Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PEMBERDAYAAN BUDAYA LOKAL MELALUI PENGABDIAN MASYARAKAT: REVITALISASI PERMAINAN TRADISIONAL DI LINGKUNGAN STKIP AL MAKSUM Zulham Siregar; Kahar Mashuri; Eka Darliana; Ade Evi Fatimah; Rizki Ayunda Lubis
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat ini, berjudul "Pemberdayaan Budaya Lokal melalui Pengabdian Masyarakat: Revitalisasi Permainan Tradisional di Lingkungan STKIP Al Maksum," bertujuan untuk menghidupkan kembali dan memperkaya kehidupan kampus dengan permainan tradisional sebagai sarana pemberdayaan budaya lokal. Melalui kerjasama antara ahli budaya lokal, mahasiswa, dan tim pelaksana, program ini berhasil memilih dan mengintegrasikan permainan tradisional yang tidak hanya merefleksikan identitas budaya kampus tetapi juga memancarkan nilai-nilai luhur. Sosialisasi, workshop, dan turnamen berhasil menciptakan gelombang antusiasme baru di kalangan mahasiswa, mengubah pandangan mereka terhadap kekayaan budaya lokal yang terkadang terabaikan. Dampak positif tidak hanya terlihat dalam peningkatan minat dan partisipasi mahasiswa tetapi juga dalam membentuk komunitas bermain yang solid dan semakin eratnya hubungan antara mahasiswa, dosen, dan ahli budaya lokal. Selain itu, program ini memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan mahasiswa, baik secara fisik maupun mental, dan mengukuhkan peran mahasiswa sebagai agen perubahan dan pemelihara budaya di lingkungan kampus. Kesuksesan program ini menciptakan harapan untuk kelanjutan dan perkembangan yang berkelanjutan dalam menggairahkan budaya lokal di kampus STKIP Al Maksum.
PENDAMPINGAN KOMUNITAS PECINTA MUSEUM DAN SEJARAH DALAM MEMPROMOSIKAN MUSEUM DAERAH KABUPATEN LANGKAT MELALUI KEGIATAN NIGHT AT THE MUSEUM Deni Hartanto; Zulham SIregar; Kahar Mashuri; Yusda Novianti; Supriadi; Muhammad Irzaldi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kegiatan pendampingan kepada Komunitas Pecinta Museum dan Sejarah (Kopimurah) bertujuan untuk meningkatkan daya tarik dan peran Museum Daerah Kabupaten Langkat sebagai ruang pembelajaran sejarah dan budaya melalui program interaktif Night at the Museum. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman unik dan edukatif yang memadukan hiburan, pembelajaran, serta apresiasi terhadap sejarah lokal. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif, yang melibatkan Kopimurah, pengelola museum, dan masyarakat/pemuda setempat secara aktif. Pendampingan mencakup berbagai kegiatan, seperti perencanaan acara malam di museum, pengemasan narasi sejarah yang menarik, serta pelibatan peserta dalam aktivitas edukatif dan interaktif. Dokumentasi kegiatan meliputi catatan lapangan, video dokumentasi, dan publikasi, yang bertujuan untuk memperluas promosi museum kepada khalayak yang lebih luas. Hasil dari pendampingan ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat terutama golongan peuda terhadap pentingnya pelestarian sejarah dan budaya lokal, khususnya melalui museum sebagai media pembelajaran. Selain itu, kegiatan ini berhasil menarik minat generasi muda untuk lebih mengenal dan mencintai sejarah lokal. Night at the Museum tidak hanya menjadi program hiburan edukatif, tetapi juga membuka peluang pengembangan museum sebagai destinasi wisata budaya dan edukasi di Langkat.
Sosialisasi Penerapan Kurikulum Merdeka dan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMP Negeri 2 Bahorok Zulham Siregar; Mustafa Habib; Kahar Mashuri; Eka Darliana; Deni Hartanto; Novi Syahpriyani
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sosialisasi Penerapan Kurikulum Merdeka dan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMP Negeri 2 Bahorok bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh pihak terkait, terutama guru dan tenaga pendidik, mengenai implementasi dua hal tersebut dalam kegiatan pembelajaran. Kurikulum Merdeka memberikan ruang bagi siswa untuk belajar secara lebih fleksibel, dengan pendekatan yang menyesuaikan dengan minat, bakat, dan kebutuhan siswa. Melalui kurikulum ini, diharapkan siswa dapat lebih aktif dan kreatif dalam proses belajar, serta memperoleh keterampilan yang relevan dengan perkembangan zaman. Sementara itu, Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bertujuan untuk memperkuat karakter siswa berdasarkan nilai-nilai Pancasila, seperti integritas, gotong royong, dan kebhinekaan. Dalam kegiatan ini, berbagai materi dan teknik pengajaran terkait kurikulum dan proyek tersebut disampaikan kepada peserta agar mereka siap melaksanakan dan mengintegrasikannya dalam pembelajaran sehari-hari. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di SMP Negeri 2 Bahorok dan menghasilkan generasi yang cerdas serta berbudi pekerti luhur sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
PENGENALAN MUSEUM SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH DAN BUDAYA UNTUK MENINGKATKAN LITERASI KULTURAL MAHASISWA PENDIDIKAN IPS Eka Darliana; Anisa Noverita; Zulham Siregar; Haryati; Unita Sukma Zuliani Nasution; Fadlul Syah Fiqri
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan museum sebagai sumber belajar yang potensial dalam pembelajaran sejarah dan budaya bagi mahasiswa, khususnya calon guru di bidang pendidikan IPS dan sejarah. Museum memiliki peran penting dalam mendukung pembelajaran kontekstual yang menghubungkan mahasiswa dengan warisan budaya dan sejarah bangsa. Namun, pemanfaatan museum sebagai bahan ajar masih tergolong minim dalam praktik pembelajaran di perguruan tinggi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diberikan pelatihan dan pendampingan dalam memahami fungsi edukatif museum, mengenali koleksi yang relevan dengan kurikulum, serta menyusun rancangan pembelajaran berbasis museum. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi ceramah, diskusi, kunjungan langsung ke museum, dan praktik penyusunan media pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap fungsi edukatif museum, serta kemampuan mereka dalam mengintegrasikan koleksi museum ke dalam bahan ajar sejarah dan budaya. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan literasi kultural mahasiswa serta mendorong mereka untuk menjadi pendidik yang kreatif dan kontekstual dalam memanfaatkan sumber-sumber pembelajaran lokal.
PERAN PENDIDIKAN SEJARAH DALAM MEMPERKUAT PENDIDIKAN KARAKTER SISWA Zulham Siregar; Sakura Alwina; Oni Helmalia
Jurnal Sintaksis Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Sintaksis
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55263/sintaksis.v5i1.409

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi peran pendidikan sejarah dalam meningkatkan pendidikan karakter di kalangan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana pendidikan sejarah berkontribusi pada pengembangan karakter dan nilai-nilai moral siswa. Melalui pendekatan penelitian kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Temuan mengungkapkan bahwa pendidikan sejarah memainkan peran penting dalam membentuk karakter siswa dengan mempromosikan pemahaman mereka tentang peristiwa sejarah, menumbuhkan empati, pemikiran kritis, dan pengambilan keputusan etis. Studi ini menunjukkan bahwa mengintegrasikan pendidikan sejarah ke dalam kurikulum dengan fokus pada pengembangan karakter dapat secara efektif memperkuat nilai-nilai moral siswa, keterampilan sosial, dan kesadaran kewarganegaraan. Ini merekomendasikan penerapan strategi pengajaran yang interaktif dan menarik, program pengembangan profesional guru, dan pemanfaatan beragam sumber sejarah untuk meningkatkan dampak pendidikan sejarah pada pembentukan karakter. Dengan mengakui pentingnya pendidikan sejarah dalam pengembangan karakter, pendidik dan pembuat kebijakan dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif yang memelihara pertumbuhan karakter siswa dan mempersiapkan mereka untuk menjadi anggota masyarakat yang bertanggung jawab dan etis.
PENGGUNAAN SUMBER SEJARAH DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN IPS DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Zulham Siregar; Putri Anjani
Jurnal Sintaksis Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Sintaksis
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55263/sintaksis.v4i2.412

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi penggunaan sumber sejarah dalam pembelajaran IPS di Sekolah Menengah Pertama dan menginvestigasi tantangan dalam menyajikan materi sejarah dalam pembelajaran IPS yang menarik dan relevan bagi siswa. Dalam penelitian ini juga dievaluasi kesulitan siswa dalam memahami konsep sejarah yang abstrak dan kompleks, yang dapat menghambat pembelajaran dan mengurangi minat serta motivasi siswa terhadap mata pelajaran tersebut. Pendekatan kualitatif digunakan dengan mengumpulkan data melalui observasi kelas, wawancara dengan guru IPS, dan analisis dokumen pengajaran seperti rencana pelajaran dan materi pembelajaran. Analisis tematik dari data ini memberikan wawasan tentang praktik pengajaran yang efektif dalam mengintegrasikan sumber sejarah dalam pembelajaran IPS, hambatan yang dihadapi guru dalam menggunakan sumber sejarah dalam pemebelajaran IPS, serta persepsi dan dampaknya terhadap pemahaman dan minat siswa. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan kurikulum yang lebih baik dan memberikan rekomendasi kepada guru-guru dalam meningkatkan penggunaan sumber sejarah yang relevan dan menarik dalam pembelajaran IPS di Sekolah Menengah Pertama.
INOVASI PENGEMBANGAN MATERI AJAR PENDIDIKAN IPS DI SMP MELALUI PENDEKATAN TRADISI LISAN DAN SEJARAH LOKAL KABUPATEN LANGKAT Deni Hartanto; Zulham Siregar; Yusda Novianti; Muhammad Ridho
Jurnal Sintaksis Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Sintaksis
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55263/sintaksis.v6i1.579

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi pembelajaran IPS di SMP melalui pendekatan tradisi lisan dan sejarah lokal Kabupaten Langkat. Pendekatan tersebut memiliki potensi besar untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran yang relevan dengan konteks budaya, sejarah dan sosial Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan pendekatan deskriptif analisis. Metode ini melibatkan serangkaian kegiatan seperti pengumpulan data dari sumber pustaka, membaca secara mendalam, mencatat informasi penting, serta mengolah data untuk mendukung analisis yang sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi lisan dan sejarah lokal memiliki potensi besar untuk menjadi alternatif pengembangan materi pembelajaran IPS di tingkat SMP. Hal ini didasarkan pada beberapa pertimbangan penting, yaitu: a) keterkaitannya dengan kurikulum yang berlaku; b) kekayaan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam konten tradisi lisan dan sejarah lokal; serta c) relevansi dengan tantangan yang dihadapi di lingkungan sekolah. Selain itu, terdapat tiga langkah utama yang dapat dilakukan. 1) tahap analisis, yakni mengidentifikasi tradisi lisan yang relevan dan menyesuaikannya dengan kurikulum. 2) tahap desain dan pengembangan, di mana format dan struktur materi pembelajaran dirancang agar menarik dan bermanfaat bagi siswa. 3) tahap penerapan, yaitu mengintegrasikan materi yang telah dikembangkan ke dalam proses belajar-mengajar dengan cara yang interaktif dan bermakna. Langkah tersebut mampu mempengaruhi model pemebelajaran, pengetahuan, karakter dan memberikan apresiasi mendalam terhadap budaya lokal di Kabupaten Langkat.