Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Teknologi pupuk organik cair nitrobacter dari alam upaya peningkatan produktifitas tanah lahan vulkanik Desa Slateng Lereng Gunung Raung Basuki Basuki; Oria Alit Farisi; Vega Kartika Sari; Marga Mandala; Ratih Apri Utami; Suci Ristiyana; Hisyam Ashar Destiawan; Urmita Dwi Safitri; Devani Avrillia Susanto; Bimo Arvi Aji Isnanto; Dyah Ayu Kessumowati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27146

Abstract

AbstrakMasyarakat Desa Slateng Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember lereng Gunung Raung berada di landform vulkanik mayoritas bermata pencaharian dalam bidang pertanian. Komoditas pertanian yang dikembangkan yaitu tanaman pangan, tanaman hortikultura, dan perkebunan. Kendala yang dihadapi yang mengancam dalam proses pertanian masyarakat rendahnya kadar nitrogen dalam tanah (< 1%) sehingga mengakibatkan daun tanaman menguning dan dapat menurunkan hasil produktivitas tanaman 50% dari potensi yang seharusnya. Permasalahan tersebut penting untuk diselesaikan sehingga produktifitas sesuai yang diharapkan. Tujuan kegiatan penerapan teknologi pupuk organik cair nitrobacter dari alam sebagai upaya peningkatan produktifitas tanah lahan vulkanik lereng gunung raung. Metode penyelesaian masalah melalui sosialisasi, pelatihan dan praktek langsung pemanfaatan bahan alam melalui peran aktif peserta dalam pembuatan nitrobakter. Kegiatan program pengabdian dihadiri 25 peserta oleh kelompok tani harapan pengurus kelompok tani, sekretaris desa, dan petugas penyuluh dari dinas pertanian dan hortikultura kabupaten Jember. Hasil kegiatan meningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta 50 % yang sebelumnya pemahaman terkait dengan Nitrobakter hanya 40% menjadi 80%. Kata kunci: degradasi lahan, nitrogen; kesuburan tanah; pupuk hayati cair Abstract The people of Slateng Village, Ledokombo District, Jember Regency, on the slopes of Mount Raung, located on volcanic landforms, the majority make their living in agriculture. The agricultural commodities developed are food crops, horticultural crops, and plantations. The obstacles faced that threaten the community's agricultural process are low levels of nitrogen in the soil (< 1%) which cause plant leaves to turn yellow and can reduce plant productivity results by 50% of their potential. It is important to solve these problems so that productivity is as expected. The aim of the activity is to apply nitrobacter liquid organic fertilizer technology from nature as an effort to increase soil productivity on the volcanic slopes of Mount Raung. Problem-solving methods through socialization, training, and direct practice in the use of natural materials through the active role of participants in making nitrobacteria. The service program activities were attended by 25 participants from the farmer group Hope, farmer group administrators, village secretaries, and extension officers from the Jember district agriculture and horticulture service. The results of the activity increased participants' knowledge and skills by 50%, from previously only 40% understanding regarding Nitrobacteria to 80%. Keywords: land degradation; nitrogen; soil fertility; liquid biofertilizer
Pengenalan Buah Dan Sayur Pada Anak Usia Dini Di TK IT Buah Hati Kita Syafina Pusparani; Yusuf Rachmandhika; Ika Purnamasari; Suci Ristiyana; Irwanto Sucipto; Wildan Muhlison; Ahmad Ilham Tanzil; Sri Redjeki Utami; Much. Misbah Muhtadi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i1.14436

Abstract

Kebutuhan akan keseimbangan gizi melalui asupan makanan bagi anak usia dini sangat penting karena pada usia tersebut anak-anak sedang aktif dalam masa pertumbuhan. Kekurangan gizi pada masa pertumbuhan dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan pada usia dewasa, seperti penyakit tidak menular diantaranya kanker, kardiovaskuler, dan diabetus melitus. Upaya meningkatkan minat anak dalam mengkonsumsi makanan sehat dan seimbang bergizi perlu dilakukan pada anak sejak usia dini. Metode sosialisasi yang dilakukan dengan mengenalkan bermacam bentuk buah dan sayur serta penjelasan terkait manfaat nutrisi olahannya untuk dikonsumsi. Kegiatan sosialisasi dilakukan pada saat pertemuan guyub rukun antar wali murid TK IT Buah Hati Kita. Hasil sosialisasi menunjukkan peningkatan pengetahuan jenis buah dan sayur sebesar 102,4% dan peningkatan pengetahuan manfaat nutrisi sebesar 107,9%.
Prioritas Pengembangan Jaringan Irigasi dengan Multi-Attribute Decision Making (MADM) pada UPT Curah Malang di Bedadung Kabupaten Jember Ristiyana, Suci; Hidayat, Naufal Akbar Alfatih; Wijayanto, Yagus; Saputra, Tri Wahyu; Purnamasari, Ika; Prasojo, Sri Irawan Laras
Jurnal Agrikultura Vol 37, No 1 (2026): April, 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrikultura.v37i1.70031

Abstract

Air merupakan sumber daya vital dalam mendukung kegiatan pertanian, terutama di tengah perubahan iklim dan meningkatnya variabilitas cuaca. Ketersediaan air yang memadai dan berkelanjutan sangat dipengaruhi oleh kinerja sistem irigasi. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan evaluasi melalui pendekatan yang sistematis dan berbasis data untuk menentukan prioritas perbaikan saluran irigasi secara efektif. Penelitian ini dilaksanakan di UPT Curah Malang, Daerah Irigasi Bedadung, Kabupaten Jember, pada bulan Juni hingga Agustus 2025. Penelitian menggunakan pendekatan Multi-Attribute Decision Making (MADM) untuk menentukan prioritas rehabilitasi saluran irigasi. Metode MADM yang diterapkan meliputi Simple Additive Weighting (SAW), Weighted Product (WP), dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Penilaian dilakukan berdasarkan beberapa kriteria, yaitu tingkat kerusakan saluran primer dan tersier, luas wilayah layanan, ketersediaan air, serta dampak terhadap hasil panen. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketiga metode menghasilkan peringkat yang relatif konsisten dalam menentukan prioritas perbaikan saluran irigasi. Daerah irigasi Sukorejo secara konsisten menempati peringkat pertama pada seluruh metode, diikuti oleh Gumelar pada peringkat kedua. Adapun daerah irigasi Keting berada pada peringkat terakhir pada semua metode, yang menunjukkan tingkat prioritas penanganan yang lebih rendah. Perbedaan hanya ditemukan pada urutan daerah irigasi Paleran dan Gambirono antara metode TOPSIS dan metode lainnya, namun tidak memengaruhi penentuan prioritas utama secara keseluruhan. Konsistensi hasil tersebut menunjukkan bahwa pendekatan MADM dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam penyusunan rencana rehabilitasi infrastruktur irigasi yang lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran.
Evapotranspiration and Growth Responses of Kale (Brassica oleracea L. var sabellica) to Different Composition and Type of Planting Media Saputra, Tri Wahyu; Ghuvara, Rihlana Ardhian; Bowo , Cahyoadi; Purnamasari, Ika; Wijayanto, Yagus; Ristiyana, Suci; Wirawan, Ahmad Agam
PLANTA TROPIKA Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Department of Agrotechnology, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/pt.v14i1.27381

Abstract

Kale (Brassica oleracea L. var. sabellica) is a high-value horticultural crop in Indonesia that requires precise water management to enhance productivity. This study examines the effects of growing media composition and type on water use efficiency, evapotranspiration (ET), and growth performance using a Randomized Complete Block Design with ANOVA and Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Two factors were tested: (1) media composition (M1: soil: media mix = 1:1; M2: 3:1; M3: 1:3) and (2) media type (P1: rice husk biochar; P2: manure; P3: cocopeat). Results showed an average water consumption of 254.98 ± 131.3 ml/day and water use efficiency of 11.6 ± 4.3%. ETo, ETc fluctuated due to environmental factors. Using Blaney-Criddle, ETo averaged 6.18 mm/day with Kc of 1.8 ± 0.45, while Hargreaves yielded 12.24 mm/day with Kc of 0.9 ± 0.22. Cocopeat and a 3:1 soil-media mix yielded 162 g/plant and a potential yield of 1.8 tons per hectare. These findings highlight the importance of optimized growing media for increasing water spinach productivity in tropical greenhouse conditions and provide a quantitative integration of evapotranspiration analysis across various growing media compositions and types.
Transfer Knowledge Teknologi Pertanian Modern berbasis Hidroponik Tipe Dutch Bucket pada Tanaman Cabai Merah (Capsicum annuum L.) di Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember Tri Wahyu Saputra; Yagus Wijayanto; Suci Ristiyana; Ika Purnamasari; Ida Bagus Daniswara Brian; Ahmad Burhanudin; Raden Mochammad Yudishtira Ageng Arthayasa; Ach. Farhad Septian Antonio
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 10 No 2 (2026): Volume 10 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v10i2.24112

Abstract

Red chili is one of the agricultural commodities cultivated in Kepanjen Village, Gumukmas District, Jember Regency. The unpredictable fluctuations in weather demand the application of modern agricultural technology that can enhance productivity while ensuring the sustainability of cultivation. As part of a community service program, the dutch bucket hydroponic system placed inside a greenhouse was introduced as an alternative solution for red chili cultivation. The program was implemented through three stages, namely preparation, implementation, and monitoring and evaluation, with students actively involved as facilitators and the community as the main partners. During the implementation stage, a greenhouse measuring 3 × 6 meters (18 m²) was successfully constructed, and a dutch bucket hydroponic installation was set up to accommodate 60 chili plants. The results of the activity showed that farmers and community members who participated in the socialization responded positively and demonstrated high enthusiasm toward the cultivation method applied. Thus, this program not only produced physical facilities in the form of a greenhouse and hydroponic installation but also contributed to improving the knowledge and skills of the community in adopting modern agricultural technologies.
Root-Derived Local Microorganism (MOL) Innovation for Strengthening Sustainable Organic Rice Farming in Sukosari Village, Sukowono, Jember Restiani Sih Harsanti; Marga Mandala; Basuki Basuki; Suci Ristiyana; Ratih Apri Utami; Oria Alit Farisi; Aryo Fajar Sunartomo; Eko Putra Hartanto; Lazzuardi Isya' Arsy Dharma Yudha
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/gandrung.v7i2.9537

Abstract

The decrease in rice production and the high cost of agricultural inputs, especially inorganic fertilizers are important problems faced by farmers in Sukosari village, Sukowono District, Jember Regency. Therefore, farmers need simple, affordable, and environmentally friendly technologies that can use local resources. One possible solution is the use of Local Microorganisms (MOL) as a bio activator to help manage organic materials and support organic farming. This community service activity aimed to improve the knowledge and skills of members of “Kebon Jaya” Farmer Group in producing MOL from bamboo and mimosa roots. The activities included problem identification, preparation, socialization, training, monitoring and evaluation. A participatory approach was used through presentations, demonstrations, and practice involving 20 participants. The results showed that participants were able to understand and practice the main step of MOL production, including preparing and processing the material, mixing the ingredients and fermentation process. The activity increased farmers knowledge and encouraged them to produce MOL independently. It also promoted the use of local resources to support more efficient, independent, and sustainable organic rice farming practices.
Co-Authors Abdillah, Moc. Reza Wahyu Ach. Farhad Septian Antonio Ahmad Burhanudin Ahmad Ilham Tanzil Ahmad Ilham Tanzil Amelia Tri Arsita Anggreini, Rizqi Aprilia Putri Arthur Frans Cesar Regar Arthur Frans Cesar Regar Arum, Ayu Puspita Aryo Fajar Sunartomo Basuki , Basuki, Basuki Bimo Arvi Aji Isnanto Bowo , Cahyoadi Budiman, Subhan Arif Cahyoadi Bowo Cindy Febrian, Berlian Clarissa Myra Ananta Destiawan, Hisyam Azhar Devani Avrillia Susanto Dewi, Lara Putri Kartika Dyah Ayu Kessumowati Dyah Ayu Savitri Eko Putra Hartanto Else Emilia Rumekso Ersya Kamelia Rosana Fachrurrozi, Faisal Fahrudin, Danil Eka Fanata, Wahyu Indra Duwi Farisi, Oria Alit Firmawati, Julvia Nurlaeli Ghuvara, Rihlana Ardhian Harsanti, Restiani Sih Hidayat, Naufal Akbar Alfatih Hisyam Ashar Destiawan Ida Bagus Daniswara Brian Ika Purnamasari Irwanto Sucipto Irwanto Sucipto, Irwanto Isnanto, Bimo Arvi Aji Kesumowati, Dyah Ayu Kharisma Adi Bagaskara Kurniawan, Bintang Lailatus Sufiaah, Annisa Lazzuardi Isya' Arsy Dharma Yudha Leona, Agis Mandala, Marga Mega Fatimah Rosana Meliala, Susan Barbara Patricia Sembiring Much. Misbah Muhtadi Nisak, Fauziatun Oria Alit Farisi Oria Alit Farisi Pambudi , Satrio Lintang Parawita Dewanti Prasojo, Sri Irawan Laras Pusparani, Syafina Rachmandhika, Yusuf Raden Mochammad Yudishtira Ageng Arthayasa Ratih Apri Utami Ratnasari, Tri Regar, Arthur FC Rina Kumalasari Riska Annisyafira Safitri, Mahardika Safitri, Urmita Dwi Saputr, Tri Wahyu Saydi, Royhan Setiyono Setiyono Sri Hartatik Sri Redjeki Utami Sultan Ghozi Imaduddin Susanto, Devani Avrillia Syafina Pusparani Syafina Pusparani Taufik, Rahadian Falqi Tri Ratnasari Tri Wahyu Saputra Ummi Sholikah Ummi Sholikhah Urmita Dwi Safitri Vega Kartika Sari Wildan Muhlison, Wildan Wirawan, Ahmad Agam Yagus Wijayanto Yeremia Rivieri Yoandita Velina Aprilia Yusuf Rachmandhika Zaky Firmansyah Maulana