Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Hubungan Antara Fungsi Keluarga Dengan Regulasi Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Lanjut Usia di Puskesmas Kwanyar Kabupaten Bangkalan Syafawi SP, Naufal; Suhartati; Yaniari, Roethmia; Njoto, Ibrahim; Idrus, Muhamad Firmansyah
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 10 (2025): : JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i10.4979

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama pada lanjut usia yang dapat menimbulkan komplikasi serius seperti stroke, gagal jantung, dan penyakit ginjal kronis. Selain terapi farmakologis, dukungan keluarga terbukti memengaruhi keberhasilan pengelolaan tekanan darah melalui peningkatan kepatuhan pengobatan dan pengurangan stres. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara fungsi keluarga dan status regulasi tekanan darah pada pasien lanjut usia dengan hipertensi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain potong lintang dengan jumlah sampel sebanyak 80 pasien lanjut usia (>64 tahun) yang dipilih menggunakan teknik convenience sampling. Fungsi keluarga diukur menggunakan instrumen Family APGAR, sedangkan status regulasi tekanan darah ditentukan melalui pengukuran tekanan darah oleh tenaga kesehatan. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 82,5% responden dengan fungsi keluarga fungsional memiliki tekanan darah terkontrol, sedangkan hanya 20% dari responden dengan disfungsi keluarga berat yang mencapai tekanan darah terkontrol. Uji Chi-Square menunjukkan hubungan yang signifikan antara fungsi keluarga dan regulasi tekanan darah (p = 0,000). Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara fungsi keluarga dan regulasi tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan keluarga dalam pengelolaan hipertensi dan mendukung integrasi pendekatan berbasis keluarga dalam pelayanan kesehatan primer.
Membangun Kesadaran Masyarakat  Tentang  Pentingnya Pendidikan Melalui Kuliah Kerja Nyata di Desa Maju Jaya Kabupaten Bungo Jambi Tomi Enramika; M. Irfan Riadi; Deni Priyanto; Anjar Muanifah; Suhartati; Ridwan
Lumbung Ngabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Pusat Kajian dan Pengembangan Publikasi Ilmiah Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/sva8m287

Abstract

Melalui  kegiatan  Kuliah Kerja Nyata ( KKN ) kita  dituntut  untuk  mengamalkan  ilmu  pengetahuan,dan  juga  bermanfaat  bagi  desa.  Kita  diharapkan  menjadi  motivator  dan  fasilitator  dari  usaha  pembangunan  terutama di  daerah  pedesaan. Masyarakat dapat berbagi permasalahan    yang ada dan mencari solusi dengan berpartisipasinya  peserta  KKN, terjalinnya  kerjasama  dalam  proses  pembangunan  di  daerah  setempat. Berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh peneliti dalam bidang pendidikan di Desa Maju Jaya, ditemukannya permasalahan bahwa sebagian masyarakat masih belum menganggap pendidikan  tidak terlalu penting dan masih adanya anak yang putus sekolah. Salah satu tujuan kegiatan KKN ini, yaitu merubah mindset masyarakat tentang pendidikan serta  memberikan motivasi bagi masyarakat Desa Maju Jaya untuk melanjutkan pendidikan pada setiap jenjangnya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dalam bentuk KKN berlangsung selama satu bulan dan Metode yang dilakukan untuk memperoleh data ini adalah  dengan menggunakan  pengamatan,  observasi dan wawancara secara langsung terhadap masyarakat dan pelaksanaan  kegiatan  KKN  ini  dilakukan  dalam  bentuk  sosialisasi  serta  kegiatan  dengan  melibatkan  masyarakat  secara  langsung. Beberapa hasil yang dicapai   dari   kegiatan   KKN   ini   adalah membantu masyarakat dalam meningkatkan kesadaran pentingnya Pendidikan dan memberikan motivasi serta solusi untuk permasalahan Pendidikan.
Accelerating the Height Increase of Mersawa (Anisoptera marginata) Seedlings through Inundation Height with and without Water Treatments Achmad, Basir; Faisal; Suhartati
Jurnal Sylva Lestari Vol. 12 No. 2 (2024): May
Publisher : Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jsl.v12i2.871

Abstract

Deforestation on peatlands in Indonesia has become an important issue. To restore the peatland condition, planting native tree species such as mersawa (Anisoptera marginata) is required. One of the problems with planting is the frequent occurrence of inundation at planting sites. The study aimed to analyze the inundation height, which accelerated the height increase of mersawa seedlings in acid or neutral water conditions. The method used was experimental research with a factorial completely randomized design. Factors studied were inundation height, consisting of without inundation, inundation at polybag height, inundation between the tips of the polybags and the apices of the plants, and inundation reaching the apices of the plants. The water composition consisted of peat swamp water, peat swamp water mixed with boiler ash from palm oil mill, and peat swamp water mixed with dolomite lime. The treatment of inundation between the tips of the polybags and the apices of the plants led to the highest height growth, while the lowest were the seedlings without inundation. The interaction between the inundation height and the water composition had a survival percentage of 100%, while the seedlings inundated up to the seedling apices with water treatments had a survival rate of 16%. Keywords: Anisoptera marginata, inundation, peat swamp water, seedling growth