Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PELATIHAN PENGENALAN MASAKAN TRADISIONAL RIAU UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI KELUARGA Sofiyanita, Sofiyanita; Yasnel, Yasnel; Miterianifa, Miterianifa; Ernita, Mahdar; Rambe, Paijan
COMMUNITY SERVICE JOURNAL OF ECONOMICS EDUCATION Vol 4, No 1 (2025): Community Service Journal Of Economic Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/csjee.v4i1.37356

Abstract

Traditional food is food that includes snacks and mixed ingredients that are used traditionally and have long developed specifically in Indonesian regions or communities. Traditional food is a form of aesthetic achievement about how a nation in a certain historical period is built with spirit and taste. This Community Service Activity aims to find out the efforts made to introduce traditional cakes to the community and training on how to make them. The method of this Community Service Activity is carried out by mentoring and training in processed food products. The results of this Community Service Activity show that by introducing and holding training in making traditional food, it can improve the family economy and be able to meet daily needs.
Analisis Literasi Keuangan Syariah di Madrasah Aliyah Muhammadiyah Pekanbaru Rambe, Paijan; Yusmita, Utama Febri; Daulay, Henri Yanto; Siregar, Bahtiar
Ulul Albab: Majalah Universitas Muhammadiyah Mataram Vol 29, No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jua.v29i2.33994

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya masyarakat, khususnya generasi muda, memahami literasi keuangan Syariah agar mampu mengelola keuangan sesuai prinsip Islam. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tingkat pemahaman literasi keuangan Syariah di Madrasah Aliyah Muhammadiyah Pekanbaru. Penelitian menggunakan metode pengumpulan data melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi dengan jumlah sampel 123 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan Syariah pada aspek pengetahuan dan pemahaman berada pada kategori “cukup baik” dengan persentase 58,19%. Sementara itu, pada aspek keterampilan dan sikap, hasilnya juga termasuk kategori “cukup baik” dengan persentase 59,24%. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun siswa memiliki pemahaman dasar, diperlukan penguatan materi dan praktik agar mereka lebih siap menerapkan prinsip keuangan Syariah dalam kehidupan sehari-hari. Upaya yang dapat dilakukan antara lain mengintegrasikan literasi keuangan Syariah dalam mata pelajaran ekonomi, serta menyelenggarakan program literasi melalui kegiatan seminar atau workshop, Mengundang praktisi dan akademisi di bidang keuangan Syariah juga menjadi strategi efektif untuk memberikan wawasan praktis dan memperkuat pemahaman siswa terhadap pengelolaan keuangan sesuai prinsip Syariah.Abstract: This research is motivated by the importance of the community, especially the younger generation, to understand Sharia financial literacy in order to be able to manage finances according to Islamic principles. The purpose of the research is to find out the level of understanding of Sharia financial literacy in Madrasah Aliyah Muhammadiyah Pekanbaru. The research used data collection methods through questionnaires, interviews, and documentation with a sample of 123 people. The results showed that the level of Sharia financial literacy in the aspect of knowledge and understanding was in the "quite good" category with a percentage of 58.19%. Meanwhile, in terms of skills and attitudes, the results are also in the "quite good" category with a percentage of 59.24%. These findings indicate that even though students have a basic understanding, it is necessary to strengthen materials and practices so that they are better prepared to apply Sharia financial principles in their daily lives, Efforts that can be made include integrating Sharia financial literacy in economics subjects, as well as organizing literacy programs through seminars or workshops. Inviting practitioners and academics in the field of Sharia finance is also an effective strategy to provide practical insights and strengthen students' understanding of financial management according to Sharia principles.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Minat Siswa dalam Berwirausaha di SMK Muhammadiyah 1 Pekanbaru Suparmi, Suparmi; Rambe, Paijan; Putri, Asri Neli; Warni, Shanti; Alim, Melvi Lesmana
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.2123

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengukur seberapa besar faktor-faktor yang mempengaruhi minat siswa-siswi dalam berwirausaha di SMK Muhammadiyah 1 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, dengan teknik pengambilan data yang digunakan adalah kuisioner dan observasi. Secara garis besar teknik analisis data yang digunakan untuk mengetahui tinggi rendahnya faktor-faktor yang mempengaruhi minat siswa dalam berwirausaha di SMK Muhammadiyah 1 Pekanbaru adalah statistik deskriptif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Faktor dominan yang mempengaruhi minat siswa dalam berwirausaha dilihat dari faktor instrinsik, yaitu: motivasi, kebutuhan akan pendapatan, harga diri dan perasaan senang. Berdasarkan jumlah persentase dari kategori kecenderungan yang tinggi, sub variabel motivasi sebesar 82,8%, kebutuhan akan pendapatan sebesar 67,2%, harga diri sebesar 55,2% dan perasaan senang sebesar 17,2%. Diantara keempat sub variabel dari faktor instrinsik, sub variabel motivasi merupakan faktor yang paling dominan dalam membuat minat siswa dalam berwirausaha. 2) Faktor dominan yang mempengaruhi minat siswa dalam berwirausaha dilihat dari faktor ekstrinsik, yaitu: lingkungan keluarga, peluang dan pendidikan. Berdasarkan persentase ketiga sub variabel tersebut berada pada posisi kategori kecenderungan yang tinggi, sub variabel lingkungan keluarga sebesar 84,5%, peluang sebesar 22,4%, dan pendidikan sebesar 17,2%. Diantara ketiga sub variabel dari faktor ekstrinsik, sub variabel lingkungan keluarga merupakan faktor yang paling dominan dalam membuat minat siswa dalam berwirausaha. 3) Faktor dominan yang mempengaruhi minat siswa-siswi dalam berwirausaha dilihat dari faktor instrinsik dan faktor ekstrinsik adalah faktor ekstrinsik.
Analisis Kesulitan dalam Penyelesaian Soal Matematika Ekonomi pada Mahasiswa Pendidikan Ekonomi: Perspektif Koneksi Matematis Wati, Indah; Ristiliana, Ristiliana; Rambe, Paijan; Susanti, Emilia
Eklektik : Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan Vol 7, No 1 (2024): Eklektik
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ekl.v7i1.30134

Abstract

AbstrakTujuan Penelitian adalah untuk menganalisis dan menggambarkan kesulitan dalam penyelesaian soal matematika ekonomi, dilihat dari perspektif koneksi matematis pada mahasiswa Prodi Pendidikan Ekonomi. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang menggunakan pendekatan studi kasus. Adapun subjek yang diambil adalah mahasiswa Prodi Pendidikan Ekonomi, semester 2 di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Suska Riau, berjumlah 104 mahasiswa. Data dikumpulkan melalui tes dan wawancara. Tes terdiri dari 4 soal uraian yang bertujuan untuk menilai tingkat kemampuan koneksi matematis mahasiswa. Wawancara dilakukan dengan 6 mahasiswa, masing-masing 2 mahasiswa dengan kemampuan koneksi matematis tinggi, sedang, dan rendah, menggunakan pedoman wawancara terstruktur untuk menemukan kesulitan yang dihadapi berdasarkan jawaban mereka pada tes tertulis. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode Milles dan Huberman, yang meliputi reduksi, penyajian, serta penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Dari penelitian yang telah dilakukan, hasil yang diperoleh yaitu mahasiswa yang memiliki Koneksi matematika tinggi, cenderung tidak mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal. Mahasiswa dengan kategori koneksi matematis sedang cenderung mengalami kesulitan dalam penerapan prinsip dan penyelesaian masalah verbal. Mahasiswa dengan kemampuan koneksi matematis rendah cenderung mengalami kesulitan dalam memahami konsep, menerapkan prinsip, dan menyelesaikan masalah verbal. AbstractThe objective of this research is to analyze and describe the difficulties in solving economic mathematics problems from the perspective of mathematical connections among students of the Economics Education Study Program. This study is a qualitative descriptive research using a case study approach. The subjects taken are 104 second-semester students of the Economics Education Study Program at the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, UIN Suska Riau. Data were collected through tests and interviews. The test consists of 4 essay questions aimed at assessing the students' level of mathematical connection ability. Interviews were conducted with 6 students, comprising 2 students with high, medium, and low mathematical connection abilities, respectively, using structured interview guidelines to identify the difficulties faced based on their answers to the written test. The data obtained were analyzed using the Milles and Huberman method, which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions or data verification. From the conducted research, the results obtained indicate that students with high mathematical connection abilities tend not to experience difficulties in solving problems. Students with medium mathematical connection abilities tend to experience difficulties in the application of principles and solving verbal problems. Students with low mathematical connection abilities tend to have difficulties in understanding concepts, applying principles, and solving verbal problems.  
UPAYA PENINGKATAN PERCAYA DIRI ANAK MELALUI LITERASI MEMBACA DI SD MUHAMAMDIYAH I PEKANBARU Suparmi, Suparmi; Rambe, Paijan; Prayoga, Haris; Anwar, Saeful; Ardillah, Yosi; Febri Yusnita, Utama
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 6 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i6.2093-2097

Abstract

Program kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan program chatur darma perguruan tinggi muhamadiyah dan aisyiyah yang dilaksankan oleh dosen. Berdasarkan observasi awal ditermukan beberapa kendala yang dihadapai oleh guru SD Muhamamdiyah 1 pekanbaru. permasalahan tersebut yaitu: (1) Percaya diri pada anak SD Muhamamdiyah 1 Pekanbaru sebagian masih rendah (2) Motivasi   membaca pada anak SD Muhamamdiyah 1 pekanbaru masih rendah (3)Ketersedian buku bacaan komik,majalah yang belum maksimal (4) Ruang perpustakaan yang kurang memadai. Untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu di lakukan kegiatan yang dapat meningkatkan percaya diri anak. Pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui tiga tahap. tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hasil dari kegiatan ini terdapat peningkatan percaya diri pada anak,anak-anak menjadi lebih senang membaca.
PENDAMPINGAN PENGURUSAN IZIN USAHA (UMKM) DAN LEBEL HALAL PADA MASYARAKAT KELURAHAN BATANG SEROSA KEC. MANDAU KABUPATEN BENGKALIS RIAU Daulay, Henri Yanto; Rambe, Paijan; Rahayu, Swandra; Zanra, Sri Wahyuni
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.23642

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, sehingga kebutuhan terhadap produk halal menjadi prioritas utama pemerintah. Halal merupakan syarat utama yang diterapkan oleh seorang muslim dalam mengkonsumsi makanan. Kehalalan harus ditentukan oleh proses dari hulu ke hilir yang wajib memenuhi seluruh kaidah halal. Salah satu segmen usaha UMKM adalah bisnis makanan sebagai kebutuhan primer manusia yang mengalami perkembangan pesat sehingga menjadi peluang usaha yang baik. Hal ini menjadikan produk kuliner hasil olahan UMKM banyak beredar di masyarakat, dan pemerintah bertanggungjawab atas keamanan dan kehalalannya. Jaminan Produk Halal (JPH) merupakan kepastian hukum terhadap kehalalan suatu produk. Halal menjadi syarat utama bagi konsumen muslim dalam mengkonsumsi produk pangan, kosmetik, atau jasa. Kehalalan produk pangan ditentukan dari kesesuaian proses, bahan baku hingga transportasi dari tahap awal hingga produk sampai ke tangan konsumen. Produk halal saat ini memiliki pangsa pasar yang sangat besar dan terus berkembang. Hal ini dikarenakan Indonesia merupakan negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Pemberian sertifikat halal melalui label dan iklan pangan pada produk pangan UMKM merupakan sumber informasi bagi konsumen tentang suatu produk pangan karena konsumen tidak dapat langsung bertemu dengan pelaku usahanya
ANALISIS PELAKSANAAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) DI SMA: LITERATUR REVIEW DALAM KAJIAN EKONOMI KERAKYATAN Wati, Indah; Baroroh, Kiromim; Rambe, Paijan; Ristiliana, Ristiliana
Eklektik : Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan Vol 8, No 2 (2025): Eklektik
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/ekl.v8i2.38899

Abstract

This study aims to evaluate the implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) in high schools, focusing on its role in enhancing Pancasila values, developing student character, and its effects on students' social-emotional well-being. The research utilizes a literature review of six Scopus-indexed articles that explore different aspects of P5, including character education, technology integration, and religious moderation. The results indicate that P5 has effectively improved students' understanding of national values, fostered active democratic participation, and promoted the development of 21st-century skills through the integration of artificial intelligence (AI) in STEM education. Furthermore, the project has reinforced religious moderation and contributed to creating a more inclusive school environment. It is recommended to strengthen the leadership of school principals, improve teacher training, and establish community partnerships to enhance the overall effectiveness of the project in meeting national educational objectives.
KIPIN SCHOOL DIGITAL LEARNING: SOLUTIONS TO INCREASE STUDENTS' READING INTEREST AND MOTIVATION Rambe, Paijan; Henri Yanto Daulay; Indah Wati; Wimbi Apriwanda Nursiwan; Aditya Warman; Shifa Khairunnisa
International Journal of Educational Best Practices Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan Program Pascasarjana Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/ijebp.9.2.1-12

Abstract

This research is motivated by the low interest in reading among students in Riau Province, which demands the active role of all stakeholders in improving the quality of human resources, especially in the field of Education, one of which is collaboration with the government through digital literacy programs. One of them is the use of digital libraries such as the Kipin School application developed by the government to support reading interest and digital literacy. The purpose of this study is to describe and analyze the increase in students' reading interest and learning motivation through the use of the Kipin School at SMK Muhammadiyah Pekanbaru. The research method used is pre-experiment, with the aim of obtaining accurate data through the implementation of direct experiments on the research object. The results of the study showed that the use of Kipin School had a positive effect on students' reading interest and learning motivation. The results of the Paired Sample Test showed an increase in the average reading interest score from 59.71 (pretest) to 65.08 (posttest). This increase proved to be statistically significant, with a significance value of 0.000 (< 0.05) and a positive correlation of 0.736. Similarly, students' motivation to learn also improved, with the average score increasing from 57.32 to 63.28 after the intervention. The significance value of 0.000 (< 0.05) and the correlation of 0.823 confirm that the influence of Kipin School on learning motivation is very strong and this study concludes that digital learning through Kipin School is effective in increasing reading interest and learning motivation, so that it has the potential to be a solution in fostering a literacy culture among students. By implication, schools can use Kipin School as a modern learning tool to foster reading habits and integrate them into more interactive teaching strategies, and become a reference in the development of more advanced digital literacy programs.