Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Analisis Manajemen Kepelatihan Klub Wushu (Studi Kasus pada Sasana Satria Pandanaran) Arya Dwi Prasetiyo; Aristiyanto, Aristiyanto; Nur Amin; Guntur Ratih Prestifa Herdinata; Ika Nilawati; Ade Evriansyah Lubis; Fiore Elang; Irwan Ardiansyah
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/joki.v5i2.3920

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem manajemen kepelatihan di Klub Wushu Sasana Satria Pandanaran Kabupaten Semarang Provinsi Jawa Tengah, dengan fokus pada aspek perencanaan, implementasi, dan evaluasi program latihan. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi pelatih dan atlet dalam proses kepelatihan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Manajemen kepelatihan di Klub Wushu memiliki kendala, terutama perencanaan latihan yang kurang terdokumentasi dengan baik, metode latihan belum sepenuhnya berbasis periodisasi, serta kurangnya sistem evaluasi terstruktur. Meskipun pelatih memiliki pengalaman dan kompetensi dalam membina atlet, keterbatasan fasilitas dan sumber daya menjadi faktor penghambat dalam optimalisasi program kepelatihan. Manajemen kepelatihan di Klub Wushu memiliki potensi untuk ditingkatkan melalui perbaikan sistem perencanaan latihan, penerapan metode kepelatihan yang lebih terstruktur, serta optimalisasi evaluasi performa atlet. Ketersediaan fasilitas yang lebih memadai menjadi aspek penting dalam meningkatkan efektivitas pembinaan. Hasil penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pelatih dan pengelola klub untuk mengembangkan sistem manajemen kepelatihan yang lebih sistematis dan berbasis data.
Optimalisasi Sudut Pembelokan dan Waktu Pembalikan pada Renang Kompetitif Muhammad Syaleh; Sri Haryono; Dixon E.M. Taek Bete; Aristiyanto, Aristiyanto; Guntur Ratih Prestifa Herdinata; Fredy Eko Setiawan
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI) Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/joki.v5i2.3965

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji literatur terkini mengenai optimalisasi sudut pembelokan dan waktu pembalikan pada renang kompetitif menggunakan pendekatan biomekanika. Pertanyaan penelitian. (1) Berapa derajat sudut pembelokan optimal. (2) berapa waktu kontak saat pembalikan. Metode yang digunakan adalah scoping reviu dengan analisis terhadap 28 artikel penelitian yang diterbitkan dalam sepuluh tahun terakhir (2015-2025). Hasil reviu menunjukkan bahwa sudut pembelokan optimal berada pada rentang 135°-155° untuk efisiensi dorongan, dengan waktu kontak dinding sekitar 0.2-0.3 detik untuk performa optimal. Faktor-faktor yang memengaruhi efisiensi pembalikan meliputi kecepatan masuk, sudut pembelokan, posisi tubuh, kekuatan tungkai, dan strategi pernapasan. Penelitian terkini mulai memanfaatkan teknologi sensor, analisis video 3D, dan machine learning untuk mengukur parameter biomekanika secara presisi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi sudut pembelokan dan waktu pembalikan perlu disesuaikan dengan karakteristik individual perenang dan gaya renang yang digunakan. Pelatihan teknik pembalikan dengan umpan balik biomekanika dapat meningkatkan performa secara signifikan pada perenang kompetitif.
The Relationship Between Physical Condition with Suplex Throwing Ability of Wushu Sanda Athletes Febriani, Anisa; Amin, Nur; Herdinata, Guntur Ratih Prestifa; Nilawati, Ika; Azura Kosni, Norlaila; Sutomo, Rio Noviansyach
Journal of International Conference Proceedings Vol 8, No 1 (2025): 2025 ICPM Malaysia Proceeding
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32535/jicp.v8i1.3926

Abstract

Wushu Sanda is a modern martial art that evolved from traditional Chinese martial arts. One of its core techniques, the suplex throw, requires explosive movement to lift and slam an opponent backward, which demands strength, balance, coordination, and proper technique. This study aimed to examine the relationship between physical condition and the ability to perform suplex throws among Wushu Sanda athletes. A quantitative correlational research design with a cross-sectional approach was employed. The sample consisted of 15 athletes selected using purposive sampling. Research instruments included mats, stopwatches, whistles, measuring scale boards, single bars, slam dummies, and hand dynamometers. Data were analyzed using univariate, bivariate, and multivariate methods with SPSS. The results revealed significant relationships between arm muscle strength (p = 0.01) and leg muscle power (p = 0.02) with suplex throwing ability. In contrast, no significant relationships were found for arm muscle endurance (p = 0.07), back muscle endurance (p = 0.38), and flexibility (p = 0.06). In conclusion, physical condition, particularly arm muscle strength and leg muscle power, was significantly associated with suplex throwing performance in Wushu Sanda athletes.
Analysis Of Profile and Competence of U19 Football Coaches in Pemalang Regency Adnan, Naufal; Nilawati, Ika; Herdinata, Guntur Ratih Prestifa; Aristiyanto, Aristiyanto; Amin, Nur; Nasri, Nasri; Setiawan, Fredy Eko; Wicaksono, Maulana Tegar
Journal of International Conference Proceedings Vol 8, No 1 (2025): 2025 ICPM Malaysia Proceeding
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32535/jicp.v8i1.4135

Abstract

Football in Indonesia continues to grow rapidly, as reflected in the increasing number of clubs across various regions, including Pemalang Regency. However, the presence of many clubs has not translated into improved achievements due to the absence of a structured development system. Key issues include limited communication with stakeholders, unstructured training programs, and the lack of qualified coaches capable of designing and evaluating effective training. This study employed a descriptive qualitative approach with data collected through observation, interviews, and documentation. The subjects consisted of 48 respondents: 16 administrators, 16 coaches, and 16 players. Data validity was ensured using source triangulation, while analysis was conducted through data reduction and presentation. The findings indicate that coaches generally demonstrate good attitudes during training and matches, but most lack coaching licenses and the ability to design structured programs. Of 16 U19 clubs, only 3 coaches held official licenses and 1 had a youth assistant license. Overall, the results highlight that although coaches show positive behavior, the absence of licensing and structured training knowledge hinders the development of U19 football in Pemalang Regency. 
Analysis of Private Sector Involvement in The Organization of Community-Based Sports Event Fredy Eko Setiawan; Guntur Ratih Prestifa Herdinata; Aristiyanto, Aristiyanto
Journal Management of Sport Vol 4 No 1 (2025): Journal Management of Sport
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga & Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jmos.v4i1.4614

Abstract

The development of community-based sporting events in Indonesia is growing rapidly, driven by increasing public awareness of the importance of healthy lifestyles. However, the sustainability and scale of these events are often constrained by limited funding. Private sector involvement through sponsorship and strategic partnerships is one potential solution to overcome these challenges. This study aims to analyze the forms, motivations, and impacts of private sector involvement in organizing community-based sporting events in Ungaran District, Semarang Regency. Using a qualitative approach with a case study method, data was collected through in-depth interviews with event organizers, private company representatives, and participants. The results show that private sector involvement varies, ranging from direct financial support, provision of products/services, to branding partnerships. The main motivations for companies are brand image enhancement, corporate social responsibility (CSR), and market expansion. On the other hand, event organizers benefit from improved event quality, financial stability, and wider promotional reach. However, challenges such as vision mismatches, complex negotiations, and unmeasured impact evaluations are still encountered. This study concludes that effective collaboration requires transparent communication and a shared vision between both parties.
Workshop Penanganan Cedera Olahraga dan Pelatihan Penggunaan Kinesioteping pada MGMP PJOK Kabupaten Semarang Herdinata, Guntur Ratih Prestifa; Aristiyanto, Aristiyanto; Haryani, Siti; Eko, Fredy
Abdimas Awang Long Vol. 7 No. 2 (2024): Juni, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v7i2.1237

Abstract

Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PJOK Kabupaten Semarang merupakan forum profesional guru yang menyelenggarakan berbagai kegiatan, termasuk edukasi pertolongan pertama pada cedera olahraga. Workshop dan pelatihan penggunaan kinesiotaping ini adalah pelatihan pertama yang mereka tawarkan untuk meningkatkan pengetahuan tentang penanganan cedera olahraga. Tes pengetahuan awal, penyampaian materi, praktik, diskusi, dan tes pengetahuan akhir adalah metode yang digunakan untuk melaksanakan pelatihan ini. Jumlah peserta adalah 30 orang (seluruh anggota MGMP PJOK Kabupaten Semarang). Temuan menunjukkan bahwa peserta lebih memahami pelatihan, 48% mengalami peningkatan berasal dari pengetahuan awal dan akhir. Kegiatan pelatihan ini berjalan dengan lancar dan diterima dengan baik oleh peserta, sehingga dapat dikatakan bahwa itu sangat berhasil dan bermanfaat. Kesesuaian materi dengan hasil evaluasi peserta menunjukkan keberhasilan ini. Selain itu, tanggapan positif dari peserta menunjukkan bahwa pelatihan ini sangat diharapkan peserta. Pelatihan ini membantu mereka menangani masalah dan memahami lebih dalam tentang cedera olahraga, serta melayani pendidikan olahraga kesehatan siswa yang memiliki kebutuhan khusus.
Dampak permainan tradisional terhadap kebugaran jasmani, hubungan sosial, dan motivasi belajar anak sekolah dasar: Studi tinjauan pustaka Bete, Dixon E. M. Taek; Akhiruyanto , Andry; Aristiyanto, Aristiyanto; Herdinata, Guntur Ratih Prestifa; Setiawan, Fredy Eko; Syaleh, Muhammad
Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI) Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI)
Publisher : Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54284/jopi.v5i2.642

Abstract

Di era digital, anak-anak semakin sering terlibat dalam aktivitas berbasis layar daripada permainan tradisional, yang mungkin berkontribusi terhadap menurunnya kebugaran fisik, melemahnya hubungan sosial, dan berkurangnya motivasi belajar. Permainan tradisional, sebagai bagian dari warisan budaya, menawarkan manfaat potensial untuk mengatasi masalah-masalah ini melalui perkembangan anak yang holistik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara sistematis dampak permainan tradisional terhadap kebugaran fisik, hubungan sosial, dan motivasi belajar di kalangan siswa sekolah dasar. Pendekatan tinjauan literatur digunakan. Proses penelitian meliputi: (1) mendefinisikan fokus studi dan pertanyaan penelitian; (2) melakukan pencarian sistematis di berbagai basis data (Google Scholar, Wiley, Scopus, dan Springer) menggunakan kata kunci “traditional games,” “physical fitness,” “social relationships,” dan “children’s learning motivation”; (3) mengidentifikasi 242 catatan awal (Google Scholar = 121, Wiley = 19, Scopus = 76, Springer = 26); (4) penyaringan dan penilaian kelayakan, yang menghasilkan 25 artikel relevan; dan (5) inklusi akhir 8 studi untuk analisis mendalam. Data dikelola dan dianalisis menggunakan Publish or Perish dan Mendeley. Temuan menunjukkan bahwa permainan tradisional memiliki dampak positif yang signifikan terhadap perkembangan anak-anak. Sekitar 78% peserta menunjukkan peningkatan dalam keterampilan motorik dan kebugaran fisik, dengan aktivitas fisik harian mencapai hingga 120 menit. Selain itu, 82% anak-anak melaporkan peningkatan keterikatan sosial, termasuk peningkatan komunikasi, kolaborasi, dan pemahaman emosional, serta berkurangnya kecemasan sosial. Permainan tradisional juga meningkatkan motivasi belajar hingga 30% dan meningkatkan prestasi akademik sekitar 15% dibandingkan dengan pendekatan konvensional. Kesimpulannya, permainan tradisional berkontribusi secara signifikan terhadap perkembangan fisik, sosial, dan kognitif anak-anak. Mengintegrasikan permainan tradisional ke dalam kurikulum pendidikan jasmani sangat direkomendasikan untuk mendukung perkembangan holistik, melestarikan nilai-nilai budaya, dan menciptakan lingkungan belajar yang menarik.
Latihan Plyometric Efektif Meningkatkan Kecepatan Lari Atlet Sepak Bola di Sekolah Sepak Bola Putra Pala Ahmad Hasan Aliy; Guntur Ratih Prestifa Herdinata; Aristiyanto Aristiyanto; Ika Nilawati
Sports Collaboration Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Sports Collaboration Journal: Juni 2026
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/scj.v4i1.4954

Abstract

Football is one of the most popular sports worldwide, particularly in Indonesia. Speed is a crucial physical attribute for football athletes. This study aimed to analyze the effect of plyometric training on improving running speed among football athletes at SSB Putra Pala in 2025. A quasi-experimental, one-group pretest-posttest design was employed. The sample consisted of 25 SSB Putra Pala football athletes, selected using a total sampling technique. Instruments used included a stopwatch, whistle, cones, and a measuring tape to assess the respondents' running speed over a 20-meter distance. Data were analyzed using the Mann-Whitney test. The analysis revealed a p-value of 0.01, indicating a significant difference between the mean pretest time (3,31 seconds) and the mean posttest time (3,26 seconds). Statistically, the results showed an improvement in running speed of 0,5 seconds. The study concludes that plyometric training is effective in enhancing the running speed of athletes at SSB Putra Pala Abstrak Sepakbola merupakan salah satu olahraga yang paling digemari oleh masyarakat dunia, khususnya Indonesia. Kecapatan adalah satu komponen kondisi fisik yang harus dimiliki oleh atlet sepakbola. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan utama untuk menganalisis pengaruh latihan plyometric terhadap peningkatan kecepatan lari pada atlet sepak bola yang bernaung di SSB Putra Pala tahun 2025. Jenis penelitian ini menerapkan Quasi Eksperimental One Group Pretest-Posttest Design. Sampel pada penelitian adalah 25 atlet sepakbola SSB Putra Pala dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah stopwatch, peluit, cone dan meteran untuk menghitung kecepatan lari responden sejauh 20 meter. Data dianalaisis menggunakan Mann-Whitney. Berdasarkan analisis uji beda didapatkan hasil nilai p value 0,01 yang artinya terdapat berpedaan antara nilai rata-rata pretest 3,31 detik dengan nilai Post-test sebesar 3,26 detik. Secara statistik, nilai rata-rata Pre-test mengalami peningkatan kecepatan lari sebesar 0,5 detik. Kesimpulan pada penelitian ini adalah latihan plyometric efektif meningkatkan kemampuan kecepatan lari atlet di SSB Putra Pala
Strategi Integrasi Sirkuit Mandalika dan Olahraga Tradisional untuk Meningkatkan Daya Saing Destinasi Wisata Sport Tourism Amin Pujiati; Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti; Jumesam Jumesam; Suryansah Suryansah; Aristiyanto Aristiyanto; Guntur Ratih Prestifa Herdinata; Fredy Eko Setiawan; Muhammad Syaleh; Dixon E. M. Taek Bete
Jurnal Porkes Vol 8 No 3 (2025): Special Issue
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/porkes.v8i3.32456

Abstract

The construction of the Mandalika Circuit has positioned Lombok as a global sports tourism destination, particularly in the field of motorsports. However, sustainable competitiveness requires irreplaceable uniqueness. Traditional sports such as Presean and Bau Nxale (a maritime tradition with a sporting element), as well as Perahu Bedar, are cultural assets with high commercial value. The integration of the modern image of the Mandalika Circuit and the authenticity of traditional sports has the potential to create a Unique Selling Proposition (USP) for Lombok. This study aims to formulate a strategy for integrating these two elements to create a comprehensive sports tourism package. A qualitative method with case studies was used, with data collected through in-depth interviews with relevant stakeholders and analyzed using SWOT. The results of the study identify a great opportunity for a “Dual Experience: Adrenaline & Culture” package. The circuit serves as an anchor attraction, while traditional sports become a complementary product that extends the length of stay and increases tourist spending. The key to the success of this strategy lies in integrated marketing, professional event management, and authentic tourism experience packaging.
Latihan Metode BEEF Shooting Berpengaruh Terhadap Ketepatan Freethrow Shooting Atlet Basket Stieven Herbet Aprilianes Betty Magdalena; Aristiyanto Aristiyanto; Nur Amin; Guntur Ratih Prestifa Herdinata
Sports Collaboration Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Sports Collaboration Journal: Juni 2026
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/scj.v4i1.5173

Abstract

Basketball is a team sport played by two teams of five players each, with the objective of scoring points by shooting the ball into the opponent's hoop as many times as possible. Mastering the free-throw technique is crucial, as proficiency in this skill can determine the outcome of a match. One training method that can be employed to improve shooting accuracy is the BEEF method (Balance, Eyes, Elbow, Follow-Through). This study utilized an experimental method with a one-group pre-test-post-test design. The objective was to determine the impact of the BEEF training method on free-throw shooting accuracy among male basketball athletes at SMKN 1 Bawen. The study involved a total sample of 10 male basketball athletes from SMKN 1 Bawen, selected using the total sampling technique. Data collection involved a free-throw test consisting of 10 attempts. Additionally, BEEF shooting training was conducted over 12 sessions. Data analysis was conducted using descriptive statistics and the Mann-Whitney test with the aid of SPSS. The results showed that the average score increased from 3.20 in the pre-test to 5.60 in the post-test. Statistical analysis revealed a significance value of 0.04 (<0.05), indicating a significant effect of the BEEF training method on free-throw accuracy. An R-Square value of 0.470 demonstrated that the BEEF method contributed 47% to the outcome. Thus, it can be concluded that shooting practice using the BEEF method significantly improves the free-throw accuracy of basketball athletes at SMKN 1 Bawen. Abstrak   Basket merupakan permainan tim yang dimainkan oleh dua tim, masing-masing dengan lima pemain, dengan tujuan memasukkan bola kedalam ring lawan sebanyak mungkin untuk mendapatkan poin. Salah satu teknik yang sangat penting untuk di kuasai adalah shooting freethrow, dengan menguasai Kemampuan free throw dapat menentukan hasil pertandingan. Salah satu metode latihan yang dapat digunakan untuk meningkatkan ketepatan shooting adalah metode BEEF (Balance, Eyes, Elbow, Follow Through). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pre-test-post-test. Tujuan ini bertujuan untuk mengetahui seberapa bepengaruh Latihan metode Beef terhadap ketepatan akurasi freethrow shooting pada altet SMKN 1 Bawen. Dalam penelitian ini mengungakan teknik total sampel berjumlah 10 atlet bola basket putra SMKN 1 Bawen dengan teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Instrumen penelitian menggunakan tes freethrow sebanyak 10 kali percobaan. Serta latihan BEEF Shooting diberikan sebanyak 12 kali pertemuan. Analisis data mengunakan statistik deskriptif dan uji mann whitney dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata nilai pre-test sebesar 3,20 meningkat menjadi 5,60 pada post-test. Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,04 (<0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan latihan metode BEEF terhadap ketepatan freethrow. Nilai R Square sebesar 0,470 menunjukkan bahwa metode BEEF memberikan kontribusi sebesar 47%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Latihan shooting dengan metode BEEF berpengaruh signifikan terhadap peningkatan ketepatan freethrow atlet bola basket SMKN 1 Bawen.