Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

EFEKTIVITAS TEAM BASED PROJECT PADA MATA KULIAH STRATEGI BELAJAR MENGAJAR DI PRODI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Nurmayani, Nurmayani; Halimatusakdiah, Halimatusakdiah; Siregar, Hapni Laila; Khairunnisa, Khairunnisa; Rahmilawati, Rahmilawati
JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED Vol. 15 No. 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jh.v15i1.59541

Abstract

Pendidikan adalah proses yang kompleks dan dinamis yang memerlukan strategi belajar mengajar yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Penerapan pembalajaran team based project merupakan salah satu penerapan strategi pembelajaran yang digunakan saat ini untuk mengikuti pengembangan pembelajaran saat ini. Penulisan ini bertujuan untuk menyampaikan informasi kepada pembaca mengenai efektivitas pembelajaran Team Based Project sebagai kebijakan metode pembelajaran yang digunakan di Universitas Negeri Medan. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah pra eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest. Berdasarkan hasil penelitian penggunaan metode pembelajaran Team Based Project pada mata kuliah strategi belajar mengajar, maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan Team Based Project pada mata kuliah strategi belajar mengajar efektif digunakan dengan melihat hasil perhitungan posttest dari uji N-Gain Score sebesar 0,80 dengan kategori tinggi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah instrumen tes hasil belajar pada mata kuliah strategi belajar mengajar. Tes dilakukan dua kali yakni pada sebelum perlakuan (pretest) dan setelah perlakukan (posttest). Tes yang diberikan berupa soal pilihan ganda sebanyak 50 soal. Perlakuan pembelajaran dikatakan efektif jika pemerolehan N-Gain Score yang diperoleh > 0,3. N-Gain Score diperoleh pada penelitian ini yaitu 0,80 pada kategori tinggi. Merujuk pada hasil N-Gain Score dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan Team Based Project efektif digunakan pada mata kuliah strategi belajar mengajar.
The Impact of Social Media on Changes in Behavior and Morality of Adolescents from the Perspective of Islamic Education: A Study on Unimed Students Wahda, Syahria; S. Meliala, Febby Meilia Br.; Tarigan, Melinda Isa Bella; Maha, Nazwa Desilhan; Siregar, Hapni Laila
Mauve Journal De Leardu Vol. 3 No. 1 (2026): Mauve Journal De Leardu
Publisher : Generasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/mjdl.v3i1.315

Abstract

The rapid development of social media has had a significant influence on the behavior and morality of adolescents, including university students as part of the digital generation. This study aims to analyze the impact of social media use on behavioral and moral changes among UNIMED students from the perspective of Islamic Education. The research method used is a qualitative approach with data collection techniques such as observation, interviews, and documentation. The findings indicate that social media has two main tendencies: it provides positive impacts such as increased access to information, religious motivation, and broader spiritual insight, especially when students access Islamic preaching and educational content. However, social media also brings negative impacts, including a decline in communication ethics, addiction, lack of self-control, exposure to content that contradicts Islamic values, and weakened direct social interactions. These behavioral changes affect students’ moral quality, such as decreasing politeness, orderliness, and discipline. From the perspective of Islamic Education, there is a need for strengthening digital literacy, instilling noble moral values, and providing guidance from educators to help students use social media wisely. This study emphasizes the importance of integrating Islamic character education in responding to the dynamics of social media development so that students can develop positive behavior and morality in accordance with Islamic teachings.Kata Kunci: Akhlak, Mahasiswa UNIMED, Media Sosial, Pendidikan Islam, Perilaku Remaja.
Pandangan dan Respon Mahasiswa Muslim Unimed terhadap Normalisasi Living Together dalam Media dan Kehidupan Sosial di Kalangan Generasi Muda Siregar, Hapni Laila; Ritonga, Alda Khafifah; Pardede, Fadhylah Zaini; Lubis, Rahmi Anggita; Amelia, Uci
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36401

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pandangan dan sikap mahasiswa Muslim Universitas Negeri Medan (UNIMED) terhadap fenomena normalisasi living together (kohabitasi) yang marak dipromosikan melalui media digital dan budaya populer. Metode yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan melibatkan 150 mahasiswa Muslim sebagai responden. Hasil kuisioner menunjukkan bahwa 68,4% mahasiswa menyadari bahwa praktik kohabitasi bertentangan dengan ajaran Islam dan norma moral masyarakat Indonesia, meskipun media sering menampilkan gaya hidup ini sebagai bagian dari tren modern dan kebebasan individu. Sebanyak 52,6% mahasiswa sangat setuju untuk menegur teman yang menormalisasi living together, dan 65,8% merasa tidak nyaman melihat konten media yang menampilkan kohabitasi. Faktor utama yang mempengaruhi pandangan mereka meliputi nilai agama (85%), pendidikan karakter melalui PAI (78%), serta lingkungan sosial dan paparan media digital (70%). Mahasiswa memandang kohabitasi sebagai perbuatan mendekati zina, dilarang dalam fiqh Islam, dan bertentangan dengan maqashid syariah, khususnya penjagaan kehormatan dan keturunan, sehingga berpotensi merusak moral pribadi, akademik, dan solidaritas sosial mereka. Penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun media digital berperan dalam menormalisasi perilaku ini, ketahanan nilai moral mahasiswa tetap terjaga berkat penguatan pemahaman agama dan lingkungan religius di kampus. Secara umum, mahasiswa menunjukkan sikap penolakan yang konsisten terhadap praktik living together, yang didukung oleh norma agama dan budaya sosial, serta menunjukkan tanggung jawab moral dengan memberikan edukasi kepada teman sebaya. Hasil ini menegaskan pentingnya peran pendidikan agama dan media dalam memperkuat norma moral berbasis agama agar generasi muda tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keagamaan dan moral. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan strategi pendidikan dan komunikasi yang efektif dalam menanggulangi normalisasi perilaku menyimpang di kalangan mahasiswa.