Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

The Concept of Spiritual-Based Character Education At Nusantara Beriman Islamic Boarding School Poleang Kendari, Southeast Sulawesi Defi Firmansyah; Muh. Karumiadri; Muh. Nur Rochim Maksum
At-Ta'dib Vol. 18 No. 1 (2023): At-Ta'dib Journal of Pesantren Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/attadib.v18i1.9588

Abstract

Responding to the moral problems that are rife in Indonesia, the concept of character education is a solution in dealing with these problems. This is related to the increase in juvenile delinquency among Muslims who are increasingly living their lives away from the application of Islamic values. Related to it, Nusantara Beriman Islamic Boarding School is one of the Islamic boarding school educational institutions that focuses on educate the morals of his students by trying to optimize spiritual-based character education that is instilled through activities at Islamic boarding schools. In this research, the author will examine the concept of character education which focuses on spiritual activities at Nusantara Islamic Boarding School Poleang. The method used by researchers is a descriptive qualitative method by making the Nusantara Beriman Islamic Boarding School as the object of research. The results of this research are, the life student dynamics at Nusantara Beriman Islamic Boarding School which emphasizes to educate student character through spiritual activities like reciting the Qur'an on the sidelines of formal education, qiyamu al-layl activities every night and traveling preaching or safari da’wah, aiming to educate the students character who have noble morals by making worship (ubudiyah) as the basic for building character. With this concept, students will also get used to pay attention to ubudiyah aspects in the process of studying and not putting it aside, so that a human character is formed that is not only intelligent in science but will continue to prioritize morals in socializing  
Pengaruh Pembelajaran Berbasis HOTS (High Order Thinking Skill) Terhadap Kompetensi Akademik Materi Fiqh Pada Siswa Madrasah Ibtida’iyah Taufik Rizki Sista; Agus Budiman; Defi Firmansah
Jurnal Basicedu Vol 7, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.4600

Abstract

Penggunaan asesmen evaluasi pembelajaran berbasis HOTS merupakan salah satu perkembangan pendidikan dalam mewujudkan kompetensi berfikir tingkat tinggi para siswa. Akan tetapi pada prakteknya banyak siswa tidak siap dikarenakan tidak mendapatkan pola pembelajaran berbasis HOTS. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan model pembelajaran berbasis HOTS pada mata pelajaran Fiqh siswa Madrasah Ibtida’iyah, (2) mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis HOTS terhadap kompetensi akademik materi Fiqh siswa Madrasah Ibtida’iyah. Lokasi penelitian bertempat pada MIN 13 Magetan Jawa Timur. Penelitian ini merupakan penelitian Kuantitatif Eksperimen dengan menggunakan pendekatan True Eksperimentas Design dengan jenis Post-test Only Control Design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kegiatan eksperimen berlangsung selama 5 jam pelajaran dengan rincian jam pelajaran pertama untuk capaian pembelajaran  1 sampai 3, jam pelajaran kedua untuk capaian pembelajaran 4, jam pelajaran ketiga untuk capaian pembelajaran 5, jam pelajaran keempat untuk capaian pembelajaran 6, dan jam pelajaran kelima untuk capaian pembelajaran 7. Uji hipotesis menggunakan pendekatan statistic non-parametrik dikarenakan data berdistribusi tidak normal. Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan rumsu Mann-Whitney U-test menunjukkan bahwa nilai Asymp Sig (2–tailed) sebesar 0,000 < 0,05 dengan penafsiran bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian disimpulkn bahwa pembelajaran berbasis HOTS berpengaruh terhadap kompetensis siswa pada materi Fiqh
Pengaruh Pembelajaran Berbasis HOTS (High Order Thinking Skill) Terhadap Kompetensi Akademik Materi Fiqh Pada Siswa Madrasah Ibtida’iyah Taufik Rizki Sista; Agus Budiman; Defi Firmansah
Jurnal Basicedu Vol 7, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.4600

Abstract

Penggunaan asesmen evaluasi pembelajaran berbasis HOTS merupakan salah satu perkembangan pendidikan dalam mewujudkan kompetensi berfikir tingkat tinggi para siswa. Akan tetapi pada prakteknya banyak siswa tidak siap dikarenakan tidak mendapatkan pola pembelajaran berbasis HOTS. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan model pembelajaran berbasis HOTS pada mata pelajaran Fiqh siswa Madrasah Ibtida’iyah, (2) mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis HOTS terhadap kompetensi akademik materi Fiqh siswa Madrasah Ibtida’iyah. Lokasi penelitian bertempat pada MIN 13 Magetan Jawa Timur. Penelitian ini merupakan penelitian Kuantitatif Eksperimen dengan menggunakan pendekatan True Eksperimentas Design dengan jenis Post-test Only Control Design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kegiatan eksperimen berlangsung selama 5 jam pelajaran dengan rincian jam pelajaran pertama untuk capaian pembelajaran  1 sampai 3, jam pelajaran kedua untuk capaian pembelajaran 4, jam pelajaran ketiga untuk capaian pembelajaran 5, jam pelajaran keempat untuk capaian pembelajaran 6, dan jam pelajaran kelima untuk capaian pembelajaran 7. Uji hipotesis menggunakan pendekatan statistic non-parametrik dikarenakan data berdistribusi tidak normal. Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan rumsu Mann-Whitney U-test menunjukkan bahwa nilai Asymp Sig (2–tailed) sebesar 0,000 < 0,05 dengan penafsiran bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian disimpulkn bahwa pembelajaran berbasis HOTS berpengaruh terhadap kompetensis siswa pada materi Fiqh
HIFI Media Berbasis ICT untuk Pembelajaran SKI Defi Firmansah; Ulfa Wulan Agustina; Hidayatur Rohmah; Amalia Choiru Ummah
Journal Education And Islamic Studies Vol 1 No 1 (2023): Journal Education And Islamic Studies
Publisher : Institut Agama Islam Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55062//JEDIES.2023.v1i1.161/5

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) yang bertujuan untuk mengetahui pengembangan media pembelajaran berbasis TIK untuk pembelajaran SKI. Subyek penelitian adalah siswa kelas 10 IPA 5 SMA DU 1 Jombang yang berjumlah 30 siswa. Jenis penelitian ini adalah R&D dengan model ADDIE yang meliputi 5 tahapan. Media pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam memanfaatkan I-Spring Suite setelah dibuat, disetujui, dan diperbanyak serta telah melalui beberapa modifikasi untuk menghadirkan media pembelajaran SKI yang layak digunakan. Pengumpulan data menggunakan observasi, dan kuesioner. Angket validasi dinilai oleh ahli materi dan ahli media. Penilaian menggunakan skala Likert dengan ketentuan seperti sangat setuju, setuju, tidak setuju, dan sangat tidak setuju. Hasil penilaian validasi dari ahli materi 1 sebesar 75% dan ahli materi 2 sebesar 76% dengan kategori baik, penilaian validasi dari ahli media 1 sebesar 75% dan ahli media 2 sebesar 88% dengan kategori sangat baik. Sedangkan melalui kuesioner respon, rata-rata rating yang dihasilkan adalah 80% dengan kategori baik.
Pengaruh Pembelajaran Berbasis HOTS (High Order Thinking Skill) Terhadap Kompetensi Akademik Materi Fiqh Pada Siswa Madrasah Ibtida’iyah Sista, Taufik Rizki; Budiman, Agus; Firmansah, Defi
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.4600

Abstract

Penggunaan asesmen evaluasi pembelajaran berbasis HOTS merupakan salah satu perkembangan pendidikan dalam mewujudkan kompetensi berfikir tingkat tinggi para siswa. Akan tetapi pada prakteknya banyak siswa tidak siap dikarenakan tidak mendapatkan pola pembelajaran berbasis HOTS. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan model pembelajaran berbasis HOTS pada mata pelajaran Fiqh siswa Madrasah Ibtida’iyah, (2) mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis HOTS terhadap kompetensi akademik materi Fiqh siswa Madrasah Ibtida’iyah. Lokasi penelitian bertempat pada MIN 13 Magetan Jawa Timur. Penelitian ini merupakan penelitian Kuantitatif Eksperimen dengan menggunakan pendekatan True Eksperimentas Design dengan jenis Post-test Only Control Design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kegiatan eksperimen berlangsung selama 5 jam pelajaran dengan rincian jam pelajaran pertama untuk capaian pembelajaran  1 sampai 3, jam pelajaran kedua untuk capaian pembelajaran 4, jam pelajaran ketiga untuk capaian pembelajaran 5, jam pelajaran keempat untuk capaian pembelajaran 6, dan jam pelajaran kelima untuk capaian pembelajaran 7. Uji hipotesis menggunakan pendekatan statistic non-parametrik dikarenakan data berdistribusi tidak normal. Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan rumsu Mann-Whitney U-test menunjukkan bahwa nilai Asymp Sig (2–tailed) sebesar 0,000 < 0,05 dengan penafsiran bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian disimpulkn bahwa pembelajaran berbasis HOTS berpengaruh terhadap kompetensis siswa pada materi Fiqh
Pendampingan Program Literasi Dan Numerasi Di SMP It Al-Inabah Ponorogo Tahun 2022 Awalia Rahmawati, Fitra; Firmansah, Defi; Al Rochim, Dhafa; Akbar Adayana Tsani, Fadhilah
Literasi Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Pengelola Jurnal Politeknik Negeri Ketapang Jl. Rangga Sentap, Dalong Sukaharja, Ketapang 78813. Telp. (0534) 3030686 Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58466/literasi.v3i1.1203

Abstract

The Literacy Program as a community service activity is part of the Teaching Campus Program Batch 4 of 2022.  As a form of implementing Merdeka Belajar, the deployment of students to predetermined schools is intended to help the learning process in schools. The object of this activity is students of SMP IT AL-INABAH PONOROGO which is located at Jl. Harapan Jaya, Japan, Babadan District, Ponorogo Regency, East Java. The method of implementing service, through making means based on student creativity, to be taught to students. Literacy and Numeracy are not limited to literacy activities, but rather add insight to students in terms of art, skills, and technology-based learning such as the use of computers for typing and others. The literacy and numeracy improvement program is  one of the branches of the interests of Technology Adaptation, improving Administeration, and assisting the school in the teaching process. The result of this service activity is the implementation of several activities that are integrated with Literacy and Numeracy, namely as follows: Procurement of reading gardens, reading corners, traditional dance training, hygiene guard training, and Joyfull Learning activities. The objectives of the above activities are to foster empathy and social sensitivity, improve skills in thinking and cooperation between teachers and students, develop knowledge, identity, and student skills, increase the role and real contribution of universities and students in national development
Pengaruh Pembelajaran Berbasis HOTS (High Order Thinking Skill) Terhadap Kompetensi Akademik Materi Fiqh Pada Siswa Madrasah Ibtida’iyah Sista, Taufik Rizki; Budiman, Agus; Firmansah, Defi
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.4600

Abstract

Penggunaan asesmen evaluasi pembelajaran berbasis HOTS merupakan salah satu perkembangan pendidikan dalam mewujudkan kompetensi berfikir tingkat tinggi para siswa. Akan tetapi pada prakteknya banyak siswa tidak siap dikarenakan tidak mendapatkan pola pembelajaran berbasis HOTS. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan model pembelajaran berbasis HOTS pada mata pelajaran Fiqh siswa Madrasah Ibtida’iyah, (2) mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis HOTS terhadap kompetensi akademik materi Fiqh siswa Madrasah Ibtida’iyah. Lokasi penelitian bertempat pada MIN 13 Magetan Jawa Timur. Penelitian ini merupakan penelitian Kuantitatif Eksperimen dengan menggunakan pendekatan True Eksperimentas Design dengan jenis Post-test Only Control Design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kegiatan eksperimen berlangsung selama 5 jam pelajaran dengan rincian jam pelajaran pertama untuk capaian pembelajaran  1 sampai 3, jam pelajaran kedua untuk capaian pembelajaran 4, jam pelajaran ketiga untuk capaian pembelajaran 5, jam pelajaran keempat untuk capaian pembelajaran 6, dan jam pelajaran kelima untuk capaian pembelajaran 7. Uji hipotesis menggunakan pendekatan statistic non-parametrik dikarenakan data berdistribusi tidak normal. Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan rumsu Mann-Whitney U-test menunjukkan bahwa nilai Asymp Sig (2–tailed) sebesar 0,000 < 0,05 dengan penafsiran bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian disimpulkn bahwa pembelajaran berbasis HOTS berpengaruh terhadap kompetensis siswa pada materi Fiqh
INOVASI KEPALA SEKOLAH DALAM PEMBELAJARAN TATAP MUKA ERA KEBIASAAN BARU PASCA MASA PANDEMI COVID19 Reza Aditya Ramadhani Reza; Ahmad Mushthofa; Dila Rukmi Octaviana; Defi Firmansah
An-Nahdliyyah: Jurnal Studi Keislaman Vol 1 No 2 (2022): An-Nahdliyyah : Jurnal Studi Keislaman
Publisher : Institut Nahdlatul Ulama Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70502/ajsk.v1i2.22

Abstract

Seeing the phenomenon of the covid 19 pandemic that never ends, as an educational institution is also affected, so learning is not so optimal. the principal as a role figure in the school environment in order to continue to exist in PTMT during the new habit of the covid pandemic according to existing rules. The purpose of this research is to describe the role of school principals in implementing limited (PTMT) innovations during the covid 19 pandemic. This research method uses a descriptive qualitative approach with interviews, observation and documentation. The data collection from informants includes school principals, homeroom teachers and teachers. Data analysis techniques through data presentation, data reduction and drawing conclusions. The results of this study indicate that the implementation of face-to-face learning is limited in the era of new habits during the covid 19 pandemic as follows: First, the principal forms a work team with teachers to plan limited face-to-face learning activities in accordance with existing rules and health protocols. Second, the process of implementing the learning process of the principal instructing school residents to apply the 3 M, from washing hands, wearing masks, maintaining distance, PTMT 2 times a week alternately from 50 percent of students. The rest is carried out online by cursing application platforms such as Whatshap, Google Meet. Third, the evaluation by the principal in the learning process certainly does not escape from supporting activities such as providing motivation, training in learning workshops, seminars during the new habitual period.
Enhancing Learning Outcomes in Islamic Cultural History Using the Think-Talk-Write Model Umami, Halida; Azmil, Rosidah; Firmansah, Defi
Nusantara Education Vol. 4 No. 01 (2025): Nusantara Education
Publisher : PT. Islamic Research Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The history of Islamic civilization is a subject designed to deepen sthe faith of elementary school students at the 'MI' (Madrasah Ibtidaiyah) level, emphasizing the cultivation of piety. Despite its focus on the history of Islamic civilization, many students face challenges in grasping the material, leading to subpar learning outcomes. This is largely due to their limited understanding of Islamic cultural history. The lack of diverse teaching models employed by teachers contributes to a monotonous and unengaging learning experience.This research is a qualitative descriptive approach based on the classroom action research method by Stephen Kemmis and Robyn McTaggart, the research involved 24 students, employing data collection methods such as observation, tests, documentation, and interviews.The results indicate the effectiveness of the Think Talk Write (TTW) Cooperative Learning model in improving both learning outcomes and student engagement. In the initial cycle, the learning outcomes percentage was 25%, which significantly rose to 91.67% in the subsequent cycle. Similarly, students' activeness increased from 50.41% in the first cycle to 89.58% in the second cycle.Based on these findings, it is recommended that teachers adopt cooperative learning models like Think Talk Write to enhance student engagement and learning outcomes
Pelatihan Peningkatan Kemampuan Psikologi Guru dalam Pembentukan Karakter Santri di KBT-TK Fullday Hadhonah Darussalam Syarifah; Anwar, Saiful; Azizah, Nurul; Firmansah, Defi; Umami, Halida; Mufidah, Zuhrotul
PADMA Vol 5 No 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PADMA)
Publisher : LPPM Politeknik Piksi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56689/padma.v5i1.2063

Abstract

Pengetahuan guru tentang psikologi pendidikan memiliki dampak besar pada bagaimana anak-anak berkembang sebagai individu, terutama pada tahap perkembangan kritis seperti taman kanak-kanak. Dengan demikian, instruksi untuk meningkatkan kompetensi psikologis instruktur dalam pengembangan karakter untuk murid-murid KBT-TKFULLDAY Hadhonah Darussalam sangat penting untuk meningkatkan kemampuan guru. Dengan fokus pada keterampilan guru dalam mengenali dan memilih taktik yang efektif, terutama dalam pengembangan karakter di kelas, pelatihan ini memadukan pendekatan teoritis dan praktis. Setelah lokakarya ini, peserta dan presenter terlibat dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Berdasarkan tanggapan positif dan memuaskan dari guru selama pelatihan dan sesi tanya jawab, hasilnya menunjukkan peningkatan yang nyata. Menurut tinjauan program, peningkatan ini sebagian besar didorong oleh kinerja fasilitator dan materi yang mereka gunakan. Iterasi kursus di masa mendatang dapat memperoleh manfaat dari rekomendasi yang dibuat untuk pelatihan fasilitator, evaluasi pelatihan, dan pembuatan materi tambahan.