Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Gambaran Akses Pelayanan Kesehatan Masyarakat Desa Sama Subur Kecamatan Motui Kabupaten Konawe Utara Paridah; Hartati Bahar; Ruslan Majid; Afifa Yunizah; La Ode Muh. Alief Mahabbah
Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum Vol. 3 No. 4 (2025): Desember : Jurnal Praba : Jurnal Rumpun Kesehatan Umum
Publisher : STIKES Columbia Asia Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62027/praba.v3i4.613

Abstract

Access to healthcare services is a crucial determinant in improving community health, particularly in rural areas that face geographic and social challenges. This study aims to describe the accessibility and utilization of healthcare services among residents of Desa Sama Subur, Kecamatan Motui, Kabupaten Konawe Utara. A descriptive quantitative design was employed, with the population comprising all active household heads in the village. A total of 45 household heads were selected using total sampling. Data were collected through face-to-face interviews using structured questionnaires during the 2025 Field Learning Experience (Pengalaman Belajar Lapangan, PBL). Descriptive analysis was conducted and results were presented in frequency distributions and percentages.The findings indicate that the majority of respondents possess health insurance (88.9%); however, the utilization of healthcare facilities remains suboptimal, with only 48.9% having ever accessed services. Perceptions of healthcare accessibility varied, with 51.1% considering it easy and 46.7% reporting difficulty. Motorcycles were the most commonly used mode of transportation (77.8%), and community health centers (Puskesmas) were the most frequently utilized facilities (60.0%). Regarding service satisfaction, nursing staff behavior received the highest satisfaction rating (28.9%), while waiting time remained the main concern. In conclusion, healthcare access in rural communities is multidimensional, influenced not only by health insurance ownership but also by geographic factors, transportation availability, and service experience. Enhancing the utilization of healthcare services requires strengthening primary care and improving physical access to healthcare facilities.
Penguatan Ketahanan Pangan Keluarga melalui Pemanfaatan Pekarangan di Posyandu Permata Anawai Kendari Paridah; Nirmala; Hamriani, Andi; Fauziyah. F, Rajwa; Sarnianti
Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): GJPM - Januari
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjpm.v4i1.1950

Abstract

Pemenuhan kebutuhan gizi dan kesehatan keluarga tidak terlepas dari ketersediaan pangan yang cukup dan berkelanjutan di tingkat rumah tangga. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mendukung hal tersebut adalah pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan bergizi melalui pendekatan berbasis masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan ketahanan pangan keluarga melalui pengelolaan pekarangan di Posyandu Permata Anawai, Kota Kendari. Kegiatan dilaksanakan pada 28 September 2025 di Posyandu Permata Anawai, Wilayah Puskesmas Wua-Wua, Kota Kendari, peserta kegiatan yang hadir sebanyak 11 orang yang terdiri dari 2 kader Posyandu dan 9 Ibu Balita. Pelaksanaan kegiatan mencakup pemberian edukasi terkait pentingnya konsumsi pangan bergizi, melalui metode ceramah dan tanya jawab selama sekitar 60 menit, pendampingan praktik budidaya tanaman sayuran di pekarangan, serta penyaluran bibit tanaman kepada peserta. Penilaian kegiatan dilakukan secara kualitatif berdasarkan pengamatan terhadap keterlibatan peserta, tingkat antusiasme, dan respons selama kegiatan berlangsung. Hasil pengabdian menunjukkan adanya perubahan positif berupa meningkatnya kesadaran dan sikap peserta terhadap pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga. Partisipasi aktif kader Posyandu turut memperkuat proses edukasi gizi dan membuka peluang keberlanjutan kegiatan di lingkungan masyarakat. Meskipun belum didukung oleh pengukuran kuantitatif, kegiatan ini mengindikasikan bahwa pemanfaatan pekarangan yang terintegrasi dengan Posyandu berpotensi menjadi strategi pendukung penguatan ketahanan pangan keluarga. Untuk pengembangan selanjutnya, diperlukan penerapan metode evaluasi yang lebih terstruktur guna menilai dampak jangka panjang terhadap pola konsumsi dan kemandirian pangan rumah tangga.
Peningkatan Kesadaran Masyarakat dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan melalui Gotong Royong Jumat Bersih Paridah; Hartati Bahar; Afifa Yunizah; Melinda Septiani Seba; Nur Cahyani Dwi Lestari
Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): GJPM - Januari
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjpm.v4i1.1996

Abstract

Lingkungan berperan penting bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, namun permasalahan sampah masih menjadi tantangan di Desa Sama Subur akibat keterbatasan fasilitas dan rendahnya kesadaran masyarakat. Pengelolaan sampah yang buruk dapat memicu pencemaran serta berbagai penyakit menular. Salah satu upaya yang dilakukan adalah gotong royong “Jumat Bersih” sebagai bentuk partisipasi dan solidaritas sosial. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga minggu melalui tahap perencanaan, implementasi, dan evaluasi yang melibatkan masyarakat serta aparat desa. Data diperoleh dari jumlah Kepala Keluarga (KK) yang berpartisipasi dibandingkan dengan total KK, lalu dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan partisipasi stabil pada angka 48,89% dengan perbaikan kondisi lingkungan, ditandai berkurangnya sampah di sekitar jalan dan pemukiman. Temuan ini menegaskan bahwa gotong royong berperan penting dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat nilai kebersamaan masyarakat pedesaan.
Peningkatan Pengetahuan Siswa SDN 36 Kendari tentang Cuci Tangan Pakai Sabun melalui Leaflet Paridah; Yulia, Helsa; Meizi; Rezki, Sri
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v4i1.707

Abstract

ABSTRAK Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) merupakan salah satu langkah sederhana namun efektif dalam mencegah penularan berbagai penyakit menular, terutama pada anak usia sekolah dasar. Rendahnya kesadaran siswa terhadap pentingnya mencuci tangan dengan benar mendorong pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini. Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SDN 36 Kendari mengenai pentingnya perilaku CTPS melalui edukasi menggunakan media leaflet dan metode ceramah interaktif. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan edukasi partisipatif melibatkan 24 siswa kelas V SDN 36 Kendari. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan siswa. Hasil analisis menggunakan uji t berpasangan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor dari 59,73 menjadi 80,56 dengan nilai p-value = 0,000 (< 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah diberikan edukasi. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan menggunakan media leaflet efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang CTPS. Kegiatan ini juga berhasil menumbuhkan antusiasme dan kebiasaan mencuci tangan secara benar di lingkungan sekolah. Diharapkan kegiatan edukasi serupa dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk membentuk perilaku hidup bersih dan sehat sejak usia dini.
Pemberdayaan Orang Tua Pasien melalui Edukasi Gizi dan Kesehatan dalam Pencegahan Stunting di Poliklinik Anak RSUD Kota Kendari Harun, Hilda; Paridah; Nirmala, Fifi; Afa, Jusniar Rusli; Liaran, Rastika Dwiyanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v4i1.736

Abstract

Stunting remains a major public health concern in Indonesia, as it can severely affect children’s physical growth and cognitive development over the long term. Preventive efforts at the household level require improvements in parents’ knowledge and behaviors through targeted health education. This community service program aims to strengthen the role of parents of young children through nutrition and health education as a strategy to prevent stunting at the Pediatric Polyclinic of Kendari City General Hospital. The program was implemented through individual health counseling using an Interpersonal Communication (IPC) approach, supported by educational leaflets as complementary media. The primary targets of this activity were parents or primary caregivers of toddlers visiting the clinic.The activity demonstrated positive responses with active participant engagement, strong support from healthcare workers, and high levels of enthusiasm for the information delivered. This indicates a considerable need for practical knowledge on appropriate nutrition and child care within families. Among the 20 participants, 15 attended the full counseling session and reported that the materials provided were beneficial for application at home. These findings emphasize that health education integrated into healthcare services can serve as an effective strategy to improve family nutrition literacy and accelerate stunting reduction efforts. Continuous educational activities are required to ensure that behavioral changes are sustained and optimized as part of stunting prevention initiatives in Kendari City
INVESTIGATION ON CURRICULUM MANAGEMENT OF BLOCK SYSTEM AND PROJECT BASED LEARNING IN IMPROVING STUDENT COMPETENCE OF SMK NEGERI 1 SANGATTA UTARA Paridah; Azainil; Bahzar; Nurlaili; Khairuddin; Haryaka
International Journal of Cultural and Social Science Vol. 7 No. 2 (2026): International Journal of Cultural and Social Science
Publisher : Pena Cendekia Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53806/ijcss.v7i2.1369

Abstract

Improvement competence skill student School Intermediate Vocational (SMK) becomes demands it is important that graduates capable fulfil the needs of the business world and the industrial world. However, there are still there is gap between competence vocational school graduates and needs industry so that required innovation in management curriculum. Research This aim analyze management curriculum system blocks and implementation Project Based Learning (PjBL) in increase competence skill students at State Vocational School 1 North Sangatta. Research use approach qualitative with design studies case. Data collection was carried out through interviews, observations, and documentation with informant head school, deputy principal school field curriculum, head of expertise program, and teachers. Data analysis was carried out through data reduction, data presentation, and data extraction conclusion with validity test through triangulation. Research results show that management curriculum system integrated block with PjBL implemented through function planning, organizing, implementing and monitoring as well as supported by teacher competence, facilities infrastructure and partnerships industry. Conclusion study shows that implementation system blocks and PjBL capable increase competence skill as well as readiness Work student.