Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Pembentukan Perilaku Disiplin Mahasiswa di Kota Medan Harahap, Dian Maharani; Sidabutar, Hikmah Ramayana; Lubis, Nayla Apriani; Pasaribu, Nazwa Salsabila; Siregar, Hapni Laila
Journal of Citizen Research and Development Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v2i1.4770

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Pembentukan Perilaku Disiplin Mahasiswa di Kota Medan. Dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif, data dikumpulkan melalui angket yang disebarkan kepada mahasiswa di berbagai perguruan tinggi. Pola asuh yang diteliti meliputi pola asuh otoriter, demokratis, dan permisif, yang masing-masing memiliki karakteristik dan dampak berbeda terhadap perilaku disiplin anak.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua berperan signifikan dalam membentuk perilaku disiplin mahasiswa. Pola asuh demokratis, yang mengedepankan komunikasi dan pengertian antara orang tua dan anak, terbukti lebih efektif dalam menumbuhkan sikap disiplin dibandingkan dengan pola asuh otoriter yang cenderung ketat dan mengekang. Sebaliknya, pola asuh permisif yang memberikan kebebasan berlebihan dapat mengakibatkan kurangnya disiplin pada mahasiswa. Penelitian ini memberikan wawasan penting tentang bagaimana interaksi dan pendekatan orang tua dalam pengasuhan dapat mempengaruhi perkembangan karakter dan perilaku disiplin mahasiswa, serta menyarankan perlunya kesadaran orang tua dalam menerapkan pola asuh yang lebih konstruktif untuk mendukung perkembangan anak di masa depan
Pengaruh Kompetensi Profesional Guru PPKn Terhadap Peningkatan Karakter Disiplin Siswa Kelas XI di SMA Yayasan Perguruan Gajah Mada Tahun Pembelajaran 2023/2024 Sihombing, Novita Sari; Siregar, Hapni Laila
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol 2, No 1 (2025): April 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v2i1.5878

Abstract

Kompetensi profesional guru merupakan perilaku rasional guna mencapai tujuan yang dipersyaratkan sesuai dengan kondisi yang diharapkan. Disiplin siswa diartikan sebagai kepatuhan dan ketaatan siswa terhadap berbagai aturan dan tata tertib yang berlaku di sekolah Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi hubungan antara kompetensi profesional guru dengan peningkatan karakter disiplin siswa, khususnya pada siswa kelas XI di SMA Perguruan Yayasan Gajah Mada pada tahun ajaran 2023/2024. Penelitian dilakukan di SMA Yayasan Perguruan Gajah Mada yang berlokasi di Jalan HM.Said, Gaharu, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif yang bersifat korelasional, dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Variabel dalam penelitian ini adalah kompetensi profesional guru (x) dan tingkat karakter disiplin siswa (y). Untuk menguji hipotesis peneliti menggunakan rumus Chi kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi profesional guru memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat karakter disiplin siswa, dengan nilai signifikansi sebesar 0.000. Temuan ini memperkuat bahwa kompetensi guru yang meliputi penguasaan materi, keterampilan mengajar, serta kemampuan interpersonal, seperti pengelolaan kelas dan sikap teladan, berperan penting dalam membentuk karakter siswa.
Pembentukan Karakter Mandiri Pada Mahasiswa Universitas Negeri Medan Siregar, Hapni Laila; Hasibuan, Najwa Aulia Putri; Pitaloka, Dora; Sir, Faizah Khairani; Amelia, Bella; Siregar, Doly
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 1 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i1.466

Abstract

Karakter mandiri dalam figur seorang mahasiswa sangat diperlukan, mahasiswa yang mandiri sangat erat hubungannya dengan mahasiswa yang memiliki sifat kedewasaan, karena sifat inilah yang menuntun mahasiswa untuk lebih mandiri dalam menghadapi setiap tantangan akademik baik itu tugas maupun non akademik. Pendidikan Agama Islam adalah salah satu pilar pendidikan karakter yang paling utama. Pendidikan Agama Islam membantu mahasiswa memahami serta membentuk karakter mandiri dalam dirinya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengetahui peran Pendidikan Agama Islam dalam pembentukan karakter mandiri mahasiswa universitas Negeri Medan. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif untuk menggali persepsi mahasiswa mengenai peran Pendidikan Agama Islam dalam pembentukan karakter. Pengumpulan data melibatkan wawancara dengan mahasiswa yang terdaftar dalam program, analisis kurikulum, dan penyebaran kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Islam berpengaruh positif terhadap pembentukan karakter mandiri pada mahasiswa Universitas Negeri Medan. Mayoritas mahasiswa setuju bahwa Pendidikan Agama Islam berhasil menanamkan nilai-nilai kemandirian pada mahasiswanya.
Analisis Persepsi Mahasiswa terhadap Maraknya Normalisasi Hubungan Pacaran Beda Agama Ditinjau dalam Perspektif Islam Siregar, Hapni Laila; Lubis, M. Ghafur Rahman; Ridho, M.; Tania, Nabilla Syalita; Susanto, Nazwa Rizka; Anindya, Zahra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14664

Abstract

Maraknya normalisasi hubungan pacaran beda agama khususnya mahasiswa sudah sangat familiar dikalangan Masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi dan upaya mahasiswa Universitas Negeri Medan terhadap maraknya normalisasi hubungan pacaran beda agama di masyarakat. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif, suatu pendekatan yang menunjukkan adanya deskripsi terhadap Hubungan Pacaran Beda Agama yang berfokus pada pemecahan masalah berdasarkan fakta atau kenyataan pada saat ini dan memusatkan pada masalah yang terjadi terhadap maraknya normalisasi hubungan pacaran beda agama. Untuk memahami persepsi mahasiswa peneliti melangsungkan observasi secara tidak langsung dengan mengemukakan beberapa pertanyaan melalui Google Form. Hasil yang didapatkan yaitu persepsi seluruh mahasiswa bersifat kontradiktif yang berarti tidak setujunya seluruh mahasiswa Universitas Negeri Medan terhadap hubungan beda agama dinormalisasikan di masyarakat dan pentingnya memperkuat nilai-nilai agama dalam diri dan memahami makna terkait moral agama yang mereka anut.
Kekuatan Digital: Gerakan Warganet Atas Penolakan Genosida di Palestina Siregar, Hapni Laila; Aulia, Dilla Ulfa; Andriani, Anjelika; Damanik, Naila Ghinaya; Nasution, Adzkia Nur; Ridho, Muhammad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.14776

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran gerakan warganet dalam mendukung Palestina melalui media sosial, khususnya dalam menyuarakan penolakan terhadap genosida yang terjadi di Palestina akibat konflik dengan Israel. Latar belakang penelitian mencakup sejarah konflik Israel-Palestina, penderitaan rakyat Palestina, serta peran media sosial dalam menggalang opini publik terkait isu genosida di Palestina. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan penyebaran angket melalui media sosial. Sampel penelitian ini terdiri dari 22 Responden yang menggunakan media sosial. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi pola-pola dukungan, persepsi, dan tingkat partisipasi warganet dalam gerakan solidaritas untuk Palestina. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kesadaran tinggi terhadap genosida di Palestina dan telah aktif berpartisipasi dalam gerakan solidaritas melalui media sosial. Warganet juga beropini bahwa genosida di Palestina merupakan tragedi kemanusiaan yang memprihatinkan, Oleh karena itu, penelitian ini menekankan pentingnya mendorong partisipasi masyarakat melalui platform-platform digital untuk mencapai perdamaian dan keadilan di kawasan Palestina-Israel.
Peran Nilai-Nilai Islam dalam Membangun Karakter Anti-Gratifikasi pada Mahasiswa Maulida, Nadia; Siregar, Nadhifa Rizky Zahira; Julianti, Vina; Dani, Muhammad Riyan; Siregar, Hapni Laila
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran nilai-nilai Islam dalam membangun karakter anti-gratifikasi pada mahasiswa. Gratifikasi, atau pemberian hadiah untuk mempengaruhi keputusan, merupakan tindakan yang merugikan dan bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Nilai-nilai seperti taqwa, sabar, muhasabah, keadilan, dan amanah diyakini dapat berperan penting dalam membentuk karakter yang menolak gratifikasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan survei kuesioner online kepada 25 mahasiswa dari berbagai universitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memahami konsep nilai-nilai Islam dan menganggapnya penting untuk diterapkan dalam kehidupan. Namun, masih terdapat perbedaan persepsi mengenai dampak gratifikasi dan pentingnya karakter anti-gratifikasi. Implementasi nilai-nilai Islam dalam membangun karakter anti-gratifikasi dapat dilakukan melalui pendekatan holistik yang melibatkan pendidikan, keteladanan, dan dukungan lingkungan. Kendala yang dihadapi antara lain internalisasi nilai-nilai tersebut dalam perilaku sehari-hari dan pengaruh lingkungan sekitar. Solusi yang dapat ditempuh adalah pembinaan karakter berbasis nilai-nilai Islam, pemanfaatan teknologi, dan kolaborasi dengan keluarga serta masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa nilai-nilai Islam memiliki peran penting dalam membangun karakter anti-gratifikasi pada mahasiswa, namun diperlukan upaya yang komprehensif dan berkelanjutan untuk mengimplementasikannya secara efektif.
Analisis Nilai 3H (Hamoraon, Hagabeon, Hasangapon) dalam Budaya Simalungun melalui Perjuangan Tuan Rondahaim Saragih Silalahi, Marly Meani; Saragih, Jekson; Philia, Ivana Theo; Simangunsong, Al Firman; Munthe, Carlo; Siregar, Hapni Laila
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai budaya Simalungun, khususnya nilai-nilai 3H (Hamoraon, Hagabeon, Hasangapon), melalui perjuangan Tuan Rondahaim Saragih. Alasan utama dilakukannya penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana nilai-nilai tersebut berkontribusi terhadap identitas dan moralitas masyarakat Simalungun. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan observasi dan wawancara. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur dengan informan terkait dan dokumentasi pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Hamoraon (kekayaan dan kemakmuran) memegang peranan penting dalam peningkatan taraf hidup masyarakat, nilai Hagabeon (keberlanjutan generasi) menekankan pentingnya pendidikan dan warisan budaya, sedangkan nilai Hasangapon (kehormatan) berfungsi sebagai landasan interaksi sosial. Pembahasan penelitian ini menekankan bahwa penerapan nilai-nilai 3H dalam kehidupan sehari-hari dapat memperkuat identitas etnik Simalungun dan meningkatkan moralitas masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan nilai dan moral di Indonesia serta menjadi acuan bagi penelitian lebih lanjut tentang budaya lokal.
Tradisi Tepung Tawar sebagai Cerminan Nilai Keagamaan dan Sosial Pada Masyarakat Melayu di Batubara Tinambunan, Dewi Romantika; Siahaan, Ruth Yessika; Nisa, Chairun; Manullang, Jojor Mindo; Sembiring, Talita; Siregar, Hapni Laila
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tradisi tepung tawar sebagai cerminan nilai-nilai keagamaan dan sosial dalam masyarakat Melayu. Tradisi tepung tawar merupakan salah satu upacara adat yang kental dengan nilai sritual dan sosial, digunakan dalam berbagai peristiwa penting seperti pernikahan, kelahiran, hingga penyambutan tamu kehormatan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan. Studi kepustakaan adalah metode penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan dan menganalisis informasi dari berbagai sumber tertulis yang relevan dengan topik penelitian. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi tepung tawar tidak hanya sebagai bentuk doa dan restu, tetapi juga sebagai sarana memperkuat ikatan sosial dalam masyarakat. Tradisi ini tidak hanya mencerminkan keindahan adat istiadat, tetapi juga mengandung nilai-nilai keagamaan dan sosial yang kuat, yang telah diwariskan secara turun-temurun. Tradisi tepung tawar berfungsi sebagai media pembelajaran nilai-nilai luhur yang diwariskan secara turun-temurun, yang terus relevan di tengah perubahan zaman.
Analisis Nilai-Nilai dalam Tradisi Punggahan dalam Masyarakat Adat Jawa Prasiska, Gadis; Simanjuntak, Johan Pardamean; Situmeang, Ture Ayu; Sati, Laras; Andini, Salwa; Siregar, Hapni Laila
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi Punggahan, sebuah upacara adat yang dilakukan oleh masyarakat adat Jawa dalam menyambut bulan Ramadan. Tradisi ini melibatkan berbagai ritual seperti doa bersama, ziarah kubur, dan makan bersama. Melalui tradisi Punggahan, masyarakat Jawa mempertahankan nilai-nilai keluhuran budaya lokal, mempererat tali silaturahmi, serta menanamkan rasa syukur dan introspeksi diri. Studi ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan untuk mengkaji sumber-sumber relevan terkait tradisi Punggahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi ini mengandung banyak nilai positif, termasuk nilai-nilai sosial, agama, dan spiritual, yang berperan penting dalam menjaga kesatuan dan identitas budaya masyarakat Jawa. Tradisi Punggahan juga dipandang tidak bertentangan dengan ajaran Islam, asalkan tetap mengikuti prinsip-prinsip dasar agama. Penelitian ini menyarankan agar tradisi Punggahan terus dilestarikan karena selain menjadi warisan budaya, juga memiliki nilai pendidikan yang tinggi bagi generasi muda.
Studi Pandangan Mahasiswa Muslim Universitas Negeri Medan Terhadap Pernikahan Beda Agama Hamida, Firda Novi; Subhan, Fiqri; Soraya, Hanifah; Siregar, Hapni Laila; Raja, Raudhatul Jannah; Wardaniah, Sabina
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2024): 2024
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v2i2.160

Abstract

Pernikahan beda agama menjadi topik yang terus menerus menarik perhatian Masyarakat Indonesia. Keberagaman agama dan budaya di Indonesia menjadi salah satu faktor terjadinya pernikahan beda agama. Pernikahan beda agama sering kali menimbulkan permasalahan sosial, agama, dan budaya yang kompleks. Pandangan dan sikap terhadap pernikahan beda agama dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti agama, budaya, Pendidikan, serta pengalaman personal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perspektif mahasiswa/i muslim Universitas Negeri Medan terhadap pernikahan beda agama. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan cara menyebarkan angket yang berisi daftar pertanyaan terkait pernikahan beda agama. Angket tersebut dirancang untuk mengeksplorasi berbagai aspek pandangan mahasiswa/i muslim Universitas Negeri Medan terhadap pernikahan beda agama. Setelah data dikumpulkan kemudian dilakukan analisis data menggunakan metode grafik dan persenisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden tidak setuju dengan pernikahan beda agama. Ini terlihat dari jawaban yang diberikan responden, yaitu responden Tidak Setuju adanya hak memilih pasangan hidup tanpa memandang perbedaan agama, responden Tidak Setuju bahwa pernikahan beda agama termasuk sikap toleransi, responden Setuju bahwa pernikahan beda agama dapat mengancam keutuhan agama dan keyakinan seseorang. Pendapat ini didukung oleh tidak adanya pernikahan beda agama di lingkungan keluarga maupun di lingkungan sekitar mayoritas responden.