Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

KEBIASAAN MAKAN IKAN UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN DAN KECERDASAN ANAK USIA SEKOLAH DI SD INPRES LATTA KOTA AMBON Lalopua, Vonda M. N.; Rieuwpassa, Fredrik; Sormin, Raja B. D.; Savitri, Imelda K. E.; Noya, Erin D.
Balobe: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Balobe: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/balobe.4.2.89-95

Abstract

Ikan adalah sumber nutrisi penting yang mengandung protein berkualitas, asam lemak omega-3. vitamin D, vitamin B12, dan mineral seperti selenium dan zinc.yang sangat penting untuk kesehatan dan kecerdasan anak. Penyuluhan tentang gizi ikan dan manfaat untuk kesehatan masyarakat perlu dimulai sejak dini melalui siswa Sekolah dasar yang umumnya memiliki pengetahuan yang minim tentang ikan dan manfaatnya. Ketrampilan dalam menangani ikan dan kebiasaan konsumsi yang terbentuk sejak kecil dapat meningkatkan konsumsi ikan. Kebiasaan makan turut mempengaruhi pengetahuan dan kesukaan akan konsumsi ikan. Tujuan kegiatan untuk penyuluhan gizi ikan dan manfaatnya bagi kesehatan dan kecerdasan anak sekolah serta promosi produk Tuna fish katsu. Metode kegiatan Pengabdian ini adalah penyuluhan dengan ceramah. Keberhasilan kegiatan penyuluhan ini diukur melalui Pre dan Post-test. Materi penyuluhan meliputi jenis-jenis ikan air tawar dan ikan laut, Gizi ikan dan manfaat untuk kesehatan dan kecerdasan, pengolahan serta organoleptik produk Tuna fish katsu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa serius dan antusias mengikuti penyuluhan. Terdapat pengaruh penyuluhan terhadap nilai pre dan post test, dengan uji paired T-test dimana P-Value < 0,05. menunjukkan adanya peningkatan nilai test sebelum dan sesudah penyuluhan dengan kenaikan nilai test dari rata-rata 83,48 menjadi 90,87. Kata kunci: Ikan, gizi, kesehatan ,Tuna Fish katsu
GENDER ROLES IN TRADITIONAL FISH PROCESSING BUSINESS IN SMALL ISLANDS IN MALUKU Apituley, Yolanda Marla Tania Nangkah; Nanlohy, Hellen; Rieuwpassa, Fredrik; Tapotubun, Alfonsina Marthina; Matrutty, Theodora Elsje Adelheid Agustin
Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Vol 21, No 4 (2025): SAINTEK PERIKANAN
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijfst.21.4.299-305

Abstract

Traditional fish processing businesses represent a vital livelihood and economic sector in Maluku’s small islands. Understanding the precise allocation of gender roles within these enterprises is crucial for enhancing family economic resilience and developing effective sectoral policy. This research aims to analyze gender roles in traditional fish processing businesses. A sample of 24 fish processing business units was drawn purposively from several smoked fish processing places in Ambon City, dried fish in Eastern Seram Regency (Geser) and salted fish in Central Maluku Regency (Perigi). The data obtained was analyzed descriptive quantitatively. The research results show that activities in each traditional fish processing business can be divided into pre-production, production, and post-production stages, with the number of activities in each stage varying. In the smoked fish business, women and men collaborate significantly in the pre-production and production stages. In contrast, in post-production activities, women have significant roles in selling the products. In the dried and salted fish business, pre-production and production activities are mainly carried out by women, while men carry out post-production activities. Most of the men in the village who produce dried and salted fish earn their living as fishermen, so pre-production and production activities are carried out by women during the day when their husbands are at sea. The smoked fish produced is generally sold locally around the production site, while dried and salted fish are sold outside the island and the province.