Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Implementasi Pelatihan SketchUp dalam Pengembangan Kompetensi Desain Interior Mahasiswa Pramono, Ashar; Anwar, Fahri; BaharuddinBaharuddin, Siti Ruqaiyah; Jayanegara, Sudarmanto; Saragi, Alexander Adrian
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 3 (2025): Oktober 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan pemodelan tiga dimensi (3D) semakin dibutuhkan seiring berkembangnya teknologi desain dalam dunia pendidikan tinggi. Mahasiswa dituntut tidak hanya memahami konsep desain, tetapi juga mampu mengoperasikan perangkat lunak yang mendukung proses visualisasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan SketchUp kepada mahasiswa agar mereka memiliki kemampuan dasar dalam membuat model 3D secara mandiri. Pelatihan diikuti oleh 33 mahasiswa dan dilakukan melalui penjelasan materi, demonstrasi penggunaan tool, serta praktik langsung yang diakhiri dengan pembuatan desain interior café sebagai proyek akhir. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta setelah mengikuti kegiatan. Mahasiswa yang semula belum terbiasa dengan antarmuka SketchUp mampu menyelesaikan model dengan proporsi yang lebih tepat, susunan geometri yang lebih rapi, serta variasi material yang sesuai kebutuhan desain. Mereka juga menyatakan lebih percaya diri dalam mengerjakan tugas berbasis pemodelan 3D. Secara umum, pelatihan ini memberikan dampak positif terhadap penguasaan teknologi desain dan dapat menjadi dasar bagi pengembangan kemampuan yang lebih lanjut.
Pelaksanaan Pengabdian Terpadu dalam Pembuatan Modul Digital Berbasis AI di Era Metaverse Irfan, Andi Muhammad; Romadin, Achmad; Anwar, Fahri; Latif, Nurlalela; Hasim, Muhammad
TEKNOVOKASI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3: Issue 3 (September 2025)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/teknovokasi.v3i3.10496

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan era metaverse menuntut pendidik untuk mampu mengintegrasikan inovasi digital dalam proses pembelajaran. Namun, hasil observasi awal menunjukkan bahwa sebagian besar guru di SMKN 8 Pinrang masih memiliki keterbatasan dalam literasi digital, pemanfaatan aplikasi AI, serta kemampuan merancang modul pembelajaran berbasis teknologi. Program pengabdian terpadu ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru melalui tiga rangkaian kegiatan, yaitu pelatihan berbasis AI, pembuatan modul digital, dan pengembangan flowchart alur modul digital. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, workshop, pendampingan, serta evaluasi melalui pretest–posttest dan penilaian produk. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan kompetensi guru secara signifikan, dengan rata-rata peningkatan nilai posttest mencapai 42–65%. Produk modul digital berbasis AI yang dihasilkan mencapai kategori “Sangat Baik”, ditandai dengan integrasi teknologi AI yang optimal, desain visual yang interaktif, serta kesesuaian dengan kurikulum. Flowchart modul juga membantu guru memahami alur pembelajaran secara sistematis dan efisien. Secara keseluruhan, program ini berhasil membangun fondasi ekosistem pembelajaran cerdas (smart learning ecosystem) di SMKN 8 Pinrang dan memperkuat kesiapan guru dalam menghadapi transformasi pendidikan di era metaverse.
Smart Irrigation Pump Based on Solar Cell (SIAP BOS) to Improve Agriculture prodution Rainless Land in Sallasae Aqsha, Ismail; Labusab, Labusab; Danial, Mohammad Ikbal Riski A.; Jayanegara, Sudarmanto; Anwar, Fahri
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku4310

Abstract

The Community Service Program (PKM) aims to empower the Ulu Galung 1 Farmer Group in Salassae Village, Bulukumba Regency through the implementation of a rice field irrigation system using a solar-powered water pump. The implementation stage method, namely the first stage is conducting initial observations to see the condition of the Ulu Galung 1 farmer group partners at the location to identify problems experienced by partners. The results of the discussion are formulated solutions to solve problems by selecting the right technology and then the process of designing or designing the tool. The second stage of socialization is carried out to provide understanding to the community and farmers about Smart Irrigation Pump technology that uses solar power. The third stage of training is carried out to improve farmers' abilities in using and maintaining equipment. The fourth stage is the application of Solar Cell-based Smart Irrigation Pump technology on agricultural land which is an irrigation solution. The fifth stage is mentoring to provide support to partners/farmers so that the irrigation system works optimally and conducts evaluations of the benefits of irrigation technology and ensures the sustainability of the program.
Pengaruh Pemahaman Teori dan Lingkungan Belajar terhadap Keterampilan Las Mahasiswa dalam Praktikum Teknik Mesin Universitas Negeri Makassar Anwar, Fahri
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 6, No 2 OKT (2025): Jurnal Profesi Kependidikan
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemahaman teori dan lingkungan belajar terhadap keterampilan las mahasiswa Teknik Mesin. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif explanatory, melibatkan 94 mahasiswa yang telah menyelesaikan praktikum las. Data diperoleh melalui tes teori, kuesioner lingkungan belajar, dan penilaian keterampilan praktik menggunakan rubrik standar. Analisis regresi linier berganda digunakan untuk menguji pengaruh simultan maupun parsial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman teori dan lingkungan belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterampilan las, dengan pemahaman teori memberikan kontribusi lebih dominan. Nilai R² sebesar 99,26 persen mengindikasikan bahwa variasi keterampilan las hampir sepenuhnya dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan materi teori, fasilitas praktik yang memadai, serta dukungan instruktur sebagai faktor kunci dalam meningkatkan kompetensi pengelasan mahasiswa.