Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

The Analisis Kesulitan Belajar Siswa Dalam Memecahkan Soal Matematika FPB Dan KPK Kelas IV SD GMIT No 7 Oebufu : Analisis Kesulitan Belajar Siswa Dalam Memecahkan Soal Matematika FPB Dan KPK Kelas IV SD GMIT No 7 Oebufu Snaes Tunmuni, Adryana Olyvia; Juliana M. H. Nenohai
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.34492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis kesulitan yang dialami siswa kelas IV SD GMIT No 7 Oebufu dalam menyelesaikan soal- soal matematika yang berkaitan denga FBP dan KPK. Melalui pendekatan kualitatif , ditemukan bahwa sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep dasar FPB dan KPK , terutama dalam penerapannya pada soal cerita. Selain itu, kurangnya latihan soal dan pemahaman yang lembah dalam faktor kelipatan juga menjadi faktor penghambat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar yang merancang strategi pembelajaran yang efektif untuk mengatasi kesulitan belajar siswa pada materi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptiff untuk menggambarkan kondisi atau karakteristik suatu variabel. Sampel penelitian terdiri dari 24 siswa kelas IV. Data dikumpulkan memalui angket dan dokumentasi nilai ujian. Analisis data menggunakan statistik deskriptif seperti frekuensi, presentase, dan mean untuk menggambarkan distribusi data. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematikan khususnya pada materi FBP dan KPK.Temuan Penelitian ini dapat menjadi dasar bagi guru untuk merancang stratefi pembelajaran yang lebih efektif, seperti penggunaan media pembelajaran variatif dan pengintegrasian konsep FPB dan KPK dengan kehidupan sehari- hari. Selain itu, hasil penelitian lebih lanjut mengenai kesulitan belajar siwa dalam materi matematika lainnya. Kata Kunci : Kesulitan Belajar, FPB dan KPK, Siswa Sekolah Dasar
Ethnomatematika One Sa’o pada rumah adat masyarakat Wogo, Kabupaten Ngada Madu, Aleksius; Nenohai, Juliana Mehelina Herlince; Nubatonis, Ofirenty Elyada; Wangge, Magdalena; Blegur, Irna Sensiana Karlina
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 14, No 3 (2023): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v14i3.16661

Abstract

Rumah adat masyarakat Wogo, Desa Ratogesa, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada merupakan warisan budaya yang dijaga keasliannya hingga saat ini. Selain menjadi tempat wisata yang menarik, deretan rumah adat di kampung Wogo juga memuat konsep-konsep matematika, salah satunya yaitu bentuk rumah adat yang memuat konsep geometri dan konsep lainnya. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi etnomatematika pada rumah adat masyarakat Wogo dan mendeskripsikan konsep matematika serta menyusun perangkat pembelajaran untuk konsep matematika yang ditemukan pada budaya rumah adat masyarakat Wogo. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi, untuk memperoleh gambaran dan analisis mendalam tentang eksplorasi ethnomatematika pada rumah adat masyarakat Wogo melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subyek penelitian sebanyak 6 orang yang merupakan tokoh masyarakat kampung Wogo. Prosedur penelitian yang digunakan adalah prosedur etnografi yang berkaitan dengan hasil penelitian lapangan secara langsung. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis untuk mendeskripsikan temuan berupa identifikasi konsep mathematika yang dapat diimplementasikan dalam pembelajaran di sekolah. Hasil penelitian ini dapat dipahami bahwa dalam bentuk rumah adat one sa’o masyarakat Wogo terdapat konsep matematika yaitu konsep geometri dan konsep pengukuran yang dapat ditransfer ke dalam pembelajaran matematika di sekolah
Preservice mathematics teacher knowledge of higher order thinking skills Nenohai, Juliana Mehelina Herlince; Dao Samo, Damianus; Garak, Siprianus Suban; Rimo, Imelda Hendriani Eku; Soko, Imelda Paulina
Journal of Education and Learning (EduLearn) Vol 18, No 2: May 2024
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/edulearn.v18i2.21184

Abstract

This study aims to describe preservice mathematics teacher knowledge of higher order thinking skills in terms of definition, Bloom's taxonomy level, curriculum, learning, and evaluation. This research is quantitative research with a survey method. and sample consisted of 248 preservice mathematics teachers in semesters VI - VIII of the Department of Mathematics Education, Nusa Cendana University, Timor University, and Wira Wacana Sumba University. The instrument used was a questionnaire about high order thinking skill (HOTS) which consisted of 105 statements. Data analysis used Likert's summeted rating, one sample test, Mann Whitney, Kruskall-Wallis tests, multiple linear regression test, and multivariate analyisis of variance (MANOVA) test. The results showed that the knowledge level of preservice mathematics teacher was in the good category. Based on gender differences, there was no significant difference in the average knowledge of preservice mathematics teacherabout HOTS, there was a significant difference in the average knowledge of preservice mathematics teacher about HOTS which is significant based on differences in academic ability and gender differences do not significantly affect knowledge about HOTS levels in Bloom's taxonomy, curriculum, and pedagogy while academic knowledge has a significant effect on HOTS knowledge of preservice teachers in almost all aspects except for pedagogy.
Development of Android-based learning media on trigonometry for 10th graders Tanju, Nikodemus; Nenohai, Juliana M. H.; Udil, Patrisius Afrisno
UNION : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/union.v12i1.17021

Abstract

One of the main challenges in learning mathematics is bridging students' difficulties in learning abstract material and teachers' weaknesses in presenting the material in an engaging, interactive, and relevant way for students. Technology can be adapted and integrated into mathematics learning activities as an alternative way to overcome these problems. This research aims to develop Android-based learning media on trigonometry material for 10th graders at SMA Negeri 10 Kupang that is valid, practical, and effective. The research and Development (R&D) method with the ADDIE model produced the product. The subject in this study is 10th graders at SMAN 10 Kupang. Interviews, questionaries, and tests were used to collect the data in this research primarily to assess the product's validity, practicality, and effectiveness. The results show that Android-based learning media on trigonometry material is very valid, with an average score of 4,52. The product has also been assessed to be very practical to use by students both in small and large group trials, with the average scores being 4,76 and 4,61, respectively. Android-based learning media is also effective for students learning trigonometry, confirmed by the high percentage of classical completeness in small-group trials (86%) and large-group trials (88%).
Penerapan Model Problem-Based Learning Berbantuan PPT Interaktif Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Pada Materi SPLDV Awang, Urbanus umbu; Nenohai, Juliana M. H.; Blegur, Irna K. S.
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 7 No 4 (2025): Desember
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jm.v7i4.10526

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah merupakan kemampuan yang fundamental meliputi kemampuan memahami masalah, merencanakan penyelesaian, menyelesaiakan masalah, dan menafsirkan solusi yang tepat. Dari hasil observasi di kelas VIIIC SMP Negeri 2 Sulamu menunjukan kemampuan pemecahan masalah siswa masih rendah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa dengan menerapkan model pembelajaran problem based learning berbantuan ppt interaktif pada materi sistem persamaan linear dua variable. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 4 tahap yaitu: (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan, (3) Pengamatan, dan (4) Refleksi. Teknik pengumpulan datanya berupa observasi, tes, dan dokumentasi sedangkan analisis datanya deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan persentase rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa sebesar 59,86% pada siklus I meningkat menjadi 82,42% pada siklus II. Peningkatan juga terjadi pada persentase rata-rata indikator pemecahan masalah yaitu: (1) Memahami masalah dari 24,61% menjadi 85,42%, (2) Membuat rencana penyelesaian dari 90,63% menjadi 91,67%, (3) melaksanakan rencana dari 64,06% menjadi 78,65, dan (4) Memeriksa kembali dari 60,16% menjadi 73,95%. Penerapan model problem based learning berbantuan PPT interaktif juga meningkatkan aktivitas guru mencapai 96,05% pada siklus I meningkat menjadi 97,23% pada siklus II dan aktivitas siswa mencapai 89,45% pada siklus I dan meningkat menjadi 91,17 pada siklus II.
Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka Bagi Guru Sekolah Dasar Katolik Wulublolong, Flores Timur Samo, Damianus D.; Dominikus, Wara Sabo; Nenohai, Juliana M. H.; Blegur, Irna Karlina Sensiana; Nada, Yohanes Hariaman; Koten, Angelikus Nama
Jurnal Kelimutu Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Kelimutu Journal of Community Service (KJCS)
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/kjcs.v5i2.24907

Abstract

Kurikulum merdeka akan diterapkan secara utuh pada tahun 2024 dengan nama kurikulum nasional. Implementasi kurikulum ini membutuhkan kesiapan sekolah khususnya para personil sekolah berupa pemahaman yang baik serta komitmen mewujudkan praktik implementasi di sekolah sesuai dengan amanat kurikulumnya. Terdapat tiga masalah utama terkait implementasi kurikulum merdeka di sekolah yakni: 1) kurangnya pemahaman personil sekolah khususnya guru tentang kurikulum merdeka, perangkat pembelajaran serta P5, dan 2) guru yang belum mampu menyusun perencanan pembelajaran sesuai kurikulum merdeka dan modul P5. Dampak dari masalah ini adalah implementasi kurikulum merdeka belum sesuai dengan konsep yang benar dari kurikulum merdeka serta belum dilayaninya kebutuhan yang berbeda dari siswa dalam pembelajaran. Solusi dari masalah ini dilaksanakan dalam bentuk workshop implementasi kurikulum merdeka. Kegiatan workshop ini dilaksanakan bagi 10 guru SDK Wulubolong di Kecamatan Solor Timur Kabupaten Flores Timur secara luring pada tanggal 23-24 Agustus 2024. Hasil yang diperoleh kategori pemahaman guru terhadap kurikulum merdeka cukup baik yakni sebanyak 8 dari 10 guru (80%) dan sangat baik sebanyak 2 dari 10 guru (20%).
PENERAPAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK BERBASIS ETNOMATEMATIKA MENGANYAM ORANG MOLLO UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP KRISTEN 1 MOLLO UTARA PADA MATERI POLA BILANGAN Milen Christye Sabneno; Wara Sabon Dominikus; Juliana M. H. Nenohai
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i1.20289

Abstract

Permasalahan yang mendasari penelitian ini adalah model pembelajaran yang lebih cenderung bersifat menggunakan rumus dan kurang menghubungkannya dengan aktivitas sehari-hari siswa yang terjadi di kelas VIII.3 SMP Kristen 1 Mollo Utara. Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan pembelajaran matematika realistik berbasis etnomatematika menganyam orang Mollo untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII.3 SMP Kristen 1 Mollo Utara pada materi pola bilangan. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) mengacu pada model Kemmis & McTaggrat, dengan jenis data kualitatif dan kuantitatif. Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dengan 4 tahap yaitu : Perencanaan (planning), Pelaksanaan Tindakan (action), Pengamatan (Observation), dan Refleksi (reflection). Hasil penelitian menunjukkan Pembelajaran Matematika Realistik berbasis etnomatematika menganyam Orang Mollo dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII.3 SMP Kristen 1 Mollo Utara pada materi pola bilangan. Hal ini dibuktikan dengan presentase belajar siswa yang tuntas pada siklus I yaitu 60% kemudian pada siklus II meningkat menjadi 86,67%. Oleh karena itu, saran bagi guru-guru di Mollo Utara untuk menggunakan pendekatan ini dalam pembelajaran di kelas.
PENERAPAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL BERBANTUAN APLIKASI GEOGEBRA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI TRIGONOMETRI Mikhe Frischalia Saekoko; Juliana M. H. Nenohai; Damianus Dao Samo
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i1.21381

Abstract

Pada dasarnya, daya hayal dan pemahaman konsep peserta didik harus terus dipacu melalui pengalaman belajar yang kontekstual dan berbasis teknologi. Pembelajaran kontekstual memungkinkan peserta didik mengaitkan materi pelajaran dengan kehidupan sehari-hari, sehingga mereka dapat lebih mudah memahami konsep yang diajarkan. Salah satu teknologi yang dapat dimanfaatkan adalah GeoGebra, sebuah perangkat lunak interaktif yang membantu visualisasi konsep matematika, khususnya trigonometri. Berdasarkan hasil observasi awal di kelas X Asisten Perawat 1 SMK Kencana Sakti Haumeni Soe, diketahui bahwa hasil belajar peserta didik masih rendah, terutama pada materi trigonometri yang bersifat abstrak dan memerlukan pemahaman visual serta pemodelan yang kuat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik melalui penerapan pendekatan kontekstual berbantuan GeoGebra pada materi trigonometri. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis & McTaggart, yang terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data yang dianalisis meliputi aktivitas guru, aktivitas peserta didik, dan hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan ketuntasan belajar dari 45,8% pada siklus I menjadi 83,3% pada siklus II. Aktivitas guru dan peserta didik juga mengalami peningkatan signifikan, menunjukkan bahwa pendekatan ini efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar matematika peserta didik.