Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Determinan Pemberian Asi Ekslusif Ibu Menyusui di Puskesmas 7 Ulu Kota Palembang Yusuf, M; Sriwiyanti, Sriwiyanti; Muzakar, Muzakar; Eliza, Eliza
JGK: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Gizi dan Kesehatan
Publisher : Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jgk.v2i1.1165

Abstract

Latar Belakang: Di kota Palembang cakupan pemberian ASI ekslusif untuk tahun 2017 sebesar 72,76%. Cakupan di Kecamatan Seberang Ulu sebesar 66,15%. Kecamatan ini ada 3 (tiga) Puskesmas, cakupan yang terendah adalah Puskesmas 7 Ulu Palembang sebesar 43,9 %. Cakupan ini masih jauh di bawah target pencapaian pemberian ASI ekslusif Indonesia yaitu 80%. Untuk meningkatkan cakupan ASI ekslusif, dilakukan dengan mencari faktor determinan perilaku ibu dalam pemberian ASI ekslusif ibu menyusui di Puskesmas 7 Ulu Palembang. Diharapkan dengan diketahui penyebab perilaku ibu dalam pemberian ASI ekslusif dapat meningkatkan cakupan pemberian ASI ekslusif di daerah tersebut. Tujuan: Untuk mengetahui Determinan pemberian ASI ekslusif ibu menyusui di Puskesmas 7 Ulu Palembang. Metode: Menggunakan Cross Sectional. Sampel berjumlah 35 responden yang memilki bayi (0-6) bulan. Pengumpulan data dengan wawancara serta dokumentasi, dianalisis menggunakan uji chisquare. Hasil: Ada hubungan antara Sikap dengan pemberian ASI ekslusif. Tidak ada hubungan antara Pengetahuan, pekerjaan, pendidikan, jumlah anak, inisiasi menyusui dini, dan pertolongan melahirkan dengan pemberian ASI ekslusif. Manfaat: Dapat digunakan petugas kesehatan puskesmas 7 Ulu untuk meningkatkan capaian program pemberian ASI ekslusif di Kota Palembang, meningkatnya kesadaran ibu memberikan ASI ekslusif pada bayi. Kata Kunci: ASI ekslusif , Ibu menyusui.
Efek Pemberian Formula Tepung Mocaf, Kacang Merah Dan Ikan Bandeng Untuk Balita Gizi Kurang Di Puskesmas Sabokingking Delmi, Zahroh Istantini; Podojoyo, Podojoyo; Muzakar, Muzakar; Nazarena, Yunita; Sriwiyanti, Sriwiyanti
JGK: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Gizi dan Kesehatan
Publisher : Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jgk.v2i2.1333

Abstract

Background : One of the nutrition major problems in Indonesia is malnutrition. Age <5 years is a very important period in the process of child development. Therefore, during this period, child nutritional intake and health care must be considered . Purpose : To see the effect of giving biscuits formula of mocaf, red bean, and milkfish flour on the body weight of undernourished children at the Sabokingking Health Center. Methods : This research was conducted in 2 stages. In the first stage, it uses an experimental research type with a completely randomized non-factorial design. Then the second stage uses a quasi-experimental type of research with pre-test and post-test designs with two groups. This research was conducted in January-April 2022 at the Sabokingking Health Center with a total sample of 30 children under five in each group, which was determined by a non-random method based on inclusion criteria. Results : The results of the Independent T-Test showed that there was no significant difference in the average weight gain in the treatment and comparison groups with a p-value of 0.15 (> 0.05). Conclusion : There is no effect of giving the formulated cookies to the body weight of children under 5.
ANALISIS FUNGSI PERENCANAAN PENDIDIKAN SEBAGAI PENDUKUNG PENGAMBILAN KEPUTUSAN DI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM Sriwiyanti, Sriwiyanti; Maryani, Maryani; Asmendri, Asmendri; Sari, Milya
JURNAL LENTERA [PENDIDIKAN PUSAT PENELITIAN LPPM UM METRO] Vol 10, No 2 (2025): Jurnal Lentera Pendidikan Pusat Penelitian LPPM UM Metro
Publisher : LPPM UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jlpp.v10i2.4791

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis fungsi perencanaan pendidikan dalam mendukung pengambilan keputusan di lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, dengan mengkaji berbagai teori dan hasil penelitian tentang manajemen dan perencanaan pendidikan Islam dari buku-buku dan jurnal ilmiah terkini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pendidikan berfungsi sebagai pedoman, dasar pertimbangan, dan alat pengendali dalam pengambilan keputusan yang rasional dan sistematis. Dalam lembaga pendidikan Islam, fungsi ini memiliki dimensi spiritual yang memandu setiap kebijakan agar selaras dengan nilai-nilai syura (musyawarah), adl (keadilan), amanah (tanggung jawab), dan hikmah (kebijaksanaan). Perencanaan yang mengintegrasikan prinsip-prinsip manajemen Islam telah terbukti memperkuat efektivitas kepemimpinan dan kualitas suatu lembaga. Oleh karena itu, setiap lembaga pendidikan Islam perlu meningkatkan kapasitas manajerialnya dan menerapkan perencanaan berbasis data dan nilai-nilai Islam. Hal ini akan membuat proses pengambilan keputusan lebih partisipatif, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas dan kesejahteraan masyarakat.
Formulasi dan Evaluasi Organoleptik Cookies Tinggi Serat Berbasis Mocaf-Okara pada Diabetes Mellitus Tipe 2 Sihite, Nathasa Weisdania; Ramadhona, Anggun; Sriwiyanti, Sriwiyanti; Telisa, Imelda; Rotua, Manuntun
Jurnal Sehat Mandiri Vol 21 No 1 (2026): Jurnal Sehat Mandiri, Volume 21, No.1 Juni 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33761/jsm.v21i1.1700

Abstract

Type 2 Diabetes Mellitus is a chronic hyperglycemic condition that requires appropriate dietary management, including the consumption of high-fiber foods. The utilization of modified cassava flour (mocaf) and okara in cookie production represents a potential alternative snack option for individuals with diabetes mellitus. This research aimed to develop cookies with a higher dietary fiber content compared to conventional cookies, thereby providing a suitable snack alternative for patients with Type 2 Diabetes Mellitus. This study employed a non-factorial Completely Randomized Design (CRD). The cookie formulations consisted of three treatments, namely F1, F2, and F3, with varying proportions of mocaf flour and okara as the primary ingredients. The results demonstrated that the formulations F1 (25:45), F2 (35:35), and F3 (20:50) produced distinct characteristics, with F3 identified as the optimal formulation. The nutritional composition of F3 per 100 g was as follows: energy 561.43 kcal, protein 8.48 g, fat 38.35 g, carbohydrates 45.60 g, and dietary fiber 43.25 g. Conclusion: Increasing the proportion of okara significantly enhances dietary fiber content without notably reducing panelists’ acceptance. It is recommended that future studies incorporate additional sources of complex carbohydrates and conduct glycemic index testing as well as direct intervention trials in Type 2 DM patients to ensure the product meets standards and is supported by stronger scientific evidence.
Edukasi Gizi Seimbang Berbasis Booklet untuk Menurunkan Resiko KEK pada Remaja Putri di SMA Nurul Amal Palembang Sriwiyanti, Sriwiyanti; Nazarena, Yunita; Eliza, Eliza; Rotua, Manuntun; Siregar, Afryana
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v6i2.1738

Abstract

Kekurangan Energi Kronis adalah suatu keadaan  yang disebabkan ketidakseimbangan asupan energi dan protein, hal ini menyebabkan zat-zat gizi yang diperlukan oleh tubuh tidak terpenuhi . Wanita  dan Anak-anak sangat beresiko untuk mengalami KEK. Proporsi wanita pada usia muda (15 – 19 tahun) dengan risiko tinggi KEK. Bahaya KEK pada remaja berupa perkembangan organ dan fisik  yang kurang maksimal serta anemia dapat mempengaruhi produktivitas remaja putri. Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 menunjukkan prevalensi Kurang  Energi Kronis (KEK) pada remaja 15-19 tahun di Indonesia cukup tinggi, mencapai 41,9%. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi gizi seimbang dengan media booklet dengan tujuan  memperbaiki pola makan remaja putri SMA Nurul Amal Palembang dengan jumlah responden 30 orang. Metode Intervensi dilakukan tiga kali Pertemuan berupa edukasi  dan demonstrasi dengan menggunakan booklet tentang Pedoman Gizi Seimbang dan Angka Kecukupan Gizi remaja putri selama tiga bulan. Indikator yang digunakan adalah IMT/U untuk Status Gizi dan ukuran LILA < 23,5 cm untuk status KEK,  Hasil  Intervensi menunjukan perubahan status gizi,  Underweight  turun dari 33,3% menjadi 20%, Normal meningkat 56,7% ke 70%. Status KEK turun dari 50% menjadi 40%,  status tidak KEK : naik dari 50% ke 60%.
The Effect of Tempeh Dietary Intake on Blood Glucose Levels in Prediabetics Rotua, Manuntun; Sriwiyanti, Sriwiyanti
Journal of Applied Nursing and Health Vol. 8 No. 1 (2026): Journal of Applied Nursing and Health
Publisher : Chakra Brahmanda Lentera Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55018/janh.v8i1.469

Abstract

Background: Rediabetes is a high-risk metabolic condition that precedes type 2 diabetes mellitus and is associated with increased morbidity. Dietary intervention plays a critical role in glycemic control. Tempeh, a traditional fermented soybean product, contains bioactive compounds such as isoflavones and high-quality protein that may improve glucose metabolism. However, evidence on its effectiveness in prediabetic populations remains limited. This study aimed to evaluate the effect of daily tempeh consumption on blood glucose levels among individuals with prediabetes. Methods: A comparative pre-experimental study with a pretest–posttest control group design was conducted at Mohammad Hoesin Hospital, Palembang. A total of 60 participants with prediabetes were randomly assigned to intervention (n=30) and control (n=30) groups. The intervention group received 250 g/day of tempeh for 14 days, while the control group followed a regular diet. Blood glucose levels were measured before and after the intervention. Data were analyzed using paired and independent t-tests with a significance level of p<0.05. Results: Baseline characteristics between groups were comparable (p>0.05). The intervention group showed a significant reduction in mean blood glucose levels from 139.83±16.52 mg/dL to 104.30±13.11 mg/dL (p<0.001), while the control group also showed a smaller decrease from 137.83±14.87 mg/dL to 121.93±13.09 mg/dL (p<0.001). The mean reduction was significantly greater in the intervention group (35.53 mg/dL) compared to the control group (15.90 mg/dL), with a statistically significant between-group difference (p<0.001). Conclusion: Daily consumption of 250 g tempeh for 14 days significantly reduces blood glucose levels in individuals with prediabetes. Tempeh may serve as an effective dietary strategy for glycemic control and prevention of diabetes progression.