropsi dilakukan pada empat DOC di Pusat Pengembangan Pembibitan Unggas Jatiwangi, Majalengka, Jawa Barat, Indonesia. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa anak ayam yang terinfeksi memiliki ukuran tubuh kecil, bulu kusam, kantung kuning telur membesar, dan umbilikus yang belum sembuh. Patologi anatomi mengungkapkan distensi abdomen, tangkai kuning telur nekrotik, serta kantung kuning telur yang berwarna kehijauan dan berbau busuk.
Clinical diagnosis and therapeutic approach for stomatitis in an albino-reticulated python (Malayopython reticulatus) at Gembira Loka Zoo, Yogyakarta, Indonesia Panggalih, Ketawang Enggar; Dewantara, Ragaluh; Khairani, Shafia; Kusuma, Randy
ARSHI Veterinary Letters Vol. 8 No. 3 (2024): ARSHI Veterinary Letters - August 2024
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.8.3.49-50

Abstract

Laporan kasus ini menyoroti strategi pengobatan yang efektif untuk stomatitis pada ular sanca kembang, memberikan wawasan berharga tentang perawatan veteriner dalam upaya konservasi reptil. Ular sanca kembang albino (Malayopython reticulatus) memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan ekologi sebagai predator, sehingga kesehatannya menjadi sangat penting dalam upaya konservasi. Seekor ular sanca albino di Gembira Loka Zoo, Yogyakarta, Indonesia, dilaporkan oleh penjaga kebun binatang tidak mau makan selama sekitar 1-2 bulan. Dokter hewan yang bertugas dari unit reptil melakukan pemeriksaan menyeluruh dan menemukan adanya peradangan pada mulut dan jaringan mukosa, serta gigi yang hilang. Gigi yang bermasalah dicabut untuk mencegah kondisi semakin memburuk. Pengobatan dilakukan dengan pemberian semprotan antiseptik yang mengandung 0,2% klorheksidin diglukonat dan Oxyfresh Dental Gel pada area mulut yang meradang. Selain itu, terapi suportif dengan Hematodin juga diberikan. Setelah sembilan hari pengobatan, ular sanca tersebut menunjukkan perbaikan yang signifikan, dengan peradangan yang berkurang dan pemulihan bertahap.
Kompresi toraks fatal akibat lipoma abdomen dan distensi lambung pada kucing Anugerah, Cahya Alamsyah Putra; Salsabila, Cut Aja; Febryawan, Ghazy Zhafran; Khairani, Shafia
ARSHI Veterinary Letters Vol. 9 No. 4 (2025): ARSHI Veterinary Letters - November 2025
Publisher : School of Veterinary Medicine and Biomedical Sciences, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avl.9.4.95-96

Abstract

Respiratory distress due to abdominal pathology presents a diagnostic challenge in small animal practice and may be fatal if not promptly recognized. This case study describes the pathological findings in a domestic cat with thoracic cavity narrowing secondary to severe gastric distension and an abdominal lipoma. Necropsy was performed on a cat with dyspnea, abdominal pain, gait incoordination, and influenza-like symptoms. Postmortem examination revealed multiple pathological lesions, including marked gastric distension due to gas accumulation, a solitary lipoma within the abdominal cavity, gastritis, enteritis, Ascaris spp. infection (ascariasis), pulmonary hemorrhage, and tracheal hyperemia. The concurrent presence of abdominal lipoma and gastric distension likely exerts mechanical pressure on the diaphragm and thoracic cavity, restricting lung expansion and impairing gas exchange. This pressure-induced respiratory compromise is considered the primary factor for animal death. This report emphasizes the need for thorough clinical evaluation in cases with respiratory and abdominal signs, highlighting how abdominal masses can trigger life-threatening complications.