Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Strategi Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Talenta Generasi Emas di Era Digital Divani Akbar; Alifiana, Alifiana; Febrianti Dian Kusuma Wardani; Lutfia Hapsari; Shahibah Yuliani
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Ekonomi Vol. 4 No. 2 (2025): Oktober: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Ekonomi
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrie.v4i2.5974

Abstract

This study aims to identify the types of products or creative works produced by Indonesia’s golden generation in the context of developing a talent-based creative economy in the digital era. A talent-based economy refers to an economic model that leverages individual skills, creativity, and innovation as the main capital for generating economic value. Using a literature review approach, this research analyzes the implementation of a talent- driven creative economy, particularly how the youth especially Gen Z and millennials produce various digital outputs such as illustrations, animations, educational applications, video content, NFTs, and social media-based e-commerce products. This implementation reflects the integration of individual creativity with digital technology utilization, aligning with core 21st-century skills such as critical thinking, collaboration, communication, and digital literacy. The findings reveal that the creative economy contributes not only to cultural and artistic sectors but also to real economic sectors such as digital MSMEs, content industries, educational technology (edutech), and the broader digital economy. These insights show that with the support of digital infrastructure, technological literacy, and affirmative policies, the golden generation can foster innovation with economic value while enhancing national competitiveness amid global transformation toward Indonesia Emas 2045.
STRATEGI GURU IPS DALAM MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN SOSIAL PESERTA DIDIK SMPN 232 JAKARTA Farah Adilah; Budiaman; Shahibah Yuliani
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 5 (2024): JULI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi guru IPS dalam mengembangkan keterampilan sosial siswa dan mengapa diperlukan strategi untuk mengembangkan keterampilan sosial siswa di SMPN 232 Jakarta. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 232 Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Subyek dalam penelitian ini berjumlah 5 orang informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran IPS untuk mengembangkan keterampilan sosial siswa dilakukan dengan cara (1) diskusi kelompok untuk melatih keterampilan berinteraksi dengan teman sebaya, (2) ceramah untuk melatih ketaatan siswa, (3) bermain peran atau sosiodrama untuk melatih keterampilan. perilaku berinteraksi dan asertif, (4) pemecahan masalah untuk melatih kemampuan berpikir kritis, (5) inkuiri untuk melatih menghubungkan apa yang dipelajari dengan kehidupan nyata. Pemilihan strategi yang tepat sangat penting bagi seorang guru IPS dalam mengembangkan keterampilan sosial siswa. Strategi yang tepat mengacu pada tujuan pembuatan strategi, yaitu: (1) sarana evaluasi, (2) memberikan gambaran tujuan, (3) mengembangkan kreativitas dan inovasi.
Strategi Program Desa Mandiri Anggur Merah (DEMAM) Dalam Mengatasi Kemiskinan Di Nusa Tenggara Timur Miftahur Rohmah; Adinda Safira Rizkiyah; Anbiya Nur Hibatullah; Dhiya Kamilya; Nilam Ardiningrum; Rizki Adiyansah; Syifa Annisa Azzahra; Shahibah Yuliani
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 3 (2024): JUNI - JULI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan telah menjadi masalah yang kompleks dan umum di Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan tingkat kemiskinan yang mencapai 22,39 persen pada 5 tahun terakhir. Untuk mengatasi kemiskinan, Pemerintah Provinsi NTT meluncurkan Program Desa Mandiri Anggur Merah (DEMAM), sebuah inisiatif pemberdayaan masyarakat desa, bertujuan untuk mengembangkan potensi lokal, meningkatkan kapasitas ekonomi, dan memperbaiki kualitas hidup masyarakat desa. Program ini mencakup strategi seperti pemberian modal usaha, pelatihan keterampilan, pembangunan infrastruktur desa, serta pendampingan berkelanjutan. Artikel ini menjelaskan strategi DEMAM dalam upaya mengatasi kemiskinan di NTT, serta meninjau literatur yang relevan untuk mengetahui efektivitas program tersebut dan tantangan yang dihadapi. Hasil analisis menunjukkan bahwa program DEMAM memiliki potensi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, tetapi juga menghadapi beberapa hambatan, seperti kesadaran masyarakat rendah dan akses jarak rumah yang jauh. Dalam sintesis, artikel ini berfokus pada strategi DEMAM sebagai upaya mengatasi kemiskinan di NTT dan menawarkan rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut program ini agar dapat lebih optimal dalam mencapai tujuan pengentasan kemiskinan di NTT.
DIFFUSION OF THE PANCASILA STUDENT PROFILE INNOVATION IN THE INDEPENDENT CURRICULUM THROUGH COMMUNITY SERVICE ACTIVITIES IN SCHOOLS Nadiroh; Latip, Asep Ediana; Yoyoi Kodama; Indriani Rachman; Shahibah Yuliani
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini berfokus pada difusi inovasi Profil Pelajar Pancasila di sekolah-sekolah yang berlokasi diKepulauan Seribu melalui kegiatan pengabdian masyarakat pada tahun 2024. Profil Pelajar Pancasila,sebagai bagian integral dari Kurikulum Merdeka, bertujuan untuk mengembangkan karakter peserta didik berdasarkan nilai-nilai Pancasila. Kegiatan pengabdian masyarakat dipandang sebagai sarana yangefektif dalam menyebarluaskan dan mengadopsi inovasi pendidikan yang mendukung penerapan nilai-nilaiPancasila di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif denganmetode angket kepada beberapa partisipan dari berbagai sekolah yang telah mengikuti kegiatanpengabdian masyarakat terkait Profil Pelajar Pancasila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengabdianmasyarakat yang melibatkan guru, siswa, dan masyarakat sekitar dapat mempercepat proses difusi inovasiserta memperkuat integrasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari peserta didik. Penelitian inimemberikan kontribusi penting dalam memahami inovasi Profil Pelajar Pancasila melalui kegiatanpengabdian masyarakat dalam mengoptimalkan implementasi Kurikulum Merdeka di Indonesia. Abstract This research focuses on the diffusion of the Pancasila Student Profile innovation in schools located in theThousand Islands through community service activities in 2024. The Pancasila Student Profile, as anintegral part of the Independent Curriculum, aims to develop students' character based on the values ofPancasila. Community service activities are seen as an effective means of disseminating and adoptingeducational innovations that support the implementation of Pancasila values in school environments. Thisresearch employs a descriptive quantitative approach using a questionnaire study of several participantsfrom various schools that have participated in community service activities related to the Pancasila StudentProfile. The results of the study show that community service involving teachers, students, and thesurrounding community can accelerate the process of innovation diffusion and strengthen the integrationof Pancasila values into students' daily lives. This research makes an important contribution tounderstanding the Pancasila Student Profile innovation through community service activities in optimizingthe implementation of the Independent Curriculum in Indonesia.