Claim Missing Document
Check
Articles

PERANCANGAN STRETCHER MULTIFUNGSI; SOLUSI TRANSPORTASI DAN KESEHATAN DI DESA PEDALAMAN nurhidayat, martiyadi; Adiluhung, Hardy; Aurumajeda, Tiphanny
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 12 No 2 (2024): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Universitas Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53580/sistemik.v12i2.114

Abstract

Kehidupan di masyarakat urban yang padat, di mana jalanan kecil dan sempit menjadi karakteristik utama, seringkali menjebak warga dalam pola hidup yang kurang memperhatikan kesehatan. Lingkungan yang sempit dan minim dipadukan dengan ketidak pedulian kepada lingkungan, dapat memicu gaya hidup kurang aktif dan pola makan yang tidak seimbang. Hal ini berujung pada masalah gizi buruk, terutama pada anak-anak, ibu hamil yang menjadi perhatian serius bagi para tenaga kesehatan. Posyandu, sebagai upaya pencegahan dan penanganan gizi buruk, memegang peranan penting dalam menjangkau masyarakat urban di lingkungan sempit  dan harus memfasilitasi agar kegiatan tersebut berjalan dengan lancar. Dibutuhkan Stretcher yang multifungsi yang dapat dijadikan kasur pemeriksaan, digunakan diangkat dan diangkut, dilipat dan dibawa dengan mudah. Metode yang digunakan adalah metodi SCAMPER, metode ini menghasilkann inovasi baru dan teknologi tepat guna yang dilihat dari produk sebelumnya. Membuat dan mengubah sifat Stretcher yang pada umumnya sebagai alat pemindah pasien, implementasi pada penelitian awalnya menggunakan  tahapan Substitute, Combine, Adapt mengadopsi dan memodifikasi Stretcher pada produk eksisting seperti membuat kaki kaki, sistem lipatan, tahapan Maximize/Minimize, Put to Other Uses, Eliminate melakukan pengurangan hal hal yang tidak perlu seperti material menggunakan lightweight, waterproof non-woven material yang akan mendukung lipatan dan berat pada Stretcher, tahap berikutnya Rearrange or Reverse melakukan uji validasi dengan menyimpan beban 15 kg pada posisi Stretcher kasur pemeriksaan, selanjutnya mengangkat dan melipat dengan mudah untuk mendukung mobilitas. Uji validasi dilakukan responden pada masyarakat sasar yang melakukan uji coba seperti sistem rel lipatan berfungsi dengan baik 82%, keamanan membawa pasien 78%, kemudahan akselerasi 85%, resiko terjatuh 75%, kekuatan material pada Stretcher 90%. Dai uji validasi tersebut perancangan Stretcher multifungsi berhasil untuk digunakan diposyandu sebagai kasur pemeriksaan untuk ibu hamil/lansia dan balita, Stretcher lipatan dan kemudahan mobilitas sangat diunggulkan, akselerasi dijalan sempit dapat teratasi karena dimensi yang tidak terlalu besar.
ERGONOMIC ANALYSIS OF THE ANOA 2 6X6 PANZER STEERING ROOM USING NORDIC BODY MAP Hardy Adiluhung; I Made Gede Arimbawa; Ida Ayu Dyah Maharani
International Journal of Social Science Vol. 4 No. 6: April 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/ijss.v4i6.10024

Abstract

Comfort and safety in the driver's seat of a military vehicle are crucial aspects in supporting operational effectiveness. The Anoa 2 6x6 Panzer is a combat vehicle used by the Indonesian National Army (TNI) with its main function as an armored personnel carrier. However, several studies show that ergonomic aspects in wheelhouse design still need to be optimized to reduce the risk of musculoskeletal disorders (Musculoskeletal Disorders/MSDs) on the driver. This study uses the Nordic Body Map (NBM) method to evaluate the comfort level and potential risk of injury due to the driver's working posture during vehicle operation. Data was collected through questionnaires filled out by 21 Anoa 2 6x6 Panzer drivers who were actively on duty in the field. The research results show that the lower back, shoulders, neck and wrist areas are the parts of the body that experience the most complaints due to less ergonomic chair design, pedal position and control layout. Based on these results, recommendations for a more ergonomic design were prepared to reduce the driver's physical workload and increase comfort in operating the Anoa 2 6x6 Panzer
PENERAPAN MATERIAL KOMPOSIT FIBER REINFORCED POLYMER (FRP) PADA STANG KERUGG RAWIT Farras Rafi Maulana; Hardy Adiluhung; Yoga Puji Raharjo
Gorga : Jurnal Seni Rupa Vol. 12 No. 2 (2023): Gorga : Jurnal Seni Rupa
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gr.v12i2.50160

Abstract

The automotive sector has developed very rapidly and has contributed to world development both in terms of usability as well as in terms of visuals with the phenomenon of vehicles in various forms. But even automotive developments are directly proportional to the negative impact that has arisen. Correlating with this phenomenon, the government issued a solution by developing electric vehicles which made various parties compete to develop it. One of the parties developing electric vehicles, namely PT Konderatu Artistika, has launched a brand called Kerugg Rawit series. Rawit is an electric motorbike with a unique shape, especially on the handlebar, so it requires materials with high flexibility and strength in the manufacturing process. Fiber Reinforced Polymer (FRP) is a composite material with high flexibility and strength that is suitable for use as the main handlebar material. The use of FRP as the main handlebar material is to simplify the manufacturing process without affecting the quality of the handlebars, especially by adding a raft system to make it easier for the user. By using the User-Centered Design method that focuses on user needs, it is known that FRP can be a solution in making handlebars. Rawit Handlebars with the main material FRP have high durability, light weight, anti-rust and easy to manufacture. The use of FRP composite materials is considered very appropriate as the main material for Kerugg Rawit handlebars.Keywords: electric vehicle, FRP, handlebar. AbstrakSektor otomotif telah berkembang sangat pesat dan telah berkontribusi pada perkembangan dunia baik dari segi kegunaan juga segi visual dengan adanya fenomena kendaraan dengan bentuk yang beragam. Tetapi perkembangan otomotif pun berbanding lurus dengan dampak negatif yang ditimbulkan. Berkorelasi dengan fenomena tersebut pemerintah mengeluarkan solusi dengan mengembangkan kendaraan listrik yang membuat berbagai pihak berlomba untuk mengembangkannya. Salah satu pihak yang mengembangkan kendaraan listrik yaitu PT Konderatu Artistika dengan mengeluarkan sebuah brand bernama Kerugg seri Rawit. Penciptaan ini bertujuan untuk penerapan material komposit Fiber Reinforced Polymer (FRP) pada stang kerugg rawit. Penciptaan ini menggunakan metode perancangan User-Centered Design yang berfokus pada kebutuhan pengguna. Hasil penciptaan diketahui bahwa FRP dapat menjadi solusi dalam pembuatan stang. Stang rawit dengan material utama FRP memiliki daya tahan tinggi, bobot ringan, anti-karat dan mudah dibuat. Penggunaan material komposit FRP dinilai sangat tepat sebagai material utama stang Kerugg Rawit.Kata Kuci: kendaraan listrik, FRP, stang. Authors:Farras Rafi Maulana : Telkom UniversityHardy Adiluhung : Telkom UniversityYoga Puji Raharjo : Telkom University References:Adiluhung, H. (2021). Proses Kreatif Tim Desainer Rancang Bangun Kendaraan Tempur Kelas Ringan PT Pindad. Gorga: Jurnal Seni Rupa, 10(1), 10-14.Chuan, L. B. (2005). Linear Static Finite Element Analysis of Composites Hat-Stiffened Laminated Plates. (Thesis, Universiti Teknologi Malaysia).Clyne, T.W. & Hull, D. (2019).  An introduction to Composite Materials. Cambridge: Cambridge University Press.Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (2021). Uji Emisi Kendaraan sebagai Bentuk Kontribusi Masyarakat terhadap Pengendalian Pencemaran Udara. Jakarta: Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.Kumara, N. S. (2008). Tinjauan perkembangan kendaraan listrik dunia hingga sekarang. Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro, 10(2), 89“96.Lego, D., Azis, A. C. K., Medan, J. W. I. P. V., & Tuan, P. S. (2022). Ilustrasi T-Shirt Gunnery Artwear. DEKAVE: Jurnal Desain Komunikasi Visual, 12(2), 116-125.Lowdermilk, T. (2013). User-centered Design: A Developer's Guide to Building User-Friendly Applications. Sebastopol: O'Reilly Media, Inc.Mahardika, I. G. N. (2023), œPerkembangan Kenderaan Listrik. Hasil Wawancara Pribadi: 5 Maret 2023, PT Konderatu Artistika.Masuelli, M. (2013). Fiber Reinforced Polymers: The Technology Applied for Concrete Repair. San Lois: Intech Open.Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 55. (2019). Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Eletric Vehicle) untuk Transportasi Jalan. Jakarta.Tinambunan, N., Triyanto, R., & Azis, A. C. K. Ilustrasi cerpen Renjaya Siahaan pada Koran Analisa. Gorga: Jurnal Seni Rupa, 10(1), 56-61.Yuda, R., Sucipto, F. D., & Ghifari, M. (2022). Perancangan maskot ISBI Aceh sebagai Upaya Penguatan Brand Awareness. Gorga: Jurnal Seni Rupa, 11(1), 36-44.
PERANCANGAN COVER BATERAI SEPEDA MOTOR LISTRIK BERGAYA RETRO BOBBER DENGAN METODE DESIGN THINKING Hakim, Ro’is Taufiqul; Herlambang, Yanuar; Adiluhung, Hardy
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Polusi udara merupakan ancaman besar bagi banyak kota di Indonesia. Kendaraanbermotor roda dua dan empat merupakan sumber utama pencemaran udara. Setiaptahunnya, jumlah kendaraan bermotor meningkat dengan sangat cepat sehinggamenimbulkan permasalahan besar antara lain polusi udara dan kemacetan lalu lintas.Pengganti sepeda motor tradisional yang tidak ramah lingkungan adalah sepeda motorlistrik. Namun, masyarakat jarang melihat sepeda motor listrik. Para peneliti tertarikuntuk menciptakan desain sepeda motor listrik yang dapat menarik masyarakat umumsebagai alternatif mobilitas sehari-hari. Perancangan ini menggunakan metode Design Thinking dan juga berbagai referensi dari berbagai produk yang sudah ada danmenggunakan beberapa analisis berupa bentuk cover tempat penyimpanan baterai, dandimensi yang akan digunakan. Prototipe dari produk yang dirancang berupa cetakan 3Dyang menyerupai produk dalam skala yang diperkecil. Perancangan ini tidak hanyamerancang cover sepeda motor listrik saja namun juga memanfaatkan tangki bahan bakaryang tidak digunakan menjadi tempat penyimpanan untuk menyimpan barang-barangpengguna. Hasil dari perancangan ini bodi sepeda motor listrik dengan gaya mesinkonfigurasi V-Twin. Warna yang digunakan adala hitam dan krom. Kata kunci: sepeda motor listrik, desain, cover, tempat penyimpanan
BHMI: A Multi-Sensor Biomechanical Human Model Interface for Quantifying Ergonomic Stress in Armored Vehicle Mutiara, Giva Andriana; Adiluhung, Hardy; Periyadi, Periyadi; Alfarisi, Muhammad Rizqy; Meisaroh, Lisda
Journal of Electronics, Electromedical Engineering, and Medical Informatics Vol 7 No 3 (2025): July
Publisher : Department of Electromedical Engineering, POLTEKKES KEMENKES SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35882/jeeemi.v7i3.877

Abstract

Ergonomic stress inside armored military vehicles presents a critical yet often overlooked risk to soldier safety, operational effectiveness, and long-term health. Traditional ergonomic assessments rely heavily on subjective expert evaluations, failing to capture dynamic environmental stressors such as vibration, noise, thermal fluctuations, and gas exposure during actual field operations. This study aims to address this gap by introducing the Biomechanical Human Model Interface (BHMI), a multi-sensor platform designed to objectively quantify ergonomic stress under operational conditions. The main contribution of this work is the development and validation of BHMI, which integrates anthropometric human modeling with embedded environmental sensors, enabling real-time, multi-dimensional ergonomic data acquisition during vehicle maneuvers. BHMI was deployed in high-speed off-road vehicle operations, simulating the 50th percentile Indonesian soldier’s seated posture. The system continuously monitored vibration (0–16 g range), noise (30–130 dB range), temperature (–40°C to 80°C), humidity (0–100% RH), and gas concentration (CO and NH₃) using calibrated, field-hardened sensors. Experimental results revealed ergonomic stress levels exceeding human tolerance thresholds, including vibration peaks reaching 9.8 m/s², cabin noise levels up to 100 dB, and cabin temperatures exceeding 39°C. The use of BHMI improved the repeatability and precision of ergonomic risk assessments by 27% compared to traditional methods. Seating gap deviations of up to ±270 mm were identified when soldiers wore full operational gear, highlighting critical areas of postural fatigue risk. In conclusion, BHMI represents a novel, sensor-integrated approach to ergonomic evaluation in military environments, enabling more accurate design validation, reducing subjective bias, and providing actionable insights to enhance soldier endurance, comfort, and mission readiness.
Perancangan meja dan kursi bar multifungsi untuk ruang keluarga milenial di ruang hunian terbatas Kusuma, Gabrielle Mahanaim; Andrianto, Andrianto; Adiluhung, Hardy
PRODUCTUM Jurnal Desain Produk (Pengetahuan dan Perancangan Produk) Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/productum.v8i1.13686

Abstract

The increase in population in Indonesia has resulted in a reduction in the availability of residential land. This made an impact such as residential space becoming smaller. Even though space is limited, millennial families still need to do lots of activities because of their tendency to do several jobs at once. In dealing with these problems, Open Plan concept is generally used. One application of the Open Plan concept is the use of bar tables in exchange to dining tables because their relatively small size and multifunctional. There isn’t much research on bar tables other than for cooking. Apart from that, bar tables and barstools on the market have the potential to be improved to suit millennial families’ needs better. Thus, through this research it is hoped that we’ll be able to design a bar table and barstool that has more functions, like for interacting with family, implementing Work from Home (WFH), additional cooking areas, and optimizing space limitations. The method used in this research is a qualitative research method and User Centered Design design method. The result of this design is a bar table that uses a lift-up system, features sockets and shelves, also barstools with foldable seat backs.
PERANCANGAN ALAT BANTU ANGKUT MANNEQUIN UJI COBA KENDARAAN MILITER (STUDI KASUS : PT. PINDAD) Wibawa, Zaidan Mufid; Adiluhung, Hardy; Chalik, Chris
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : This research is motivated by a direct review that occurred in the field during the trial activities at PT. Pindad, namely the inefficiency of the mannequin transfer process because the transfer still uses a time-consuming dismantling and reassembly process because it does not allow the use of a hydraulic jack to transport the machine, because the field trial field does not match the specifications of the machine jack which has limited specifications. Therefore, the researcher had the idea to create a special tool for the purpose of moving the vehicle trial mannequin that adopts a similar system or mechanism more efficiently. The purpose of this study is to design a vehicle trial mannequin transport tool that can support efficient trial needs with a compact size. The method used in this study is a qualitative method, through this descriptive analysis will help the author to summarize and interpret the data obtained in a systematic and objective manner. Keywords: transport, mannequin, transportation, military
PERANCANGAN BOKS KENDARAAN PENGANGKUT AYAM BROILER MENGGUNAKAN MINI CLOSED HOUSE VEHICLE Athallah, Ariq; Herlambang, Yanuar; Adiluhung, Hardy
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses transportasi ayam broiler dari peternakan menuju rumah pemotonganyang berada di kota menggunakan kendaraan bak terbuka seperti pick-up maupun trukmemiliki risiko terhadap unggas, mulai dari stres, penurunan bobot, hingga mortalitasyang dapat dialami oleh unggas. Selain itu, bau yang dikeluarkan oleh kendaraanpengangkut turut membuat pengguna jalan lain dan masyarakat yang berada dilingkungan sekitar kendaraan merasa kurang nyaman. Terdapat penelitian terdahulu yangdilakukan oleh sekelompok peneliti asal IPB yang membahas tentang permasalahan inidengan terobosan berupa boks M-CLOVE pada kendaraan pengangkut, sayangnya masihterdapat kekurangan dalam penelitian tersebut. Untuk pengumpulan data padaperancangan ini menggunakan metode kualitatif yaitu wawancara dan observasi, denganmetode perancangan berupa UCD. Didapati bahwa risiko dalam proses transportasiterhadap unggas dan lingkungan sekitar memang sering terjadi, maka dari itu penulismenciptakan dan mengembangkan boks untuk kendaraan pengangkut unggas denganpenerapan M-CLOVE. Tentunya produk boks dalam perancangan ini memiliki beberapatambahan fitur untuk menunjang dan meminimalisir risiko terhadap unggas maupunlingkungan sekitar selama proses transportasi berlangsung. Kata kunci: ayam broiler, proses transportasi, kendaraan pengangkut, M-CLOVE.
PERANCANGAN ENLAF ERGONOMIS: INOVASI RUANG KERJA STERIL (STUDI KASUS : UMKM KULTUR JARINGAN PEMBIBITAN JAMUR ) Nashrullah, Muhammad Sulthan; Adiluhung, Hardy; Herlambang, Yanuar
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang kerja steril yang nyaman dan terjamin keamanan, penggunaannya semakin meluas dalam berbagai industri, termasuk laboratorium biologi molekuler dan penelitian mikrobiologi. Teknologi ini standar dalam menjaga kebersihan ruangan kritis. Ergonomi dalam konteks penggunaan laminar air flow (LAF) melibatkan desain dan pengorganisasian ruang kerja dan peralatan agar sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan operator. Entkas sederhana yang memiliki fungsi kerja yang hampir mirip dengan LAF namun tingkat kontaminasinya besar. Tujuan penelitian merancang Enlaf untuk UMKM kultur jaringan dan pembibitan jamur yang lebih ergonomis dan memahami dan memenuhi beragam kebutuhan dan preferensi pelaku UMKM kultur jaringan dan pembibitan jamur. Metode penelitian mixed methods dapat diterapkan dalam perancangan Enlaf (Entkas Rasa LAF) dengan menggabungkan aspek Kualitatif dan Kuantitatif yakni : Identifikasi Kebutuhan Pengguna, Pengembangan Desain Prototipe, Evaluasi Desain Prototipe, Pengujian Material dan Performa, Nordic Body Map dan SCAMPER. .Pelaku usaha Kultur jaringan dan Pembibitan jamur objek pengambilan data dan validasi hasil desain inovasi yang sudah diciptakan sebanyak 7 UMKM. Skor tingkat risiko rendah 2,4 yang menunjukan belum ditemukan adanya tindakan perbaikan. Biay dibutuhkan dalam membuat enlaf inovasi produk dari LAF dan entkas , lebih murah dan efisien dari LAF yang sudah ada di pasaran Kata kunci : desain ruang kerja, enlaf, ergonomi, inovasi, kualitas kerja.
PERANCANGAN EXTRA STORAGE UNTUK SEPEDA MOTOR BERJENIS STREETFIGHTER DI PERKOTAAN Desinski, Farhans Rahmatullah; Herlambang, Yanuar; Adiluhung, Hardy
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan sepeda motor di Indonesia meningkat setiap tahun, dengan Streetfighter menjadi salah satu pilihan populer karena karakter berkendara agresif dan postur tegak. Meskipun cocok untuk penggunaan harian, sepeda motor berjenis Streetfighter memiliki kelemahan dalam kapasitas penyimpanan barang. Tidak seperti Scooter dan Moped yang memiliki bagasi, pengguna Streetfighter seringkali harus menyimpan barang secara tidak aman. Produk Extra Storage seperti Side Box, Top Box, Top Pannier, dan Side Pannier menjadi solusi meski memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Berdasarkan observasi lapangan, pengguna sepeda motor berjenis Streetfighter di perkotaan terutama pegawai kantoran dan mahasiswa, membutuhkan solusi penyimpanan yang praktis dan aman. Oleh karena itu, diperlukan perancangan Extra Storage yang sesuai dengan kebutuhan pengguna sepeda motor berjenis Streetfighter yang berprofesi sebagai pegawai kantoran dan mahasiswa di Perkotaan. Masalah diidentifikasi berdasarkan data dan temuan kuisioner dan wawancara yang telah dilakukan. Adapun metode yang digunakan adalah metode kombinasi (Mixed Methods) dan pendekatan User Centered Design (UCD) yang menempatkan pengguna (user) sebagai fokus utama. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dibutuhkan Extra Storage yang sesuai dengan kondisi lalu lintas perkotaan dan aktivitas pengguna sepeda motor Streetfighter di perkotaan, khususnya pengguna yang berprofesi sebagai pegawai kantoran dan mahasiswa. Kata kunci: sepeda motor, extra storage, perkotaan.