Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Effect of Aerated and Non-Aerated Compost Tea at Different Concentrations on Early Growth of Maize (Zea mays L.) Rachmandhika, Yusuf; Muhlison, Wildan; Sucipto, Irwanto; Pusparani, Syafina; Saputra, Tri Wahyu; Ristiyana, Suci
International Journal on Food, Agriculture and Natural Resources Vol 6, No 4 (2025): IJ-FANRES
Publisher : Food, Agriculture and Natural Resources - NETWORKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46676/ij-fanres.v6i4.568

Abstract

Declining soil fertility caused by the continuous use of chemical fertilizers has encouraged the development of sustainable and environmentally friendly nutrient management strategies. Compost tea, a liquid extract derived from mature compost, has gained attention due to its potential to supply readily available nutrients and beneficial microorganisms. This study aimed to evaluate the compost tea production process and assess the effects of aerated compost tea (ACT) and non-aerated compost tea (NACT) at different application concentrations on the early growth of maize (Zea mays L.). The experiment was conducted under controlled conditions in November 2025 using maize as the test plant. Compost tea was prepared by extracting mature compost in water at a ratio of 1:5, with aeration applied for ACT and without aeration for NACT over a three-day fermentation period. Treatments consisted of ACT and NACT applied at concentrations of 30 ml and 60 ml, along with a control. Plant growth parameters, including plant height and root length, were observed during the early growth phase (2–7 days after planting). The results showed that compost tea application significantly affected maize growth during the early growth stage (P < 0.05). Aerated compost tea generally produced better growth responses than non-aerated compost tea, particularly at lower concentrations. The ACT treatment at 30 ml resulted in the highest plant height and root length, while higher concentrations, especially NACT at 60 ml, tended to suppress plant growth. These findings indicate that compost tea primarily functions as an early growth stimulant and that excessive application may reduce its effectiveness. In conclusion, aerated compost tea at low concentrations is more effective in promoting early maize growth than non-aerated compost tea. Proper optimization of compost tea concentration and application strategy is essential to maximize its benefits within sustainable agricultural systems.
Transfer Knowledge Teknologi Pertanian Modern berbasis Hidroponik Tipe Dutch Bucket pada Tanaman Cabai Merah (Capsicum annuum L.) di Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember Saputra, Tri Wahyu; Wijayanto, Yagus; Ristiyana, Suci; Purnamasari, Ika; Brian, Ida Bagus Daniswara; Burhanudin, Ahmad; Arthayasa, Raden Mochammad Yudishtira Ageng; Antonio, Ach. Farhad Septian
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 10 No 2 (2026): Volume 10 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v10i2.24112

Abstract

Red chili is one of the agricultural commodities cultivated in Kepanjen Village, Gumukmas District, Jember Regency. The unpredictable fluctuations in weather demand the application of modern agricultural technology that can enhance productivity while ensuring the sustainability of cultivation. As part of a community service program, the dutch bucket hydroponic system placed inside a greenhouse was introduced as an alternative solution for red chili cultivation. The program was implemented through three stages, namely preparation, implementation, and monitoring and evaluation, with students actively involved as facilitators and the community as the main partners. During the implementation stage, a greenhouse measuring 3 × 6 meters (18 m²) was successfully constructed, and a dutch bucket hydroponic installation was set up to accommodate 60 chili plants. The results of the activity showed that farmers and community members who participated in the socialization responded positively and demonstrated high enthusiasm toward the cultivation method applied. Thus, this program not only produced physical facilities in the form of a greenhouse and hydroponic installation but also contributed to improving the knowledge and skills of the community in adopting modern agricultural technologies.
Teknologi pupuk organik cair nitrobacter dari alam upaya peningkatan produktifitas tanah lahan vulkanik Desa Slateng Lereng Gunung Raung Basuki Basuki; Oria Alit Farisi; Vega Kartika Sari; Marga Mandala; Ratih Apri Utami; Suci Ristiyana; Hisyam Ashar Destiawan; Urmita Dwi Safitri; Devani Avrillia Susanto; Bimo Arvi Aji Isnanto; Dyah Ayu Kessumowati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27146

Abstract

AbstrakMasyarakat Desa Slateng Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember lereng Gunung Raung berada di landform vulkanik mayoritas bermata pencaharian dalam bidang pertanian. Komoditas pertanian yang dikembangkan yaitu tanaman pangan, tanaman hortikultura, dan perkebunan. Kendala yang dihadapi yang mengancam dalam proses pertanian masyarakat rendahnya kadar nitrogen dalam tanah (< 1%) sehingga mengakibatkan daun tanaman menguning dan dapat menurunkan hasil produktivitas tanaman 50% dari potensi yang seharusnya. Permasalahan tersebut penting untuk diselesaikan sehingga produktifitas sesuai yang diharapkan. Tujuan kegiatan penerapan teknologi pupuk organik cair nitrobacter dari alam sebagai upaya peningkatan produktifitas tanah lahan vulkanik lereng gunung raung. Metode penyelesaian masalah melalui sosialisasi, pelatihan dan praktek langsung pemanfaatan bahan alam melalui peran aktif peserta dalam pembuatan nitrobakter. Kegiatan program pengabdian dihadiri 25 peserta oleh kelompok tani harapan pengurus kelompok tani, sekretaris desa, dan petugas penyuluh dari dinas pertanian dan hortikultura kabupaten Jember. Hasil kegiatan meningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta 50 % yang sebelumnya pemahaman terkait dengan Nitrobakter hanya 40% menjadi 80%. Kata kunci: degradasi lahan, nitrogen; kesuburan tanah; pupuk hayati cair Abstract The people of Slateng Village, Ledokombo District, Jember Regency, on the slopes of Mount Raung, located on volcanic landforms, the majority make their living in agriculture. The agricultural commodities developed are food crops, horticultural crops, and plantations. The obstacles faced that threaten the community's agricultural process are low levels of nitrogen in the soil (< 1%) which cause plant leaves to turn yellow and can reduce plant productivity results by 50% of their potential. It is important to solve these problems so that productivity is as expected. The aim of the activity is to apply nitrobacter liquid organic fertilizer technology from nature as an effort to increase soil productivity on the volcanic slopes of Mount Raung. Problem-solving methods through socialization, training, and direct practice in the use of natural materials through the active role of participants in making nitrobacteria. The service program activities were attended by 25 participants from the farmer group Hope, farmer group administrators, village secretaries, and extension officers from the Jember district agriculture and horticulture service. The results of the activity increased participants' knowledge and skills by 50%, from previously only 40% understanding regarding Nitrobacteria to 80%. Keywords: land degradation; nitrogen; soil fertility; liquid biofertilizer
Pengenalan Buah Dan Sayur Pada Anak Usia Dini Di TK IT Buah Hati Kita Syafina Pusparani; Yusuf Rachmandhika; Ika Purnamasari; Suci Ristiyana; Irwanto Sucipto; Wildan Muhlison; Ahmad Ilham Tanzil; Sri Redjeki Utami; Much. Misbah Muhtadi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i1.14436

Abstract

Kebutuhan akan keseimbangan gizi melalui asupan makanan bagi anak usia dini sangat penting karena pada usia tersebut anak-anak sedang aktif dalam masa pertumbuhan. Kekurangan gizi pada masa pertumbuhan dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan pada usia dewasa, seperti penyakit tidak menular diantaranya kanker, kardiovaskuler, dan diabetus melitus. Upaya meningkatkan minat anak dalam mengkonsumsi makanan sehat dan seimbang bergizi perlu dilakukan pada anak sejak usia dini. Metode sosialisasi yang dilakukan dengan mengenalkan bermacam bentuk buah dan sayur serta penjelasan terkait manfaat nutrisi olahannya untuk dikonsumsi. Kegiatan sosialisasi dilakukan pada saat pertemuan guyub rukun antar wali murid TK IT Buah Hati Kita. Hasil sosialisasi menunjukkan peningkatan pengetahuan jenis buah dan sayur sebesar 102,4% dan peningkatan pengetahuan manfaat nutrisi sebesar 107,9%.
Prioritas Pengembangan Jaringan Irigasi dengan Multi-Attribute Decision Making (MADM) pada UPT Curah Malang di Bedadung Kabupaten Jember Ristiyana, Suci; Hidayat, Naufal Akbar Alfatih; Wijayanto, Yagus; Saputra, Tri Wahyu; Purnamasari, Ika; Prasojo, Sri Irawan Laras
Agrikultura Vol 37, No 1 (2026): April, 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrikultura.v37i1.70031

Abstract

Air merupakan sumber daya vital dalam mendukung kegiatan pertanian, terutama di tengah perubahan iklim dan meningkatnya variabilitas cuaca. Ketersediaan air yang memadai dan berkelanjutan sangat dipengaruhi oleh kinerja sistem irigasi. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan evaluasi melalui pendekatan yang sistematis dan berbasis data untuk menentukan prioritas perbaikan saluran irigasi secara efektif. Penelitian ini dilaksanakan di UPT Curah Malang, Daerah Irigasi Bedadung, Kabupaten Jember, pada bulan Juni hingga Agustus 2025. Penelitian menggunakan pendekatan Multi-Attribute Decision Making (MADM) untuk menentukan prioritas rehabilitasi saluran irigasi. Metode MADM yang diterapkan meliputi Simple Additive Weighting (SAW), Weighted Product (WP), dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Penilaian dilakukan berdasarkan beberapa kriteria, yaitu tingkat kerusakan saluran primer dan tersier, luas wilayah layanan, ketersediaan air, serta dampak terhadap hasil panen. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketiga metode menghasilkan peringkat yang relatif konsisten dalam menentukan prioritas perbaikan saluran irigasi. Daerah irigasi Sukorejo secara konsisten menempati peringkat pertama pada seluruh metode, diikuti oleh Gumelar pada peringkat kedua. Adapun daerah irigasi Keting berada pada peringkat terakhir pada semua metode, yang menunjukkan tingkat prioritas penanganan yang lebih rendah. Perbedaan hanya ditemukan pada urutan daerah irigasi Paleran dan Gambirono antara metode TOPSIS dan metode lainnya, namun tidak memengaruhi penentuan prioritas utama secara keseluruhan. Konsistensi hasil tersebut menunjukkan bahwa pendekatan MADM dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam penyusunan rencana rehabilitasi infrastruktur irigasi yang lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran.
Co-Authors Abdillah, Moc. Reza Wahyu Ahmad Ilham Tanzil Ahmad Ilham Tanzil Amelia Tri Arsita Anggreini, Rizqi Aprilia Putri Antonio, Ach. Farhad Septian Arthayasa, Raden Mochammad Yudishtira Ageng Arthur Frans Cesar Regar Arthur Frans Cesar Regar Arum, Ayu Puspita Basuki , Basuki, Basuki Bimo Arvi Aji Isnanto Brian, Ida Bagus Daniswara Budiman, Subhan Arif Burhanudin, Ahmad Cahyoadi Bowo Cindy Febrian, Berlian Clarissa Myra Ananta Destiawan, Hisyam Azhar Devani Avrillia Susanto Dewi, Lara Putri Kartika Dyah Ayu Kessumowati Dyah Ayu Savitri Else Emilia Rumekso Ersya Kamelia Rosana Fachrurrozi, Faisal Fahrudin, Danil Eka Fanata, Wahyu Indra Duwi Farisi, Oria Alit Firmawati, Julvia Nurlaeli Hidayat, Naufal Akbar Alfatih Hisyam Ashar Destiawan Ika Purnamasari Irwanto Sucipto Irwanto Sucipto, Irwanto Isnanto, Bimo Arvi Aji Kesumowati, Dyah Ayu Kharisma Adi Bagaskara Kurniawan, Bintang Lailatus Sufiaah, Annisa Leona, Agis Mandala, Marga Mega Fatimah Rosana Meliala, Susan Barbara Patricia Sembiring Much. Misbah Muhtadi Nisak, Fauziatun Oria Alit Farisi Pambudi , Satrio Lintang Parawita Dewanti Prasojo, Sri Irawan Laras Pusparani, Syafina Putri, Romadhona Destria Rachmandhika, Yusuf Ratih Apri Utami Ratnasari, Tri Regar, Arthur FC Rina Kumalasari Riska Annisyafira Safitri, Mahardika Safitri, Urmita Dwi Saputr, Tri Wahyu Saydi, Royhan Setiyono Setiyono Sri Hartatik Sri Redjeki Utami Sultan Ghozi Imaduddin Susanto, Devani Avrillia Syafina Pusparani Syafina Pusparani Taufik, Rahadian Falqi Tri Ratnasari Tri Wahyu Saputra Ummi Sholikah Ummi Sholikhah Urmita Dwi Safitri Vega Kartika Sari Wildan Muhlison, Wildan Yagus Wijayanto Yeremia Rivieri Yoandita Velina Aprilia Yusuf Rachmandhika Zaky Firmansyah Maulana