Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

The Effect Of Sriwijaya Gending Audio Hypnotherapy On Primary Dysmenorrhea Pain In Adolescent Girls Of SMAN 1 SP Padang Putri, Finny Deani; Franciska, Yunetra; Suprida, Suprida
Journal of Maternal and Child Health Sciences (JMCHS) Vol 5 No 2 (2025): Journal Of Maternal And Child Health Sciences
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/maternalandchild.v5i2.3639

Abstract

Latar Belakang: Menstruasi adalah perdarahan berkala dari siklus uterus yang disertai dengan pelepasan dinding uterus, secara rutin terjadi ketika remaja berusia 15-17 tahun, dengan siklus normal 21-35 hari, yang berlangsung 3-7 hari. Pelepasan dinding uterus inilah yang menyebabkan peningkatan kontraksi uterus yang menimbulkan nyeri dismenore , yang sering terjadi pada remaja putri yang hormonnya masih tidak seimbang sehingga memiliki hormon prostaglandin yang lebih tinggi . Dalam hal ini, dismenore sering mengganggu aktivitas sehari-hari remaja putri, sehingga mengurangi fokus belajar remaja putri dan bahkan menghambat aktivitas belajar. Oleh karena itu, diperlukan penanganan yang tepat dalam menangani dismenore. Tujuan Penelitian: Pengaruh Hipnoterapi Audio dengan Instrumental Gending Sriwijay terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Primer pada Remaja Putri. Metode Penelitian: Desain yang digunakan adalah quasi eksperimen one group pre and post test without control dimana penelitian ini menggunakan eksperimen pada satu kelompok tanpa kelompok pembanding dengan pendekatan kuantitatif untuk mengetahui pengaruh audio hypnotherapy dengan instrumental Gending Sriwijaya terhadap penurunan nyeri dismenore pada remaja putri. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri kelas XI IPA SMA Negeri 1 SP Padang yang mengalami dismenore primer . Sampel menggunakan teknik purposive sampling yaitu berdasarkan karakteristik populasi yang sebelumnya telah ditentukan oleh peneliti. Dalam penelitian ini digunakan teknik total sampling yaitu mengambil seluruh anggota populasi sebagai sampel. Penelitian ini dianalisis dengan uji wilcoxon. Seluruh sampel akan diberikan kuesioner NRS untuk mengetahui skor nyeri dismenore . Hasil Penelitian: Menunjukkan pengaruh Hipnoterapi Audio dengan Gending Sriwijaya Instrumental terhadap penurunan nyeri dismenore pada remaja putri di SMA Negeri 1 SP Padang. Nilai-p: 0,00. Kesimpulan: Ada pengaruh hipnoterapi audio dengan instrumental Gending Sriwijaya terhadap penurunan nyeri dismenore.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemeriksaan Inspeksi Visual Asetat Pada Wanita Usia Subur M Kailani, Fitriani; Rohaya, Rohaya; Pastuty, Rosyati; Suprida, Suprida; Edyansyah, Erwin
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 20 No 2 (2025): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v20i2.3500

Abstract

Background: Cervical cancer is a leading cause of cancer-related deaths among women in Indonesia. Visual Inspection with Acetic Acid (VIA) is an effective, affordable, and simple screening method. However, VIA coverage remains low, including in Toman Baru Village, Babat Toman Subdistrict, where only 17.6% of women of reproductive age (WRA) have undergone VIA screening. The purpose of this research is to identify the factors associated with VIA screening among WRA in Toman Baru Village. Methods: This is a quantitative study with a cross-sectional design. The population consisted of 245 WRA, and a sample of 152 participants was selected using proportional stratified random sampling. Data were collected using questionnaires and analyzed with the chi-square test. Results: Univariate analysis showed that 33.6% of WRA had undergone VIA screening. The majority of respondents were under 40 years old (63,2%), had 1–3 children (87,,5%), had low education (91,4%), were employed (52%), and had low knowledge (69.1%). Bivariate analysis showed significant associations between VIA screening and age (p=0,001), parity (p=0,005), education (p=0,034), occupation (p=0,001), and knowledge (p=0,001). Conclusion: Individual factors such as younger age, lower parity, higher education level, employment status, and good knowledge were significantly associated with VIA screening uptake.