Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

EFEKTIVITAS EDUKASI GIZI MENGGUNAKAN KOMIK DIGITAL TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP DAN TINDAKAN DALAM PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMP NEGERI 6 PRABUMULIH Karyati, Pri; Terati, Terati; Nazarena, Yunita
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.31593

Abstract

Remaja putri memiliki kemungkinan yang lebih tinggi untuk mengalami anemia. Penggunaan komik digital dalam edukasi gizi dapat menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, kreatif, dan inovatif, sehingga materi dapat disampaikan dengan lebih efektif dan dipahami dengan mudah, serta membantu meningkatkan pengetahuan dan mengubah perilaku terkait gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi gizi melalui komik digital terhadap pengetahuan, sikap, dan tindakan dalam pencegahan anemia di kalangan remaja putri di SMP Negeri 6 Prabumulih. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimen (Eksperimen Semu) dengan desain One Group Pre and Post-test. Penelitian ini dilaksanakan dari 13 Januari hingga 19 Maret 2024. Instrumen yang digunakan meliputi formulir kesediaan responden, komik digital, dan kuesioner pre-test serta post-test untuk pengetahuan, sikap, dan tindakan. Analisis data dilakukan dengan uji Paired Sample t-test untuk data yang berdistribusi normal dan uji Wilcoxon untuk data yang tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi anemia di SMP Negeri 6 Prabumulih mencapai 24,1% di antara remaja putri, dengan mayoritas responden berusia 13 tahun dan memiliki status gizi normal (79,4%). Setelah mendapatkan edukasi melalui komik digital, terdapat peningkatan signifikan pada kadar hemoglobin, serta skor pengetahuan, sikap, dan tindakan, dengan nilai p < 0,05. Temuan ini mengindikasikan bahwa edukasi gizi menggunakan komik digital efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan tindakan untuk pencegahan anemia pada remaja putri.
Pemberian Makanan Tambahan Fitbar Bingu (Ubi ungu) Terhadap Status Gizi Balita Wasting Di Puskesmas Sako Tahun 2021 Hapsari, Dyah Aulia; Terati, Terati; Nazarena, Yunita; Susyani, Susyani; Sihite, Nathasa Weisdania
JGK: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Gizi dan Kesehatan
Publisher : Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jgk.v1i2.1061

Abstract

Background : Wasting is a lack of weight for height so that the child body is not proportional (low weight for height). Data obtained from UNICEF/WHO/World Bank Group ini 2017 shows that in 2016 the prevalence of wasting was 7,7%. The high prevalence is still needed, one of which is the provision of additional food. Purple potatoes (lpomoea batatas var A) is a type of tubers high in energy sources for the body while tempeh is a source of protein that is easily digested by the body. So both of these foods can be used as a modification to provide additional food for children under five. This pre test and post test research with control group Purpose : aims to determine the effect of PMT fitbar bingu (purple sweet potato) on weight changes of under five wasting at under five wasting at Sako Health Center, Palembang City. Methods :The research is toddlers who are weighed at Sako Health Center and wasting totaling 93 people. Data collection was carried out using digital scales, microtoice, and a 24 hour recall form. The data analysis used was univariate and bivariate analysis.The results showed that some of the respondents were male 61,6% with age 18-57 months. From the result of statistical tests, the avarage body weight in the treatment group was 10,18 kg to 11,12 kg, while the comparison avarage body weight was 10,51 kg to 10,61 kg. The difference in body weight change in the treatment group was 0,24 kg while the comparison group was 0,10 kg, with the results of statistical tests (t independent p value = 0,000) Conclusioin : changes in weight of wasting children at Sako Palembang Health Center. Suggestion: Further research needs to be done to see changes in the nutritional status of children by giving additional food with a fitbar for a longer time so that it will look more significant.
Pengaruh Pemberian Puding Pacinamum Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Puskesmas Sukarami Palembang Fatriani, Fatriani; Terati, Terati; Yulianto, Yulianto; Sadiq, Ahmad; Nazarena, Yunita
JGK: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Gizi dan Kesehatan
Publisher : Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jgk.v1i1.1077

Abstract

Background: Diabetes is a serious chronic disease that occurs because the pancreas does not produce enough insulin (a hormone that regulates blood sugar or glucose), or when the body cannot effectively use the insulin it produces. The purpose: of this study was to influence the administration of pacinamum pudding to the reduction in blood glucose levels in patients with type 2 diabetes mellitus at the 2020 voluntary puskesmas. Method: is quasi-experimental research with pre-test-post test design. Subjects of outpatient research without severe complications of type 2 Diabetes Mellitus in the Sukarami Health Center in Palembang City were taken by purposive sampling, the sample size in this study were 66 people who were randomly divided into 2 groups. The Results: of the study in the treatment group occurred when blood glucose levels decreased by 33.30 ± 28.39 mg / dl, whereas in the comparison group 21.66 ± 40.37 mg / dl. Statistical tests showed there were significant differences in the decrease in blood glucose levels during the treatment and comparison groups and there was no effect of pacinamum pudding on patients with type 2 diabetes. Conclusion: There was no effect of pacinamum pudding and oral hyperglycemic drugs (OHO) on blood glucose levels in Diabetes Mellitus patients with p-value <0.05 ie 0.257. Suggestion: Based on the results of this study, pacinamum pudding and oral hyperglycemic drugs (OHO) need to be considered and socialized to the wider community so that they can be used as a food source that is easy to find and has high efficacy to reduce blood glucose levels.
Pemberian Puding Ubi Ungu dan Tepung Biji Alpukat terhadap Kadar Gula Darah Pasien Rawat Jalan Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Puspitasari, Marlisa; Susyani, Susyani; Terati, Terati; Nazarena, Yunita; Sadiq, Ahmad
JGK: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Gizi dan Kesehatan
Publisher : Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jgk.v2i1.1270

Abstract

Latar belakang: Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit metabolisme yaitu peningkatan kadar glukosa darah diatas normal dan menjadi masalah kesehatan dunia. Diet merupakan terapi utama dalam penatalaksanaan DM tipe 2 dengan menyeimbangkan asupan makanan dan insulin tubuh. Mengkonsumsi makanan berserat tinggi dapat menghambat peningkatan glukosa darah dalam tubuh. Puding Ubi Ungu dan Tepung Biji Alpukat adalah makanan tinggi serat yang membantu menurunkan kadar glukosa darah. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian puding ubi ungu dan tepung biji alpukat terhadap kadar gula darah penderita diabetes melitus tipe 2 pada pasien rawat jalan di RS Islam Siti Khadijah Kota Palembang. Metode: Metode penelitian yaitu kuantitatif dengan desain quasi experiment menggunakan pre-test dan post-test. Subjek penelitian merupakan penderita Diabetes mellitus di Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang berjumlah 60 orang yang bersedia dan memenuhi kriteria inklusi. Analisa data menggunakan uji t-dependent. Hasil: Penelitian menunjukkan rata-rata selisih penurunan kadar glukosa darah kelompok perlakuan yaitu63,83 mg/dl dan pembanding sebesar 37,97 mg/dl. Hasil uji t-dependent didapatkan p value < 0.05 (0.002). Simpulan: Adanya pengaruh pemberian puding ubi ungu dan tepung biji alpukat terhadap kadar gula darah penderita DM Tipe 2. Saran: Pemberian produk perlu disosialisasikan kepada masyarakat sebagai sumber makanan berkhasiat menurunkan kadar glukosa darah.
Efek Pemberian Formula Tepung Mocaf, Kacang Merah Dan Ikan Bandeng Untuk Balita Gizi Kurang Di Puskesmas Sabokingking Delmi, Zahroh Istantini; Podojoyo, Podojoyo; Muzakar, Muzakar; Nazarena, Yunita; Sriwiyanti, Sriwiyanti
JGK: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Gizi dan Kesehatan
Publisher : Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jgk.v2i2.1333

Abstract

Background : One of the nutrition major problems in Indonesia is malnutrition. Age <5 years is a very important period in the process of child development. Therefore, during this period, child nutritional intake and health care must be considered . Purpose : To see the effect of giving biscuits formula of mocaf, red bean, and milkfish flour on the body weight of undernourished children at the Sabokingking Health Center. Methods : This research was conducted in 2 stages. In the first stage, it uses an experimental research type with a completely randomized non-factorial design. Then the second stage uses a quasi-experimental type of research with pre-test and post-test designs with two groups. This research was conducted in January-April 2022 at the Sabokingking Health Center with a total sample of 30 children under five in each group, which was determined by a non-random method based on inclusion criteria. Results : The results of the Independent T-Test showed that there was no significant difference in the average weight gain in the treatment and comparison groups with a p-value of 0.15 (> 0.05). Conclusion : There is no effect of giving the formulated cookies to the body weight of children under 5.
Faktor Determinan Glukosa Darah Pada Remaja Overweight Dan Obesitas Di Pangkal Pinang Podojoyo, Podojoyo; marlina, linda; Sriwiyanti, Sriwiyanti; Nazarena, Yunita
JGK: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Gizi dan Kesehatan
Publisher : Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jgk.v4i2.2492

Abstract

Latar Belakang : Diabetes Melitus merupakan penyakit metabolik kadar glukosa darah dalam darah tinggi (Hiperglikemia) yang disebabkan karena ketidak normalan sekresi insulin, fungsi insulin maupun keduanya. Tanda remaja dikatakan kadar glukosa tinggi yaitu sering merasa lapar, haus, sering buang air kecil , berat badan turun tanpa sebab yang jelas, merasa lelah yang konstan, penglihatan kabur, luka yang lama sembuhnya. Tujuan : Mengetahui faktor determinan glukosa darah pada remaja overweight dan obesitas di SMP N 7 Pangkalpinang. Metode : Riset ini bersifat deskriftif analitik dan memakai rancangan penelitian cross sectional korelasi antara variable independent dan variable dependen, dengan analisis data uji correlations. Hasil : Hasil penelitian bivariat pengaruh kadar glukosa darah dengan asupan energi baik 59,2% (p-value<0,001),protein lebih 82,89%(p-value<0,001) lemak kurang 64,5%(p-value<0,001), karbohidrat kurang 42,1%(p-value<0,001), serat kurang 75%(p-value<0,001), status IMT/U (p-value<0,001) overweight 85,5%, kadar glukosa darah sewaktu normal (<200 mg/dL) yaitu dengan angka minimum 69 mg/dL angka maksimum 215 mg/dL dan nilai rerata 100 mg/dL dari 76 responden 68 orang (89,2%) GDS nya normal. Kesimpulan : Terdapat korelasi positif antara asupan zat gizi makro dengan kadar glukosa darah.
The Effectiveness Of A Nutritional Education-Based Module For Pregnant Women In Preventing Stunting Sriwiyanti; Nazarena, Yunita; Meilina, Ayu
Journal of Applied Nursing and Health Vol. 5 No. 2 (2023): Journal of Applied Nursing and Health
Publisher : Chakra Brahmanda Lentera Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55018/janh.v5i2.165

Abstract

Background: Maternal intake, especially during pregnancy, is one factor that plays an important role. Improvement of nutrition and health of pregnant women is closely related to the level of education, knowledge, and attitudes in meeting nutritional needs during pregnancy. Explain the Effectiveness of the Module for Pregnant Women based on Nutrition education, Nutritional Status, Knowledge, and attitudes of Pregnant Women in efforts to prevent stunting. Methods: The research design is pre-experimental with one group pre-test and post-test. They are held at one of the Puskesmas in Palembang from June to September 2023. Sampel is pregnant women with inclusion criteria, measuring nutritional status, knowledge, and attitudes of pregnant women before and after intervention with the Pregnant Women Module. Probability sampling variables and research variables of knowledge level, attitude, and nutritional status. The instruments used are questionnaires, and data are analysed with t-test statistics. Results: Based on the T-test, there was a significant influence on respondents' level of knowledge and attitudes after being given treatment. The t-test (2-tail) result > 0.05 showed no significant difference between initial and late nutritional status based on HB measurements. This showed no significant effect of treatment with the module of pregnant women on nutritional status. While nutritional status is based on LILA measurements, The T-test results have a significance value (2-tail) < 0.05. This shows that there is a significant effect of intervention on nutritional status after being given treatment Conclusion: The nutrition education-based module for pregnant women has a significant effect on the level of knowledge and attitudes of respondents. There was an increase in knowledge, attitudes, and nutritional status of respondents after nutrition education. It is hoped that pregnant women, after nutrition education, can understand more about Balanced Nutrition and stunting prevention during pregnancy and after childbirth. They are processing the daily food menu with healthy and nutritious food ingredients so that chronic lack of energy and anaemia do not occur during pregnancy.
P Pengaruh Pemberian Modifikasi Makanan Selingan Puding Labu Kuning & Wortel Terhadap Kadar Glukosa Darah Pasien Diabetes Mellitus Di RSUD Palembang BARI Susanti, Tiara Indah; Nazarena, Yunita; Podojoyo, Podojoyo
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 17 No 3 (2025): September-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v17i3.1748

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik ditandai dengan hiperglikemia yang disebabkan karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya. Kasus diabetes melitus setiap tahun terus meningkat, sehingga penyakit ini masih menjadi masalah kesehatan global termasuk di Indonesia. Penatalaksanaan diabetes melitus dapat dilakukan dengan pendekatan farmakologis dan non farmakologis. Salah satu intervensi non farmakologis yang penting yaitu melalui pengaturan konsumsi serat harian. Salah satu altelrnatif untuk melnurunkan kadar glukosa dalam darah dipelrlukan altelrnatif belrupa modifikasi makanan sellingan tinggi selrat yakni puding labu kuning & wortel. Penelitian ini bertujuan untuk melngeltahui pelngaruh pelmbelrian puding labu kuning & wortel selbagai makanan sellingan pasien diabetes mellitus di RSUD Palembang Bari. Penelitian quasi elxpelrimelnt ini menggunakan rancangan onel group prel-telst - post-telst dengan sampel 32 pasien diabetes mellitus di RSUD Palembang Bari. Kelompok perlakuan diberikan puding labu kuning & wortel selama 7 hari berturut-turut. Hasil uji statistik (t-delpelndelnt) menunjukkan signifikansi perubahan kadar glukosa darah setelah pemberian puding labu kuning & wortel dengan nilai P < 0,05. Puding labu kuning & wortel bermanfaat sebagai alternatif makanan selingan tinggi serat yang dapat mengontrol kadar glukosa darah pasien diabetes mellitus.
Pengaruh Pemberian Puding Purple Mushroom (Ubi Jalar Ungu dan Jamur Tiram) sebagai Makanan Selingan Penderita Hiperkolesterolemia Pegawai Puskesmas Pagar Jati Mitha, Dwi Frah; Nazarena, Yunita; Podojoyo, Podojoyo; Rotua, Manuntun; Sihite, Natasha Weisdania; Eliza, Eliza
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 8 No 2 (2025): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46774/pptk.v8i2.653

Abstract

Hiperkolesterolemia merupakan kondisi kadar kolesterol total dalam darah > 200 mg/dL. Peningkatan hiperkolesterolemia diperkirakan menyebabkan 2,6 juta kematian di dunia. Faktor penyebab hiperkolesterolemia antara lain pola makan yang tidak seimbang dan kurangnya asupan serat harian. Salah satu alternatif untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah adalah melalui pemberian makanan selingan tinggi serat, yaitu puding purple mushroom berbahan dasar ubi jalar ungu dan jamur tiram yang dikembangkan sebagai solusi inovatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian puding purple mushroom (ubi jalar ungu dan jamur tiram) sebagai makanan selingan terhadap penurunan kadar kolesterol pada penderita hiperkolesterolemia pegawai Puskesmas Pagar Jati. Metode penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan rancangan one group pre-test and post-test. Analisis data dilakukan menggunakan uji t-dependent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata penurunan kadar kolesterol pada responden sebanyak 35 orang adalah sebesar 52,49 mg/dL. Hasil uji statistik (t-dependent) menunjukkan nilai p-value < 0,001. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh pemberian puding purple mushroom terhadap penurunan kadar kolesterol penderita hiperkolesterolemia pegawai Puskesmas Pagar Jati.
Daya Terima Nugget Panggang Berbasis Ikan Salem, Tepung Jagung, Daun Kelor Dan Jamur Kuping Hartati, Yuli; Vino Pratiwi, Dinda; Siregar, Afriyana; Telisa, Imelda; Nazarena, Yunita
Jurnal Pustaka Padi (Pusat Akses Kajian Pangan dan Gizi) Vol 4 No 3 (2025): Jurnal Pustaka PADI (Pusat Kajian Pangan dan Gizi)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi kelebihan berat badan pada remaja terus meningkat dan berhubungan erat dengan pola makan tinggi energi dan rendah serat. Diperlukan inovasi makanan selingan yang sehat, tinggi serat, dan rendah kalori. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima dan kandungan gizi (analisis proksimat dan serat pangan) dari nugget panggang berbasis ikan salem, tepung jagung, daun kelor, dan jamur kuping. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan empat formulasi. Uji daya terima dilakukan oleh 30 panelis menggunakan skala hedonik 5 poin terhadap warna, aroma, rasa, dan tekstur. Analisis data menggunakan uji Kruskal-Wallis dan dilanjutkan dengan Mann-Whitney, sedangkan analisis proksimat dilakukan di laboratorium terakreditasi. Hasil menunjukkan bahwa formulasi F1 (ikan salem 60g, tepung jagung 20g, daun kelor 25g, jamur kuping 30g) merupakan formula yang paling disukai panelis dari segi aroma, rasa, dan tekstur. Kandungan gizi F1 per 100 gram adalah energi 190,1 kkal, protein 12,55 g, lemak 3,72 g, karbohidrat 26,6 g, dan serat pangan 16,47 g.