Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

DINAMIKA PENGELOLAAN SARHUNTA OLEH MASYARAKAT DI KAWASAN EKONOMI KHUSUS MANDALIKA LOMBOK TENGAH-INDONESIA Rizal Kurniansah; Masrun; Jumhur Hakim
Media Bina Ilmiah Vol. 18 No. 8: Maret 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33758/mbi.v18i8.749

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis keterampilan masyarakat dalam mengelola sarhunta di KEK Mandalika sebelum dan sesudah sarhunta dikembangkan. Kedua, untuk menganalisis dampak sosial dan ekonomi yang diperoleh sebelum dan sesudah sarhunta dikembangkan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, studi literatur dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, keterampilan masyarakat sebelum mendapatkan bantuan program sarhunta dari pemerintah, masyarakat tidak memiliki keterampilan sama sekali dalam mengelola tempat tinggal (sarhunta). Namun setelah mendapatkan bantuan, masyarakat memiliki keterampilan tersebut karena telah mendapatkan beberapa pelatihan dari stakeholder terkait. Meskipun begitu, keterampilan yang dimiliki masyarakat sebenarnya belum maksimal, karena mereka belum mampu mengelola sarhunta mereka sesuai dengan standar penginapan pada umumnya. Selain itu, masyarakat masih kesulitan dalam memasarkan sarhunta mereka karena minimnya pengetahuan tentang pemasaran, dan harus bersaing dengan berbagai tempat penginapan lain yang sudah berkembang dengan baik. Sehingga mereka cenderung hanya menunggu tamu yang datang ke tempat mereka masing-masing. Selanjutnya, dampak sosial dan ekonomi yang didapatkan oleh masyarakat sebelum dan sesudah sarhunta dibangun antara lain meningkatnya pendapatan masyarakat, terciptanya lapangan pekerjaan bagi anggota keluarga, ekosistem ekonomi lokal di sekitar sarhunta terus berkembang, budaya lokal semakin dikenal oleh wisatawan, adanya pengembangan dan pelatihan keterampilan, meningkatnya integrasi sosial antara wisatawan dan masyarakat lokal.
OPTIMALISASI PERAN MASYARAKAT DALAM MENGELOLA SARANA HUNIAN PARIWISATA DI KEK MANDALIKA KABUPATEN LOMBOK TENGAH Rizal, Rizal Kurniansah; Masrun; Siti Hamdiah Rojabi
Media Bina Ilmiah Vol. 19 No. 5: Desember 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman, serta merumuskan upaya-upaya yang diperlukan agar masyarakat dapat lebih efektif dalam mengelola Sarhunta di KEK Mandalika. Jenis penelitian yaitu kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara terstruktur, studi pustaka, dan dokumentasi serta menganalisis data menggunakan analisis SWOT (strength weakness, opportunity, and threat). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sarhunta di KEK Mandalika memiliki beberapa keunggulan, seperti lokasi yang strategis, fasilitas yang memadai, layanan yang ramah dan personal, serta reputasi yang baik di kalangan wisatawan. Namun, ada juga beberapa kelemahan yang perlu diatasi, termasuk keterbatasan dana, promosi yang kurang efektif, dan keterampilan sumber daya manusia yang masih terbatas. Peluang yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat antara lain peningkatan tren wisata lokal dan autentik, dukungan pemerintah, kemajuan teknologi dan pemasaran digital, serta peningkatan pariwisata domestik. Di sisi lain, ancaman yang perlu diantisipasi meliputi persaingan yang ketat, risiko bencana alam, isu keamanan, dampak lingkungan, dan potensi perubahan fungsi Sarhunta menjadi hunian pribadi. Upaya yang diperlukan dalam mengoptimalkan pengelolaan Sarhunta di KEK Mandalika yaitu Pertama, dengan Memaksimalkan Lokasi Strategis di KEK Mandalika, Pengembangan Usaha Lanjutan, dan Memanfaatkan Tren Wisata Lokal. Kedua, Meningkatkan Reputasi untuk Menghadapi Persaingan Usaha dan Antisipasi Isu Lingkungan. Ketiga, yaitu dengan cara Peningkatan Keterampilan Pengelola Sarhunta dan Pengelolaan Dana dan Promosi. Keempat, yaitu dengan cara Mencegah Penurunan Fungsi Sarhunta dan Mitigasi Dampak Bencana dan Keamanan.
Metode Shamitah (The Silent Way Method) dalam Pembelajaran Bahasa Arab Aathifah Al Farros; Masrun
INTIFA: Journal of Education and Language Vol. 1 No. 1 (2024): INTIFA: Journal of Education and Language
Publisher : Penerbit Minhaj Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62083/7jg41m70

Abstract

The shamitah method (The Silent Way Method) or better known as the silent teacher method was coined in 1972 by Caleb Gategno, a linguist who applied the principles of cognitivism and philosophy in his teaching. He introduced this method through his book "Teaching Foreign Languages ​​in School: A Silent Way". It is called the silent teacher method because the teacher is more silent than talking during the learning process. This method asks the teacher not to say anything for about 90% of the time allocated for teaching. This method has been widely used in learning foreign languages ​​in the world, including Arabic. The relationship of this method to learning Arabic will initially feel like the process is complex, especially for 'mubtadi' or basic students. This method cannot stand alone without the support of other methods to support the learning process so that it can cover the shortcomings of this shamitah method. This method has its own characteristics, in this method students are expected to be able to discover for themselves what they have captured and repeat it independently during the learning process. Maharah qiroah and maharah Istima' in this case are really needed to support the ongoing implementation of this shamitah method. ABSTRAK Metode shamitah (The Silent Way Method) atau yang lebih dikenal dengan nama metode guru diam ini dicetuskan pada tahun 1972 oleh Caleb Gategno yakni seorang ahli bahasa yang menerapkan prinsip kognitivisme dan ilmu filsafat dalam pengajarannya. Ia memperkenalkan metode ini melalui bukunya “Teaching Foreign Languages in School: A Silent Way”. Dinamakan metode guru diam karena guru lebih banyak diamnya daripada berbicara saat proses belajar berlangsung. Metode ini meminta guru untuk tidak mengatakan apapun sekitar 90% dari alokasi waktu yang dipakainya untuk mengajar. Metode ini telah banyak dipakai dalam pembelajaran bahasa Asing di dunia, termasuk bahasa Arab. Kaitan metode ini pada pembelajaran bahasa Arab awalnya akan merasa prosesnya seakan kompleks, terutama bagi pelajar mubtadi’ atau dasar. Metode ini tidak bisa berdiri sendiri tanpa dukungan metode lain sebagai pendukung proses pembelajaran sehingga dapat menutupi kekurangan yang ada pada metode shamitah ini. Metode ini memiliki ciri khasnya tersendiri, pada metode ini pelajar diharapkan mampu menemukan sendiri apa yang telah tangkap dan dia ulangi secara mandiri selama pembelajaran berlangsung. Maharah qiroah dan maharah Istima’ dalam hal ini sangat dibutuhkan untuk mendukung berlangsungnya penerapan metode shamitah ini.
AI-Augmented Game-Based Learning for Enhancing Arabic Speaking Skills: Evidence from a Quasi-Experimental Study Mustaghfirin; Masrun; Rusdi
Alibbaa': Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 7 No. 1 (2026): Vol. 7 No. 1 (2026) | in progress
Publisher : IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ajpba.v7i1.22619

Abstract

This study investigates the effectiveness of AI-augmented game-based learning in enhancing Arabic speaking skills (maharah kalām) among junior secondary students. Employing a quasi-experimental design with a pretest–posttest control group, the study was conducted at SMP Islam Baitul Qur’an Riau involving 40 students divided into an experimental group and a control group. The experimental group received Arabic speaking instruction through a Truth or Dare game designed with instructional support from artificial intelligence, while the control group followed conventional instruction. Data were collected through speaking tests and analyzed using paired-samples and independent-samples t-tests. The findings reveal that both groups showed improvement; however, the experimental group demonstrated a significantly higher increase in speaking performance than the control group. These results indicate that integrating game-based learning with AI-supported instructional design can create a more interactive and communicative learning environment, thereby effectively improving Arabic speaking skills
Peran Kepribadian Tahan Banting Pada Gangguan Somatisasi M. Noor Rochman Hadjam; Sri Mulyani Martaniah; Johana Endang Prawitasari; Masrun
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol 19 No 2 (2004): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 19, No. 2, 2004)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/aipj.v19i2.8222

Abstract

-
EFEKTIVITAS MODEL LATIHAN BERBASIS PERMAINAN TRADISIONAL TERHADAP PENINGKATAN MOTORIK HALUS SISWA KELAS 1 SDN 10 PARIT BATU Al Fajar; Masrun; Yanuar Kiram; Suci Nanda Sari
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol. 25 No. 1 (2026): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/cn4m5j17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model latihan berbasis permainan tradisional dalam meningkatkan kemampuan motorik halus siswa kelas I SD Negeri 10 Parit Batu. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain pretest–posttest control group. Sampel penelitian berjumlah 32 siswa yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah Tes Bender-Gestalt untuk mengukur kemampuan visual-motorik melalui berbagai indikator kesalahan. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan jumlah kesalahan pada kelas eksperimen setelah diberikan perlakuan, dibandingkan dengan kelas kontrol yang hanya mengalami peningkatan terbatas. Uji hipotesis menggunakan Paired Sample t-Test menunjukkan nilai signifikansi < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara pretest dan posttest. Temuan ini membuktikan bahwa permainan tradisional efektif dalam meningkatkan koordinasi mata dan tangan serta kontrol motorik halus siswa. Dengan demikian, model ini dapat dijadikan alternatif pembelajaran yang menyenangkan, kontekstual, dan efektif untuk mendukung perkembangan motorik halus siswa sekolah dasar.
MOTIVASI BERPRESTASI PEMAIN SEPAKBOLA JUNIOR SSB PERISAI KOTA PAYAKUMBUH Rifano Adiza; Masrun; Yanuar Kiram; Roma Irawan
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol. 25 No. 1 (2026): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/m2xqzs15

Abstract

This study aims to determine the relationship between achievement motivation and the performance of soccer players at SSB Perisai in Payakumbuh. This study employs a quantitative descriptive approach using a correlational method. The study population consisted of 35 players, with a sample of 20 selected using purposive sampling. The instrument used was a achievement motivation questionnaire with a Likert scale covering aspects of intrinsic and extrinsic motivation. Data analysis techniques included the Liliefors normality test and product-moment correlation analysis. The results indicate a significant relationship between achievement motivation and player performance, with a correlation coefficient of 0.781—greater than the critical value of 0.444 at a significance level of α = 0.05. This suggests that the higher a player’s achievement motivation, the better their performance. Thus, achievement motivation plays a crucial role in enhancing soccer players’ performance.
Psychological aspects and the roles for student’s sport performance Masrun; Alnedral; Yendrizal
Journal Sport Area Vol 7 No 3 (2022): December
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/sportarea.2022.vol7(3).9417

Abstract

Sports achievement is influenced by various factors such as; physical, technical, tactical and psychological factor. The purpose of this study is to see the relation of self-efficacy factors, achievement motivation, and its relation to self-confidence and its effect on sports performance. This research was conducted on 87 students. This is quantatif research and using path analysis method. The sample was taken by technique purposive random samplin and the sample was 45 people with certain considerations. The data of self-efficacy, achievement motivation, and self-confidence was taken by using valid and reliable quistionnaire, and the sport performance data taken from the performance (medal) are already gotten. For testing the structural effects of the model from this study, researchers used IBM SPSS software. The results show that self efficacy, achievement. motivation, and self-confidence have a significant influence on the athletes' sports performance inndividual sports both of directly and indirectly, or totally. The implications of the theory obtained reinforce that the variables tested have a direct impact toward athletes achievement of the Student Sport Training Center in West Sumatera Province. The limitation of this study is the instrument that needs to be developed more accurately and comprehensively to reveal psychological conditions.
PENGARUH SENAM KREASI TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR ANAK USIA 4 - 6 TAHUN Bunga Permata Dewi; Jeki Haryanto; Masrun; Anisa Sholiha Mia
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.60284

Abstract

Perkembangan motorik kasar merupakan aspek penting dalam tumbuh kembang anak usia dini karena berperan dalam kesiapan fisik, kesehatan, dan aktivitas belajar anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Senam Kreasi (Senam Cinta Indonesia) terhadap perkembangan motorik kasar anak usia 4–6 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 10 anak TK Balareh yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan Test of Gross Motor Development-2 (TGMD-2). Perlakuan diberikan selama 16 kali pertemuan. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas dan Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan kemampuan motorik kasar setelah diberikan perlakuan dengan nilai signifikansi 0,000 (p<0,05). Rata-rata skor motorik kasar meningkat dari 45,10 menjadi 57,30. Hasil penelitian membuktikan bahwa senam kreasi efektif meningkatkan koordinasi, keseimbangan, kelincahan, dan keterampilan gerak anak. Dengan demikian, senam kreasi dapat digunakan sebagai program pembelajaran fisik yang inovatif pada pendidikan anak usia dini.
The Effect of Air Alert Training on the Jump Shot Ability of Basketball Players from the Bintang Muda Padang Pariaman Team: PENGARUH LATIHAN AIR ALERT TERHADAP KEMAMPUAN JUMP SHOOT PEMAIN BOLA BASKET TEAM BINTANG MUDA PADANG PARIAMAN Yunita, Pepi; Masrun; Yenes, Ronni; Syarli Lesmana, Heru
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Released
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was motivated by the suboptimal jump shoot ability of basketball players from the Bintang Muda Padang Pariaman team. Air Alert training was used to improve lower limb explosive power, which plays an important role in performing a jump shoot. The purpose of this study was to determine the effect of Air Alerttraining on jump shoot ability. The research method used was an experimental design with a One Group Pretest-Posttest Design. The sample consisted of 15 players selected using a total sampling technique. The research instrument used was the Basketball Jump Shooting Accuracy Test (BJSAT). Data analysis was conducted using the Shapiro–Wilk test and paired sample t-test at a significance level of 0.05. The results showed an increase in the average score from 10.3 (pretest) to 14.5 (posttest) with a gain score of 4.2. The tvalue was 14.38 with a significance of 0.000 (p < 0.05), indicating a significant effect. It can be concluded that Air Alert training is effective in improving jump shoot ability.