Claim Missing Document
Check
Articles

Implementation of the Futsal Learning Model as a Means of Developing Social Skills in Students at SMA Negeri 3 Sukoharjo Fadli, Rofi Azka Al; Fatoni, Muhad; Sistiasih, Vera Septi; Subekti, Nur
Fair Play Vol. 2 No. 2 (2025): FAIR PLAY
Publisher : Java Mutiara Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71264/fairplay.v2i2.61

Abstract

The purpose of this study is to explore the implementation of the futsal learning model as a means of developing students' social skills at SMA Negeri 3 Sukoharjo. The research method used is quasi-experimental research because this study aims to determine students' social development through futsal learning. The research design used in this study is a one-group pre-test-post-test design. In the one-group pre-test-post-test design, only one group is the target of the experiment, with no control group. The research sample was selected using purposive sampling. The results of the data analysis show a significant increase between the pre-test and post-test scores, with a ratio of 131.10:149.71, reflecting an increase of approximately 14.2%. Based on the research results, it can be concluded that the futsal learning model is effective in developing and improving students' social skills.
Implementation Of Flipped Learning-Based Learning In The Subject Of PJOK At Junior High School 3 Kartasura Fajriansyah, Muhammad Sulthon; Agam Akhmad Syaukani; Vera Septi Sistiasih
Kinestetik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol 9 No 4 (2025): Bahasa indonesia
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jk.v9i4.45749

Abstract

This study explores the implementation of the Flipped Learning model in Physical Education, Sports, and Health (PJOK) at Junior High School 3 Kartasura. Flipped Learning reverses the traditional approach by having students study materials independently at home via digital media, such as videos or e-books, and then engage in practice and discussion during classroom sessions. Using a descriptive qualitative method, data were collected through interviews with the PJOK teacher, the vice principal for curriculum, and 20 students. The findings indicate that Flipped Learning was implemented effectively, with positive responses from both teachers and students. Classroom time was utilized more efficiently for practical activities, and students felt better prepared and more engaged. Challenges included limited internet access and some students’ lack of discipline in completing pre-class learning. Nevertheless, support from the school, including technological facilities, teacher training, and students’ digital literacy, facilitated success. Overall, Flipped Learning enhanced engagement, learning efficiency, and practical performance in PJOK.
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN TERHADAP HASIL BELAJAR SENAM LANTAI GULING DEPAN Saputro, Bagas Aji; Sistiasih, Vera Septi
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 4 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/ijst.v4i2.6772

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pembelajaran pada senam lantai tersebut, maka dari itu peneliti ingin memberikan peserta didik kelas VIII A praktik pelaksanaan pembelajaran senam lantai guling depan untuk mengurangi kecemasan yang dialami dan terjadi untuk hasil belajar senam lantai guling depan lebih maksimal. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan survei berupa menyebarkan kuesioner atau angket kepada populasi yang diteliti dan dokumen berupa hasil belajar senam lantai sehingga dapat membentuk kesimpulan berupa data yang bersifat statistik. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah sebanyak satu kelas yaitu VIII A dengan jumlah 30 orang dengan menggunakan simple atau random sampling tanpa perhatian Strata atau tingkatan yang ada dalam suatu populasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecemasan siswa berada pada kategori rendah sebesar 40%, sedangkan tingkat hasil belajar mayoritas berada pada kategori tinggi sebesar 47%. Variabel tingkat kecemasan (X) memiliki nilai sig 0,039 kurang dari 0,05 (0,039 < 0,05) dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh antara variabel tingkat kecemasan (X) terhadap variabel hasil belajar senam lantai (Y). Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0.114 atau 11,4% sehingga variabel tingkat kecemasan (X) memiliki pengaruh sebesar 11,4 % terhadap hasil belajar senam lantai guling, sedangkan 88,6% dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian ini. Kesimpulan yang didapat adalah terdapat hubungan yang signfiikan tingkat kecemasan terhadap hasil belajar senam lantai guling depan.
EDUKASI DAN PELATIHAN RENANG BAGI ANAK SEKOLAH DASAR SEBAGAI SARANA PENGEMBANGAN MOTORIK DAN KESELAMATAN AIR Vera Septi Sistiasih; Satrio Sakti Rumpoko; Sunjoyo; Muchhamad Sholeh
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5824

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan renang bagi siswa sekolah dasar sebagai sarana pengembangan kemampuan motorik dan peningkatan kesadaran terhadap keselamatan air. Program dilaksanakan pada bulan Agustus 2025 di SD Muhammadiyah Alam Surya Mentari Surakarta, dengan melibatkan 35 siswa yang terdiri dari putra dan putri kelas IV dan V. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif, partisipatif, dan praktik langsung, meliputi tahapan edukasi keselamatan air, pelatihan teknik dasar renang (mengapung, meluncur, dan koordinasi gerak), serta permainan air berbasis pembelajaran motorik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan motorik dasar dan rasa percaya diri siswa di air. Sebelum kegiatan, hanya 20% peserta yang mampu mengapung dengan benar, sedangkan setelah pelatihan meningkat menjadi 85%. Selain itu, siswa juga menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap prinsip keselamatan air seperti pentingnya pemanasan, penggunaan alat bantu, dan etika beraktivitas di kolam renang. Kegiatan ini terbukti efektif dalam mengembangkan kemampuan motorik anak sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya water safety awareness sejak dini. Program ini direkomendasikan untuk diintegrasikan secara berkelanjutan dalam kurikulum pendidikan jasmani maupun kegiatan ekstrakurikuler sekolah dasar.
Penerapan Latihan Skipping dan Jump Squat Terhadap Kualitas Jumping Smash Bola Voli Fatih, Muhammad Hanif; Nurhidayat, Nurhidayat; Sistiasih, Vera Septi
Jurnal Porkes Vol 9 No 1 (2026): Maret: Article in Progress
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/porkes.v9i1.32739

Abstract

The problem of low quality jumping smashes among volleyball extracurricular students at SMP Negeri 2 Gringsing, characterized by weak hits and suboptimal movement coordination, prompted this study. The purpose of this study was to analyze and compare the effectiveness of skipping exercises and jump squats in improving the quality of jumping smashes. The method used was quantitative with a quasi-experimental pretest-posttest two-group design. The sample consisted of 30 students who were randomly divided into the Skipping group (n=15) and the Jump Squat group (n=15), following 12 training sessions with a predetermined protocol. Data were collected using a valid and reliable jumping smash assessment rubric (α ≥ 0.70). Statistical analysis results showed that although both groups experienced improvement, skipping training produced a significantly higher average gain score (52.20) than Jump Squat (36.27) with a p-value of 0.032 and an effect size of d=0.83 (large category). The study concluded that Skipping training was more effective than Jump Squat in improving jumping smash quality, presumably due to the complexity of the neuromuscular stimulus and the resulting improvement in movement coordination. These findings can be considered in the development of training programs for beginner students.
DINAMIKA INTERAKSI DAN PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI PADA SISWA SD AL ISLAM 2 JAMSAREN, SURAKARTA DI ERA DIGITAL Mukhsin Abdurrahman; Pungki Indarto; Vera Septi Sistiasih
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9412

Abstract

Penelitian ini menelaah dinamika interaksi dan proses pembelajaran Pendidikan Jasmani pada siswa sekolah dasar di era digital. Perkembangan teknologi telah mengubah praktik pengajaran dan menciptakan peluang sekaligus tantangan pedagogis dalam pengembangan keterampilan motorik. Menggunakan desain studi kasus kualitatif, penelitian dilaksanakan di SD Al Islam 2 Jamsaren, Surakarta, dengan melibatkan 12 siswa kelas V yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi kelas, dan analisis dokumen, serta divalidasi melalui teknik triangulasi. Temuan menunjukkan bahwa siswa memiliki persepsi positif terhadap pembelajaran Pendidikan Jasmani berbasis teknologi, terutama dalam memahami teknik gerak melalui video instruksional dan demonstrasi digital. Teknologi terbukti meningkatkan motivasi, memperjelas instruksi, serta mendorong kemandirian belajar melalui dokumentasi performa. Namun demikian, siswa menegaskan bahwa media digital tidak dapat sepenuhnya menggantikan demonstrasi langsung guru, umpan balik segera, dan interaksi fisik yang melekat pada pembelajaran jasmani. Hambatan teknis, distraksi digital, dan ketergantungan pada konektivitas juga muncul selama pelaksanaan pembelajaran. Secara keseluruhan, integrasi teknologi memberi kontribusi signifikan ketika ditempatkan sebagai penunjang, bukan sebagai pengganti dalam pengajaran. Studi ini menegaskan perlunya model pedagogis seimbang yang mempertahankan pengalaman gerak autentik sambil memanfaatkan teknologi untuk visualisasi, umpan balik, dan perluasan akses belajar. Hasil penelitian ini memberikan panduan praktis bagi pendidik dan kontribusi konseptual bagi pengembangan kerangka pembelajaran jasmani hibrida di sekolah dasar.
Tingkat Aktivitas Fisik Pada Masyarakat Urban Berdasarkan Faktor Demografi (Studi Kasus Masyarakat Perkotaan Kelurahan Joyotakan) Reza Putra Bachtiar Reza; Anugrah Nur Warthadi; Vera Septi Sistiasih
Performa Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Performa Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpo749019

Abstract

Aktivitas fisik merupakan rutinitas seseorang untuk melakukan kegiatan yang memerlukan sistem gerak, baik berupa pekerjaan fisik maupun olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pola aktivitas fisik yaitu berupa olahraga dengan intensitas sedang, aktivitas yang berhubungan dengan kebugaran, atau aktivitas rekreasi di masyarakat urban, khususnya di Kelurahan Joyotakan, Kota Surakarta, serta menganalisis pengaruh faktor demografi terhadap aktivitas fisik. Penelitian ini melibatkan 101 responden yang berusia antara 17 hingga 40 tahun baik laki-laki maupun perempuan meliputi keseluruhan masyarakat baik kelompok kerja maupun masyarakat umum dengan metode pengambilan sample menggunakan teknik purposive sampling. Kuesioner yang disebarkan mencakup pertanyaan tentang intensitas serta frekuensi aktivitas fisik sehari-hari, serta demografi responden. Metode penelitian menggunakan analisis statistik deskriptif yang bertujuan untuk memahami karakteristik perilaku aktivitas fisik masyarakat. Hasil analisa menunjukkan bahwa aktifitas dengan kategori rendah sebanyak 47 responden atau sebesar 46,53%, kemudian aktifitas fisik dengan kategori sdang sebanyak 34 responden atau sebesar 33,67% dan kategori aktifitas tinggi sebanyak 20 responden atau sebesar 19,80%. Dari data tersebut dapat diketahui bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam tingkat partisipasi aktivitas fisik berdasarkan faktor demografi seperti usia, jenis kelamin, dan tingkat pendidikan. Temuan ini menyoroti perlunya peningkatan aktivitas fisik seperti berjalan kaki secara rutin, bersepeda,  atau olahraga ringan seperti bulutangkis disertai dengan adanya fasilitas olahraga dan penciptaan lingkungan yang mendukung guna mendorong masyarakat untuk menjalani gaya hidup aktif. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dan masukan bagi pembuat kebijakan dan pendidik dalam upaya meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam aktivitas fisik yang bermanfaat bagi kesehatan.
Analisis Keterampilan Teknik Dasar Bolavoli: Studi Empiris pada Siswa Peserta Ekstrakurikuler Bolavoli di SMA Negeri 1 Ceper Zulva Bayu Indra; Vera Septi Sistiasih; Gatot Jariono
SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Vol. 7 No. 1 (2026): SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/spr.v7i1.1040

Abstract

This study aims to determine the level of basic volleyball skills of students participating in extracurricular activities at SMA Negeri 1 Ceper using a descriptive quantitative approach with a survey method. The research subjects consisted of 20 male students who actively participated in extracurricular activities and were determined using purposive sampling. Data collection was carried out using a basic volleyball skills test. The data were analysed descriptively by calculating the mean and standard deviation, then classified into five assessment categories. The results showed that the mean scores for underhand passing (87.70), overhand passing (87.35), overhand serve (21.55), and smash (18.80) were in the moderate category. These findings indicate that the students' mastery of basic techniques is not yet optimal and requires reinforcement through a systematically designed and continuous training programme, as emphasised in previous studies on the importance of technical training in volleyball extracurricular activities.
Analisis Sarana Dan Prasarana Pembelajaran PJOK Di SMP Negeri Se-Kecamatan Colomadu Harmadi, Ilham Deni Anggoro; Vera Septi Sistiasih; Anugrah Nur Warthadi
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol 14 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH STOK BINA GUNA MEDAN (IN-PRESS)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v14i2.5982

Abstract

Sarana dan prasarana (sarpras) merupakan faktor eksternal penting yang menentukan keberhasilan pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi dan tingkat kelayakan sarpras yang dimanfaatkan dalam pembelajaran PJOK di SMP Negeri se-Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling, melibatkan 249 siswa dari tiga SMP Negeri (SMP N 1, SMP N 2, dan SMP N 3 Colomadu) yang dipilih berdasarkan kriteria sekolah negeri di Kecamatan Colomadu. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan kuesioner daring dengan 10 butir pernyataan berskala Likert empat poin, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan kategorisasi norma Mean dan Standar Deviasi. Hasil penelitian menunjukkan nilai mean total 31,32 dari skor maksimum 40 dengan persentase pencapaian 78,3%, di mana 73,1% responden memberikan penilaian pada kategori Layak dan Sangat Layak. Aspek luas lapangan (97,6%), akses gudang peralatan (96,4%), dan tempat berteduh (94,8%) menjadi aspek terkuat, sedangkan kebersihan lapangan (60,6%), ketersediaan peralatan bola kecil (60,6%), dan kondisi bola (63,1%) menjadi aspek terlemah. Terdapat disparitas antara sekolah, dengan SMP N 1 memperoleh persentase terendah (74,7%) dan proporsi kategori Sangat Kurang Layak tertinggi (26,4%). Pengelolaan sarpras yang konsisten dan pengadaan peralatan yang terencana diperlukan guna mendukung tercapainya standar pembelajaran PJOK sesuai Permendikbudristek Nomor 22 Tahun 2023.
PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN GERAK DASAR SENAM LANTAI BERBASIS PERMAINAN EDUKATIF BAGI ANAK USIA DINI DI KB DAN TK ALAM SURYA MENTARI SURAKARTA Vera Septi Sistiasih; Satrio sakti Rumpoko; Putri Rindi Antika
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : PROFICIO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6613

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan kemampuan motorik kasar anak usia dini melalui pembelajaran pendidikan jasmani yang menyenangkan dan sesuai dengan karakteristik anak. Pembelajaran gerak dasar senam lantai di KB dan TK Alam Surya Mentari Surakarta belum dilaksanakan secara optimal karena keterbatasan metode pembelajaran yang menarik dan interaktif. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini melalui pendampingan pembelajaran gerak dasar senam lantai berbasis permainan edukatif. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif melalui praktik langsung, demonstrasi gerakan, permainan edukatif, dan evaluasi kegiatan. Sasaran kegiatan terdiri atas anak usia 4–6 tahun dan guru pendamping di KB dan TK Alam Surya Mentari Surakarta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis permainan edukatif mampu meningkatkan keberanian, koordinasi gerak, keseimbangan tubuh, dan partisipasi aktif anak dalam mengikuti aktivitas senam lantai. Selain itu, guru memperoleh pemahaman mengenai penerapan permainan edukatif dalam pembelajaran motorik kasar. Kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa pendekatan permainan edukatif menjadi metode yang efektif untuk menciptakan pembelajaran motorik yang aktif, menyenangkan, dan sesuai dengan perkembangan anak usia dini.
Co-Authors Aditya Bagas Pratama Aditya Bagas Pratama Aditya Yoga Prabowo Agam Akhmad Syaukani, Agam Akhmad Agus Susilo Ahmad Sova Sundoro Ahmad Sulaiman, Ahmad Aini, Sura Ichsanul Yusri Ima Nugrah Akbar Purnomo Anggita Ghina Putri Dana Anugrah Nur Warthadi Anwar Rasyid Anwar Rasyid Kissar Yanto Aryanto, Sapril Wiji Asriani, Arum Dwi Asy Syahidah, Annisa Aulia Ajeng Destiana Aulia Ajeng Destiana Ayu Varida Safitri Brima Harnanda Desta, Desta Dwi Adiyana Bayu Kristiyadi Dwi Endri Mei Minawati Eko Sudarmanto Elka Fikri, Muhammad Ellya Putri, Nafala Regita Fadli, Rofi Azka Al Fajriansyah, Muhammad Sulthon Fathurrahman Fathurrahman Fatih, Muhammad Hanif Fauzan Hidayat Febri Herdion Alfio Ozon Firdiansyah, Bayu Arditya Frenatarnando, Hanzen Gatot Jariono Giaz Fathoni Dermawan Ginting Baharudin Putra Guntara, Muhammad Ihdan Hadi Harjanto, Marvian Dwi Harmadi, Ilham Deni Anggoro Harnanda, Brima Hernawan, Budi Hidayat, Muhammad Taufiq Illa Tanza Azhari Illa Tanza Azhari Irgi Putra Afandi Irgi Putra Afandi Jasmani Kamalia, Dea Amanda Keswando, Yusril Kuntum Mandalawati, Titin Kurniawan, Ardhian Tomy Mardiana, Alfinta Khasanatin Marsudiyanto, Tulus Moch Danny Yudha Pradana Moch. Danny Yudha Pradana Muchammad Dimas Fachrudin Muchhamad Sholeh Muhad Fatoni Muhammad Elka Fikri Alamsyah Mukhsin Abdurrahman N Nurhidayat, N Noval Karuna Ramadhan Noval Karuna Ramadhan Nugroho, Guntur Adi Nugroho, Hanif Nur Ahmad Muharram Nur Subekti Nur W, Anugrah Nurhidayat Nurhidayat Nurhidayat Nurhidayat Nurhidayat Nurhidayat Nurhidayat Nurrohman, Dwi Pradana, Moch Danny Yudha Pradana, Shofyan Reza Pratama, Budiman Agung Prihantara Utama, Bangun Pungki Indarto Putri Arista Dewi Putri Rindi Antika Rafli Muhammad Rahmawaty, Riris Ramara, Alunnuarta Dias Rasyid, Anwar Rasyid. K, Anwar Reza Putra Bachtiar Reza Reza, Reza Putra Bachtiar Rusydy, Faisal Hanif Faras Sae Digdaya N Sae Digdaya Nyatara Safitri, Wanda Saputro, Bagas Aji Satrio Sakti Rumpoko Sholeh, Muchammad Slamet Santoso Sri Sumartiningsih Suarez, Neriza Sudarmanto, Eko Sunanto, Rachmad Sundoro, Ahmad Sova Sunjoyo SUNJOYO SUNJOYO Sunjoyo Sunjoyo Susanto, Falih Zahran Ramadhany Syabilul Yusup Bachtiar Khamal Tamarani, Farditia Dora Tanjung Marganingrum Taryatman Taryatman Tunjung Marganingrum Vanath, Maftu Ahnan Wisnugroho, Wildan Aji Wulandari Wulandari Yaghfir Alifah, Fathimah Yulianingsih, Ika Zulva Bayu Indra