Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Increasing Growth and yield of cucumber (Cucumis sativus L.) by applying baglog waste compost and manure in sand soil and paddy soil combination media Ristiyana, Suci; Saputra, Tri Wahyu; Subroto, Gatot; Setiyono, Setiyono
Jurnal Agrotek Ummat Vol 10, No 3 (2023): Jurnal Agrotek Ummat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jau.v10i3.15634

Abstract

One of the causes of low productivity in cucumber plants is due to low soil quality due to low organic matter content and high sandy soil mixture. Considering this, it is necessary to try to improve it. So, there is a need for research that examines the addition of organic matter and combines sandy media with paddy soil.This research took place in Pecoro Village, Jember Regency from May 2022 to July 2022. The research method was in the form of a Completely Randomized Design with the first treatment, namely the addition of baglog waste compost and cow manure (K1); baglog waste compost and goat manure (K2); and compost baglog waste and chicken manure (K3). While the second treatment is sandy planting media consisting of: sand 100% (M0); 75% sand + 25% paddy soil (M1); 50% sand + 50% paddy soil (M2); and 25% sand + 75% paddy soil (M3). The observed variables included plant height, total fruit weight, fruit unit weight, fruit length and fruit diameter which were tested by means of variance and Duncan's Multiple Range test.The results showed that the treatment of compost, sandy planting media, and their interactions had a significant effect on the observed variables. The recommendations given based on the results of the analysis for cucumber cultivation are the need to add organic matter such as compost mixed with baglog waste and manure from cow, goat and chicken manure with a ratio of 25% sandy planting medium to 75% paddy soil.
PENILAIAN KINERJA FISIK SALURAN SEKUNDER DAWUHAN DENGAN PENDEKATAN METODE FUZZY DI DAERAH IRIGASI BONDOYUDO Ristiyana, Suci
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 28 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jtpa.28.1.37-45.2024

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja fisik saluran sekunder di Daerah Irigasi Bondoyudo dengan menerapkan pendekatan metode fuzzy. Fokus penelitian ini adalah pada pengukuran dan analisis kinerja fisik saluran sekunder sebagai bagian integral dari sistem irigasi. Dengan menggabungkan fuzzy, penelitian ini mencoba mengatasi ketidakpastian dan variasi dalam data fisik yang dapat mempengaruhi hasil penilaian kinerja. Metodologi penelitian melibatkan pengumpulan data fisik saluran sekunder dan kondisi struktural lainnya. Data tersebut kemudian dianalisis dengan menggunakan konsep dan teknik fuzzy untuk menghasilkan penilaian kinerja yang lebih holistik. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam tentang kualitas dan efisiensi saluran sekunder Dawuhan di Daerah Irigasi Bondoyudo. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan pada pemahaman tentang kondisi fisik saluran sekunder dan membuka potensi perbaikan atau peningkatan dalam manajemen sistem irigasi. Dengan memanfaatkan pendekatan teori himpunan kekaburan, penelitian ini memberikan kerangka kerja yang dapat digunakan untuk penilaian kinerja infrastruktur irigasi dengan mempertimbangkan ketidakpastian dalam data fisiknya. Implikasi temuan penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pengambilan keputusan terkait perencanaan dan pengelolaan efektif sistem irigasi sekunder Dawuhan di Daerah Irigasi Bondoyudo.
Pupuk Organik Kaji Sebagai Alternatif Pemanfaatan Limbah Ternak – Pertanian Di Desa Dukuh Dempok Kabupaten Jember Pusparani, Syafina; Suci Ristiyana; Rina Kumalasari; Yusuf Rachmandhika; Ika Purnamasari; Tri Wahyu Saputra; Yagus Wijayanto; Wildan Muhlison; Irwanto Sucipto; Ahmad Ilham Tanzil
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13134

Abstract

Komoditas utama pertanian di desa Dukuh Dempok, Kabupaten Jember, Jawa Timur merupakan padi yang menghasilkan sebanyak 50% limbah jerami yang belum termanfaatkan. Sebagian petani juga memiliki hewan ternak berupa sapi dan domba yang kotoran ternak tersebut Sebagian besar belum termanfaatkan dan menjadi limbah yang cukup mengganggu lingkungan. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan memberikan solusi terkait permasalahan limbah pertanian-peternakan melalui pembuatan pupuk organik Kaji (Kandang Jerami). Melalui kegiatan pengabdian ini, petani yang berasal dari kelompok tani dapat memperoleh informasi terkait manfaat pupuk organik dan cara pembuatan pupuk organik yang berasal dari limbah pertanian-peternakan yang belum termanfaatkan. Kegiatan pengabdian ini juga mampu memberikan solusi mengurangi limbah yang mengganggu lingkungan menjadi produk yang memiliki nilai tambah yaitu berupa pupuk organik. Pembuatan pupuk organik ini juga menjadi pendukung kemandirian petani dalam memproduksi pupuk secara mandiri yang dapat digunakan dalam kegiatan budidaya pertanian.