Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

EVALUASI KESESUAIAN PERESEPAN OBAT DIARE ANAK BERDASARKAN MANAJEMEN TERPADU BALITA SAKIT KEMENKES 2022 DI KLINIK “X” KABUPATEN SIDOARJO Andito, Didik; Sulistyowati, Emi; Priyoherianto, Andri; Puspadina, Valiandri
As-Syifaa Jurnal Farmasi Vol 17, No 1 (2025): AS-SYIFAA JURNAL FARMASI
Publisher : Fakultas Farmasi UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56711/jifa.v17i1.1297

Abstract

Diarrhea is an incident of defecation with a consistency that is more liquid than usual, with a frequency of three or more times per day. Improper and rapid management is the main cause of death from diarrhea. The Ministry of Health has begun to disseminate the Guidelines for the Management of Sick Toddler Therapy (MTBS) 2022. This study aims to evaluate the suitability of prescribing children's diarrhea medications by the Ministry of Health MTBS 2022 guidelines in the outpatient unit of Clinic "X" in Sidoarjo Regency. This study uses a descriptive evaluative design of the pattern of prescribing children's diarrhea based on the 2022 Ministry of Health MTBS, which was conducted during July - December 2023. The population in this study was the medical records of pediatric patients with diarrhea. Samples collected using a simple random technique with specific inclusion and exclusion criteria. Data were taken from medical records, including gender, age, diagnosis, and type of medication prescribed, and analyzed to evaluate prescribing based on the 2022 Ministry of Health MTBS guidelines. The results of the prescribing pattern analysis showed a single prescribing pattern for 10 patients (16.67%) and a combination for 50 patients (83.33%). The appropriate prescribing pattern included a combination of ORS and zinc for 2 (3.33%) and inappropriate single without ORS and zinc, single only zinc or ORS, combination without zinc and ORS, and combination with only zinc or ORS respectively 8 (13.33%), 2 (3.33%), 19 (31.67%) and 29 (48.33%). Evaluation of prescribing patterns that did not comply with the guidelines revealed that 96.67% of prescriptions were made without including the administration of a combination of oral rehydration salt (ORS) and zinc, whereas those that complied with the guidelines included combinations that included the administration of a combination of oral rehydration salt (ORS) and zinc in 3.33% of cases
Formulation and Sensory Evaluation of Crystal Candy Containing Collagen Extract from Milkfish (Chanos chanos) Scale Waste Fauzi, Ach Zakyah Al; Priyoherianto, Andri; Fitriany, Erna
PHARMACOLOGY, MEDICAL REPORTS, ORTHOPEDIC, AND ILLNESS DETAILS Vol. 5 No. 1 (2026): JANUARY
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/comorbid.v5i1.1984

Abstract

Stunting remains a major public health issue in Indonesia, with a prevalence of 21.6% in 2023, primarily caused by chronic nutrient deficiencies. While collagen does not directly address all nutritional causes of stunting, its protein content may contribute to improving dietary quality. This study aimed to develop a functional crystal candy formulation incorporating collagen extracted from milkfish (Chanos chanos) scale waste as a potential source of protein supplementation.  Collagen was extracted through maceration using 0.05 M NaOH for 8 hours, followed by hydrolysis in 0.3 M acetic acid for 72 hours, heating in a water bath, and drying at 50°C. The extraction yield was 18%, with the presence of amino compounds confirmed through the ninhydrin assay. The extracted collagen was incorporated into crystal candy formulations at concentrations of 0% (F1), 5% (F2), and 10% (F3). Physical quality was evaluated through organoleptic, pH, and hedonic sensory tests involving 80 panelists. The F2 formulation demonstrated the highest sensory acceptability, with an average pH of 6.32. This study provides preliminary data on the feasibility of utilizing fish scale waste as a functional ingredient in confectionery products; however, further analyses of nutritional content, collagen bioactivity, and storage stability are required to substantiate its potential health benefits.
PEMBUATAN GRANUL JAMU KUNYIT ASAM SEBAGAI ANTIOKSIDAN ALAMI DI DESA KALITENGAH TANGGULANGIN SIDOARJO Panji Ratih Suci; Erna Fitriany; Zuanta Pangestutik; Andri Priyoherianto; Fahmi Ardianti Purnawiranita
Jurnal Pengabdian IKIFA Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian IKIFA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Turmeric is a type of rhizome that contains secondary metabolites that have antioxidant activity. Generally, turmeric is processed into spices or as raw material for herbal medicine such as tamarind turmeric herbal medicine. This activity aims to introduce the community in Kalitengah Tanggulangin Village, Sidoarjo, to processing tamarind turmeric granules as a natural antioxidant, involving PKK women from Kalitengah village. Activities The method used during the service process uses a participatory approach consisting of observation, training and evaluation. Questionnaires were given to 49 PKK women respondents. The pretest was carried out before the training was carried out, and continued with a post-test after the respondents received the training and tried instant turmeric powder for themselves. Evaluation results based on respondents' answers to the questionnaire given showed an increase in knowledge related to tamarind turmeric by 100%, knowledge of the benefits of turmeric by 81.6%, knowledge about granules by 81.6% and readiness to take part in training increased by 98%. These results show that this training had a positive impact on PKK mothers in Kalitengah village, Sidoarjo
PELATIHAN PEMBUATAN SABUN CUCI PIRING EKSTRAK JERUK NIPIS GUNA MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT DESA PEPELEGI SIDOARJO Erna Fitriany; Andri Priyoherianto; Didik Andito; Valiandri Puspadina; Deny Budi L; M. Rizky Arif
Jurnal Pengabdian IKIFA Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian IKIFA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan masyarakat untuk membuat sabun cuci piring yang ramah lingkungan dari ekstrak jeruk nipis adalah upaya untuk mengubah cara kita mengonsumsi sesuatu, melindungi lingkungan, dan meningkatkan ekonomi kita, bukan sekadar pengabdian. Cemaran yang terkandung dalam produk berbahaya bagi kesehatan manusia. Dalam kegiatan ini, demonstrasi digunakan untuk meningkatkan kesadaran warga Desa Pepelegi, Sidoarjo, tentang bahaya bahan kimia. Perencanaan, pelaksanaan, elaborasi, dan kesimpulan adalah semua bagian dari proses. Masyarakat dapat menggunakan tahapan ini sebagai panduan dalam penyuluhan pembuatan sabun cuci piring. Secara keseluruhan, program ini menguntungkan, mengurangi gap wirausaha dan meningkatkan kemandirian finansial, terutama bagi ibu-ibu Desa Pepelegi, Sidoarjo.
Workshop Pengenalan Dini Tenaga Teknis Kefarmasian Dan Apoteker Di Tk Asy Syarif Mojokerto Panji Ratih Suci; Erna Fitriany; Muflikhatul Umaroh; Andri Priyoherianto; Achmad Zakyah Al Fauzi
Jurnal Pengabdian IKIFA Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian IKIFA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Workshop pengenalan dini tenaga teknis kefarmasian dan apoteker di TK Asy Syarif Mojokerto dilaksanakan dengan tujuan memberikan pemahaman awal mengenai profesi kefarmasian kepada anak usia dini secara edukatif dan interaktif. Kegiatan ini melibatkan 21 peserta didik usia 4–6 tahun dan guru pendamping, menggunakan metode pembelajaran bermain sambil belajar, media alat peraga, serta simulasi peran. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat partisipasi yang tinggi serta kemampuan anak dalam mengenali peran apoteker dan pentingnya penggunaan obat yang tepat. Workshop ini tidak hanya memperluas wawasan anak mengenai dunia kefarmasian, tetapi juga menanamkan nilai-nilai positif tentang kesehatan dan menumbuhkan ketertarikan terhadap profesi di bidang kesehatan sejak usia dini. Berdasarkan hasil observasi, sebanyak 90% siswa (19 dari 21) menunjukkan antusiasme tinggi dengan partisipasi aktif dalam sesi tanya jawab dan simulasi peran. Selain itu, 85% siswa (18 dari 21) berhasil mengidentifikasi fungsi apoteker sebagai tenaga yang memberikan obat dan membantu menjaga kesehatan masyarakat. Dari tes pemahaman, 80% siswa (17 dari 21) mampu menjawab dengan benar pertanyaan terkait cara mencuci tangan yang benar dan pentingnya obat dalam menjaga kesehatan. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam pengembangan pendidikan karakter dan pembentukan aspirasi karier anak pada tahap awal perkembangan.
Pelatihan Produksi Eco Enzyme Dari Limbah Organik Rumah Tangga Untuk Mendukung Pengembangan Desa Ramah Lingkungan Erna Fitriany; Indah Tri Lestari; Valiandri Puspadina; Panji Ratih Suci; Andri Priyoherianto; M. Rizky Arif; Deny Budi L
Jurnal Pengabdian IKIFA Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian IKIFA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan dengan tema pembuatan eco enzyme yang dilaksanakan di RT 02, RW 04, Desa Pepelegi, Waru, Sidoarjo, Jawa Timur bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan. Kegiatan ini disusun sebagai upaya edukatif untuk mengenalkan konsep pemanfaatan limbah organik rumah tangga melalui proses fermentasi menjadi eco enzyme, yaitu cairan serbaguna yang memiliki fungsi sebagai pembersih alami, pengurai bau, serta sebagai salah satu bahan pendukung dalam peningkatan kualitas lingkungan. Peserta mendapatkan penjelasan mengenai jenis limbah organik yang dapat digunakan, tahapan pembuatan eco enzyme, manfaat ekologisnya, serta potensi pengembangan produk ini sebagai solusi alternatif dalam pengurangan volume sampah organik. Metode penyampaian dilakukan melalui pemaparan materi, demonstrasi langsung, dan diskusi interaktif, sehingga peserta dapat memahami konsep sekaligus mempraktikkan proses pembuatannya secara mandiri. Kegiatan pelatihan memberikan dampak positif yang ditunjukkan melalui hasil evaluasi tingkat kepuasan peserta. Indikator kepuasan yang diperoleh sebesar 0,97, melampaui batas minimal indikator sebesar 0,80. Nilai ini menunjukkan bahwa materi, metode penyampaian, dan manfaat kegiatan dianggap sangat relevan dan bermanfaat oleh masyarakat. Selain itu, pelatihan ini mampu mendorong perubahan pola pikir masyarakat dalam mengelola limbah rumah tangga, dari sebelumnya hanya dibuang menjadi bahan yang dapat diolah kembali dan memberikan nilai tambah bagi lingkungan. Secara keseluruhan, program ini dinilai efektif dalam meningkatkan literasi lingkungan dan memperkuat praktik pengelolaan sampah berkelanjutan di Desa Pepelegi.