Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Kurang Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Pembina Kota Palembang tahun 2024 Rizki, Sri; Sari, Erma Puspita; Sari, Intan; Anggraini, Arie
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i2.1442

Abstract

Menurut Kemenkes RI sebanyak 18,3% ibu hamil di Indonesia mengalami KEK. Pada tahun 2022 jumlah ibu hamil dengan KEK sebanyak 14.7%. Pada tahun 2023 jumlah ibu hamil dengan KEK sebanyak 13.2%. Tujuan penelitian. Diketahui hubungan riwayat hyperemesis gravidarum, pendidikan dan aktivitas fisik secara simultan dengan KEK pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Pembina tahun 2024. Desain penelitian menggunakan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil yang datang ke Puskesmas Pembina pada tahun 2024 yang berjumlah 125 orang. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Sampel berjumlah 62 orang. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian diperoleh Ibu hamil dengan KEK sebanyak 19 responden (30.6%), riwayat hyperemesis gravidarum sebanyak 10 responden (16.1%), pendidikan rendah sebanyak 18 responden (29%) dan aktivitas fisik berat sebanyak 14 responden (22.6%). Ada hubungan riwayat hyperemesis gravidarum secara parsial dengan KEK pada ibu hamil dengan nilai p 0.000, ada hubungan pendidikan secara parsial dengan KEK pada ibu hamil dengan nilai p 0.000 dan ada hubungan aktivitas fisik secara parsial dengan KEK pada ibu hamil dengan nilai p 0.000. Diharapkan kepada pihak terkait guna mengembangkan dan meningkatkan program pencegahan dan penatalaksanaan KEK pada ibu hamil.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PERNIKAHAN DINI DI KUA KECAMATAN LUBUK BATANG Sari, Mega Linda; Aisyah, Siti; Anggraini, Arie; Anisah, Anisah
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.1985

Abstract

Tingginya angka pernikahan dini di Indonesia menyebabkan kehamilan pertama juga terjadi di usia dini atau saat ibu masih remaja dan sering disebut kehamilan remaja. Usia ibu ketika pertama kali hamil sangat berpengaruh terhadap jalannya kehamilan. Jika usia ibu lebih muda atau lebih tua pada saat kehamilan maka akan lebih berisiko mengalami komplikasi kehamilan. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan pendidikan, status ekonomi keluarga dan peran teman sebaya secara simultan dengan pernikahan dini di KUA Kecamatan Lubuk Batang Kabupaten Ogan Komering Ulu Tahun 2023. Jenis penelitian ini penelitian observasional yang bersifat analitik dengan desain atau pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan accidental sampling yaitu proses pengambilan responden untuk dijadikan sampel berdasarkan sampel yang kebetulan ditemui dengan peneliti. Jenis data menggunakan data primer, variabel dependen adalah pernikahan dini, variabel independen pendidikan, status ekonomi keluarga dan peran teman sebaya. Hasil penelitian bivariat hubungan pendidikan, status ekonomi keluarga dan peran teman sebaya dengan pernikahan dini berdasarkan uji statistik chi square pendidikan p-value 0,007 < 0,05, status ekonomi keluarga p-value 0,024 <0,05 dan peran teman sebaya p-value 0,007< 0,05 dapat disimpulkan Ada hubungan pendidikan, status ekonomi keluarga dan peran teman sebaya secara simultan dengan pernikahan dini di KUA Kecamatan Lubuk Batang Kabupaten Ogan Komering Ulu Tahun 2023. Adapun saran pimpinan KUA Kecamatan Lubuk Batang meningkatkan informasi mengenai pernikahan dini dengan melibatkan tokoh masyarakat, tenaga kesehatan untuk memberikan penyuluhan dan konseling, serta menyebarkan brosur, baliho, dan iklan dimedia cetak dan elektronik sehingga masyarakat mengetahui pentingannya pernikahan dini.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Kurang Energi Kronik (KEK) Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Gardu Harapan Tahun 2024 Febrika Usiyanti; Sari, Intan; Arie Anggraini; Putu Lusita Nati Indriani
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35325/kebidanan.v14i2.515

Abstract

Chronic Energy Deficiency (CED) is a condition where a pregnant mother experiences a chronic lack of food, resulting in health problems for the mother. The research aims to determine the factors related to the incidence of chronic energy deficiency (CED) in pregnant women in the working area of ​​the Gardu Harapan Community Health Center in 2024. This research design uses an analytical survey with a cross sectional method. The population in this study were all pregnant women in the working area of ​​the Gardu Harapan Community Health Center from January - December 2024. The sample in this study was all pregnant women in the third trimester who had their pregnancies checked at the Gardu Harapan Community Health Center when this research was conducted in May - June 2024. The analysis technique uses Univariate, Bivariate (Chi square). Based on the results of the Chi Square statistical test, there is a partial relationship between age and the incidence of Chronic Energy Deficiency (KEK) in pregnant women in the working area of ​​the Gardu Harapan Community Health Center in 2024, the p value = 0.000. There is a partial relationship between knowledge and the incidence of Chronic Energy Deficiency ( KEK) in pregnant women in the working area of ​​the Gardu Harapan Community Health Center in 2024 obtained a p value = 0.000. There is a relationship between family income and the incidence of Chronic Energy Deficiency (KEK) in third trimester pregnant women partially in the working area of ​​the Gardu Harapan Community Health Center in 2024 the value obtained p value = 0.000. It is hoped that the results of this research can be an illustration for the Gardu Harapan Community Health Center to further improve health services, especially services for checking the nutritional status of pregnant women in order to prevent incidents of Chronic Energy Deficiency (CED).
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronik (KEK) Pada Ibu Hamil di Puskesmas Air Sugihan Jalur 25 Kabupaten OKI Tahun 2025 Eka Dwiningsih; Intan Sari; Eka Rahmawati; Arie Anggraini
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Kebidanan: Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35325/kebidanan.v15i2.580

Abstract

Chronic Energy Deficiency (CED) is a condition where a pregnant mother experiences a chronic lack of food, resulting in health problems for the mother. The research aims to determine the factors related to the incidence of chronic energy deficiency (CED) in pregnant women in the Air Sugihan Jalur 25 Kabupaten OKI Community Health Center in 2025. This research design uses an analytical survey with a cross sectional method. The population in this study were all pregnant women in the Air Sugihan Jalur 25 Kabupaten OKI Community Health Center in 2025 from January - December 2025. The sample in this study was all pregnant women in the third trimester who had their pregnancies checked at the Air Sugihan Jalur 25 Kabupaten OKI Community Health Center in 2025 when this research was conducted in May - July 2025. The analysis technique uses Univariate, Bivariate (Chi square). Based on the results of the Chi Square statistical test, there is a partial relationship between age and the incidence of Chronic Energy Deficiency (KEK) in pregnant women in the Air Sugihan Jalur 25 Kabupaten OKI Community Health Center in 2025, the p value = 0.000. There is a partial relationship between knowledge and the incidence of Chronic Energy Deficiency ( KEK) in pregnant women in Air Sugihan Jalur 25 Kabupaten OKI Community Health Center in 2025 obtained a p value = 0.000. There is a relationship between family income and the incidence of Chronic Energy Deficiency (KEK) in third trimester pregnant women partially in the Air Sugihan Jalur 25 Kabupaten OKI Community Health Center in 2025 the value obtained p value = 0.000. It is hoped that the results of this research can be an illustration for the Air Sugihan Jalur 25 Kabupaten OKI Community Health Centerto further improve health services, especially services for checking the nutritional status of pregnant women in order to prevent incidents of Chronic Energy Deficiency (CED).
Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 2 Sampai 5 Tahun Di Wilayah Kerja Pkm Kertapati Palembang Tahun 2024 Eka Noventa; Siti Aisyah; Eka Rahmawati; Arie Anggraini
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3239

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi dibawah lima tahun) akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita usia 2 sampai 5 tahun di wilayah kerja PKM Kertapati Palembang tahun 2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Pada Penelitian ini jumlah populasi 119 responden dan jumlah sampel diambil sebagian dari jumlah populasi. Jenis data dalam penelitian ini adalah data primer. Uji statistik yang digunakan uji chi-square. Dari hasil uji statistik didapatkan adanya hubungan tingkat pendidikan ibu dengan kejadian stunting dengan analisis bivariat hasil uji chi-square diperoleh P value (0.006) ≤ a (0,05), adanya hubungan ASI eksklusif dengan dengan kejadian stunting, dengan analisis bivariat hasil uji chi-square diperoleh P value (0.007) ≤ a (0.05), dan ada hubungan BBLR dengan persalinan dengan kejadian stunting, dengan analisis bivariat hasil uji chi-square diperoleh P value (0,011) ≤ a (0,05) Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah kesimpulan, wawasan dan pengetahuan yang berkaitan dengan kejadian stunting.
Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Kecemasan Ibu Hamil di Puskesmas Simpang Timbangan Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2025 Sri Handayani; Putu Lusita Nati Indriani; Arie Anggraini; Ahmad Arif
JURNAL KESEHATAN TERAPAN Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Kesehatan Terapan
Publisher : LPPM Universitas Kader Bangsa Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jk.v13i1.1161

Abstract

A woman will experience changes, both physically and psychosocially during pregnancy. In early pregnancy, changes such as body posture and physiological processes that take place can affect the patient's condition, often causing anxiety, mood fluctuations, liver disorders, emotional disorders and even anxiety. The aim of this research is to determine whether there is a relationship between age, knowledge and husband's support influencing the anxiety of pregnant women at Simpang Timbangan Community Health Center, North Indralaya District, Ogan Ilir Regency in 2025. This research is a type of quantitative descriptive research that uses a cross-sectional approach. The population in this study were all pregnant women who visited the Simpang Timbangan Community Health Center, North Indralaya District, Ogan Ilir Regency in 2025 from January to April, with a total of 810 people with the total sample in this study being random sampling of 89 respondents. aThe results of the bivariate analysis showed that age had a ρ value of 0.009, knowledge had a ρ value of 0.004, husband's support had a ρ value of 0.032. The conclusion of this research is the relationship that influences anxiety in pregnant women at the Simpang Timbangan Community Health Center, North Indralaya District, Ogan Ilir Regency in 2025. Suggestions for health workers. It would be good for community health workers, especially midwives, to know the anxiety experienced by patients, especially pregnant women, and provide in-depth education regarding the anxiety experienced by pregnant women.
HUBUNGAN RIWAYAT ABORTUS, RIWAYAT SEKSIO SESAREA DAN PARITAS TERHADAP KEJADIAN RETENSIO PLASENTA PADA IBU BERSALIN DI RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH PALEMBANG TAHUN 2022 Rikaastria Imam Subangi; Erma Puspita Sari; Arie Anggraini
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 1 No. 2 (2024): Vol. 1 No. 2 Edisi April 2024
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v1i2.82

Abstract

Retensio Plasenta yaitu plasenta tidak lahir setengah jam setelah lahirnya janin, perlekatan yang kuat antara plasenta dengan uterus merupakan penyebab terjadinya retensio plasenta. Retensio plasenta yang berpotensi mengancam jiwa dan penyebab umum kematian ibu dari perdarahan post partum (Prawirohardjo, 2013). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan riwayat abortus, riwayat sectio caesarea dan paritas terhadapkejadian retensio plasenta pada ibu bersalin di Rumah sakit Muhammadiyah Palembanng tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif bersifat survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional dimana variabel independen dan variabel dependen diambil pada waktu yang bersamaan menggunakan data primer dengan populasi 1.705 orang dan jumlah sampel diambil menggunakan teknik simple random sampling yaitu sebanyak 94 responden. Hasil penelitian analisis univariat dan bivariat dari 94 responden diketahui ibu yang mengalami retensio plasenta (6,4%), riwayat abortus (43,6%), riwayat Sectio Caesarea (48,9%), dan paritas tinggi (47.9%), sedangkan hasil analisis bivariat ada hubungan riwayat abortus (ρ value= 0,006), ada hubungan signifikan Riwayat Sectio Caesarea (ρ value= 0.012) dan paritas (ρ value= 0,010), dengan kejadian retensio plasenta pada ibu bersalin. Kesimpulan ada hubungan riwayat abortus, riwayat sectio caesarea dan paritas terhadap kejadian retensio plasenta pada ibu bersalin di Rumah sakit Muhammadiyah Palembanng tahun 2022. Saran untuk lebih meningkatkan pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit dengan mengadakan penyuluhan mengenai faktor apa saja yang bisa menyebabkan terjadinya retensio plasenta pada ibu bersalin sehingga bisa mengurangi angka kejadian retensio plasenta
Penyuluhan Tentang Kesehatan Reproduksi Pada Remaja Putri Di Kota Palembang Arie Anggraini; Wahyu Ernawati
JURNAL PENGABDIAN KADER BANGSA Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kader Bangsa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jpkb.v2i1.1131

Abstract

Adolescence is a transition period from childhood to adulthood, during this period many changes occur from biological, psychological, intellectual and economic changes. [1]. Based on data from the World Health Organization (WHO), as many as 33% of women experience reproductive health problems with poor conditions [3]. Meanwhile, based on data from the Global School Health Survey (GSHS), it states that around 3.3% of adolescents aged 15 to 19 years are diagnosed with AIDS, and there are only around 9.9% of adolescents aged 15-19 years who know about HIV/AIDS, as many as 0.7% of women and 4.5% of men stated that they had had sexual relations (Free Sex) [4]. The method used in this activity is counseling with lectures, and media slide presentations, leaflets, and flip charts. The target of this counseling is adolescent girls. This activity is measured by pretest evaluation, posttest with 15 questions to participants about reproductive health, reproductive health disorders and prevention of reproductive health disorders. The activity went well and had minimal obstacles. Reproductive health education for adolescent girls increased participants' knowledge by an average of 36.8 points. Fifty-three participants (88.3%) experienced a score increase of ≥ 36, while only seven (11.7%) experienced a score increase of ≤ 36.
Dampak Posyandu Lansia terhadap Pencegahan Penyakit Kronis pada Usia Lanjut : Studi Kasus Posyandu Lansia di Kelurahan Kutaraya Ogan Komering Ilir Arie Anggraini; Miftahul Jannah; Wayan Prabowo; Leri Pariski; Lega Purnamasari; Lau'rentia Steveni'a; Mardiana Mardiana; Melsi Emilia; Desi Priyanti; Na’il Ammamshun Alyahya Putra; Nazjwa Azzahara Karimulah; Puput Meiliani; Rahel Monica; Intan Ali Hanafiyah; M.Riza Nico Albaji
JURNAL PENGABDIAN KADER BANGSA Vol 2 No 2 (2026): Jurnal Pengabdian Kader Bangsa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jpkb.v2i2.1270

Abstract

The global elderly population continues to grow to 8 billion people at a rate of 1.05% per year, increasing the risk of chronic diseases such as hypertension and diabetes mellitus. This case study evaluates the effectiveness of the Elderly Posyandu in Kutaraya Village, Ogan Komering Ilir, in preventing chronic diseases through a participatory approach for 12 days (February 2-14, 2026), with a focus on educational counseling and cadre training on February 9, 2026. The method includes the preparation, implementation, and evaluation stages using pre-post tests of elderly knowledge (target increase ≥25%), participation absence (≥80%), and observation of cadre behavior. The results show that the majority of elderly do not understand the early detection of chronic diseases. After the activity, they were able to repeat the material and were motivated to regularly attend the Elderly Posyandu. In conclusion, the impact of the elderly Posyandu is very large not only about prevention but also about peace in old age (elderly).
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Dismenore pada Remaja Putri di MTs Rabiatul Adawiyah Baturaja Kabupaten Oku Tahun 2025 Wulandari Wulandari; Eka Rahmawati; Arie Anggraini
Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Januari: Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/klinik.v5i1.5570

Abstract

The Sustainable Development Goals (SDGs) are a global development agenda for the period 2016 to 2030, continuing from the MDGs. The fifth goal of theSDGs is to empower all women and girls, particularly in improving women's reproductive health (Selia Desma Sari et al., 2024). According to the World Health Organization, it is estimated that the number of women experiencing severe dysmenorrhea globally is 1,769,425 individuals (90%), with 10–15% experiencing mild dysmenorrhea. This study aims to determine the relationship between the level of knowledge, stress levels, and fast food consumption with the incidence of dysmenorrhea among adolescent girls at MTs Rabiatul Adawiyah Baturaja in 2025. Theresearch was conducted in August at MTs Rabiatul Adawiyah Baturaja. This is a cross-sectional study with a population of 70 respondents and a sample of 41 respondents selected using stratified random sampling. The type of data used is primary data collected through interviews, and the instrument used was a questionnaire. Data analysis was performed using the chi-square statistical test with a p-value ≤ α (0.05). The results showed that 26 respondents (63.4%) with poor knowledge levels experienced dysmenorrhea (p-value = 0.002). Among 31 respondents experiencing stress, 30 (73.2%) had dysmenorrhea (p-value = 0.001). Meanwhile, of the 29 respondents who frequently consumed fast food, 28 (68.3%) experienced dysmenorrhea (p-value = 0.000).It can be concluded that there is a significant relationship between the level of knowledge, stress level, and fast food consumption with the incidence of dysmenorrhea among adolescent girls at MTs Rabiatul Adawiyah Baturaja in 2025.
Co-Authors Adelia Rahma Dhini Ahmad Arief Ahmad Arif AHMAD ARIF Ajiyensi, Ajiyensi Alawiyah, Alawiyah Alfina Fitria Alya, Nike Hasnu Amalia Lestari Ananda, Dhea Ananda, Febby Tri Andini Zuitasari Andre Utama Saputra Anisah Anita AB Anita AB Asikin, Siti Badria` Astin Nur Hanifah Baehaqi Bela Purnama Dewi Chairunnah Chairunnah Chairunnah, Chairunnah Damayanti, Reffi Desi Priyanti Dewi, Chitra dr. Desmansyah dr. Desmasnyah Desmasnyah Eka Afrika Eka Dwiningsih Eka Noventa eka rahmawati Eka Rahmawati Elkhapi, Novani ERMA PUSPITA SARI Ernawati Ernawati Fachry Abda El Rahman Febrika Usiyanti Hadijah Hadijah Heru Subaris Kasjono, Heru Subaris Hikmawati, Nova Indah Permata Sari Intan Ali Hanafiyah Intan Sari Intan Sari Iriyani, Tri Kana Azhara Kana Azhara Kuryani, Tri Kuslia, Eti Latif, Farida Lau'rentia Steveni'a Lega Purnamasari Leri Pariski Lestari, Amalia M.Riza Nico Albaji Mardiana Mardiana Mastina Mastina Mastina, Mastina Melsi Emilia Meta Anggraini MIFTAHUL JANNAH Mildaratu, Mildaratu MINARTI Minata, Fika Mutiara Hikmah Nawamalini, Tia Nazjwa Azzahara Karimulah Na’il Ammamshun Alyahya Putra Novia Sari Novia Sari Novita Novita Nugraheny, Esti Nurhasanah Nurhasanah Nurlaeli, Nurlaeli Nurmiati Nurmiati Oktaviani, Popi Vitaloka Pratiwi, Cici Puput Meiliani PUTU LUSITA NATI INDRIANI Rahel Monica Ratna Dewi Reffi Dhamayanti Rida Oktariani Rika Maisaroh Rika Melia Rikaastria Imam Subangi Rima Fujiyati Rini Gustina Sari Riska Diana Risky Amey Yolanda Riswanti, Riswanti RIZKI AMALIA Rizki Amalia Rizki, Sri Rolya, Vivi Nur Rosmiati Rosmiati Sabriana, Riska Sari, Mega Linda Sari, Puput Nopitri Agustri SENDY PRATIWI RAHMADHANI Sherin, Anggun Mutiara Siti Aisyah Siti Aisyah Siti Aisyah Siti Aisyah Siti Asiyah Siti Qoiriyah Siti Qoiriyah Sri Handayani Sri Wahyuni SUKARNI, DIAH Suprida Suprida Suprida, Suprida Treasa, Adisty Dwi Wahyu Ernawati Wanda Miliya Apriliani Wati, Sepri Vera Wayan Prabowo Wiranti, Bhakti Wulandari Wulandari yayanzi, yayanzi Yeyen Warizqin Karima Yulizar Yulizar Yunita Kristina Yustina Tri Nurhayati